The Old Promise Came True

The Old Promise Came True
TOPCT Eps. 108 Pernikahan or bencana?



^^^~Bersama mu adalah anugerah terindah untukku, maka dari itu ku abdikan seluruh nyawaku untukmu, sebelum tuhan mengambil mu, biarlah ia mencabut nyawa ku terlebih dahulu~^^^


_Suri•Wulandari NS_


🔥CERITA DIPERCEPAT, KALO KURANG NYAMBUNG, MAAP, NYAMBUNGIN AJA YA, AUTHOR DAH KEHABISAN IDE🔥


•2 MINGGU KEMUDIAN•


Hari ini adalah hari pernikahan Kay dan sonna, mereka sudah memberitahu suri, Arland dan yang lainnya. pernikahan ini dilakukan secara Privat karena Kay tak mau sonna menjadi incaran musuh yang sampai sekarang belum bisa dilacak, bahkan diketahui keberadaannya


Meski mereka adalah penguasa besar dunia bawah, namun musuh mereka kali ini sebanding dengan mereka, musuh kali ini benar-benar memiliki nyali dan persiapan yang setara dengan kelicikan mereka, hingga mampu bersembunyi dan menghilangkan jejak mereka tanpa tersisa sedebu pun..


Semoga ini bukan pertanda buruk!!


∆∆


°Gedung resepsi pernikahan 💒°


sebuah gedung dengan Dark color sebagai warna utama gedung itu, mengingat ini adalah pernikahan seorang kapten mafia yang terkenal akan kekejaman nya..


Dengan gaun berwarna Silver white dan rambut tergulung indah dengan manik berlian. sonna berjalan menaiki altar pernikahan, menatap sang calon suami yang tersenyum tipis kearah nya, ia tak menyangka jika ia akan menikah dengan seorang kapten mafia yang paling ditakuti oleh para musuh nya..


"Tolong jaga putriku ini tuan muda Kay. jangan buat ia gagal menjadi seorang istri untuk kedua kalinya, jangan buat ia sedih, dan tolong lindungi dia dari apapun yang mampu melukainya. dia adalah berlian berharga untuk ku", Ucap tuan Razi Tara (Ayah sonna)


"Aku pasti akan menjaga nya. karena dia adalah satu-satunya wanita yang berhasil membuat ku mengenal arti cinta, membuat ku menjadi sosok pria yang bisa mencintai tanpa pamrih. aku mencintai putri mu, dan pasti nya aku akan menjaga nya walau nyawaku taruhannya, dia akan menjadi satu Berlian berharga yang akan dijaga oleh hati dan nyawaku sendiri, ku berjanji akan membahagiakan nya. dalam bentuk apapun itu", Ucap Kay panjang lebar namun terkesan tegas dan meyakinkan


"Aku pegang Ucapan mu, jika putri ku sampai menangis kecuali tangis bahagia, aku bersumpah akan mengambil nya dari mu, tak ku hiraukan kau akan membunuhku, yang pasti aku akan membawa nya pergi sejauh mungkin dari mu jika setetes cairan bening atas dasar kesedihan luntur dipipinya", Ucap tuan Razi


"Kau boleh memenggal kepala ku jika aku melanggar ucapan ku sendiri", Ujar Kay, jangan lupa dengan nada dingin dan tatapan datar nya


Razi pun menepuk pundak Kay seraya tersenyum dan berkata....."Tak pernah ku bermimpi setinggi ini, jika putriku akan menikah dengan seorang kapten besar seperti mu. ku percayakan ia kepada mu, jagalah dia. semoga kalian hidup bersama selamanya", Ucap tuan Razi


Kay hanya tersenyum tipis..


"Kita mulai upacara pernikahan nya", Ujar pendeta


"Ohh.. ya silahkan", Ucap Razi sambil setengah membungkuk dan berjalan turun dari altar pernikahan


Pernikahan pun telah mulai, Kay dan sonna mengucapkan janji suci pernikahan dengan lantang dan pasti nya dari hati, dengan ketulusan, setulus kasih sayang. dan pada akhirnya mereka telah sah menjadi sepasang suami istri, bersama selamanya, menjadi dua insan yang akan berjalan dalam dunia penuh tipu muslihat, bersama, bergenggam tangan bersama menerjang angin badai yang mampu menggoyahkan cinta mereka..


"Sekarang. kau sonna yonnaka Tara telah mendapatkan marga baru. yaitu Sonna Kayro Takara Nasution. menantu tertua keluarga besar Nasution", Ucap kah tersenyum menatap sonna


"Dan. aku akan menjalankan peranku sebagai istri mu", Ucap sonna tersenyum Pepsodent


"Jangan tersenyum seperti itu. nanti banyak yang menyukai mu. dan merebut mu dariku", Ucap Kay. (posesif)


"EKHEMM...Ciee.. yang udah bucin akut nihh ye ma wanita", Ucap Arka menatap Kay dengan senyum sunset nya


"Ku ingat. dulu pernah ada yang bilang kalau....", Argam melirik Arka lalu berkata..


"Aku Kayro Takara Nasution sangat-sangat-sangat alergi dengan namanya perempuan, aku tak akan menikah ataupun menjadi bucin. karena itu hanyalah hal bodoh yang dilakukan oleh manusia", Ucap Arka dan argam dengan keras


Sementara itu Kay mendengus kesal menatap dua adik nya yang masih mengingat ucapan nya dulu......"Orang bisa berubah kapan saja", Ucap Yokka mencubit kecil perut Arka


"Akhh... honey. kok aku dicubit sihh?", Tanya Arka dengan wajah memelas


"Salah siapa kau menggoda kakak mu sendiri", Ucap yokka ketus


Yes. Arka dan yokka menikah tepat pada 2 bulan setelah peristiwa pembunuhan Hanna secara massal. sementara itu...


"Hahahaha... jangan kasih jatah satu tahun yokka", Ucap argam tertawa


lantas ia memutar tumit menatap wanita yang sedang menatapnya sambil berkacak pinggang......"Ya_yaka (Radhayaka) /Glekk", gumam nya


Yaka atau salah satu sahabat suri melipat sedekap kedua tangannya sambil menatap tajam suaminya itu....."Kau tadi juga menggoda kak Kay bukan?.. dan sesuai ucapan mu, aku tidak akan memberikan jatah selama satu tahun", Ucap yaka


"Lo_lohh sayang. kok gitu sih. aku kan cuman bercanda", Ucap argam


Yaka memutar bola matanya malas....."Hahaha.. Daddy ngga akan tidur sama mommy selama satu tahun", Ejek Angga putra sulung argam dan yaka


"Angga....", Tekan argam


"Apa?!.. Angga apa!?", Tanya yaka melotot menatap argam. dan seketika pria dengan nama Lengkap argam Arnanda Nasution itu menciut dihadapan istri nya


"Ngga say", lirih nya menunduk


Dan ya. Arham menikah dengan yaka salah Sahabat suri, kalian masih ingatkan waktu Subu membawa mani ke hadapan keluarga nya, dan pada saat itu yaka juga ikut. dan panah cinta pun menancap tepat di jantung Argam dan dirinya. pernikahan mereka dilakukan tepat 2 Minggu setelah pernikahan Subu dan mani


Sementara itu suri dan Arland juga ikut naik ke Altar pernikahan. ia memeluk kakak kesayangan itu dengan erat dan berkata...."Selamat ya kak!.. akhirnya kakak menemukan belahan jiwa mu", Ucap suri


"Iya Chagi. terimakasih", Ucap Kay memeluk suri


"Jangan lama-lama pelukannya", Sindir Arland merasa gerah dengan pelukan kasih sayang antara suri dan Kay


"Cih. dasar suami posesif", Gumam Kay


"Paman. selamat ya", Ucap asha menatap Kay dari bawah


Kay langsung menggendong Asha lalu mencium pipi gadis kecil itu dan berkata....."Terimakasih nona cantik",


"Padahal aku akan melamar mu dan menjadikan mu suamiku, tapi Tante sonna melebihi aku", Ucap Asha terkesan bercanda


Semua orang disana tertawa dan tersenyum bahagia, hingga tak menyadari sebuah bencana yang sedang mengintai mereka..


Yokka menatap suri lalu berkata...."Suri",


Suri pun menoleh ikut menatap yokka...."Iya?",


Yokka menunduk lalu mendongak kembali....."Aku minta maaf. karena aku---",


"Shutt.. jangan dibahas, tak masalah aku mengerti situasi mu saat itu. aku sudah memaafkan mu", Ucap suri tersenyum manis


"Terimakasih sudah mau memaafkan diriku", Ucap yokka


Tak lama kemudian tuan ghupta datang dan dengan tiba-tiba memeluk suri dengan erat, hingga setetes air matanya jatuh dipipi yang sudah mulai berkeriput


"Ehh... ayah?!.. kenapa memeluk suri sangat erat??", Tanya suri berbalik memeluk ayahnya


"Ayah tidak tau. seakan....",


"Seakan apa ayah?.. seakan ini pelukan terakhir kita?.. hahaha.. aku akan terus berada dalam pelukan mu bahkan saat aku menghembuskan nafas terakhir ku", Ucap suri


"Itulah yang kurasakan nak. aku merasa seakan ini adalah kali terakhir kita berpelukan, semoga ini hanya firasat ku saja. tapi aku enggan melepaskan pelukan ini, entah mengapa tubuh dan tangan ini tak mau melepaskan pelukan ini", Batin tuan ghupta


Dan...


/Dor..


*****


{Continued}