The Old Promise Came True

The Old Promise Came True
TOPCT Eps.56 Baby boy twins



Semua orang merasa cemas, terutama Arland yang nampak menangis kecil, ia selalu mondar mandir di depan pintu operasi, matanya menatap sendu, berharap jika dokter segera keluar dan memberikan kabar gembira.


Tuan ghupta dan yang lainnya kehabisan ide untuk menghibur Arland agar mau duduk dan tenang, namun ternyata calon Daddy itu sangat lah khawatir akan kondisi 3 orang kesayangannya..


"Tenang lah nak! suri adalah wanita yang kuat! dia pasti bisa melahirkan 2 anak mu", Ujar tuuan Anto berusaha menenangkan sang anak


"Bagaimana aku bisa tenang ayah! suri pasti kesakitan..hikss..ini karena aku!", Lirih Arland menangis kecil


"Ya! ini memang salah mu! siapa suruh kau menghamamili adik ku sekali 2", Ujar Subu ketus


"Subu kau diam! bukan nya membuat Arland tenang kau justru membuat nya semakin tertekan", Ucap tuan ghupta menatap tajam Subu


"Tapi itu kenyataan nya", Jawab Subu


"Aku sumpahin! kau akan mengalami nya juga kak!", Ancam Arka


"Tidak akan", Jawab subu


"Karma selalu datang tepat pada waktunya", Ujar Argam ikut menakut²ti Subu..."Kok doain sih?", Ucap Subu mantap sinis mereka berdua


Tak lama kemudian, dokter keluar..."Permisi! siapa suami nona suri?", Tanya dokter itu


Arland langsung mengajukan diri..."saya suami nya dok", Ujar Arland menatap dokter itu dengan tatapan sembab


"Mari tuan! nona membutuhkan anda", Ucap dokter itu


"b_baik dok", Jawab Arland dengan senang hati


Arland ikut masuk kedalam ruangan operasi, ia sangat sedih melihat sang istri yang nampak kesakitan..."Sayang", Panggil arland menghampiri suri dan menggenggam tangan nya erat


"A_arland! hikss...jangan tinggalkan aku", Lirih suri


"Iya sayang, aku tidak akan meninggalkan mu", Ujar Arland mencium punggung tangan suri


Suster dan dokter didalam sana merasa tersentuh dengan kata-kata Arland..."Baiklah nona cantik! mari kita mulai lagi", Ujar dokter itu


"Iya dok", Jawab suri


"Tarik nafas dulu!", Instruksi dokter itu, suri pun patuh dan menarik nafas dalam-dalam..."Lalu buang pelan", Ucap dokter itu


"Huhhhh...Awhhhh", Ringis suri ketika perut nya mulai terasa sakit


"Ayo nona! mengejanlah", Ucap dokter itu


Suri perlahan mengejan sesuai instruksi dokter, sementara Arland menggenggam erat tangan suri, ia juga ikut merasakan sakit, karena suri mencakar tangan Arland dengan kuat..."Ayo Sayang kau pasti kuat! ayo, fithing sayang.. aku sangat mencintaimu, sangat-sangat mencintaimu!", Ujar Arland mulai tida bisa membendung air matanya lagi, ia setengah gegsi karena harus menangis dihadapan wanita lain, mau ditaruh dimana muka dingin dan kejam nya?


"Ayo nona! anda pasti bisa!", Ujar dokter itu.."Mengejan lah dengan kuat!", Ujar dokter memberikan instruksi


Suri semakin kuat mengejan, keringat dingin keluar dari dahinya, tubuhnya gemetar. sementara Arland merasa sangat cemas, ia berulang kali mengusap dahi suri, mencium nya..."Ayo sayang kau kuat!", Ujar Arland memberi kan semangat


"Ini sedikit sulit tuan! karena anak² tuan terlilit usus, dan itu membuat nya sedikit kesulitan", Ucap dokter itu


"Lakukan apapun, yang terpenting istri dan anak² ku selamat!", Ucap Arland dengan suara dingin bercampur cemas


"Iya tuan", Jawab dokter itu..."Ayo nona Semangat", Ujar dokter itu memberikan semangat


Suri semakin mengejan kuat, sehingga terdengar suara tangis bayi yang begitu merdu ditelinga kedua orang tua nya, Arland berbinar bahagia ketika melihat salah satu anaknya telah lahir!..."Lihat sayang! anak kita sudah lahir satu! ayo kau harus kuat! tinggal satu lagi", Ujar Arland mencium kening suri


"Anak pertama berjenis kelamin laki-laki tuan", Ucap dokter itu tersenyum..."Sekarang kita mulai lagi", Ujar dokter


Suri kembali mengejan, dan kini ia sudah berhasil melahirkan kedua anaknya, ia kelelahan, matanya ingin tertutup tapi rasa hati nya yang ingin melihat wajah kedua anaknya membuatnya bersikeras untuk tidak menutup matanya


"Wahh, selamat tuan Arland 2 anak anda sama² berjenis kelamin laki-laki", Ujar dokter itu


Arland tersenyum bahagia, berulangkali ia berterima kasih kepada suri..."Terimakasih sayang! terima kasih", Ucap Arland mencium setiap inci wajah suri


"Baiklah tuan! saya akan membersihkan kedua putra anda terlebih dahulu", Ucap dokter itu


"I_iya dok",


"Kau benar-benar hebat sayang! sangat hebat! terimakasih telah memberikan ku kebahagiaan yang berlipat ganda ini", Ucap Arland tulus


Suri mengganguk lemah..."Maaf tuan! biarkan nona suri istirahat terlebih dahulu", Ujar salah satu suster disana


"Hmm", hanya Deheman yang keluar dari bibir Arland


Arland keluar dari ruangan, ia memasang wajah sendu, membuat semua orang yang berada diluar sangat penasaran, terutama tuan ghupta


"Iya katakan nak?", Tanya nyonya revana


"Suri...", Ucap Arland digantung kan.


"Suri kenapa? jawab Arland jangan menunduk", Ucap tuan ghupta


Arland mendongakkan kepalanya menatap mereka dengan wajah gembira..."Suri berhasil melahirkan kedua putra ku ayah", Ucap Arland tersenyum bahagia


"A_apa? b_benarkah? jadi aku sudah menjadi seorang kakek?", Ujar tuan ghupta masih tidak percaya


"Iya! ayah! kedua cucu mu berjenis kelamin laki-laki semua", Ucap Arland membuat semua orang disana merasa gembira dan saling berpelukan


"Selamat Daddy Arland", Ujar Argam memeluk Arland


"Kau sangat kejam Arland! kau membuat kami hampir pingsang dengan akting mu itu! wow pervect Mr.arland", Puji Subu


"Lalu dimana kedua cucuku?", Tanya tuan Anto


"Mereka sedang dibersihkan! suri juga sedang istirahat", Ucap Arland


"Hay Daddy! ayo kita makan dulu!", Ujar Arka merangkul Arland


"Aku tidak lapar", Ucap Arland


"Tuan Arland", Panggil Suster


"Ya?",


"Nona suri menyuruhku untuk mengatakan pada anda jika tuan harus makan! jika tuan tidak makan maka anda dilarang untuk mendekati nona suri", Ujar suster itu


"Hahahaha! kau dengar kan! istrimu tidak mau bersama mu jika kau tidak mau makan!", Ucap Arka


"Hmm",


"Ayo kita ke kantin", Ujar Argam semangat


"Cih..kalau makanan saja semangat nya minta ampun", Ucap Subu


"Iya lah! paman kelinci ini juga butuh asupan", Ujar Argam dengan wajah imutnya



"Ihh..imutan aku", Ujar Subu dengan sombong


"Oya? tunjukkan coba?", Tantang argam san Arka


"Oky! tapi jangan mleyot kalian!", ucap Subu


"Ayo kak! tunjukkan pesona mu", Ujar Arka



"Widihh! mirip koceng", Ejek Argam


"Emang aku imut kayak kucing", Ujar Subu


"Kepedean sekali kamu!", Ucap Arka


"Sudah² ayo kita temuai suri dan baby twins", Ujar nyonya revana..."Aku sudah tidak sabar", Ucap nyonya revana gemas


"Iya ayo mah",


ΩΩΩΩΩΩΩΩ


{Continued}


[Mendekati episode menguras emosi nih alias konflik berat]


{Habis itu next S2 insyaallah}


(Ehh kisah cintanya Kay enak nya di tulis ngga ya? kayak nya aku kok dagdeg gitu loh pengen tak Kabung! pengen tak buat cerita sendiri)


~Piker keri! nikmatilah alur nya~