
~Ke Esok hari nya
°Kamar Arland
Arland nampak duduk memandangi sebuah foto yang sangat indah baginya, semalaman ia tidak bisa tidur matanya terus saja berair ketika harus berpisah dari orang tercinta nya....Kapan semua ini berakhir tuhan? hidup ku seperti tanpa matahari...Batin Arland berisak memeluk foto Suri
Ya..kau harus segera mengakhiri ini semua Arland...HARUS..aku sudah hikss.. tidak sanggup menahan rasa rindu ini....Lirih Arland memejamkan matanya dan membiarkan air mata turun
/Tokk..
/Tokk..
Suara ketukan pintu membuat Arland dengan cepat menghapus air matanya dan segera membuat wajahnya menjadi datar...
/Ceklekk...
"Ada apa bik?", Tanya Arland datar
"Itu Tuan! dibawah ada seorang wanita namanya Hanna, dia bilang ingin menemui tuan karena alasan pernikahan nya dengan tuan", Ucap bik umi
"Ohh Terimakasih bik saya akan segera turun", Ujar Arland langsung menutup pintu nya dan kembali menangis
Sementara itu bik umi mampu melihat kesedihan mendalam yang dialami oleh tuan nya itu, hatinya iba dengan keadaan dua pasangan suami istri yang harus berpisah karena kesalahpahaman....Saya tau tuan Arland merasa sangat hancur atas kepergian non suri! tapi biar bagaimanapun seharusnya tuan Arland mengatakan yang sebenarnya....Batin bik umi yang juga merasa sedih setelah suri pergi dari mansion
"Non suri! dimana pun sekarang kau berada! bibi akan selalu mendoakan agar non suri sehat selalu", Lirih bik umi berdoa
Sementara itu dikamar anak-anak..
Vander selalu datang ke kamar kedua adik nya membawakan susu seperti apa yang dilakukan oleh suri setiap pagi..
"Aileen, Ainsley minum susu kalian", Ucap vander
"Iya kak", Jawab mereka
"Setelah itu kita turun kebawah untuk makan!", Ujar Vander
"Iya kak!", Jawab mereka
Setelah Aileen dan Ainsley menghabiskan susu mereka! vander dan mereka turun kebawah untuk makan, wajah mereka yang awal nya biasa saja, tiba-tiba berubah menjadi datar ketika melihat Hanna yang sedang duduk manis di sofa ruang tamu..
Wanita itu...Batin Ainsley geram
Pembalasan dimulai...Batin Aileen
Kau salah dengan datang ke sini Hanna, aku bersumpah kau akan mendapatkan hadiah sedikit demi sedikit....Batin vander menyeringai kejam dan mengepal kan tangan nya
Mereka turun dan langsung menuju ke meja makan, sementara itu Arland yang sudah siap-siap pun langsung turun, bukan untuk menemui Hanna namun untuk menemui ketiga putra nya, Arland menuruni tangga dengan memasang jam arloji nya..."Suri pasangan dasi ku", Teriak Arland,
Kalian tau lah! memasang dasi dan jas sebelum Arland berangkat ke kantor adalah sebuah kebiasaan lama untuk nya, sementara itu Hanna yang mendengar teriakkan Arland langsung berdiri dan menatap bahagia kearah Arland
Arland tidak menghiraukan keberadaan Hanna, ia masih larut dalam kebiasaan nya yang selalu meminta bantuan kepada suri..."Arl---", Panggil Hanna terhenti ketika Arland tidak melihat nya dan langsung menuju meja makan
Ishh..s**l kenapa dia menggabai kan ku.... Batin Hanna kesal
"Suri sayang! pasangkan dasi dan jas ku", Teriak Arland yang menggundang perhatian bik umi dan ketiga anaknya yang sedang memakan sandwich
Apakah Daddy lupa jika mommy telah pergi dan dia sendiri yang mengusirnya?!...Batin vander
"Son dimana mommy?", Tanya Arland masih tidak sadar
"Daddy lupa? bukankah mommy pergi setelah Daddy dan mommy bertengkar kemarin?!", Ujar vander
/Deg ..
Yaa.. Arland terkejut, ia benar-benar tidak mampu jika harus menjalani kehidupan nya tanpa sang istri manis nya itu. dia terdiam mematung mendengar ucapan vander....
Aku sangat merindukanmu suri...Batin Arland
Tiba-tiba saja dasi dan jas nya di ambil alih oleh Hanna dan memasangkan nya, Arland terkejut...."Kenapa kau memasang kan nya?", Tanya Arland dengan tatapan tajam nya
"Aku adalah calon istri mu! maka kewajiban ku menggantikan posisi suri setelah ia pergi dari mu", Ucap Hanna memasang dasi Arland
Arland yang mendengar kata Menggantikan rasanya ingin menguliti Hanna sekarang juga, ia tidak bisa menerima jika sang istri harus diganti oleh orang lain, baginya hanya suri yang memiliki Hak memasang kan dasi dan jas untuk nya.
Arland menghentikan gerakan tangan Hanna dan langsung mencengkram kuat Lengan Hanna..."Jangan sentuh tubuh ku", Ucap Arland dengan menekan setiap ucapan nya dan sorot mata tajam
"Kenapa?", Tanya Hanna menggoda Arland dengan menduselkan wajahnya di dada Arland..."Aku calon istri mu! apa tidak boleh calon istri menyentuh calon suamiku! lagi pula jang ini ke inginan anak kita SAYANG", Ucap Hanna menekan kata terakhir nya
Arland sudah mengepal kan tangan nya geram, ia hendak mendorong Hanna, namun sebuah bisikan dari seseorang membuat nya harus mengubur dalam-dalam keinginan nya dan harus bangkit ketika hari pembalasan..
"Aku sibuk", Ucap Arland datar dan melepaskan pelukan Hanna
"Kenapa begitu? padahal anak mu ini ingin dijenguk oleh ayahnya", Ucap Hanna menggoda Arland
"Jangan jadikan seorang anak yang belum lahir dengan keinginan m*sum mu itu HANNA", Tekan Arland
Ketiga anak Arland dan suri nampak menyeringai mengejek melihat Hanna malu....Sudah ku bilang! seseorang yang merebut hak mommy tidak akan bisa mendapatkan Daddy....Batin vander tersenyum mengejek
Hanna yang merasa di sedang diejek oleh 3 putra suri ingin sekali menghukum mereka, namun ia harus membuang semua itu karena tidak memungkinkan ia untuk menghukum mereka, jika ia melakukan nya maka ia akan gagal mendapatkan Arland
..Kau harus sabar Hanna, setelah kau berhasil menikah dengan Arland, kau bisa menghukum mereka lebih dari ini....Batin Hanna menatap tajam vander, dan Ailey(Aileen Ainsley)
"Apa yang kau lihat?", Tanya Arland menatap tajam Hanna
"Egh.. tidak kok! ti-tidak apa-apa", Ucap Hanna gugup
"Vander, ayo berangkat ke sekolah, dan kalian berdua, tetap dirumah", Ujar Arland
"Iya dad", Jawab mereka
"Emm... Arland boleh aku disini?", Tanya Hanna dengan wajah polos yang ia pasang
"Serah!....", Ucap Arland bodo amat...."Tapi jangan pernah memasuki kamarku! jika pun kau memasukinya, maka aku tidak segan-segan membunuh mu disana", Ucap Arland dengan aura hitam nya
Hahh..padahal aku mau merusak semua kenangan tentang suri disana, tapi tidak masalah ketika aku sudah berhasil menikah dengannya maka aku akan menghapus wusshhhh kenangan suri dari kehidupan Arland...Batin Hanna
"Iya..aku tidak akan kesana! aku hanya akan bermain dengan 2 pria tampan ini", Ucap Hanna tersenyum hendak mencubit pipi Aileen dan Ainsley
"Jangan sentuh aku!", Ucap Aileen menepis tangan Hanna
"Lohh..kenapa? aku calon ibu kalian lohh?!", Ucap Hanna
"Menjijikkan! aku tidak mau disentuh oleh orang yang telah membuat ibuku menangis", Ucap Aileen berjalan pergi dari sana
"Belatung", Lirih Ainsley ikut meninggalkan ruang makan
S**l..anak sama ibu sama-sama membuat jengkel....Umpat Hanna kesal dengan sikap Aileen dan Ainsley
"Ohh ya dad! nanti aku akan pergi belajar kelompok bersama teman-teman disini", Ujar vander
"Ya, silahkan! asalkan jangan membuat bik umi kewalahan karena kalian memberantakkan mansion", Ucap Arland
"Engga kok dad! justru yang membuat berantakan mansion ini itu....", Ucap vander sambil melirik Hanna
"Aku tidak memberantakkan mansion kok", Ucap Hanna
"Lahh.. memang nya aku bilang anda nona?", Tanya vander
Hanna terdiam dengan ucapan vander....Bocah s**lan, bisa-bisa nya dia menyindir ku seperti itu....Batin Hanna menahan rasa kesalnya
"Sudah ayo kita berangkat", Ucap Arland
"Iya dad", Jawab vander
/Deg..
Kata-kata Hanna membuat Arland mengingat suri lagi, ia lantas membuka ponselnya dan melihat sebuah video yang dikirim oleh seseorang.... Terimakasih banyak untuk mu telah menemani nya...Batin Arland memandang pesan Video itu
"Ayo son", Ujar Arland
"Iya dad",
~South Korea~
Seorang wanita sedang turun dari pesawat dengan wajah datarnya... Sekarang aku akan memulai kehidupan baru disini! Aku harus memutuskan semua sesuatu yang menghubungkan dengan ku....Batin suri
Kaki jenjang nya ia langkahkan untuk pergi dari bandara itu, ia menaiki taxi dan berhenti di sebuah minimarket..."Ini pak Terimakasih", Ucap suri
"Iya", Jawab sopir itu dengan senyum hangat nya
Suri melangkah kan kakinya memasuki minimarket itu, akhir-akhir ini ia selalu lapar dijam yang salah! maka dari itu sebelum pergi ke rumah yang telah ia sewa di Korea ia memutuskan untuk membeli beberapa bahan makanan di minimarket
Beberapa jam kemudian suri telah selesai membeli barang di minimarket itu, ia memutuskan untuk berjalan saja, tohh, rumah yang ia sewa juga tidak terlalu jauh
Diperjalanan Suri selalu merasa pusing, kepalanya seakan berputar seperti habis menaiki dermolen yang berputar sangat cepat, tak lama kemudian barang yang ia bawa terjatuh karena seorang wanita tidak sengaja menabrak nya
/Brukkk...
"Eohh..Mianhae nona! saya tidak sengaja", Ucap wanita itu ingin membantu suri berdiri
Suri yang tidak kuat dengan rasa pusing dan mual yang menjalar dalam tubuhnya, jatuh pingsan, wanita yang tidak sengaja menabrak suri terkejut melihat nya terjatuh pingsan
"Ehh..nona gwenchana?", Tanya wanita itu
"Kepalaku pusing", Lirih suri langsung pingsan
Wanita itu menahan tubuh Suri..."Ehh nona! bang--", Ucapan wanita itu terhenti ketika melihat suri yang nampak tidak asing baginya
"Suri?!", Lirih sonna
"Ya Tuhan..kau surikan? suri bangun! kau kenapa?", Tanya sonna khawatir
"Tolong..", Teriak sonna meminta bantuan
~Daegu Hospital
Disebuah ruangan bernuansa putih, suri membuka matanya perlahan..."Arland...", Lirih suri yang langsung membuat sonna dan dokter yang merawat suri tersenyum bahagia
"Eohh suri kau sudah bangun!?", Ucap sonna gembira
"S-sonna?! kau sonna?", Tanya suri berusaha percaya dengan apa yang ia lihat
"Iya ini aku suri", Ucap sonna
"Sudah lama aku tidak pernah melihat mu! bagaimana kabar mu?", Tanya suri dengan suara lemah nya
"Aku baik-baik saja! ohh ya..kenapa kau tadi pingsan?", Tanya sonna
"Entahlah!.. kepalaku mendadak pusing, perutku seakan di aduk-aduk", Ujar suri memegang kepalanya
Dokter itu tersenyum..."Nona jangan khawatir! Itu efek karena nona sedang hamil", Ujar dokter itu dengan ramah
/Deg...
"H-hamil dok?", Tanya suri berusaha membetulkan Indra pendengarannya
"Iya! usianya sudah memasuki 4 Minggu nona! selamat", Ucap dokter itu
"Terimakasih dok", Ucap suri tersenyum
"Oky, saya tinggal dulu ya", Ucap dokter itu
"Iya dok",
Setelah dokter pergi suri mengelus perut nya yang masih rata itu, ia tidak percaya jika ia dititipi seorang malaikat kecil disaat ia sedang sendirian, sonna merasa bahagia mendengar jika suri tangah hamil, ia memeluk suri...."Selamat suri! kau akan menjadi ibu", Ucap sonna memeluk suri
"Terimakasih", Jawab suri dengan mata berkaca-kaca
Sonna yang melihat suri seperti sedang memendam rahasia segera menarik dagunya dan menatap suri..."Ada apa suri? kenapa kau terlihat tidak senang? apakah kau tidak bahagia dengan kehamilan mu ini?", Tanya sonna
"Aku sangat bahagia sonna! tapi...", Ucap suri terhenti
"Tapi apa?...dan kau disini sendiri an? dimana Arland?", Tanya sonna
"Hikss... Arland dia telah pergi dari ku", Lirih suri menutup wajahnya menggunakan tangan nya
"Apa? tapi...kenapa? Arland sangat mencintaimu kan?!", Ucap sonna tidak mengetahui apapun
Suri menceritakan segalanya kepada sonna, ia tidak habis pikir dengan sikap arland yang secara terbuka mempercayai wanita itu, tapi ia juga percaya jika ada maksud lain di balik sikap nya ini..."Kau tenang saja suri! lalu apakah ketiga putra mu baik-baik saja disana?", Tanya sonna
"Mungkin mereka baik-baik saja! karena aku masih bernafas! mereka baik-baik saja", Ucap suri menunduk
"Ya sudah! aku akan menjaga mu", Ucap sonna
"Itu tidak perlu sonna! aku hanya butuh pekerjaan saja", Ujar suri
"Baiklah! kau bekerja lah diperusahaan ku! sebagai sekretaris ku! dengan begitu aku bisa menjaga dan memantau mu secara visual", Ucap sonna
"Terimakasih sonna! kau memang sangat baik", Ucap Suri memeluk sonna...."Aku mohon jangan beritahu Arland tentang ini", Ucap suri
"Tidak akan", Jawab sonna memeluk suri
****
{Continued}
Arland: disini yang dendam sama author nya ngaku, kita santet sama-sama
Author: kgk bener dahh nih anak
Arland: siapa suruh elu bikin pengumuman palsu tentang adanya tokoh utama yang akan mati😒
Author: aku ngga bohong Ko!
Author: liat aja pas lu udh gue satuin sama suri lagi, udh gue pasti in lu nanges
Arland: awas aja ku pisahin gue sama suri lagi
Author: Jangan ngancem! entar nangesssss...😏
(Suka deh kalau aku bisa debat besar sama Arland, serasa sedang menguji nyali🤪)
Tapi emang bener sihh..
rencananya aku mau buat salah satu tokoh utamanya mati, setelah itu di susun oleh S2 yang singkat padat dan jelas
SEE YOU READER'S 🤞😁✌️
ga diri Baek-baek ya..
[Kalian tau Reader's disini bikin merinding author nya! karena ada yang baca, tapi yang komen satu aja]
(Kalau ngga like setidaknya komen! kasihanilah aku ini yang selalu penasaran sama Reader's ku)😁
See you guys...
Reader's bogosipoyo🥺🤞