The Old Promise Came True

The Old Promise Came True
TOPCT Eps.77 Kehancuran Hanna ( 1 )



"Kau punya mata atau ngga hahh!!!?", Bentak Hanna karena merasa kesal dengan perbuatan Aileen


"Aku kan sudah bilang! tidak sengaja TANTE REMPONG", Tukas Aileen menekan kata terakhir nya


"Apa kau bilang?! berani sekali kau mengatakan itu kepada calon ibu mu", Hanna yang sudah tersulut emosi mencengkram lengan Aileen


Sementara itu Ainsley dan vander yang melihat dari atas segera turun ketika melihat saudara mereka hendak disakiti oleh belatung rumah ini..


"Akhhh..hey Tante! aku kan sudah bilang ngga sengaja", Ucap Aileen meringis ketika Hanna mencengkram kuat tangan Aileen


"Kalau kau tidak sengaja! kau pasti akan minta maaf!", Bentak Hanna melotot


"Lepaskan adik ku", Vander menatap tajam Hanna sambil mencoba melepaskan tangan Aileen dari cengkraman tangan Hanna


"Kalau tidak mau?!", Tantang Hanna menyeringai


/Brakk...


/Bugh...


"Akhhh..bocah s*i*a*l*a*n kalian", Umpat Hanna kesakitan karena Ainsley melempar sebuah buku besar di kaki nya


"Kami punya nama!", Ucap vander....."Apakah perlu aku sebut kan?? siapa tau kau tidak tau", Ucap vander mengejek


"Hey, nenek lampir, Nama ku Ivander dwayne Soebandoyo", Teriak tegas vander sambil menyeringai


"Aku Aileen aldari Soebandoyo", Lanjut Aileen dengan nada tak kalah kuat


"Aku Ainsley alro Soebandoyo", Lanjut Ainsley dengan suara tak kalah kuat dari kedua kakak nya


"Kalian kira aku tuli apa hahh!", Bentak Hanna memelototi mereka


"APA!!", Tantang mereka


"Lihat saja! ketika aku sudah menikah dengan ayah kalian! aku pastikan Daddy kalian sendiri yang akan memberikan hukuman kepada kalian", Hanna berlalu meninggalkan mereka yang sendari tadi menahan tawa mereka


"Hahahahahahahahhahahahahahahah", Tawa mereka pecah ketika melihat wanita yang sangat mereka benci menangis


"Baru segitu sudah kalah anda nanges", Ejek Aileen tertawa, Putra kedua suri yang awalnya sebagai gunung es menjadi cair Ketika melihat musuh ibunya menangis


"Itu hanya luka fisik! sementara ia....", Ucap vander menggantung kan ucapan nya......."Ia memberikan luka batin yang amat dalam kepada mommy", Tukas vander menyeringai


POV ARLAND


"Bhahahahah!!", Tawa Surya pecah melihat keberanian putra tuan nya itu


Arland juga tertawa namun tak sampai terbahak-bahak....."Putra ku memang pintar", Arland memuji sikap berani ketiga putra nya yang tanpa rasa takut menantang Hanna, yang jelas-jelas bisa saja membalas mereka secara sadis ditempat


"Putra anda memang pemberani tuan", Ujar Surya masih tertawa kecil..."Hahah..aku sampai tidak bisa berhenti tertawa melihat ekspresi Hanna tadi... bhahahahah, rasanya aku ingin menyaksikan sendiri secara langsung disana hahahah", Ujar Surya tertawa memegang perut nya karena merasa kram akibat tertawa terbahak-bahak


"Dia putra suri!! ibu nya saja sekuat baja! maka anak nya akan sekuat galaxy", Ucap Arland


Surya mendengar sang tuan menyebutkan nama istri nya segera berhenti tertawa


"Oya.. bagaimana hasil pencarian suri??", Tanya Arland


"Belum ada tuan! nyonya suri sangatlah pintar bersembunyi! ia telah memutuskan semua jalur yang mampu menunjukkan keberadaan nya sekarang! tapi ada satu informasi penting tuan", Ujar Surya


"Apa?", Tanya Arland antusias langsung berdiri dari kursi kebesarannya


"Bahwa nyonya suri pergi ke Korea S! dan ia sempat pergi kesebuah super market", Ucap Surya


"Lalu bagaimana bisa kalian tidak menemukan nya??", Tanya Arland geram


"Nyonya suri mungkin tinggal ditempat yang sangat terpencil! sehingga sulit untuk melacak nya", Ujar Surya


"Hemm..teruskan pencarian!", Titah Arland berjalan ke dalam ruang pribadi nya


surya memandang punggung Arland yang mulai menghilang masuk kedalam ruangan....Saya tau tuan sedang sedih, lebih baik aku pergi dari sini saja, supaya ia bisa menenangkan pikirannya!!....hahhh..nyonya suri saya mohon kembalilah, kau harus melihat dibalik sikap tegas dan dingin nya tuan Arland, tersimpan kerapuhan yang amat besar.. ia seperti sebuah makhluk yang kehilangan jiwa nya, sikap dingin yang sudah mulai hilang telah datang dan membuat kabut di dalam hidup tuan Arland, aku harap tuan Arland mampu tersenyum kembali......Batin Surya prihatin atas nasib yang menimpa tuan muda nya itu


"Sekretaris Surya", Panggil seorang wanita


Surya menoleh dan tersenyum ketika melihat seseorang yang sangat ia sayangi...."Ji!!? Kau disini??", Tanya Surya menghampiri ji (Emm..siapa Ji ya???)*Author


"Aku merasa bersalah atas kejadian ini", Keluh ji menunduk


Surya mendekap tubuh ji dan memeluk nya Erat...."Jangan merasa bersalah ji! kau tidak salah! kau hanya ingin melindungi keluarga mu", Tukas Surya memeluk ji (🤭Waduhh siapa sih itu wanita yang namanya ji??)*Author


"Terimakasih! aku akan menjadi salah satu saksi yang akan ikut memberat kan hukuman wanita iblis itu", Ujar ji


"Bagus! ini baru namanya nyonya Suryana adibana Reynaldi", Tukas Surya mengacak lembut rambut ji..


"Ihh apa sihh! nikah aja belum! udah dikasi gelar nyonya Reynaldi", Ucap ji tersipu malu


"Nikah sekarang gimana?", Ujar Surya


"Mendadak",


"Gpp sayang! yokk", Ajak Surya menarik tangan ji


"Ehh Surat nikah kan belum ada!", Ujar ji


"Gpp! itu gampang kok", Ucap Surya menarik tangan ji


"Pasti ada udang dibalik batu", Tebak ji


"Emang sayang! aku sudah ngga sabar Spread your legs wide...", Smirk Surya


Seketika wajah ji menjadi merona mendengar perkataan Surya...Pria yang dingin ternyata bisa m*sum juga ya....Batin ji bergidik


~Daegu Korea S~


Hari ini suri sedang bekerja di perusahaan sonna, ia didudukkan sebagai seorang sekretaris diperusahaan itu, ia bekerja bukan layaknya seorang sekretaris pada umumnya, karena sonna selalu membatasi pekerjaan nya dengan alasan khawatir akan kehamilannya yang masih rentan terhadap keguguran, seperti saat ini ketika suri hendak mengerjakan beberapa proposal...


"Emm...lumayan banyak", Gumam suri


"E e Ehhh..Jangan suri! ini berkasnya biar aku yang mengurusnya! kau istirahat saja", Ujar sonna


"Sonna ini memang sudah pekerjaan ku", Tukas suri menggambil berkas yang sempat diambil oleh sonna


"Nanti kau kecapean suri", Ujar sonna


"Aku kan hanya duduk dan memeriksa semua berkas ini", Ucap suri


"Tetap saja itu akan menimbulkan stress dan dapat berpengaruh terhadap kehamilan mu suri", Ujar sonna


"Tidak sonna! jangan cemas!", Ucap suri


"Huftt Baiklah jika kau bersi kokoh akan keinginan mu", Ucap sonna mengalah


"Heheh...",


"Huftt terserah kau saja sonna", Ucap suri


"Baiklah aku pergi dulu! jika kau lelah istirahat lah di ruangan", Tukas sonna


"Baik bu bos", Suri memberikan hormat kepada sonna layaknya seorang anak ketika sedang mengadakan sebuah upacara bendera


"Efek kehamilan ya??", Tebak sonna


"Hehehe....mungkin", Jawab suri cengengesan


~Wedding day~


Hari ini adalah hari yang sudah dinanti oleh Hanna, dan disambut antusias oleh Arland dan sekeluarga kecuali nyonya revana dan tuan Anto, Arland faham akan sikap kedua orang tuanya yang tidak mengetahui apapun...


Dengan gaun pengantin yang panjang, mewah, elegan dan seksi, Hanna menuruni tangga menuju altar pernikahan, ia tersenyum bahagia karena ia akan bersandar bersama arland, padahal ia mendapatkan semua ini dari hasil memanipulasi dan membohongi banyak orang..


Dengan ekspresi biasa Arland sama sekali tidak memandang wajah Hanna, otak nya memutar kenangan Dimana ia menikahi suri..Aku hanya akan berdiri bersama mu suri! tidak dengan orang lain.....Batin Arland menahan tangisannya ketika mengingat suri lagi


Sementara itu sonna berjalan dengan elegan, ia mengenakan sebuah gaun yang ketat, bahkan menunjukkan belahan dadanya.... Arland pasti akan terkagum dengan kecantikan ku dan tergoda dengan tubuh indah ku! tapi sayangnya didalam perut ku ada anak pria jelek itu....Batin Hanna tersenyum percaya diri


Semua orang tidak ada yang bertepuk tangan, bahkan tidak ada yang memandang Hanna, mereka sangat jijik dengan wanita itu, selain merebut suami orang, ia juga mengenakan sebuah pakaian yang cukup dibilang kurang sopan, namun elegan Dimata sang pemakai


Baru beberapa langkah Hanna akan menaiki tangga altar, sebuah tembakan peluru melewati pinggang nya...."Akhhhhh..", Teriak Hanna terkejut dengan suara tembakan yang baru saja melewati pinggang nya


/Dorr...


Semua tamu hanya diam walau mereka sempat terkejut. karena apa?? karena mereka juga bagian dari rencana keluarga Nasution dan Arland. perlu kalian ketahui jika semua tamu yang menghadiri adalah sekelompok keluarga besar mafia, yang tunduk akan kekuasaan Arland, terutama tuan ghupta


"Ada apa ini??", Tanya Hanna menoleh kebelakang dan melihat seorang pria dengan topeng ditutupi


"Jangan maju kedepan", Tegas seorang pria bertopeng


Sementara 4 orang pria berada jauh didepan Hanna dengan tubuh membelakangi Hanna....Siapa mereka?? apakah mereka....Batin Hanna bertanya-tanya


Sementara itu Arland menyeringai kejam melihat wajah ketakutan Hanna..."Kau terkejut?!", Tanya Arland dengan suara tenor nya


Hanna menoleh melihat Arland yang sudah memegang sebuah pisau kecil dan memainkan nya...."A-arland! k-kau?!", Ucap Hanna terbata-bata


"Apa?? terkejut??", Tanya Arland dengan wajah kejam nya


"A-apa y-yang k-kau k-katakan??", Tanya balik Hanna


"Kau lupa??", Tanya seorang pria yang membelakangi Hanna


Hanna menoleh kebelakang dan terkejut melihat seorang pria yang pernah ia lihat bahkan sangat ia kenal...."K-kau?!",



Argam dengan tatapan khas raja Jekey nya menatap Hanna dengan tatapan tajam. disusul oleh ke2 kakak nya..tunggu²! kok 2? liat aja selanjutnya


"K-kalian??", Gemetar? itulah yang dirasakan oleh Hanna, ia mendapat tatapan tajam khas sifat mafia dari kakak² suri, jantung nya berdetak tak karuan melihat banyak geng mafia mengepung nya



D-diakan Arka? bukan kah sifat nya humoris? kenapa ia bisa menjadi dingin dan Tatapan nya tajam....Batin Hanna merasa takut



"Wanita iblis harus dibasmi dengan tangan ku! eitsh bukan² tapi....3 raja utama dulu yang akan membunuh mu secara perlahan", Ucap Subu dengan tatapan dingin


"A-apa yang ia katakan??", Tanya Hanna gemetar


/Dor...


Satu tembakan melesat dengan sengaja hendak melukai Hanna...."Akhhhhh...", Teriak Hanna ketakutan ketika sekali lagi ia hendak terkena tembakan..


"Kau ketakutan??", Smirk seorang pria dari samping Hanna


Hanna menoleh dan melihat siapa pria itu, ia melihat seorang pria sedang duduk disebuah kursi kebesaran dengan pistol ditangan nya


"K-kayro....", Gumam Hanna gemetar



Kay berdiri dari duduknya dan memberi kan botol yang ia bawa kearah Hanna....."Kau pilih mati dengan pistol ku!!....atau??....?..mati dengan meminum ini??", Smirk Kay dengan tatapan iblis nya


"M-minuman apa itu??", Tanya Hanna gemetar


Kay menyeringai iblis lalu berkata...."Racun neraka", Ucap Kay menyeringai iblis


Hanna ketakutan dengan ucapan dan tatapan Kay yang nampak siap membunuhnya....A-aku harus minta bantuan Arland...Batin Hanna


"Ar------land", Ucapan Hanna terhenti ketika melihat Arland juga berubah menjadi king mafia black blood



Tatapan tajam Arland membuat Hanna menjadi bergidik ngeri....Gawat, ada apa ini? apakah Arland mengetahui kebohongan ku??....batin Hanna gemetar


"Kenapa?? terkejut?? Hahah", Ucap Arland dengan tawa khas iblis nya...."Kau pikir apa? kau bisa membodohi ku? memisahkan kau dari istri ku? menciptakan kerenggangan dalam hubungan ku dan suri?...ha..ha..ha..kau salah Hanna! sekarang kau akan merasakan seberapa tajam kah pisau kesayangan ku ini", Smirk Arland menyeringai


"Kau telah berani melukai hati putri ku", Tuan ghupta yang selama ini diam, pun angkat bicara dan akan meluapkan apa yang seharusnya sudah keluar sejak dulu malahan


"T-tuan g-ghupta", Gumam Hanna gemetar


*****


{Continued}


Author: Hari kehancuran Hanna😏


Yu: Nah ini yang aku mau😏 sejak dulu ngapak Thor .


Author: belum waktunya cenayang😒 susah buat bikin sebuah ide untuk membongkar semua nya


Yu: terserah! yang terpenting Hanna akan mati


Author: yess dong😏


Yu: cepet lanjut! mau liat gimana Hanna mau ngelak😏😒


Author: we capek yu! mau ngedrakor dulu


Yu: Hemm..jangan lama²😒 lama² entar aku santet kau Thor😏


Author: We santet balik dong😏


Yu: 😬


Bye guys see you ✌️😁🤞