The Old Promise Came True

The Old Promise Came True
TOPCT Eps. 102 Kau adalah Daddy ku



...~Jika ada yang memperlakukan mu seperti boneka. maka jadilah Annabelle untuk nya~...


_Min suga_


****


•MALAM HARI•


Malam gelap menyelimuti sebuah negara ginseng, matahari yang awalnya terbit kini giliran bulan bersinar. memancarkan sebuah sinar benderang, menyinari gelapnya malam, dari sang Surya yang sudah tenggelam..


Di sebuah rumah sederhana, sepasang suami istri tengah berbenah diri, setelah melakukan aktivitas mereka tadi..


"Ayo sayang. kita ke markas", Ujar Arland


"Iya. aku sudah sangat merindukan Asha. aku khawatir dengan dirinya, apa lagi ibu Jung", Ucap suri


"Tenang saja, mayat pria itu tidak ada. dan diruang tamu tidak ada siapapun. itu artinya ayah sama empat pangeran Nasution Sudah datang kemari dan menggambil mereka", Ujar Arland


Suri hanya diam mengangguk. sebenarnya masih terselubung rasa ragu akan perkataan Arland, namun penjelasan rinci dari nya membuat ia tak bisa berkata lagi, karena alasan yang diberikan oleh Arland sangat lah logis..


Arland dan suri kini sudah berada didalam mobil sport milik Arland, ia mengendarai nya dengan kecepatan diatas rata-rata..


Didalam perjalanan, tidak ada percakapan di antara pasangan ini, satu curi pandang, satu lagi masih bergelut dengan hati dan pikirannya..


"Apakah suri masih tidak percaya dengan ku?. dan tadi aku juga justru menyuruh nya melayaniku, disaat dia hampir di lecehkan", Batin Arland beberapa melirik singkat suri


"Suri....", Panggil Arland


Suri pun menoleh dan berkata...."Ada apa??", Tanya nya


"Apa kau masih tidak Percaya dengan ku??", Tanya Arland


Suri membuang muka kearah lain, enggan menatap manik hitam pekat milik Arland...."Aku... jujur aku masih ragu dan belum bisa menerima penjelasan mu", sejujurnya suri berkata sejujur-jujurnya, karena memang masih ada keraguan dalam hatinya


"Tak mengapa jika kau masih belum percaya. perlu kau ketahui, jika aku tak akan pernah membohongi mu lagi, dan 6 tahun lalu adalah pertama dan terakhir kalinya aku membohongi mu", Ucap Arland


"Emm..",


Selang beberapa saat kemudian, mobil sport Arland sudah masuk kedalam markas besar mafia miliknya. terlihat cahaya yang nampak redup-redup menyelimuti markas itu, sehingga membuat seseorang yang penakut akan berlari menjauhi bangunan itu..


Nampak ada beberapa bodyguard sudah berjejer rapi disekitar mobil Arland, memberikan sambutan untuk sang tuan dan nyonya besar mereka..


"Selamat datang tuan", Ucap para bodyguard membungkuk kan setengah badan mereka


"Hmm..", Dan seperti biasa. hanya di jawab Deheman oleh Arland


"Nona muda sudah menunggu kalian didalam", Ujar kepala gangster


"Apa ia sudah makan??", Tanya suri


"Sudah nyonya", Jawab kepala gangster


"Ayo masuk sayang", Ujar Arland dengan nada lembut. selembut sutra


"Em..",


Suri dan Arland berjalan memasuki sebuah bangunan yang cukup terbilang besar itu. masuk beriringan berdua..


Hingga pada saat mereka sampai diambang pintu, mereka sudah disambut oleh seorang gadis yang berlari kearah mereka..


"MOMMY..", Teriak Asha berhamburan Memeluk suri


/Grep..


Asha meluk suri dengan erat. sangat erat..."Mommy tidak apa-apa kan??", Tanya Asha khawatir


"Tidak sayang. mommy baik-baik saja", Ujar suri


Asha lalu mengalihkan pandangannya kearah Arland yang nampak menatap nya dengan senyum tipisnya..."Daddy...", Ucap nya


/Deg..


Arland seakan sedang dalam mimpi. apakah benar tadi putri bungsu nya memanggil nya Daddy?, atau ia sedang dalam mode membudeg kan pendengaran?


"A_asha tadi bilang apa??", Tanya Arland dengan harapan penuh


Asha langsung memeluk kaki Arland, karena memang tubuh nya yang tak bisa menjangkau ayah nya..."Daddy..", Ucap nya


Arland langsung menggendong Asha dan memeluk nya Erat ..."Katakan sekali lagi", Ujar Arland


Arland meneteskan air mata kebahagiaan ketika kata Daddy dari Asha tertuju untuk nya. hanya inilah yang Arland mau saat ini, dipanggil Daddy oleh putri bungsunya yang saat lahir maupun tumbuh besar, ia tak pernah bersama nya, bahkan saat putrinya itu mulai menapak kan kakinya ketanah untuk pertama kalinya dan mengucapkan kata Daddy mommy untuk yang pertama kalinya..


"Kau adalah putriku.. hikss.. putri ku", Lirih Arland mencium pucuk kepala Asha dengan manis


Asha memeluk erat Arland, ia sangat bahagia karena keinginan nya untuk bisa digendong dan di peluk oleh ayah nya sendiri telah tercapai saat ini..


"Daddy tidak akan meninggalkan ku dan mommy lagi kan??", Tanya Asha


"Tidak akan. selamanya tidak akan aku biarkan kalian pergi dari ku lagi", Jawab Arland dengan tegas


Asha kembali memeluk Arland, sementara itu Arland langsung merentangkan kedua tangannya mengkode agar suri ikut berpelukan dalam satu keluarga utuh ini..


/Grepp..


Suri, Asha dan Arland berpelukan dengan sejuta kehangatan keluarga, sebuah keluarga kecil yang dulu pernah terpisah sekarang sudah kembali bersatu, masuk kedalam lingkaran kehangatan sebuah keluarga yang utuh..


Sementara mereka bertiga berpelukan, mereka juga melupakan ada 3 orang yang menatap mereka kesal karena telah diabaikan..


"Wahhh.. ternyata kita salah keluarga", Sindir Aileen menatap Julid kearah mereka yang sedang berpelukan


"Iya. kita salah masuk alamat. makanya diabaikan", Tukas Ainsley ngejulid


Suri melerai pelukannya dengan Asha dan Arland, kini ia menoleh menatap ketiga pria tampan yang sedang berdiri sambil bersedekap dada..


Suri merentangkan kedua tangannya sambil tersenyum...."Apa kalian tidak merindukan mommy??", Tanya suri


Aileen, Ainsley dan vander langsung berhamburan memeluk suri dengan sangat erat, mereka bahkan berdesel-deselan demi mendapatkan dekapan hangat dari sang mommy..


"Mommy.. vander sangat merindukan mu", Lirih vander memeluk ibunya erat. pelukan vander membuat kedua adik laki-laki nya tak bisa ikut memeluk suri dan menarik paksa vander agar mau bergilir...


"Kak vander. tepi. giliran dong. aku pengen peluk mommy, aku sangat merindukan nya, minggir, setidaknya beri aku ruang untuk memeluk mommy", Pekik Ainsley


Setelah Ainsley berhasil melepaskan pelukan vander. kini giliran Aileen lah yang memeluk suri, membuat Ainsley kesal bukan main, karena ia yang melepaskan pelukannya vander, tapi justru di salib oleh Aileen..


"Heyy.. aku yang susah-susah melepas kak vander.. sekarang giliran kau??.. dasar pria segunung es. minggir kau. bukankah kau alergi dengan perempuan??", Pekik Ainsley sambil berkacak pinggang


"Kecuali mommy. hanya mommy yang tidak membuatku alergi", Jawab Aileen


"Huhh.. minggir, mengalah lah dari yang lebih muda", Ucap Ainsley


"Hormati yang lebih tua", Ujar Aileen


"Minggir..", Ainsley melepaskan pelukan Aileen dengan paksa lalu memeluk erat suri. sangat erat..


"Mommy.. Ainsley merindukan mu", Ucap nya memeluk suri


"Mommy juga merindukan mu sayang", Ujar suri


"Sekarang sudah bukan??.. giliran aku yang memeluk mommy ku", Ujar Asha


"Kau sudah bersama mommy selama bertahun-tahun. apa kau tidak mau mengalah dari kakak mu??", Ucap Aileen


"No. No. No. No. Asha pelit akan pelukan mommy. jangan peluk mommy seizin ku", Ucap Asha


"Tapi mommy mu, adalah milik Daddy. selamanya milik Daddy", Ucap Arland, ikut serta merebut kan suri..


Sementara itu mereka yang ada disana hanya geleng kepala melihat lima orang yang merebut kan satu wanita yang sama. bak anak kecil yang merebut kan lollipop yang hanya ada satu Didunia ini..


"Dasar bapak kurang kerjaan. bisa-bisa nya ikut serta merebut kan suri", Gumam Subu si raja Julid


"Biarlah.. lu syirik??", Ejek Arka


"Ngapa aku syirik?? aku juga bisa seperti itu kepada istri dan anak ku", Ucap Subu ketus


"Bye.. mau mesra ma istri", Ucap Subu dengan nada dan tatapan Julid Is sinis


****


{Continued}


Tamat


Is


Boong 😜


masih kurang beberapa hitungan bab lagi, dan hapding