The Old Promise Came True

The Old Promise Came True
TOPCT Eps.49 Pagi yang buruk



•4 BULAN KEMUDIAN•


Selama kurang lebih dari 4 bulan, suri dan Arland menghabiskan waktu bulan madu mereka, dari Kanada pindah ke Singapura, dari sana berpindah ke Paris, dan London kini mereka kembali ke negara mereka sendiri dan berada di kediaman Soe. entah apa yang terjadi setelah pulang dari bulan madu sikap Arland sedikit berubah, ia semakin manja, bahkan ia tidak mau ikut serta dalam rapat antar mafia, padahal ia adalah seorang King of mafia black blood yang terkenal dengan kekejaman nya dan sikap tanpa ampun nya itu, ia bahkan tidak akan melewatkan rapat sekecil apapun.


Tapi entah kenapa sikap nya menjadi sedikit berubah.."Sayang", Rengek Arland membuntuti suri dari belakang


"Ihh..kenapa kau mengikuti ku terus Arland! dari kamar mandi kau ikut aku keruang ganti!", Ucap suri dengan ketus memarahi Arland


"Aku rindu pelukan mu", Ucap Arland dengan suara manjanya


"Ya..tuhan Arland! kita saja hanya berpisah selama 3 jam dan kau sudah rindu? ada apa dengan mu? semenjak pulang dari bulan madu, kau jadi bertambah manja! dimana jiwa cool mu itu?", Sindir suri kesal dan berbaring diatas ranjang


"Aku hanya ingin tidur dengan memeluk mu sayang", Ujar Arland seperti anak kecil


"Ya sudah kemari", Titah suri merentangkan kedua tangannya


Arland berbinar bahagia dan langsung berhamburan memeluk suri dengan erat.."Emm hangat", Lirih Arland tersenyum menyembunyikan wajahnya di leher jenjang suri


Suri terkekeh dengan sikap arland ia benar-benar seperti memiliki bayi besar.."Suri! Elus kepala ku", Pinta Arland


"Iya", Jawab suri mengelus lembut kepala Arland


"Ehh..nyaman", Lirih Arland memejamkan matanya tidur


'selamat malam my husband', Batin suri mencium kening Arland


Mereka tidur berpelukan satu sama lain, bahkan jika Arland akan menghadap kearah lain, ia akan menarik suri dan membuat nya tidur berada didepannya


••••


°Morning°


Pagi hari ini adalah hari paling tidak mengenakan untuk Arland, pasalnya ia baru bangun tidur sudah diserang oleh rasa mual yang dahsyat..


"Hmpphh...", Arland berlari turun dari ranjang masuk ke dalam kamar mandi


"Hoekk...Hoekk...Hoekk..hahh...hah.. hmpphh.. Hoekk..Hoekk..", Arland memuntahkan semua isi perutnya kedalam wastafel


"S__hmphh..su_sur..emmphh... Suri", Lirih Arland memanggil suri dari dalam kamar mandi


"Suri..Hoekk", Lirih Arland memanggil suri..."Sur...Hmphh suri", Lirih Arland sekali lagi, namun tidak ada jawaban, karena sang wanita masih terjaga dialam mimpinya


Sementara suri mulai terangsang dengan panggilan itu dan mulai membuka matanya perlahan.."Seperti suara Arland", Gumam suri mengucek matanya


"Sur...Hmphh suri", Lirih Arland memanggil suri dan kini berhasil membuat sang wanita berlari menghampiri nya


"Arland", Panggil suri memasuki kamar mandi


Suri terkejut ketika melihat sang suami telah tergeletak lemah dengan wajah yang kacau.."Arland!", teriak suri menghampiri Arland dan memeluk suaminya itu


"S_suri", Lirih Arland dengan nada lemah


"Arland kau kenapa? wajahmu kenapa kacau seperti ini? ayo bangun", Ucap suri khawatir


Arland yang hendak berdiri kembali menuju wastafel dan memuntahkan isi perutnya lagi.."Hoekk...Hoekk", Muntah Arland


Tak lama kemudian Arland ambruk karena terlalu lemah, suri yang khawatir langsung memanggil pelayan yang berada di dekat kamar nya


Arland diangkat dan dibaringkan di ranjangnya, suri memeluk Arland dengan rintihan air mata menangis apa yang terjadi dengan suaminya..


"Arland!!", Panggil suri mengguncang tubuh Arland.."Bangun sayang", Lirih suri memeluk Arland


"Yang sabar nyonya", Ucap pelayan yang berada di dekat suri.."Apa yang terjadi dengan tuan tadi nyonya?", Tanya pelayan itu penasaran


"Dia tadi muntah² bik", Cerita suri


"Tunggu! seperti nya kejadian ini seperti tidak asing bagiku", Ujar pelayan itu mencoba mengingat sesuatu


"Selamat pagi nyonya Soe", Sapa dokter Hyun


"P_pagi dok! dokter tolong periksa suamiku! dia dari tadi pagi muntah terus.. hikss", Lirih suri menangis pelan


"Biar saya periksa dulu", Ucap dokter laki-laki itu dan memeriksa denyut nadi Arland


"Bagaimana?", Tanya suri


"Denyut nadinya tidak apa-apa!", Ucap dokter Hyun


"Lalu kenapa suamiku bisa pingsan dan muntah² dok?", Tanya suri, yang langsung mendapat jawaban dari pelayan tadi


"Ohh..ya nyonya! coba deh nyonya pergi ke dokter!", Saran pelayan paruh baya itu


"I_iya aku akan bawa Arland ke dokter bik", Ucap suri mengelus lembut rambut Arland


"Ck..bukan tuan yang ke dokter!", Ucap pelayan paruh baya itu


"Lalu siapa? yang sakit kan Arland bik", Ucap suri tidak mengerti


"Coba deh nyonya aja yang kedokter", Saran bik umi


"Lohh..suri kan nggak apa-apa bik", Ucap suri masih tidak mengerti


"Apa nyonya sudah men bulan ini?", Tanya buk umi


"Belum bik! bahkan seharusnya sudah 2 bulan yang lalu!", Jawab suri


"Nah periksa ke dokter aja nyonya! Karena dulu sewaktu tuan Arland masih dikandungan nyonya Soe, tuan Soe selalu muntah² sebelum mengetahui jika nyonya Soe sedang hamil", Jelas bik umi


"Dia benar nona! sebaiknya anda ke dokter, siapa tau anda sedang berbadan dua", Ujar dokter itu


"Baiklah! tapi bagaimana jika tidak?", Tanya suri


"Itu urusan belakangan nyonya! nanti aja! nanti bik umi temenin ya! jangan sama tuan Arland! soalnya kalau bener kan bisa buat kejutan! kayak tuan dan nyonya besar dulu", Ujar buk umi tersenyum


"Baiklah bik", Ucap suri


...----------------...


{Aa' Arland kenapa ya😢}