
"Uluh² adik ku sudah besar! Sekarang mau jadi mommy!", Ujar sarra tersenyum manis pada suri
"Iya kak", Jawab suri setengah malu
"Hey Arland! kau pakai ramuan apa? sehingga adik ku bisa cepet hamil! dua lagi", Tanya sarra bercanda
"Aku gempur tiap hari! 1 hari 45 ronde!", Jawab Arland jujur dan bangga
Semua orang melongo tidak percaya jika Arland akan mengumbar nya sendiri..."Whatt!! satu hari empat puluh lima kali? wah! kau menyiksa adik ku Arland! pakai jurus apa kamu! sampai² suri mau aja sampai 45 kali", Tanya Subu
"Jurus.....", ucap Arland menggantung kan ucapan nya..."Jurus jika ia menolak, maka ronde akan bertambah", Jawab Arland dengan enteng
"Arland...", Rengek suri malu
"Heheh sayang! ngga apa-apa kok, biar dia yang masih belum bisa tegak pedangnya", Ujar Arland dengan suara imut nya
"Alah! aku sebenarnya juga bisa kok! langsung gempur mani! cuman....", Ucapan Subu terpotong ketika suri menatapnya dengan tajam
"Awas aja ya! kakak menyentuh tubuh mani tanpa menikahi nya dulu! kau akan mendapatkan bogem mentah dari ku", Ucap suri mengancam Subu dengan menekan setiap ucapan nya dan meninju tangannya
"y_ya nggak lah Chagi! ngga akan! aku akan melakukan nya ketika aku sudah menikah dengan nya", Jawab Subu dengan sedikit gelagapan
"Awas aja ya! nih tangan suri siap mukul Wajah mulus mu itu dengan tangan ku ini! kalau bisa aku pasang pisau dijariku ketika memukul mu", Ujar suri
Punya adik kayak psykopat, ngga kakak ngga adik suka jadi kan aku sasaran kesalahan,, ya tuhan apa salah ku? kenapa adik ku sangat kejam?,, batin Subu meratapi nasibnya ketika membayangkan suri memukulnya dengan pisau yang menancap di jari nya
"Masih marah Chagi?", Tanya Subu
"Lah siapa yang marah? kakak gila ya?", Ujar suri
"Nggak!", Jawab Subu
"Oya kak sarra tadi mau ngomong apa?", Tanya suri
"Nihh kakak bawa in apa buat kamu", Ucap sarra menunjukkan paper bag tas
"Wihh apa kak? suri kok penasaran?", Ujar suri penasaran
"Coba buka deh", Ucap sarra memberikan paper bag tas nya
Suri menggambil paper bag tersebut, ia membuka tas itu, seketika matanya berbinar ketika mendapat sebuah selimut yang di buat khusus untuk nya bahkan belum ada dipasaran
"Wahh! bagus banget kak selimut nya", Ujar suri
"Iya dong! kakak", Ucap sarra bangga dengan dirinya sendiri
"Lah, aku ngga dapet kak?", Tanya Subu
"Ngga", jawab sarra singkat padat dan jelas
"Apa? kenapa kau lihat aku kyk gitu?", Tanya sarra ketus
"Nggak apa-apa", Jawab Suga kembali mode bad boy
Sementara Arland yang sendari tadi hanya melihat saja, menarik suri..."Sayang!", rengek Arland
"Ehh...kenapa?", Tanya suri
"Minta jatah", Jawab Arland dengan wajah imutnya
"Ga..ga ada jatah saat ini Arland! ingat istri mu sedang hamil! dua lagi bayi nya", Ujar tuan ghupta
"Kalau nggak bisa! aku pengen mangga muda", Ujar Arland dengan suara seperti anak kecil
"Pffttt..", Tawa Arka dan Subu ditahan mati² an
Arland menatap tajam Subu dan Arka! sehingga sebuah kemisteriusan menghantui Subu dan Arka
Ada yang nggak beres kayak nya.. batin Subu tidak tenang
Tanda-tanda ngga enak nih... batin Arka menatap curiga Arland
"Oky, aku akan menyuruh pelayan untuk menggambil kan mangga muda di dapur, sekarang kita makan dulu", Ujar tuan ghupta
"Makan dulu ya yah?", Tanya Arland seperti anak kecil
"Iya", Jawab ghupta
"Setelah itu boleh Arland makan mangga muda?", Tanya Arland dengan nada suara anak kecil
"Iya Arland", Jawab tuan ghupta
"Yeyy..Oky kita makan sekarang! setelah itu aku mau mangga muda!", Ucap arland menatap misterius ke arah Subu dan Arka
'Kok firasat ku ngga enak ya!?' Bisik Arka ke subu
"Sama!....kyk ada yang ngga beres! dibalik tatapan misterius Arland pasti tersembunyi sebuah keanehan",Ujar Subu
"Moga aja ngga ya!", Ucap Arka
"Semoga!",
Kini mereka telah berada dimeja makan, menyantap makanan yang amat banyak, sendari tadi Arland selalu melihat kearah Subu dan Arka secara bergantian, ditambah lagi tatapan dan senyum misterius nya, menambah sebuah kehororan kepada Subu dan Arka
'Kak firasat ku benar² ngga enak ini!', bisik Arka
'Iya! begini selesai makan, kita langsung pergi ke kamar saja! keluar besok pagi! dengan begitu kita bisa terhindar dari tatapan dan senyum misterius Arland', Jawab Subu dengan berbisik ditelinga Arka
'Baiklah', Jawab Arka
"Sayang aku sudah kenyang! sekarang aku mau makan mangga muda", Ujar Arland dengan senyum manisnya
"Ngga! Arland maunya sekarang", rengek Arland menghentak kan kakinya..."Pokoknya aku mau sekarang..hiks...", Rengek Arland mulai menangis
"Hah..baiklah!....pelayan ambil kan mangga muda sekarang", Titah suri
"Ngga!", Sahut Arland
"Kenapa lagi?", Tanya suri
"Arland ngga mau makan mangga yang sudah dipetik kemarin! maunya yang langsung dari pohon nya", Ujar Arland
"Oky² aku akan menyuruh maid untuk memetik kan nya", Ucap suri
Arland beralih menatap Subu dan Arka yang sudah bersiap berdiri..."Aku maunya dipetikkan kak Subu dan Arka", Ucap Arland
Tuh kan bener!! hahhhhh...sudah ku Dugong! eh duga! hikss..suri jangan turuti Chagi! pliss lah! masak kayak monyet nanti kakak mu yang tampan ini...Batin Subu menjerit meratapi nasibnya sekarang yang menjadi korban ngidam suri! ehh Arland
"Hah..emm memang nya kak subu dan kak Arka mau?", Tanya suri mati²an menahan tawa nya
"Pasti maulah! kan permintaan baby nya yang berarti permintaan keponakan nya", Jawab Arland santai
"Ngga! aku ngga mau Chagi! ngga mau!", Ucap Subu dan Arka bersamaan
"Hikss...kakak ngga mau nurutin permintaan ponakan kakak?", Tanya suri dengan wajah cemberut
"Turuti saja", Ujar tuan ghupta
"Tapikan yah", bantah mereka bersamaan
"Ngga ada tapi² an, mau anak Adik kalian ileran?", Ujar tuan ghupta
"Oky! Oky", Jawab mereka bersamaan lagi
******
Kini mereka sudah berada di kebun belakang rumah! Arland langsung memilih sebuah pohon mangga yang amat tinggi, membuat Subu dan Arka bergidik ngeri, ditambah lagi Arland menginginkan mangga yang berada di paling atas
"Serius yang itu land?", tanya Arka
"Iya! pokoknya Arland mau yang itu titik nggak pakek koma", Ucap Arland dengan santai
"Oky! cepat kak naik", Ucap Arka menyuruh Subu naik
"Ihh..kau saja! aku yang akan menunggu dibawah", Ucap Subu tenang
"Sayang mereka, ngga mau naik bareng²", Ujar Arland cemberut
"Hah..tunggu!", Ucap suri berjalan kearah Subu dan Arka.."Kakak² ku yang tampan Didunia! pliss mohon kerja samanya ya! demi keponakan kalian! naik lah bersama-sama", Pinta suri
"Tapi Chagi! itu tinggi loh", Ucap Arka
"Pliss kak",
"Iya²", Jawab mereka mulai memanjat
Ketika Subu dan Arka sudah berada di atas, dan siap memetik mangga tersebut, tiba² Arland berucap..."Sayang! aku mengantuk!", Ucap Arland seperti anak kecil
"Hah? tadi katanya mau makan mangga muda!", Ujar suri
"Aku sudah tidak selera sayang", Jawab Arland enteng
"Tapi kasihan itu kak Subu dan Arka, sudah sampai puncak", Ucap suri
"Tapi Arland mengantuk", rengek Arland
"Ya sudah! ayo kita tidur", Ucap suri menggandeng tangan Arland
"Kakak Subu dan Arka! kalian turunlah! aku sudah tidak mau makan mangga lagi", Teriak Arland dengan wajah tanpa berdosa
Terkejut?!
Tentu!
Arka dan Subu membelalakkan matanya mendengar ucapan arland, Ingin marah tapi sekarang bukan tempat nya untuk marah
"Arland!! kau mengerjai kami?", Teriak Subu
"Hehehehe, keponakan kalian yang mengerjai kalian! bukan aku", Ucap Arland santai
"S**l kau Arland", Teriak Subu..."Salam dari Binjai!!", Teriak Subu memukul keras pohon mangga itu
Setelah pukulan Subu! pohon tiba² bergetar, membuat mereka kehilangan keseimbangan dan terjatuh na'as di tanah berumput itu..
/**Brukkk...
/Brukkk**...
"Akhhh..shhttt pinggang ku!", Ringgis mereka bersamaan
Sementara Arland tertawa puas..."Nah ini yang di inginkan sama ponakan kalian", Ujar Arland tertawa lepas
"Kau kejam Arland", lirih Subu
"Hehehe, kepaksa soalnya kak! I'm sorry kak", Ujar Arland tertawa lepas
Sementara suri dan tuan ghupta hanya geleng-geleng kepala melihat sifat kekanak-kanakan Arland..
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
[Lanjut Update tomorrow atau besoknya lagi]