The Old Promise Came True

The Old Promise Came True
TOPCT Eps.74 Seorang Pelayan



~Kediaman Soe (Ayah ibu Arland)


Tuan Anto dan nyonya Revana sudah mengetahui tentang pertengkaran putra dan menantunya itu, mereka sangat mengkhawatirkan keadaan suri yang saat ini sedang berada jauh dari mereka, mereka sangat kasihan kepada anak-anak Arland dan suri yang harus menanggung akibat dari pertengkaran anak-anak nya, namun mereka tidak tau dengan apa yang sebenarnya terjadi


"Pah..aku sangat mengkhawatirkan menantu kita", Ujar nyonya revana duduk gelisah di samping Anto


"Papah juga khawatir mah, tapi kita harus tetap sabar", Ucap tuan Anto menenangkan sang istri


"Aku sangat khawatir pah! ..entah mengapa mamah merasa jika yang pergi bukan cuman suri saja! tapi ada yang lain...", Ujar nyonya revana


"Aku akan mencoba mencari menantu kita mah! ..", Ucap tuan Anto


"Jika kau menemukan suri! sembunyikan ia dari Arland", Ujar tuan revana tegas


Tuan Anto mengganguk..."Ya..itu benar! papah juga ngga akan biarkan Arland bertemu suri lagi! setelah apa yang ia lakukan terhadap istrinya", Ujar tuan Anto dengan tatapan dingin nya


"Aku benar-benar sangat kecewa kepada anak kita! yang akan menikah lagi dengan wanita gaje itu", Ucap nyonya revana


Mereka tidak tau tentang maksud dibalik pernikahan Arland dan Hanna, mereka tidak menyadari jika Sang putra sangat tersiksa karena suri yang pergi dari nya. tapi yang mereka tau hanya lah Jika Sang putra telah menyakiti hati istrinya..


"Oya mah! ...besok papah ada penerbangan ke Daegu, Korea", Ujar tuan Anto


"Emm..baiklah", Ucap nyonya revana


~South Korea (Daegu)


Sonna menemani suri ke rumah yang telah ia sewa, sonna sudah menawarkan suri untuk tinggal bersamanya saja, namun suri yang bersikeras untuk tetap sendiri terpaksa ia harus menurut ucapan bumil ini..


"Kau yakin akan tinggal disini sendiri suri?!", Tanya sonna berusaha membujuk suri lagi


"Iya! aku tidak mau merepotkan siapapun sonna", Ucap suri


"Tapi aku tidak merasa direpotkan suri! apalagi kau sedang hamil saat ini", Ujar sonna


"Aku bisa jaga diri baik-baik kok", Ucap suri tersenyum manis


"Baiklah aku tidak mau berdebat dengan ibu hamil ini!", Ucap sonna mengalah..."Aku akan terus datang kesini dan sesekali aku akan menginap disini bersama mu boleh kan?!", tanya sonna


Suri mengganguk..."Boleh! aku sangat senang jika ada yang bisa menemaniku! asalkan jangan sampingkan pekerjaan mu hanya kerena aku", Ucap Suri


"Ya²..besok aku akan menjemputmu! kita berangkat kekantor bersama-sama", Ujar sonna tersenyum


"Baiklah terimakasih", Ucap suri


"No What-What suri", Ucap sonna tersenyum...."Aku akan pulang!", Ujar sonna


"Aaa..ya hati-hati", Ucap suri memeluk sonna


"Iya! jika ada apa-apa hubungi aku ya", Ucap sonna


"Iya! terimakasih atas bantuan mu sonna", Ucap suri


"No What-What", Ucap sonna menaiki taxi dan melambaikan tangannya kepada suri..."Dahhh aku pulang dulu suri! jaga diri baik-baik aku akan menjemputmu besok", Teriak sonna ketika taxi yang ditumpangi nya sudah mulai berjalan menjauh dari pekarangan rumah sewaan suri


Suri tersenyum dengan tingkah sonna yang seperti anak-anak. ia memilih masuk kedalam rumah dan beristirahat sejenak..



"Aku akan membeli rumah ini saja", Gumam Suri..."Sangat nyaman jika untuk ku dan anak ku ini", Ucap suri mengelus perutnya yang masih rata


"Sayang! maafkan mommy sama Daddy ya! kau harus hadir disaat keluarga kita sedang diujung tanduk", Gumam suri berlalu memasuki rumah


Ketika ia akan menutup pintu tak sengaja ada seorang wanita paruh baya yang menghampiri nya..."Nak", Panggil wanita itu


Suri yang hendak menutup pintu itu pun langsung membukanya..."Eohh bibi siapa?", Tanya suri sopan


Wanita tua itu tersenyum hangat dan memperkenalkan dirinya..."Saya Lee Jung min, rumah ku berada disana", Ucap bik Jung min menunjuk rumah nya yang berada dekat dengan suri


Suri melihat rumah itu dan tersenyum..."Ohh ternyata saya punya tetangga, saya kira tempat ini hanya ada rumah ini dan pohon-pohon disini", Ujar suri tersenyum..."Emm..masuk bik", Ucap suri mempersilahkan Jung min untuk masuk


"Aaa..ya..ya", Ucap Jung min masuk kedalam rumah dan duduk di ruang tamu


"Saya buat kan minum dulu ya", Ucap suri ramah


"Aaa tidak perlu! saya hanya ingin menyapa Tetangga ku", Ucap bik Jung min


"Tidak apa-apa bik", Ucap suri


"Aaa..sungguh tidak perlu nak! aku sebentar lagi akan pulang", Ucap bik Jung min


"Eohh..begitulah bik?!", Ucap suri


"Panggil ibu saya nak", Ucap bik Jung min


"Ehh..i-iya ibu", Ucap suri tersenyum manis


"Ohh ya..tadi aku dengar kau berbicara dengan perut mu! apakah kau sedang hamil?", Tanya ibu Jung min


Suri mengganguk...."Iya ibu! aku sedang hamil", Jawab suri mengelus perut nya yang masih rata


"Ohh..dimana suami mu?", Tanya ibu Jung min


"Suamiku sedang mempertangung jawabkan kewajibannya", Jawab suri menyeka air matanya yang harus mengingat Arland lagi


"Suami mu pekerja keras ya", Ujar ibu Jung min tersenyum hangat


"Iya", Jawab suri singkat


"Dilihat dari tubuh mu! sepertinya kau anak dan istri orang kaya?!", Tanya ibu Jung min


"Iya ayah dan suami saya seorang mafi--", Ucapan suri terhenti ketika ia hendak mengatakan jika keluarga nya adalah seorang mafia


Jung min mengerutkan keningnya mendengar perkataan suri..."Maf apa?!", Tanya ibu Jung min


"Emm..maksud ku seorang Mafioso disebuah rumah mewah", Ucap suri gugup


"Ohh..", Ucap ibu Jung min...."Saya pulang dulu ya! kau baru sampai disini kau pasti lelah", Ucap ibu Jung min


"Aaa.. tidak apa-apa ibu", Ucap suri tersenyum


"Aku pulang dulu ya! jika kau kesepian bisa datang ke rumah ku! jangan sungkan", Ucap ibu Jung min


"Ohh..iya ibu Gomawo", Ucap suri membungkukan setengah badannya


"Nee Cheonman-eyo", Ucap ibu Jung min


Bik Jung min berjalan pulang kerumahnya, sementara itu suri memutus untuk beres-beres rumah setelah itu ia istirahat


~Sementara itu di rumah Arland


Vander Yang sudah pulang bersama teman-teman segera memasuki mansion..



"Woahhh besar sekali rumah mu vander", Puji Roy teman vander


Vander hanya diam, sementara itu Gael dan gio yang satu sekolah dengan vander pun memutuskan untuk ikut bersama mereka datang kerumah vander


"Ini rumah paman ku", Ucap Gael dengan senyum manisnya


"Sudahlah ayo masuk", Ucap vander


"Ayo", Ucap mereka ber bersama-sama


Vander mengajak teman-teman nya untuk pergi keruang tamu dulu, ia melihat Hanna yang sedang duduk bak pemilik rumah pun memutuskan untuk memberikan pelajaran kepada wanita yang telah membuat mommy dan Daddy nya berpisah


Kau duduk seperti seorang ratu, dengan menduduki singgasana ibuku! padahal kau hanya sebatas wanita penghancur hubungan.....Batin vander


"Heyy.. putra tampan ku sudah pulang", Ucap Hanna menghampiri vander


Vander menatap tajam Hanna dengan penuh kebencian, ia tidak pernah di diajari oleh suri untuk menatap tajam wanita namun demi ibunya ia rela melanggar perintah sang mommy ....Cih..wanita penuh drama! ku pastikan kau akan kembali ke tempat semula...Batin vander jijik dengan tingkah Hanna yang sok akrab dengan nya


Hanna yang mendengar pujian dari teman Roy merasa terbang keawan, namun jawaban dari vander membuatnya....


"No Roy..No", Jawab vander


"Tadi dia memanggil mu putra ku", Ucap Roy


"Dia tidak mungkin ibuku! tunggu disini", Ujar vander berlari naik keatas kamarnya


Apa yang akan dilakukan oleh bocah s**kan!?....Batin Hanna


Cantik ngga! tapi perbuatannya sok menawan! dasar nenek lampir! wanita tidak tau malu! muka dua! bermulut tebal dan panjang! dasar perebut milik orang! Senyumnya Alay...Batin gio mengumpat Hanna


Tak lama kemudian vander turun sambil membawa sebuah figura foto seseorang, ia menghampiri teman-teman di susul oleh kedua adik nya


"Vander apa yang kau bawa?", Tanya Zee


"Apakah itu figura vander?", Tanya roy


Vander mengganguk...."Tadi kalian bilang dia ibuku bukan?!", Tanya vander, dan dijawab anggukan oleh mereka kecuali gio dan Gael


Vander menunjuk kan sebuah foto suri yang terlihat sangat manis, dimata siapapun, ia jejerkan foto sang mommy disamping Hanna..


"Perhatian baik-baik", Vander membuka kain yang menutupi foto Suri dan menunjukkan pada teman-teman nya



"Woahhh cantik sekali", Puji mereka


"Ini adalah ibuku! Satu satunya ibuku! yang paling cantik berkuasa dirumah ini", Tekan vander


"Lalu siapa wanita ini?", Tanya Zee


Vander menatap tajam Hanna...."Dia adalah Pelayan disini", Ucap vander menekan salah satu ucapannya


Bocah s**lan kau vander! berani sekali kau mengatakan jika aku adalah pelayan, huhh..lihat saja aku akan membalas mu


POV Arland


Tersenyum bangga....Hebat sekali putra ku...Puji Arland


"Putra anda memang sangat pintar sekali tuan", Ujar Surya yang juga ikut menyaksikan video rekaman dari bik umi yang mengintip dari balik pintu dapur


"Dia putraku!", Ucap Arland bangga


BACK TO VANDER


"Aku calon istri ayah ku vander! otomatis aku adalah ibu mu", Ucap Hanna


"DIAM!!!", Banyak vander... "Daddy ku hanya punya satu istri yaitu SURI ARLAND SOEBANDOYO! dan kau Hanyalah sebatas wanita penghancur hubungan orang lain", Tegas vander menunjukkan wajah Hanna menggunakan jari telunjuk nya


Hanna yang sudah hilang kesabaran membalas perbuatan vander dengan...."Heyy! kau juga bukan siapa-siapa disini! kau hanyalah Anak pungut! Kau bukan nya pemilik resmi dari anak sulung keluarga ini! memangnya kau siapa hahh?! Cih..tidak tau malu kau", Hardik Hanna


"Lebih baik aku menjadi anak angkat dari Daddy dan mommy yang diterima secara lapang dada tanpa ada nya perpisahan diantara mereka! disini semua orang tau Jika kau adalah wanita hina", Balas vander tidak kalah menghardik Hanna


Hanna yang sudah hilang kesabaran sepenuhnya, melayang kan tangan nya hendak menampar Vander, namun sebuah tangan kekar menggantikannya...."Dasar anak s|@L@π kau vander", Bentak Hanna ingin menampar pipi vander


/*Grepp..


/PLAKKK*


Tamparan keras telah didapat kan Hanna, tamparan yang cukup keras membuatnya harus oleng hampir jatuh ke lantai..."Akhhhh pipi ku", Ringgis Hanna


Dan pelakunya adalah...."Berani sekali kau ingin menampar cucuku", Tekan nyonya revana yang baru saja sampai di rumah Arland


POV Revana sebelum datang


"Pah aku mau kerumah Arland untuk menjenguk cucu kita! dan memastikan mereka baik-baik saja", Ujar nyonya revana


"Iya mah!", Jawab tuan Anto


"Papah ngga ikut?", Tanya nyonya Revana


"Nanti! aku ada beberapa pekerjaan yang belum selesai! sebentar lagi juga selesai! kau duluan kesana! nanti papah akan menyusul", Ujar tuan Anto


"Baiklah", Ucap nyonya revana..."Aku kesana duluan ya pah! firasat ku mulai tidak tenang", Ujar nyonya revana


"Iya mah hati-hati dijalan", Ucap tuan Anto


"Iya pah",


BACK TO ARLAND HOME


"I-ibu mertua?!", Ucap Hanna gugup


"Jangan panggil aku sebagai ibu mertua Hanna! aku bukanlah ibu mu", Tegas nyonya revana dengan mata yang sudah menajam


"K-kau salah faham i-bu! d-dia tadi meng---",


/PLAKKK....


"Kau akan bilang jika cucuku yang menghardik mu?!", Ucap nyonya revana


"T--tid--tidak begitu ib--",


"DIAM", Bentak revana


Belum sempat Hanna mengatakan apa yang ingin ia katakan, sudah mendapatkan sebuah hadiah Yang sangat besar, sementara itu vander tersenyum mengejek....Untung tadi malam aku menyuruh nenek untuk kesini.... Batin vander mengejek


"Lebih baik kau pergi dari sini", Ucap nyonya revana


"Tapi aku sedang menunggu Arland", Ujar Hanna dengan wajah polos yang ia gunakan


"PERGI atau KU SERET kau keluar dari rumah ini", Tegas nyonya revana


Dengan perasaan kesal, marah, dan Malu yang bercampur aduk menjadi satu, ia ambil tas dan membawa tubuhnya untuk keluar dari rumah Arland


Setelah Hanna pergi, revana memeluk vander...."Kau tidak apa-apa kan sayang", Ujar nyonya revana


"Aku tidak apa-apa kok nek", Jawab vander


"Tenang sayang! kakek sedang mencari mommy kalian", Ucap nyonya revana


"Serius nek?!", Tanya mereka


"Yess...Kakek akan segera menemukan mommy kalian", Ujar revana


"Aku sangat menyayangimu nek", Ucap vander dan Ailey


POV ARLAND..


"Huftt..untung saja nyonya besar segera datang tuan", Ujar Surya


"Dia telah melewati batas! ketika hari pembalasan! ia akan mendapatkan hadiah dari perbuatannya", Ucap Arland dengan sorot mata tajam


"Arland...", Panggil seorang wanita dengan wajah berantakan


"Kau?!",


****


{Continued}


Mau tak singkat aja dehhh..


biar cepet menuju S2 yang singkat, padat, dan jelas dan END


Bogosipoyo guys✌️😊