The Old Promise Came True

The Old Promise Came True
TOPCT Eps.75 Kejujuran



"Arland", Panggil seorang wanita dengan wajah berantakan


"Kau?!",


Berjalan kearah Arland dan bersujud..."Arland! hikss...Maafkan saya", Ucap wanita itu dengan sesegukan


"Kau kenapa yokka??", Tanya Arland bingung


"Hidup ku tidak tenang setelah melakukan sebuah dosa besar kepada suri dan dirimu hikss", Ucap yokka


Dosa? yahh..yokka memilih untuk jujur kepada Arland setelah putri nya kembali kedalam pelukannya, ia sungguh di hantui oleh rasa bersalah terhadap suri dan Arland, ia tidak sanggup jika harus menjadi pedang wanita iblis itu


"Apa yang kau katakan?", Tanya Arland mengerutkan keningnya


Yokka berdiri dan menatap sendu Arland...."Hikss.. sebenarnya.....", Yokka terdiam sejenak dan mengatur nafasnya


"Sebenarnya apa yokka?? katakan!!!", Tegas Arland yang sudah dibuat penasaran oleh nya


"Sebenarnya..hikss...", Yokka gemetar takut jika Arland akan membunuhnya! namun sebuah genggaman tangan hangat yang di berikan oleh Arka


Yokka menatap Arka dengan mata sembab nya, jujur ia merasa tenang ketika Arka memegang nya dengan sangat lembut...


"Kau!?", Arland sedikit terkejut melihat Arka yang bersama dengan yokka ditambah Arland yang nampak memegang tangan yokka


Arka memberikan kode kepada yokka untuk tenang dan pelan-pelan untuk menjelaskan nya...."Aturlah nafas mu dengan tenang! ingat kau ingin menegakkan kebenaran dengan mengatakan sebuah kejujuran", Ujar Arka dengan lembut menatap yokka dan tersenyum padanya


"Sebenarnya ada apa ini?!", Tanya Arland semakin tidak mengerti


"Arland", Panggil yokka setengah Gemetar...."Sebenarnya hikss..yang membuat mu tertidur dan menciptakan sebuah keretakan di dalam hubungan mu dan suri", Jujur yokka menunduk...."Aku..hikss... yang telah menaruh obat tidur kedalam makanan mu sebelum suri membawanya kekantor mu", Ucap yokka dengan tangan yang sudah gemetar


Dada Arland yang awalnya tenang kini berubah naik turun, memompa darah dengan cepat, dan menghembuskan nafas dengan kasar dan penuh dengan kebencian, sorot mata yang tajam nan merah membuat siapapun yang menatapnya seakan melihat malaikat maut berwajah polos, namun kejam di dalam, wajah yang terlihat kalem dan Quiet type tak menjamin orang itu berhati lembut nan hangat..


"Tapi ia melakukan itu karena terpaksa! Hanna menyandra putri nya yaitu Yolla yang dijadikan sebuah ancaman kejam dari Hanna! jika yokka tidak melakukan itu! ia akan membunuh anaknya! setidaknya kau berfikir bagaimana jika kau memiliki putri dan anak mu itu sedang diculik?! apa yang akan kau lakukan! sementara kau diberikan 2 pilihan saja yaitu antara nyawa Putri mu aman atau mati dengan tidak mau menuruti orang iblis itu", Ucap Arka panjang lebar


"Maafkan aku! hikss..aku tau aku salah!....tapi aku hanyalah seorang ibu yang tidak ingin kehilangan anak satu-satunya", Ucap yokka menyeka air matanya


"Kau tau?!........ perbuatan mu bisa saja aku balas dengan kematian jika kau melakukan nya bukan atas dasar menyelamatkan anakmu", Ucap Arland berusaha tenang


"K-kau tidak marah??", Tanya yokka


"Marah?? untuk apa marah? kemarahan ini harus aku pendam sampai hari dimana tangan ku mengacak-acak nyawanya", Tekan Arland lalu berjalan pergi keluar dan pulang kemansion


"Hikss.... Syukurlah tuan Arland tidak menghabisi ku hikss...", Lirih yokka tertuduk dilantai


Arka berjongkok dan memeluk yokka dengan hangat...."Bersyukur lah! kau tau! Arland jauh lebih menyukai seseorang yang berbuat salah dengan nya langsung berkata jujur padanya!", Ujar Arka


Yokka mengganguk...."Terimakasih kau telah meringankan beban ku! seandainya saat itu kita tidak bertemu! mungkin keberanian ini tidak akan pernah datang", Ucap yokka


~2 Bulan yang lalu


"Hikss....Aku berdosa.....hikss....tangan ku kotor.....hikss.... hidup ku kejam", Lirih yokka berada disebuah ruangan gelap


/Takk..


Suara sepatu yang yang memukul lantai dengan iringan sebuah kaki kekar berjalan melewati ruangan gelap, tubuh nya yang awalnya bertujuan untuk ke ruang lain, justru tertuju dengan sebuah ruangan yang gelap dan sunyi, bukan!! bukan sunyi, namun bersuara tangisan rasa kebersalahan...


"Hikss....hikss....hikss...",


Berhenti....Siapa yang menangis? Apakah ada hantu nyata di dunia ini?....Batin seorang pria dengan wajah tampan nya


"Hikss....Aku salah....hikss ...aku benci kehidupan ku hiksss ...ayah ibu.. kalian hikss ..tidak pernah mengajari ku semua ini! hikss..aku sungguh telah melanggar sesuatu yang telah kalian larang kepada ku! hikss...namun salahkah aku melakukan itu dengan niat ingin melindungi putri ku?!", Lirih yokka menangis


Tangisannya semakin jelas saja sihh!....Batin seorang pria


"Apa suaranya dari sini??", Gumam pria itu


Dengan perlahan tapi pasti, ia tarik kebawah ganggang pintu dengan hati-hati, pistol?! ya....ia ambil pistol yang selalu ia bawa untuk berhati-hati dari Serang musuhnya


/Ceklekk...


Siapa itu??....Tanya nya didalam hati


"Tunggu! pantes ngga ada yang jawab kalau aku tanya nya didalam ginjal Ehhh..hati maksud ku", Ucap pria itu


Ia tak sengaja melihat seorang wanita sedang terduduk lemas dilantai yang dingin....."Maafkan aku...hikss .. maafkan aku suri! .....", Ucap yokka


/Deg...


Suri?! kenapa orang itu memanggil suri??", Batin pria itu


"Aku terpaksa memisahkan kalian demi keselamatan nyawa anak ku! hikss ...", Ucap yokka


Apa?? jadi dia adalah dalang dibalik perpisahan Chagi dan Arland?!.... Batin pria itu


"Aku terpaksa melakukan! hiksss....wanita iblis itu telah menjadikan putriku sebagai pengendali ku", Ucap yokka


/Dorr..


Satu tembakan melesat melewati yokka, ia yang sedang terduduk sedih terjingkat kaget, sontak saja ia segera bangun dari duduknya dan melihat sosok yang ingin menembak nya


"S-siapa kau??", Tanya yokka Gemetar


"Katakan apa hubungan mu dengan adik ku?", Tanya Arka


"Siapa kau?? adik siapa?", Tanya yokka


"A-aku hanya me-melakukan nya demi putri ku" Ucap yokka


"Katakan apa ya terjadi?!", Bentak Arka menatap tajam yokka


"Hikss....Aku terpaksa....", Ucap yokka menutup wajahnya dengan kedua tangan nya


"Terpaksalah kenapa??", Tanya Arka


"Terpaksa karena.......", Yokka menceritakan segalanya kepada Arka


Arka terkejut dengan penuturan yokka, ia mengepalkan tangannya hingga memerah....Jadi dibalik pertengkaran Arland dan chagi! disutradarai oleh Hanna??..... Batin Arka


"Aku sangat takut jika Arland akan membunuh ku dan putri ku", Ucap yokka ketakutan


"Sejujurnya! kau akan mendapatkan hukuman kejam dari Arland jika tak mau mengakuinya", Ujar Arka


"Maksudnya?", Tanya yokka


"Kau jujurlah kepada Arland! sebaiknya kau jujur sebelum Arland mengetahui nya sendiri", Ujar Arka


"Aku tidak sanggup", Ucap yokka


"Aku akan membantumu", Ujar Arka


"Terimakasih",


~Back To sekarang


_


~Daegu Korea ( Night )


"Huhhhh...capek sekali", Keluh suri mengusap keringat nya


Ia mengelus perut nya dan berkata..."Anak mommy! jaga diri baik-baik ya sayang! mommy sayang pada mu", Lirih Suri tersenyum


/*Tokk...


/Tokk*...


"Sebentar", Ujar suri


/Ceklekk...


"Hayy suri", Sapa sonna tersenyum


"Kau datang lagi?? ditengah malam begini?", Tanya suri


"Heheh..aku sangat kesepian dirumah! jadi aku kesini saja! menginap bersama mu", Ucap sonna


Suri tersenyum..."Baiklah ayo masuk! aku baru saja membersihkan rumah ini", Ujar suri menaruh sapu


"Kau tidak capek??", Tanya sonna


"Sedikit", Jawab suri


"Kalau capek jangan bekerja keras suri! kasihan kan anak mu kecapean", Ujar sonna


"Iya aku tau! tenang aja aku kuat kok", Ucap suri tersenyum


"Kau memang wanita sekuat baja suri", Ujar sonna


"Butuh tenaga besar untuk nyaman tanpa adanya sebuah dekapan dari orang yang ku sayang", Ucap suri


"Tenang lah ada aku! aku janji akan selalu menemani mu sampai kapanpun!", Ujar sonna


"Terimakasih sonna",


"No What-What", Jawab nya


"lebih baik kita istirahat dulu yuk", Ajak sonna


"Aaaah ya..ayo",


*****


{Continued}


*Buat cerita susahnya minta ampun...


Tapi banyak yang salah tanggap jika bikin cerita itu gampang!


Butuh otak dan jempol yang strong..


Udah ahh ngantuk..


Mo tidur dah malem...


See you reader's 🤞😁*


Reader's bogosipoyo 🙂