
Hari ini mereka tampak menikmati makan malam bersama dengan suasana baik dan tenang.
Di depan orang tua mereka Reyfan dan Anita tampak kompak dan tersenyum bahagia,namun nyatanya mereka sedang ribut di belakang.
"Kau benar-benar masih marah denganku?"
"Istri mana yang tidak marah melihat suaminya berciuman dengan wanita lain di belakang!"
"Jadi kau cemburu?"Reyfan malah terlihat tersenyum kecil menatap wajah masam istrinya itu.
"Bodoh kah kau bertanya seperti ini?"Anita terlihat semakin marah. Bahkan ia ingin sekali mengusir suaminya dari atas ranjang.
"Iya sayang, maaf aku tahu aku salah. Tapi jujur saja, melihatmu seperti ini sangat membuatku senang"
Senyuman kecil mulai terlihat di wajah Reyfan yang tampan itu.
Matanya juga terlihat berkaca-kaca.
Apa yang dia lakukan?, kenapa dia malah terlihat akan menangis.
Anita justru menjadi bingung sendiri.
Ia juga terlihat memasang wajah heran menatap suaminya.
Tapi kali ini suaminya terlihat serius sekali saat berbicara.
"Apa yang membuatmu senang?"
"Kau tahu,dulu kita selalu bersikap seperti orang asing. Kita saling menyukai tapi kita juga saling cuek satu sama lain.
Seolah-olah kita bersikap bukanlah pasangan suami istri. Kau selalu bersikap tidak cemburu saat aku bersama mantanku. Begitu juga sebaliknya,aku selalu berusaha bersikap untuk tidak cemburu saat kau bersama dengan Zayn.Sebenarnya kita ini saling mencintai kan?"
"Kenapa ini terdengar begitu rumit sih,aku benar-benar tidak ingin ingat semua itu"
"Semua ini berawal dari aku sendiri. Kita menikah karena kita sudah di jodohkan sejak kecil oleh kedua orang tua kita. Awalnya aku menolak karena aku sendiri sudah memiliki kekasih. Tapi aku tetep saja mau menikah denganmu. Dan setelah pernikahan berlangsung pun aku masih terus berhubungan dengan mantan ku, karena aku masih mencintainya, sehingga membuatmu benci dan terluka. Dan pada akhirnya yang ku ingat terakhir kali sebelum kau kecelakaan,kau benar-benar menyukai Zayn, apakah itu benar?"
"Aku benar-benar tidak mengerti apa yang kau katakan. Semua perkataan mu membuatku sangat pusing. Tapi setelah mendengar itu semua aku tahu apa yang aku rasakan saat itu. Tapi wajarlah jika aku tertarik kepada orang lain untuk mendapatkan pelampiasan"
"Apa!, pe..pelampiasan?. Berarti kau dengan Zayn hanyalah untuk pelampiasan saja kan waktu itu?"
"Cihh,mana aku tahu. Memang aku mengingatnya?,jika dia tampan apa boleh buat jika aku sungguh menyukainya. Kalau gitu pertemukan aku dengannya besok!"
"Tidak!,aku tidak mau"
"Harus!,aku ingin bertemu dengannya besok!"
"Tidak boleh!,aku melarang mu untuk bertemu dengannya!"
"Kenapa?, kenapa kau melarang ku untuk bertemu dengannya?,kau cemburu?"
"Sebenarnya aku melarang mu untuk bertemu dengannya. Namun apa boleh buat. Besok kau memang di undang untuk konferensi pers perusahaan, karena banyak publik yang menanyakan tentang kabarmu,dan tentunya ada kehadiran Zayn juga di sana, tapi baiklah jika ini mau mu. Akan aku izinkan kau mendatangi konferensi pers kantor besok. Asalkan kau berjanji kepadaku untuk tidak berdekatan lagi dengannya"
"Aku tidak mau janji, sebelum aku mengingat semuanya!"Anita langsung menarik selimutnya dan terbaring di atas tempat tidur dengan nyaman.
-------------
Anita terlihat sibuk merapikan diri dan berdadan.
Ia terlihat sangat elegan dan glamor sekali dengan gaunnya yang berkilauan.
Membuat paras dan bentuk tubuhnya yang ideal terlihat sangat cantik dan indah sempurna.
Ini terlalu berlebihan untuknya,aku tidak ingin kecantikannya di pamerkan ke publik.
"Kau memakai baju ini?.."
"Hem,kenapa?"
"Bisakah ganti baju,ini tidak cocok untukmu"
"Sorry,aku tahu mana yang bagus dan mana yang tidak untukku,jadi komentar mu itu tidak ada gunanya, lagian ini acara besar kan,baju ini sangat cocok untuk acara itu."
Cihh,dia benar-benar kembali seperti yang dulu, sudah mulai galak dan menyebalkan.
Para wartawan tampak sibuk berlomba-lomba untuk menangkap berita dan berbagai informasi terbaru.
Kehadiran para model terkenal dan orang-orang ternama juga terlihat di potret dari berbagai arah.
Pertanyaan-pertanyaan seputar kehidupan mereka juga banyak di tanyakan di mana-mana oleh wartawan, namun mereka memilih untuk menghiraukannya.
Dari satu arah terlihat Reyfan dan Anita yang baru saja turun dari dalam mobil.
Para wartawan dan reporter TV tampak berebut untuk mengambil alih pekerjaan mereka dengan cepat.
Memotret dan merekam video maupun suara adalah keahlian mereka sepenuhnya.
Anak buah Tuan muda berusaha untuk melindungi majikanya itu sambil memberikan jalan dari kerumunan wartawan menaiki podium konferensi pers.
Banyak sekali pertanyaan-pertanyaan yang di ajukan oleh para wartawan dan reporter,namun keduanya masih tetep bungkam dan memilih untuk diam.
Setelah naik ke podium Reyfan terlihat langsung angkat bicara ke depan publik tanpa basa-basi.
Tentunya ada kehadiran Sintya dan Zayn juga di situ. Mereka tampak menatap keduanya dengan serius.
"Maaf untuk sebelumnya. Sebelum saya berbicara tentang Anita, saya akan memperkenalkan kepada kalian semua tentang siapa sosok Anita yang selalu berada di samping saya. Mungkin banyak pertanyaan yang timbul dari para karyawan dan rekan kerja lainnya yang belum mengetahui hal sebenarnya tentang Anita. Dia ini bukan hanya seorang model milik perusahaan Febri Cho Company City. Namun dia ini adalah istri saya, makanya selama operasi kerjasama perusahaan harus ada izin dari tangan saya untuk menjalani kontrak"
"Ohh pantas saja kedekatan mereka tampak aneh dan dekat sekali"Begitulah gerutu orang-orang kantor yang belum tahu atas hubungan keduanya.
Reyfan!, beraninya dia mempublikasikannya ke publik, bukankah dia sudah berjanji untuk tidak menganggapnya dan mencintainya. Tapi sekarang apa?, brengsek!.
Sintya tampak begitu masam sambil mengepalkan tangannya menatap keduanya di atas podium.
Sementara Zyan hanya bisa terdiam dan menatap mereka dengan datar.
Sudah lama aku tidak melihat Anita,dia terlihat dekat sekali dengan Reyfan. Tapi kenapa dia tidak bisa di hubungi akhir-akhir ini, bahkan untuk membahas tentang kontrak kerja pun sangatlah sulit.
"Sejak kapan kalian menikah Tuan muda?, kenapa tidak di publikasikan ke publik?"
"Kenapa akhir-akhir ini Nona Anita tidak mengikuti ajang pengiklanan dan bahkan ada banyak pengajuan kontrak yang di tolak olehnya Tuan muda?"
"Apakah benar ada rumor kepergian kalian kemaren untuk berbulan madu?"
Begitulah pertanyaan yang pastinya banyak di pertanyakan oleh wartawan dan reporter TV.
"Sebenarnya bukan dia yang menolak kontrak kerja tapi saya, waktu kita berpergian keluar kota dia mengalami kecelakaan hingga membuatnya hilang ingatan sampai sekarang. Jadi untuk itu mohon pengertiannya dan istriku juga butuh waktu untuk pulih serta istirahat dengan cukup"
"Bisa di jelaskan bagaimana kronologi kecelakaan yang Nona alami Tuan muda?"
"Ada dalang di balik semua ini,dan secepatnya ini pasti akan terungkap,aku berjanji tidak akan memaafkan orang yang benar-benar sengaja untuk mencelakakan istriku"