Say You Love Me

Say You Love Me
Perintah Sintya



"Apa!,Nona Anita istrinya Tuan muda?"


"Iya,dia sebenarnya istrinya Reyfan. Hanya saja Reyfan menyembunyikannya dan bilang Anita adalah model dari perusahaannya, karena sebenarnya ia tidak ingin identitas mereka terbongkar kalau mereka suami istri"


"Bagaimana bisa begitu?,apa yang mereka sembunyikan. Mereka sama-sama dari golongan orang konglomerat kan"


"Mereka di Jodohkan sewaktu Reyfan pulang dari luar negeri bersamamu ku. Dan Reyfan adalah kekasihku, wanita itu telah merebutnya dariku, aku merasa tidak terima itu"


"Lalu apa tujuanmu mengadakan pertemuan ini?, adakah hal penting yang harus di bicarakan?. Atau ada projek besar lainnya?"


"Aku ingin kau membuat Anita semakin terkenal dan semakin jauh dari Reyfan. Sebagai seorang produser kau pasti tahu bagaimana cara yang harus kau lakukan. Atau bisa saja kau jebak Anita dengan Zayn agar mereka terus bersama!"


Di ruangan ini terdapat tiga orang yang sedang serius mengobrol di sofa.


Bahkan menjadi empat orang setelah datangnya makeup artis yang baru masuk ke ruangan itu.


Sepertinya Sintya juga akan melakukan jadwal pemotretan hari ini.


"Tapi kita tidak ingin bertindak sampai sejauh itu Nona. Lalu bagaimana jika Tuan muda Reyfan mengetahui hal ini?,ia pasti akan memutuskan kerjasama kontrak dengan kantor kami"


"Kalian tenang saja, Reyfan sangat mencintai ku,ia tidak menyukai istrinya. Jika kalian berhasil melakukan hal ini dan aku dapat hidup bersama Reyfan, aku pastikan akan membuat kantor kalian semakin jaya lagi "


"Tapi tidak mungkin jika Tuan muda tidak menyukai Nona Anita. Dia sangat cantik dan manis,ia bahkan sangat menawan dan anak dari pemilik perusahaan besar Bahara Sanjaya group, mereka juga terlihat sangat cocok"


"Hey,tutup mulutmu!. Beraninya kau mengatakan hal itu di depanku, apalagi sampai memujinya!"


Uppss.., maaf Nona aku lupa kalau aku sedang berbicara denganmu!


"Tapi sepertinya tanpa anda menyuruh kami dan membayar pun Nona Anita memang dilahirkan sebagai calon bintang, buktinya banyak sekali yang menyukainya dan ngefans padanya"


"Diam!,bikin dia tambah sibuk lagi!. Aku ingin ia semakin terkenal dan lebih jauh lagi dari Reyfan.


"Baiklah, akan aku lakukan sebisaku, tapi apa jaminannya Nona?"


"Tenang saja,aku pasti akan membuat hidupmu mengalir uang terus"


"Lalu bagaimana dengan performa anda sebagai seorang model?, bukankah akan semakin menurun karena Nona Anita yang lebih unggul nantinya"


"Aku tidak peduli, yang terpenting bagiku sekarang adalah Reyfan kembali kepadaku dan menjadi milikku seutuhnya!"


-------------


Jadwal kepergian mereka hari ini sudah selesai.


Entah kenapa mood Reyfan sejak tadi tidak ceria.


Ia bahkan terlihat murung dan masam saat perjalanan pulang.


Anita sebisa mungkin bersikap cuek kepadanya.


Setelah masuk ke kamar hotel Reyfan malah terlihat duduk di kursi dan meja kecil yang ada di kamar hotelnya itu.


Ia terlihat sibuk menatap layar leptopnya.


"Fan kau tidak ingin mandi dulu sebelum bekerja?"


"Kau mandilah dulu!, sehabis ini aku pasti akan mandi"


"Iya sudah baiklah"


Aneh sekali, biasanya ia selalu mandi dulu jika akan mengerjakan sesuatu.


Anita akhirnya mandi terlebih dahulu.


Sementara Reyfan sedang melihat-lihat data-data perjalanan karir istrinya di leptopnya itu.


Melihat semua foto yang di unggah di media sosial membuatnya geram.


Terlebih melihat keduanya yang sangat romantis bak pasangan suami istri.


Mereka terlihat sangat cocok, cantik dan menawan.


Bisa gak sih Anita syuting iklan sendirian!


Kenapa harus dengan lelaki itu?, dasar menyebalkan!.


Reyfan kemudian terlihat sibuk menelfon seseorang, sepertinya pikirannya terganggu dengan profesi istrinya saat ini.


"Masih berapa banyak kontrak iklan yang harus Anita bintangi?"


"Beri tahu produsernya untuk menghubungiku,aku harus berbicara dengannya!"


Panggilan pun berakhir begitu saja olehnya.


Tak lama istrinya sudah keluar dari kamar mandi, tercium aroma wangi semerbak harum satu ruangan karena kehadirannya.


------------


Reyfan juga mandi.


Kini ia sudah selesai juga dari mandinya.


Kemudian setelah berganti pakaian duduk di atas ranjang bersanding dengan istrinya yang sedang asik menatap TV.


"Kapan jadwal pemotretan dan syuting iklan mu lagi?"


"Mungkin sehabis pulang dari bulan madu ini aku akan langsung syuting dan pemotretan besoknya"


"Kau sangat menyukai pekerjaan ini?"


"Iya tentu saja, berkat Zayn juga"


Reyfan terlihat langsung mencengkeram sprei ranjang dengan kesal.


"Aku ingin kau berhenti dari pekerjaan itu!"


"Apaan si Fan, ada-ada saja,kau salah minum obat apa?"


"Aku tidak ingin kau sibuk dengan pekerjaan mu Anita,aku ingin kau menjadi istriku dan melayaniku sepenuhnya!"


"Cih, haha...,kau sedang berbicara apa Reyfan?, bagaimana bisa aku bersikap menjadi istrimu sepenuhnya jika kau masih memiliki wanita lain di hatimu,kau mengerti itu?"


"Aku tahu itu,tapi aku akan mencoba melupakannya untukmu"


"Hah?"Melihat raut wajah suaminya yang begitu serius justru membuat Anita tertawa."Haha..kau ini sedang berbicara apa Fan? aku tidak percaya itu, bukankah dia kekasih sehidup semati mu?"


"Aku sedang serius Anita!,kau dengarkan aku!, kenapa kau tertawa?"


"Iya bagaimana bisa aku tidak tertawa jika sikapmu tiba-tiba aneh begini.Aku sudah terbiasa dengan yang sebelumnya Fan"


"Maksudmu?"


"Jangan memaksakan dirimu untuk mencintaiku Reyfan, karena aku juga sudah menerimanya jika kau ingin bersama Sintya suatu saat nanti!"


Anita terlihat menarik selimutnya santai untuk istirahat.


Ia terlihat santai sekali mengatakannya.


Seolah-olah perasaan untuk Reyfan sudah tidak ada lagi di mata suaminya.


Apa yang ia katakan?,dia sudah tidak memiliki perasaan lagi denganku?,dia mengikhlaskan ku begitu saja hah?


"Kau tidak mencintaiku lagi?"


"Tentu saja tidak, sudah ada penggantimu Reyfan,kau senang kan?, lagian aku lelah mencintaimu terus!"


"Aku serius Anita!,jawab pertanyaanku dengan benar, jangan asal bicara!"


"Aku serius Fan,apa aku terlihat bercanda?, kemana kau selama ini hah?, sudah cukup semuanya sampai di sini!"


"Lalu apa arti bulan madu ini Anita?, tidak adakah artinya di matamu?"


"Cihh,apa artinya?, aku tidak pernah merasakan bulan madu sebelumnya, jadi biasa saja, hanya berkeliling dunia dan berjalan-jalan,ya kan?"


"Akan aku kasih tahu seberapa indahnya bulan madu!,kau menginginkan semua itu kan?"Reyfan sudah menyeringai. Ia semakin mendekat ke arah Anita dan memojokkannya di atas ranjang.


"Kau mau apa Fan?"Anita tampak tegang dan memerah mukanya


"Haha..., baru begitu saja kau sudah hampir kebakaran, bagaimana kalau aku melakukannya Anita?"


Reyfan hanya meledeknya, ia langsung ikut menarik selimutnya dan mencoba untuk tidur.


Melakukan apa maksudnya?,apa yang akan dia lakukan?, menyeramkan sekali!.


Sebenarnya Reyfan ingin sekali menciumnya tadi, namun karena rasa kesal yang masih menyelimutinya membuatnya menahan diri..