S

S
Kembali bertemu



kepitu


Sebuah resturant kota seoul


"sekretaris Li dimana perusahaan kim....kenapa lama sekali...apa mereka tidak disiplin....waktuku begitu berharga!!."


kepitu


Sebuah resturant kota seoul


"sekretaris Li dimana perusahaan kim....kenapa lama sekali...apa mereka tidak disiplin....waktuku begitu berharga!!."bentak ray sambil berdiri hendak beranjak pergi


"Tunggu Tuan ..."teriak alisa kepada ray.


Ray yang mendengar teriakan begitu keras,lalu membalikan badannya ke sumber suara.


Alisa yang berdiri sambil menatap punggung yang hendak berbalik itu dengan rasa penasaran,siapa CEO perusahaan itu,apa dia begitu dingin,sampai melihat punggungnya pun terasa dingin.


"Apa...kamu!!!"teriak alisa dan ray kompak.


"Kamu?"ucap mereka bersama.


"Kamu duluan"suruh ray kesal karena terus bersama.


"Rupanya kamu CEO menyebalkan itu tuan triplek!!"alisa meremehkan ray.


Alisa berjalan mendekati ray.


"Sungguh kebetulan nona Kim"sapa ray sambil tersenyum miring.


"Kesialankupun akan tiba tuan!!"decak alisa sambil melotot dan mendekatkan wajahnya ke Ray.


"Kau masih berani!!"sentak ray.


"Cih..."alisa sambil memalingkan wajahnya.


Para sekretaris mereka yang melihatpun terkejut melihat dua orang yang dingin dan cuek ini sedang berdebat.


Apa mereka jodoh!!!


"Tuan maaf menyela waktu kita tinggal sedikit!"sela sekretaris kim pada atasannya Ray.


"Kalau begitu kita pergi saja!"jawab ray santai.


"Tapi tuan perusahaan kita membutuhkan investasi dari perusahaan kim".jekas sekretarisnya sopan


"Yayaya enyahlah kalian dari hadapanku!!"sentak alisa.


Sejak kapan alisa yang polos jadi kasar dan dingin.itu semua karena didikan dari ayahnya.dia menjadi perempuan yang kejam dingin dan tidak berperasaan.tapi sifat sederhananya masih ada.


"Nona alisa kim...maaf aku sudah tidak sopan".


"Heh...ray...ray...aku mau kau memohon kepadaku!"remeh alisa.


"Apa maumu alisa!"tanya ray sebal.


"Aku mau kau jadi kekasihku!"singkat alisa.


"Gila!!"


Kini mata ray menatap tajam wanita cantik didepannya sorotan matanya bagai serigala yang siap menyantap mangsa.


"Shitt!!!....kenapa kau mau aku jadi kekasihmu,bukankah kau membenciku,ohh kau cinta padaku kan dengan wajah tampanku ini."omel ray panjang lebar.


"Narsis!!"decak alisa sebal.


Kedua sekretaris yang melihatnya tersenyum.melihat atasan mereka yang konyol.tidak seperti biasanya.


"Jelaskan apa maksudmu alisa!!!"bentak ray.


"Aku tidak mau dijodohkan...jadi aku perlu kau...sebagai gantinya aku bersedia membantu perusahaanmu."jelas alisa


"Aku menolak!!"ray hendak berdiri.


"Tuan...."cegah sekretaris ray.


"Cukup kita batalkan saja".


"Hahahahaha......aku suka dirimu yang seperti ini ray!"alisa tertawa menang


"Kau permainkan aku ya gadiss!!"ray mendekatkan wajahnya pada wajah alisa.


"Jauhkan wajahmu ini dari wajah cantikku!!!"cletuk alisa sabil mendorong jidat ray dengan telunjuknya.


"Beraninya kau bersikap seperti ini!!"bentak ray.


Cup!!


Ray mencium bibir raisa tapi lama kelamaan menjadi lumatan ray menjelajahi isi dari mulut alisa.Manis!!.


Plak!!


Alisa menampar pipi ray dan mengigit bibirnya.


"Kau!!!"ray marah tak terkontrol lagi.


"Ikut aku sekarang"ray menarik tangan alisa kasar.


"Hai kau mau bawa aku kemana!!...sudah mencuri ciuman pertamaku shit!!!."alisa berdecak sebal.


Ray yang mendengar ucapan ciuman pertama sontak menghentikan langkahnya dan menoleh pada alisa.


"Kau serius ini yang pertama!!aku bangga terimakasih!!!"ray tersenyum miring seperti ada ada.


"Ha???"alisa nampak dibuat binggung dan berusaha mencerna perkataan ray.


"Aku setuju menjadi kekasihmu sayang!!"ucap ray percaya diri.


"Aku batalkan...aku berubah pikiran maaf ya tuan!!!"alisa selalu membuat ray kesal dengan ucapan yang dia keluarkan.


"Siall!!!!kau memang perlu dihukum!!!....