S

S
Empat Pemimpin



Jasad laki-laki berbadan kekar beserta kelompoknya sama sekali tidak terlihat. Tubuh mereka terbakar hangus oleh ledakan dahsyat tersebut


Sedangkan Tian Yun masih berdiri agak sempoyongan dengan kedua mata yang terpejam


"Yun'er!. Yun'er!!. Sadarlah!!." She Zu berusaha menyadarkan Tian Yun karena Spirit milik Tian Yun sudah hampir memakan habis kesadarannya


Tian Yun samar-samar mendengar She Zu memanggilnya. Dia menggeleng-gelengkan kepalanya beberapa kali


Salah satu matanya terbuka. Akan tetapi penglihatannya masih tidak terlalu jelas. Kepalanya juga terasa sangat berat dan pusing


"Gu, guru, apa yang terjadi?." Ucapnya lemas. Tubuhnya masih saja sempoyongan


"Cepat pergi dari sini!!." She Zu semakin panik karena dia sudah merasakan adanya energi yang sangat besar dari keempat arah yang mendekat ke tempat mereka


Tian Yun mulai melangkahkan kakinya yang terasa sangat berat. Dia terus berjalan meninggalkan tempat itu


Keempat pemimpin yang sedang terbang ke Pegunungan Bintang Ungu dibuat tercengang setelah melihat kerusakan yang terjadi


Mereka semua saling menjaga jarak satu sama lain untuk menghindari kejadian yang tidak diinginkan


Xie Bei tertawa, "Sudah lama kita tidak saling berkumpul seperti ini?!." Tatapannya terlihat tajam


"Tidak biasanya Ratu Mei Hina mempedulikan kejadian seperti ini?!." Seru Pemimpin Kerajaan Tianshi, Raja Shi Yewan


Mei Hina sama sekali tidak menghiraukan ucapannya. Dia membalikkan badannya hendak meninggalkan tempat itu


Shi Yewan merasa sangat di rendahkan oleh Mei Hina. Aura api mulai menyelimuti tubuhnya


Mei Hina yang sudah hampir meninggalkan tempat itu segera menghentikan langkahnya


"Apakah karena kau berhasil membuka bintang ke sebelas dan aku akan takut terhadapmu?." Ucap Shi Yewan kesal


Wujud singa keluar dan langsung mengaum dengan sangat keras. Memberikan tekanan kuat kepada Mei Hina


Tidak ada pergerakan yang dilakukan oleh Mei Hina sama sekali. Akan tetapi, tekanan yang diberikan oleh Shi Yewan tak membuat Mei Hina tergeser satu inci pun


Aura berwarna ungu muncul disekitar Mei Hina. Sosok Dewi yang hanya setengah badan muncul setelahnya


Wujud sang Dewi membuka matanya bersamaan dengan Mei Hina yang membalikkan badannya


Tekanan yang sangat kuat terjadi. Pemimpin Kota Sanctuary dan Raja Xie Bei buru-buru meninggalkan tempat itu karena dia tidak ingin mencari masalah dengan Kerajaan Shuanghei


"Kalau begitu, akan kutunjukan apa itu kekuatan yang sebenarnya!!."


Tekanan yang keluar semakin besar. Shi Yewan menyilangkan kedua tangannya untuk menahannya


Terlihat retakan di tubuh singa miliknya. Shi Yewan terpental jauh setelah Spiritnya hancur sepenuhnya


Wujud Dewi yang merupakan Spirit milik Mei Hina menempelkan telapak tangannya yang dirapatkan tepat di depan dadanya


Mei Hina menatapnya dengan sangat angkuh, "Sampah!!."


Dia membalikkan badannya lalu melesat, meninggalkan tempat itu karena tidak ada apapun yang bisa menarik perhatiannya. Akan tetapi, dalam hati dia masih penasaran dengan aura dan tekanan yang familiar baginya. Itu terasa seperti milik Shen Yuan. Akan tetapi lebih lemah


Shi Yewan yang terpental hingga menghantam tanah berusaha untuk duduk. Dia menggertakan giginya, "Dasar Wanita jal*ng!!. Lihatlah pembalasan dendamku nanti!!."


Dengan penuh rasa kesal di hatinya, dia melesat dan kembali ke Kerajaan Tianshi


Tian Yun sedari tadi sebenarnya belum pergi terlalu jauh dari tempat kejadian. Dia masih bersembunyi di balik bongkahan batu besar yang saling berhimpitan


Beruntung kekuatannya hampir sepenuhnya habis. Sehingga, para pemimpin sama sekali tidak bisa merasakan aura kekuatannya


She Zu menghembuskan nafas lega, "Akhirnya mereka pergi juga!!."


Tian Yun tiba-tiba saja merasakan rasa sakit yang luar biasa di sebagian tubuhnya. Rasanya seperti terbakar, tertusuk, dan rasa sakit aneh


Tian Yun melempar topengnya setengah wajahnya dan jubah hitamnya. Kedua matanya terpelotot menghadap keatas


Mata kirinya terlihat jelas sudah berubah. Pupil matanya sama persis seperti pupil mata seekor naga


Tanduk kecil mulai tumbuh di kening bagian kiri. Tangan kirinya juga perlahan di tumbuhi oleh tulang keras yang tajam yang seluruhnya di tutupi oleh sisik hitam


Beruntung perubahan wujudnya masih sampai di perutnya. Kakinya masih utuh seperti semula. Sisik hitam yang tiba-tiba muncul juga hanya sedikit terlihat di lengan kiri dan sedikit di pipi kirinya


She Zu segera keluar dari tubuh Tian Yun. Dengan raut wajah yang sangat khawatir dia memandangi tubuh Tian Yun. Tak ada satu katapun yang bisa keluar dari mulutnya


Karena, sekarang Tian Yun sudah hampir menjadi manusia setengah naga


Nafas Tian Yun terengah-engah karena menahan rasa sakit itu. Dia menundukkan kepalanya, duduk sambil memandangi kedua tangannya yang berbeda satu sama lain


Tian Yun menatap She Zu dengan tajam sebelum pada akhirnya dia pingsan di tempat itu juga


"Yun'er!!." She Zu sangat terkejut. Akan tetapi, dia sama sekali tidak bisa berbuat apa-apa


"Xiao Hei?!." Tiba-tiba saja seorang wanita yang memakai kimono berlari menghampiri mereka dengan raut wajah yang terlihat cemas


She Zu segera masuk kedalam tubuh Tian Yun kembali


"Xiao Hei, apa yang terjadi padamu?!."


Gadis itu tidak lain adalah Hu Yao. Dia berusaha untuk menyandarkan Tian Yun di batu besar yang ada di belakangnya


Seketika mulut Hu Yao terbuka lebar setelah melihat penampakan Tian Yun tanpa topeng dan jubah hitam


"Ti, tidak mungkin?!. Kau adalah dewa naga!!?."


Bersambung ...