S

S
Yu Xian



Raut wajah Tian Yun terlihat sedikit terkejut setelah melihat sosok wanita yang telah memanggil namanya


"Ka, kau, bukankah kau Yu Xian?. Apa yang kau lakukan disini?. Kenapa kau tidak mempersiapkan dirimu?."


Melihat raut wajah Yu Xian yang terlihat sedikit khawatir itu membuat Tian Yun agak canggung. Dia juga bisa menebak jika Yu Xian ingin meminta pertolonganan kepadanya


Yu Xian sedikit ragu-ragu untuk mengatakan apa yang ingin dikatakannya, "Ah, itu, setelah ini adalah giliran kita untuk bertanding... "


"Langsung ke intinya saja!." Tian Yun yang tidak ingin berbasa-basi langsung memotong pembicaraan Yu Xian


Hal itu membuat Yu Xian terkejut. Seketika raut wajahnya pun berubah menjadi serius, "Aku ingin meminta pertolongan kepadamu!."


Seperti yang diperkirakan, Yu Xian datang untuk meminta pertolongannya


"Api Phoenix sangatlah langka!. Setelah melihat pengendalian apimu yang cukup bagus, dia tentu akan memberanikan diri untuk hal ini. Karena, Api Phoenix sangat susah untuk dikendalikan sepenuhnya dan perlahan akan membakar pemiliknya!." She Zu menjelaskan


Tian Yun membalikkan badannya, "Maaf, tapi aku sama sekali tidak tertarik!." Dia hendak melangkahkan kakinya, meninggalkan tempat itu


Yu Xian menggertakan giginya, "Aku memiliki informasi tentang Kuil Naga!. Hanya Api Phoenix yang bisa membuka gerbangnya!."


Yu Xian sudah bisa menebak jika Tian Yun tidak akan mau menolongnya secara cuma-cuma. Maka dari itu, dia sudah menyiapkan sebuah kartu as


Sontak Tian Yun menghentikan langkahnya setelah mendengar tentang Kuil Naga. Dia sedikit melirik kearah Yu Xian


Hati Yu Xian sedikit lega setelahnya, "Setelah kau menolongku, aku akan membantumu menyusuri Kuil Naga!." Hati Yu Xian dipenuhi dengan perasaan lega


"Aku tidak tertarik!." Tian Yun kembali memalingkan wajahnya dan melanjutkan langkahnya


Seketika, perasaan kecewa kembali memenuhi hati dan pikiran Yu Xian. Dia benar-benar sangat marah, "Bagaimana jika kita bertaruh!. Jika aku bisa mengalahkanmu dalam pertandingan kali ini, kau harus membantuku!."


Yang ditunggu-tunggu oleh Tian Yun akhirnya datang. Walaupun kesempatan untuk menang hanya empat puluh persen, akan tetapi itu sudah cukup membuatnya percaya diri


Tian Yun menghentikan langkahnya dan tersenyum dingin, "Lalu, apa yang akan aku dapatkan jika kau kalah?!."


Yu Xian benar-benar marah, "Aku akan membantumu menyusuri Kuil Naga!."


Melihat kemampuan Tian Yun dalam pertandingan terakhir, dia sangat percaya diri untuk menang


"Awalnya aku ingin meminta tolong kepadamu secara halus!. Tapi karena kau ingin seperti ini, maka aku tidak akan berbelas kasihan kepadamu nanti!." Ucap Yu Xian serius


"Kalau begitu, sampai berjumpa di pertandingan!." Jawab Tian Yun sambil melanjutkan langkahnya


"Guru, apa kau yakin ini tidak apa-apa?. Aku sungguh merasa kasihan terhadapnya!." Tanya Tian Yun


Sebenarnya, membiarkan mereka berdua untuk bertaruh adalah rencana dari She Zu. Dengan begitu, saat Tian Yun berhasil mengalahkannya, Tian Yun harus tetap membantunya. Sehingga, Yu Xian memiliki hutang budi dua kali lipat


Akan tetapi, rencana itu juga memiliki resiko. Jika Tian Yun sampai kalah dalam pertandingan nanti, maka dia tidak akan mendapatkan apa-apa dan juga waktu latihannya juga akan terhambat


"Walaupun dia kuat, tapi kondisinya masih tidak terlalu stabil!. Aku punya sebuah rencana!." Ucap She Zu


Beberapa menit telah berlalu. Pertandingan sesi ketiga sudah selesai dan sekarang adalah pertarungan antara Tian Yun dan Yu Xian


Seperti biasanya, mereka berdua naik ke arena setelah nama mereka berdua dipanggil oleh sang wasit


Tatapan Yu Xian benar-benar sangat tajam menatap Tian Yun. Tian Yun juga bisa merasakan aura membunuhnya yang sangat menakutkan


"Se, sepertinya dia benar-benar tidak akan memberiku ampun?!." Batin Tian Yun


"Kedua belah pihak sudah siap!. Pertandingan dimulai!." Teriak sang wasit


Tanpa menunggu lama lagi, Yu Xian langsung menyerang Tian Yun dengan semburan apinya


Semburan api dengan cepat melesat kearah Tian Yun. Bersamaan dengan itu, Tian Yun juga mengeluarkan sebuah semburan Api Hitam


Sontak suhu udara menjadi lebih panas. Bahkan tidak sedikit para murid yang berkeringat sebab suhu panas tersebut


Tian Yun tidak ingin kalah. Dengan kepalan tangannya yang sudah diselimuti oleh kobaran api hitam, dia menahan pukulan Yu Xian


Tekanan kuat terjadi yang mengakibatkan tekanan udara meningkat


Tian Yun memberikan tenaga yang lebih kuat di kepalan tangannya sehingga Yu Xian sedikit terpental


Dia sama sekali tidak ingin memberikan Yu Xian kesempatan untuk memulihkan tenaganya


Sebelum kaki Yu Xian menyentuh lantai, Tian Yun langsung melesat sambil melayangkan pukulannya


Yu Xian menyilangkan kedua tangannya untuk menahan pukulan Tian Yun. Walaupun dapat menahannya, tubuhnya tetap saja terpental dan semakin cepat


Tian Yun masih melayang di udara. Tatapannya tajam menatap Yu Xian. Lima lingkaran sihir menyala disekitar Tian Yun


Diiringi teriakan, dia menembakan lima buah bola api kepada Yu Xian


Yu Xian menyadarinya. Dia sedikit memutar tubuhnya agar dia bisa berdiri kembali seperti semula


Sebuah ledakan kuat terjadi yang menyebabkan asap tebal menutupi pandangan mereka dari Yu Xian


Perlahan Tian Yun turun kembali ke arena


Tidak sedikit murid mengira jika Yu Xian sudah kalah dalam pertandingan ini. Akan tetapi, Tian Yun masih bisa merasakan aura Yu Xian


Bahkan kali ini lebih kuat daripada sebelumnya


Beberapa saat kemudian, asap tebal tiba-tiba saja menghilang seperti tertiup oleh angin kencang


Sontak, semua orang membulatkan matanya karena melihat pemandangan yang tak terduga


Sosok Phoenix Api terbentuk dengan tubuh yang sempurna dibelakang Yu Xian


"Hati-hati, dia mulai serius!." Ucap She Zu


Lingkaran sihir berwarna merah menyala didepan mulut Phoenix Api itu. Dengan cepat, sebuah kobaran api disemburkan oleh Phoenix Api


Tian Yun melompat-lompat, menggulingkan tubuhnya, untuk menghindari semburan api tersebut


Tian Yun tersenyum dingin, "Sepertinya, semuanya berjalan sesuai rencana?!."


Seperti yang sudah dikatakan oleh Tian Yun, rencana mereka adalah membiarkan Yu Xian mengeluarkan Phoenix Api


Dan disaat itu, sebisa mungkin Tian Yun harus mengulur waktu hingga Yu Xian kehabisan tenaga


Dengan begitu, kesempatannya untuk menang akan menjadi lebih tinggi


Serangan demi serangan dilayangkan oleh Yu Xian. Sebisa mungkin Tian Yun menghindari setiap serangannya


Kedua mata Yu Xian terlihat sudah membara. Dia menggertakan giginya, "Kau benar-benar menyebalkan!."


Lingkaran sihir berwarna merah menyala diatas arena


Tian Yun sungguh terkejut karena Yu Xian ternyata benar-benar tidak menahan diri. Dengan cepat dia langsung berubah ke mode naganya dan terbang di udara


Aura panas yang terbuat dari kobaran api mulai muncul memenuhi arena. Bahkan lantai arena berubah drastis


Itu terlihat meleleh karena terbakar oleh suhu panas tersebut. Cairan lahar pun juga mulai keluar dari dalam


Tian Yun benar-benar tidak menyangka jika Yu Xian sampai mengeluarkan jurus sekuat ini. Bahkan ini juga bisa membunuh mereka berdua


Bersambung ...