S

S
Kotak Pandora



Tian Yun merasakan sesuatu yang sedikit aneh dari dalam liontin giok. Seperti sesuatu yang sedang memanggilnya


Perasaan yang sedikit familiar. Sama seperti saat Rantai Neraka memanggilnya di masa lalu


Tian Yun membulatkan matanya, "Kotak Pandora!!."


"Yun'er, ada apa?!." She Zu sedikit kebingungan dengan tingkah aneh Tian Yun yang tiba-tiba saja mengatakan Kotak Pandora


Mulutnya semakin tercengang setelah melihat Kotak Pandora. Tian Yun seperti dibawa jalan-jalan ke alam yang berbeda


Sebuah perang besar, dimana pasukan Ras Naga bertempur melawan pasukan manusia yang terlihat seperti malaikat atau biasa disebut dengan Ras Valkrya yang bersekutu dengan Ras Elf


Ketiga ras kuno saling bertarung membuat kekacauan di seluruh dunia


Tian Yun melihat jelas sosok Dewa Naga karena dia seperti sedang memasuki tubuh Kotak Pandora yang sedang melayang disamping Dewa Naga


Kotak Pandora melirik kearah Dewa Naga, "Tuan, apa yang harus kita lakukan sekarang?!."


"Aku akan menyegel sedikit ingatanku kedalam tubuhmu. Sebagai gantinya, kau akan tertidur selama penerusku belum dilahirkan. Melawan dua Enchantment Weapon Suci sekaligus adalah hal yang mustahil!!."


Dewa Naga menempelkan tangannya ke Kotak Pandora. Mentransfer sedikit ingatannya kedalam Kotak Pandora lalu menggunakan sihir teleportasi untuk mengirim Kotak Pandora ke tempat yang sangat tersembunyi


Sosok dua perempuan yang terlihat seperti dewi muncul dari langit. Salah satu diantara mereka adalah Dewi Perang atau bisa dibilang, pemimpin Ras Valkrya yang memiliki Enchantment Weapon Suci, Pedang Langit


Satunya lagi adalah pemimpin dari Ras Elf, Dewi Bulan. Seorang wanita yang berhasil mendapatkan pengakuan dari Busur Bumi


Dewi Perang mengarahkan pedangnya kearah Dewa Naga, "Shen Heilong!!. Menyerahlah sekarang dan serahkan Rantai Neraka kepada kami!!."


Aura yang dipancarkannya sangatlah berwibawa. Akan tetapi, dengan aura kewibawaan saja, tidak akan membuat Dewa Naga atau Shen Heilong gentar


Shen Heilong tersenyum dingin, "Dewi Perang, Nushen Xiaomeng dan Dewi Bulan, Nushen Yueliang bersekutu demi mendapatkan Rantai Neraka, benar-benar sangat lucu!!. Walaupun kali ini aku mati, aku tidak akan membiarkan kalian menang dengan bahagia!!."


Dua Dewi itu merasa sangat kesal. Bersamaan mereka bertiga mengeluarkan jurus yang dimiliki oleh ketiga Enchantment Weapon Suci


Kesadaran Tian Yun kembali setelah ledakan besar terjadi. Tubuhnya terasa seperti terpental oleh tekanan yang sangat kuat


Tian Yun terduduk di tepi aliran sungai sehingga raut wajah ketakutannya terlihat di permukaan air


She Zu melata ke tanah, "Yun'er, ada apa?!." Raut wajahnya juga cemas melihat Tian Yun yang tiba-tiba saja melamun lalu bertingkah aneh


Tidak ada kata-kata lagi yang bisa dikatakan oleh Tian Yun. Entah bagaimana dia menceritakannya kepada She Zu dia juga tidak tahu


Tian Yun duduk mengatur ulang nafasnya yang sudah terengah-engah


"Guru, ada sesuatu yang harus buru-buru aku selesaikan!!. Aku ingin secepatnya membuka bintang ke lima untuk mengetahui rahasia ini!!."


She Zu sedikit terkejut. Dia juga bisa menebak jika Tian Yun baru saja melihat sesuatu yang tersimpan didalam Kotak Pandora


Entah rahasia apa yang dikatakan oleh Tian Yun, She Zu hanya bisa terus membantunya bertambah kuat


Tian Yun melebarkan kedua telinganya untuk mendengarkan apa yang akan dikatakan oleh She Zu setelah menyimpan kembali Kotak Pandora kedalam liontin giok


"Setelah Spiritmu hampir bangkit sepenuhnya, kekuatanmu tiba-tiba saja mendapatkan lonjakan besar dan hampir mencapai maksimal!!. Kau harus menyiapkan lima buah esensi tingkat lima untuk membantumu membuka bintang ke empat!!."


Tian Yun sedikit terkejut dengan apa yang dikatakan oleh She Zu, "Li, lima buah?. Apakah tidak ada cara lain?."


She Zu menggelengkan kepalanya, "Itu adalah cara yang paling mudah bagimu saat ini!!."


Tian Yun menghela nafas lalu menghembuskannya, "Ba, baiklah!!."


Sebuah tekanan kuat tiba-tiba saja keluar dari dalam goa


"Sepertinya, gadis itu sudah hampir selesai?!. Yun'er, cepat lihat dia!!."


Tian Yun sedikit menganggukkan kepalanya. Dia mulai berjalan memasuki goa setelah She Zu masuk kedalam tubuhnya


Hu Yao sudah hampir sepenuhnya selesai menyerap energi yang ada didalam Pil Inti Api. Aura api yang melingkari tubuhnya juga semakin lama semakin kuat


Tekanan yang lebih kuat daripada sebelumnya dikeluarkan oleh Hu Yao bersamaan saat dia membuka kedua matanya


Tatapannya tajam menatap batu besar yang ada beberapa meter didepannya. Tanpa menggerakkan bagian tubuhnya, sembilan buah bola api tiba-tiba saja terbentuk disekitarnya


Dengan cepat Hu Yao menembakkannya kearah batu besar itu hingga membuatnya hancur menjadi pecahan-pecahan kecil


"Benar-benar luar biasa!!. Sepertinya, energi racun terurai menjadi energi spiritual murni sehingga berhasil membuatnya naik tingkat?!."


She Zu dapat dengan mudah melihat perbedaan dari kekuatan Hu Yao yang sebelumnya tersumbat


Tian Yun tidak menyangka jika secara tidak sengaja dia membantu Hu Yao naik tingkat


"Sepertinya, kau berhasil naik tingkat?." Tian Yun memuji Hu Yao untuk menambah keakraban mereka


Hu Yao melirik kearah Tian Yun dan langsung berdiri. Dia tersenyum sambil menganggukkan kepalanya, "Xiao Hei, terimakasih banyak!!. Pil Ajaib yang kau buat benar-benar hebat!!. Selain menghilangkan racun, itu juga membantuku membuka bintang ke tujuh!!. Kalau begitu, sesuai janjiku, aku akan mengantarmu ke Kolam Air Asal Muasal!!."


Xiao Hei mengangkat telapak tangannya, "Tidak perlu terburu-buru!!. Aku masih harus menyelesaikan beberapa tugas terlebih dahulu!!. Mungkin, setelah membuka bintang ke lima, aku bisa pergi ke Kolam Air Asal Muasal. Bukankah kau juga bilang jika aku harus menyiapkan sesuatu sebelum pergi ke sana?."


Hu Yao sedikit terkejut. Sebenarnya, dia juga belum ingin kembali ke sukunya karena suatu hal


Tiba-tiba saja terdengar sebuah raungan binatang buas yang membuat pandangan mereka teralih ke lorong goa


"Sepertinya, tekanan tadi mengundang lebih banyak binatang buas dari sebelumnya?!.' ucap She Zu


Xiao Hei saling bertatapan dengan Hu Yao, "Kali ini, mungkin ada binatang tingkat lima satu bahkan enam, apa kau siap?."


Raut wajah Hu Yao menjadi semangat, "Kebetulan aku belum mencoba kekuatan baruku!!."


Bersambung ...