S

S
Siluman Rubah Perak



Cahaya mentari sudah hampir terlihat dari arah timur. Tian Yun mencabut Soul Daggernya yang masih tertancap di perut bandit terakhir buruannya


Dia menatap langit yang masih terlihat sedikit gelap, "Akhirnya selesai juga!!."


She Zu keluar dan duduk di bahu Tian Yun, "Kau ingin membiarkannya?."


Tian Yun menghembuskan nafas lega dan langsung berjalan meninggalkan markas bandit yang sudah diratakannya


Perlahan, api mulai menyala hingga membakar seluruh markas para bandit seiring Tian Yun berjalan meninggalkannya


Tatapannya yang sangat dingin itu membuat penampilan Tian Yun terlihat sedikit keren


Akan tetapi, dimata She Zu Tian Yun hanyalah bocah bau kencur yang selalu mendapatkan keberuntungan. Tak ada satu haripun tanpa Tian Yun mendapatkan keberuntungan


Tepat tengah hari, Tian Yun tengah bermeditasi di tepi air terjun di dalam hutan


Gemericik air yang terjatuh membuat pikiran menjadi lebih tenang. Penyerapan energi spiritual yang dilakukan oleh Tian Yun menjadi lebih mudah


Seekor rubah perak sedari tadi mengintainya. Sebenarnya She Zu sudah menyadarinya jika ada sesuatu yang membuntuti mereka. Maka dari itu, dia menyuruh Tian Yun untuk memancingnya keluar


Secepat kilat rubah itu menerkam Tian Yun. Tian Yun tersenyum dingin. Dia langsung berteleportasi ke Soul Dagger yang sudah ditancapkannya di pohon yang ada dibelakangnya


Yang menjadi pemburu kali ini adalah Tian Yun. Dengan tatapan membunuhnya dia melayangkan sebuah pukulan kuat


"Tunggu!!."


Sontak pukulan Tian Yun terhenti karena terkejut jika rubah yang ada didepannya bisa berbicara


Tian Yun sedikit menjaga jarak dengannya


Tiba-tiba saja sekujur tubuh rubah perak bercahaya. Wujudnya kini berubah menjadi seorang gadis remaja yang memiliki panjang bergelombang, memakai kimono putih dengan hiasan bunga sakura, memakai perhiasan layaknya seorang putri, juga sepatu hak tinggi


Jika dibandingkan dengan Tian Yun yang masih berumur empat belas tahun, siluman itu hanya sedikit lebih tua


"Guru, apakah dia siluman?." Tian Yun bertanya melalui pikirannya


"Kau benar!!, Kekuatan wanita ini juga sedikit aneh, seperti ada sesuatu yang menghalanginya!!." Jawab She Zu


Tian Yun menatap Siluman Rubah itu dengan tatapan membunuhnya, "Kau, apa yang kau inginkan?!."


"Apimu!!, Kau memiliki Api Hitam bukan?!, Bisakah kau menolongku?, Aku berjanji akan membalasnya suatu saat!!." Jawabannya dengan ekspresi sedikit memelas


"Memangnya apa yang bisa kulakukan?!." Tanya Tian Yun


Gadis siluman itu lalu memperlihatkan tangan kanannya. Terlihat jelas beberapa garis berwarna ungu yang menandakan dia terkena oleh racun


"Saat berjalan-jalan aku tidak sengaja terkena racun!!, Sepengetahuanku, hanya api hitam yang bisa menghilangkan racun ini?!, Tapi aku sama sekali tidak tahu caranya?!."


Tian Yun merasa sedikit kasihan setelah mendengar cerita singkatnya


"Yun'er, aku tahu Pil Ajaib yang bisa menghilangkan racun ini!!, Dilihat dari penampilannya, gadis ini bukan siluman biasa!!, Jika dia benar-benar berasal dari suku siluman rubah, kita akan sangat beruntung karena bisa berendam di Kolam Air Asal Muasal!!." Ucap She Zu


"Maksud guru, Kolam Air Asal Muasal berada di wilayah Suku Siluman Rubah?." Tanya Tian Yun


"Tepat sekali!!, Maka dari itu kita tidak boleh menyia-nyiakan kesempatan ini!!." Jawab She Zu


"Sebenarnya aku sedang mencari letak keberadaan Kolam Air Asal Muasal!!, Jika kau bisa memberitahukhu, maka aku setuju untuk membantu!!." Ucap Tian Yun


Sontak raut wajah siluman rubah itu menjadi bersemangat, "Aku tahu!!, Aku bisa mengantarmu kesana!!, Tapi, kita harus menyiapkan sesuatu terlebih dahulu sebelum pergi ke sana!!."


Tian Yun tersenyum puas, "Kalau begitu, mulai saat ini kesepakatan sudah dibuat!!."


Siluman Rubah itu tersenyum puas sambil menganggukkan kepalanya. Dia sedikit terkejut karena tiba-tiba saja Tian Yun mengulurkan tangannya


"Dikedepannya, panggil aku Xiao Hei!!."


Mulai saat dia mendapatkan plat emas dan nama samaran, Tian Yun memutuskan untuk tetap menyembunyikan identitas aslinya


Siluman Rubah itu juga mengulurkan tangannya, saling berjabat tangan dengan Tian Yun


"Kalau begitu, kau bisa memanggilku, Hu Yao!!."


"Tapi sebelum itu, aku akan mencari bahan-bahan yang diperlukan untuk membuat Pil Ajaib!!." Tian Yun sedikit menjelaskan


Hu Yao mengkerutkan keningnya, "Apakah kau akan membuat Pil Ajaib?. Apakah itu lebih baik daripada menggunakan Api Hitam?."


Tian Yun menganggukkan kepalanya, "Aku berani bertaruh, jika Pil Ajaib yang aku buat tidak bisa menyembuhkanmu, aku tidak akan menyuruhmu mengantarku ke Kolam Air Asal Muasal!!."


"Kalau begitu baiklah, aku akan menunggumu disini!!." Melihat Xiao Hei yang sangat percaya diri, Hu Yao sangat yakin jika dia bisa menyembuhkan racunnya


"Aku berjanji akan kembali sebelum satu minggu!!." Tian Yun lalu berlari meninggalkan Hu Yao di tepi air terjun sendirian. Tujuannya kali ini adalah, Bar Mawar Hitam


Dia harus menyerahkan tugasnya yang sudah tuntas kepada Ji Yun untuk mendapatkan imbalan. Dia juga membutuhkan tripod baru untuk membuat Pil Ajaib


...


Dua jasad yang dibawa oleh Tian Yun dilemparnya disamping meja pelayan


Jasad He Da dan He Shia, Tian Yun menyelimuti tubuh mereka dengan aura Api Hitam supaya saat dia memasukannya kedalam liontin giok, noda darah tidak menyebar kemana-mana


Tian Yun menyerahkan kertas misi kepada Ji Yun, "Aku tidak sengaja membakar satu orang yang ada di gambar itu!!."


Ji Yun tersenyum puas, "Baguslah!!, Sesuai dengan ketentuan, didalam kantong ini ada seribu koin emas!!."


Tanpa basa-basi Tian Yun langsung mengambilnya


"Apa kau tahu tempat yang menjual tripod?." Tian Yun berbisik kepada Ji Yun


"Aku tidak tahu pasti, tapi kau bisa mencoba mencarinya di paviliun pelelangan?!." Jawab Ji Yun


Ketika berjalan untuk pergi ke paviliun pelelangan, Tian Yun mendengar pembicaraan seseorang yang tengah membicarakan tentang Murbai Membara, salah satu dari tiga bahan yang dibutuhkan oleh Tian Yun untuk membuat Pil Ajaib


Dia lalu menghampiri orang tersebut untuk memastikannya


"Apa kalian berbicara tentang Buah Murbai Membara?." Tanya Tian Yun


Kedua laki-laki yang tengah berbincang itu melirik kearah Tian Yun, "Kakak Xiao sepertinya menginginkan tanaman herbal itu?." Ucap laki-laki yang duduk di sebelah kanan


"Kami mendengar jika seseorang melihat Buah Murbai Membara di daerah Pegunungan Bintang Ungu?!, Tapi kami tidak tahu kebenarannya?!."


Tanpa mengatakan sepatah katapun, Tian Yun berjalan meninggalkan Bar Mawar Hitam dan pergi ke paviliun pelelangan


Didalam paviliun pelelangan, Tian Yun sedang berbincang dengan seorang pelayan wanita


"Aku sedang mencari tripod!!, Apakah kalian menjualnya?!." Tanya Tian Yun


Pelayan wanita itu tersenyum manis, "Kebetulan sekali!!, Tidak lama ini ada seseorang yang menjual tripod!!, Aku akan mengambilnya agar anda bisa melihatnya secara langsung!!."


"Tunggu, aku juga mencari ketiga tanaman herbal ini!!." Ucap Tian Yun sambil memberikan sepotong kertas yang diatasnya tertulis bahan-bahan yang dibutuhkannya


-Buah Murbai Membara


-Daun Mint Salju


-Daun Sirih Ajaib


"Maaf tuan, kami hanya memiliki Daun Sirih Ajaib dan Daun Mint Salju saja!!." Ucap pelayan itu ramah


Tian Yun menghela nafas lalu menghembuskannya, "Apa boleh buat?!, Baiklah, bungkus sekalian saja!!."


Pelayan wanita itu tersenyum manis sambil menganggukkan kepalanya. Dia langsung berlari untuk mengambil semua yang sudah dipesan oleh Tian Yun


"Tripod, Daun Mint Salju, dan Daun Sirih Ajaib, semuanya seribu keping koin emas!!." Ucapnya sambil memberikan tripod dan kedua bahan yang sudah dimasukkan kedalam kotak


Tian Yun sangat terkejut ketika mendengar harga dari ketiga barang itu. Dia baru saja mendapatkan seribu keping koin emas dan sekarang langsung habis begitu saja


Karena dia tidak ingin menunda waktu, dia memberikan sekantung koin emas dan langsung pergi meninggalkan paviliun pelelangan


Tujuan kali ini sudah pasti adalah Pegunungan Bintang Ungu, tempat terdapatnya Buah Murbai Membara


Bersambung ...