S

S
Kolam Air Asal Muasal



Hu Dunshi dan Hu Sha berjalan menghampiri mereka berdua


"Xiao Hei, kau belum memberitahuku kenapa kau menginginkan Kolam Air Asal Muasal?!."


Tian Yun terkejut karena tiba-tiba saja Hu Yao mengatakan hal itu. Tidak ada sepatah katapun yang bisa keluar dari mulutnya sebelum She Zu mengatakan sesuatu, "Katakan saja!."


Tian Yun menelan ludahnya, "Sebenarnya, guruku adalah Siluman Ular!. Suatu hal terjadi pada kami!. Dengan berendam didalam Kolam Air Asal Muasal, dia bisa memulihkan tenaganya!."


Ketiga orang itu terkejut mendengar apa yang baru saja dikatakan oleh Tian Yun. Ditambah, She Zu yang tiba-tiba saja keluar dan duduk di bahu Tian Yun


Hu Dunshi menggertakan giginya, "Berani-beraninya kau membohongi kami!. Aku tidak akan membiarkan kalian hidup lebih lama!."


Dendam dimasa lalu dengan Suku Ular belum mereka tuntaskan. Dan sekarang, mereka melihat langsung Seekor Siluman Ular didepan mata mereka


Aura yang mulai menyelimuti tubuh Hu Dunshi perlahan memudar karena Hu Yao melambaikan tangannya


"Tuan putri, apa maksud anda?!. Apa kau sudah lupa siapa yang membunuh orang tuamu?!." Ucap Hu Dunshi kesal


"Dendam tetaplah dendam dan perjanjian tetaplah perjanjian!. Aku sudah berjanji kepada Tian Yun akan membawanya kesini!." Jawab Hu Yao dingin


Karena Hu Yao sudah mengatakannya, Hu Dunshi sama sekali tidak bisa berbuat apa-apa. Dia hanya bisa meredam amarahnya yang sudah memuncak


Bagaimanapun juga, dendam yang sudah melekat didalam hati akan sangat susah dihilangkan


Hu Sha menepuk pundak Hu Dunshi, "Yang dikatakan tuan putri benar!. Sejak zaman dahulu, Suku Siluman Rubah belum pernah menelan omongannya sendiri!."


Hu Dunshi menghela nafas lalu menghembuskannya tanpa mengatakan sepatah katapun


Hu Yao membalikkan badannya, "Sebenarnya, aku ingin merahasiakan hal ini!. Tapi, karena sudah seperti ini, aku akan memperlihatkannya kepada kalian!."


Dia lalu mengeluarkan Bunga Mawar Es yang diberikan oleh Tian Yun di masa lalu


Sontak Hu Dunshi dan Hu Sha membulatkan matanya, "Bunga Mawar Es?!. Darimana kau mendapatkan itu?!." Tanya Hu Sha


"Tian Yun yang memberikannya kepadaku!. Saat itu, dia juga yang menyelamatkanku dari kematian!. Jika aku tidak bertemu dengannya, mungkin sekarang aku sudah mati keracunan dan kalian tidak akan mendapatkan bunga ini?!." Jawab Hu Yao


Melihat bunga suci Suku Siluman Rubah tentu saja membuat mereka terkejut. Awalnya Hu Yao juga tidak menyadarinya


Akan tetapi, tiba-tiba saja dia teringat tentang catatan kuno yang tidak sengaja ditemukannya di tempat pembuangan. Di dalamnya hanya menjelaskan tentang Bunga Mawar Es


Di Suku Siluman Rubah, mungkin hanya mereka bertiga yang mengetahui tentang kebenaran dari bunga itu


"Jadi, apa kalian bisa mempercayainya sekarang?." Hu Yao bertanya


She Zu tiba-tiba mengatakan sesuatu, "Sebelumnya aku akan memperkenalkan diri, namaku She Zu!. Aku adalah adik kandung dari Medusa!. Walaupun seperti itu, sejak kecil aku sama sekali tidak pernah mencampuri urusan mereka!. Jika kalian ingin membalas dendam kepada Suku Ular, aku mungkin bisa membantu kalian dimasa depan?!."


Hu Dunshi dan Hu Sha membulatkan matanya. Mereka lalu saling menatap satu sama lain dan menganggukan kepala secara bersamaan


"Kalau begitu, kami akan mempersiapkan pesta penyambutan tuan muda dan nona Siluman Ular!. Sekalian mengumumkan hari bahagia ini kepada seluruh anggota suku!." Ucap Hu Dunshi. Mereka berdua lalu berjalan meninggalkan mereka berdua


Hu Yao akhirnya bisa menghembuskan nafas lega karena merasa berdua sudah pergi dan bisa mempercayai apa yang mereka katakan


Dia lalu membalikkan badannya, menatap Tian Yun dengan tatapan yang sedikit aneh, "Kau membohongiku!. Bagaimana caramu untuk membalasnya?!."


"A, aku, bagaimana jika aku mentraktirmu sesuatu?. Atau mungkin membelikanmu beberapa perhiasan?!." Jawab Tian Yun malu-malu


Hu Yao tersenyum dingin, "Hei-hei, sebenarnya aku cuma bercanda!. Tapi karena kau sudah mengatakannya, maka aku akan menerimanya dengan senang hati!."


She Zu yang melihat Tian Yun yang memasang ekspresi terkejut tertawa kecil, "Baguslah, sekali-kali kau juga harus berkencan!. Tapi, jangan lupakan gadis kecilmu itu!." Ucapnya meledek Tian Yun


"Benarkah?. Aku bisa melihat jelas saat kau sedang memikirkan masa lalu kalian!." Lagi-lagi She Zu meledek Tian Yun yang membuat wajah Tian Yun semakin memerah


Hu Yao tertawa kecil, "Sepertinya, kau sudah memiliki wanita!. Karena sudah begitu, apa boleh buat?!. Tapi, aku sama sekali tidak keberatan jika kau memiliki dua istri." Melihat reaksi Tian Yun saat malu membuat Hu Yao menjadi gemas dan ikut meledek Tian Yun


"Sudah kubilang dia adalah adikku!!." Teriak Tian Yun


"Ohh, maksudmu kau bersedia menikahiku?." Hu Yao kembali meledek Tian Yun


Tian Yun sudah muak dengan semuanya, "Cihh, siapa yang sudi menikahi wanita galak sepertimu?!."


Hu Yao mengeryitkan keningnya, "Si, siapa yang kau bilang wanita galak?!." Tubuhnya sudah terlihat berapi-api


Dia lalu mengejar Tian Yun karena sudah tidak tahan ingin meremasnya. She Zu yang tengah duduk di batu yang berukuran sedikit besar hanya tertawa kecil melihat tingkah mereka berdua yang kekanak-kanakan


"Sudah-sudah, lebih baik kau segera menyerap Kristal Tujuh Warna!. Aku masih penasaran apakah tubuhmu bisa pulih seperti dulu atau tidak?." Ucap She Zu


Tian Yun tiba-tiba saja menghentikan langkahnya. Hu Yao yang terkejut tidak bisa menghentikan langkahnya dan menabrak Tian Yun


Akhirnya mereka berdua tenggelam didalam kolam air yang sangat dangkal itu


"Bibi Siluman Ular benar!. Aku juga masih penasaran dengan hal itu?!." Ucap Hu Yao yang terduduk didalam kolam


She Zu mengeryitkan keningnya, "Kenapa aku merasa panggilan itu agak aneh?." Gumamnya


Tian Yun yang terduduk disamping Hu Yao menganggukan kepalanya. Dia lalu mengeluarkan Kristal Tujuh Warna dari liontin giok


She Zu tiba-tiba menghentikan Tian Yun yang hendak menyerap Kristal Tujuh Warna


"Lepaskan pakaianmu terlebih dahulu!. Dengan begitu, penyerapan akan lebih efektif!."


Tian Yun sedikit terkejut. Dengan keberadaan dua wanita siluman yang melihatnya, dia sangat malu untuk untuk melepas semua pakaiannya


Hu Yao memalingkan wajahnya dan langsung melompat keluar ketepian Kolam Air Asal Muasal, "A, aku tidak akan mengintip!." Ucapnya sedikit malu


"Apa yang kau tunggu?. Aku sudah berkali-kali melihat punyamu!. Dan kau pikir, aku akan tertarik dengan bocah ingusan sepertimu?." Ucap She Zu


Tian Yun menelan ludahnya. Dia lalu menghela nafas dan menghembuskannya, "Aku tidak masalah jika hanya dengan guru!. Tapi, bisakah kau suruh wanita yang disebelahmu untuk menunggu diluar?."


Hu Yao mengeryitkan keningnya, "Baiklah-baiklah tuan sok suci!. Aku akan menunggumu diluar!. Padahal dulu aku pernah mengganti perbanmu loh!. Sepertinya kau sudah melupakannya?."


Entah kenapa Tian Yun melihat aura jahat mengelilingi seluruh tubuh Hu Yao. Dia bahkan tidak bisa tidak menelan ludahnya. Buku kuduknya juga sudah mulai berdiri


"Dia sudah pergi, apa lagi yang kau tunggu?." Tanya She Zu


Tian Yun menganggukan kepalanya. Dia mulai melepas pakaiannya hendak berendam sembari menyerap energi yang terkandung dalam Kolam Air Asal Muasal dan Kristal Tujuh Warna


"Guru, apakah kau juga tidak ingin berendam?." Tanya Tian Yun


"Aku ingin mengamati dirimu terlebih dahulu, dan berendam setelah kau selesai!. Proses untuk memulihkan diriku akan sangat lama walaupun berendam didalam Kolam Air Asal Muasal yang asli!." Jawab She Zu


Tian Yun lalu mulai duduk bersila, memejamkan matanya dan langsung menyerap energi spiritual


Melihat perkembangan dari Tian Yun, She Zu tersenyum pahit, "Aku menantikan kejutan yang akan kau tunjukkan dimasa depan, keponakanku tersayang!." Gumamnya


Bersambung ...