S

S
Perjalanan Baru



Tahap terakhir penyembuhan racun telah berlalu beberapa waktu sejak saat Yun Peng tertangkap


Yun Peng sendiri telah dimasukkan kedalam penjara khusus sembari diinterogasi oleh para bawahan Zhang Si


Xiao Hei tengah memandangi indahnya langit malam di pondok kecil bersama dengan She Zu


"Apa yang sedang kau pikirkan?." Melihat Tian Yun terlihat sedang memikirkan suatu hal membuat She Zu sedikit penasaran


Tian Yun tersenyum pahit, "Tidak lama lagi adalah ujian kelulusan!. Aku masih bingung bagaimana caraku mendapatkan Kristal Tujuh Warna itu?!."


She Zu menghela nafas lalu menghembuskannya, "Ternyata itu?!."


"Tidak perlu mengkhawatirkannya!. Aku yakin dengan keberuntunganmu itu, kau pasti berhasil menghadapi semuanya!."


Sudah seharusnya bagi seorang guru menghibur muridnya yang tengah bersedih. Berkat ucapan She Zu barusan, kegelisahan yang dirasakan oleh Tian Yun akhirnya sedikit berkurang


"Yun'er, bukankah waktu itu kau terkena tebasan belati milik Master Racun?. Jika dia memang benar-benar adalah seorang master, tentu saja dia tidak akan lupa memberikan racun kedalam belatinya!."


She Zu tiba-tiba teringat kejadian waktu itu. Dia segera memastikan kepada Tian Yun agar sesuatu yang tidak diinginkan tidak terjadi


Jika saja itu adalah racun langka dan sudah terlanjur melekat didalam tubuh Tian Yun, untuk menghilangkannya pasti akan membutuhkan banyak waktu dan kerja keras


Tian Yun membulatkan matanya setelah teringat kejadian waktu itu. Dia melihat kembali luka yang masih membekas di lengan kanannya


"Waktu itu aku memang merasa sedikit aneh, tapi, aku juga tidak merasakan jika tubuhku terkena oleh racun!."


Ucapan Tian Yun membuat She Zu sedikit merenung dengan kening yang dikeryitkan


"Apa mungkin, itu adalah racun ular?. Jika memang seperti itu, seharusnya jika kultivasi kalian setara, maka kau tidak perlu mengkhawatirkannya!."


Tian Yun mengusap-usap dagunya, "Benar juga!."


"Waktu itu, aku juga berhasil melukainya!. Tapi aku juga yakin jika itu sama sekali bukan masalah baginya!. Kalau begitu, aku harus secepatnya meningkatkan kekuatan dan melanjutkan permainan yang belum selesai ini!!." Sambungnya sembari tertawa licik


Tingkah laku Tian Yun terlihat lucu dimata She Zu. Hal itu membuatnya tertawa kecil, "Dasar kau ini!. Tapi untuk saat ini, kesampingkan dulu masalah itu!. Kau harus menyelesaikan apa yang ada didepanmu terlebih dahulu!."


Tian Yun tersenyum pahit, "Guru, apa kau memiliki saran?.'


She Zu segera menjelaskan kepada Tian Yun karena sudah sejak lama dia memikirkan rencana yang paling cocok untuk murid kesayangannya itu


"Singa Pelangi termasuk salah satu binatang buas yang sangat handal dalam pertarungan di udara!. Sebaiknya kau mencari Gulungan Atribut kecepatan untuk Soul Daggermu!."


Tian Yun mengkerutkan keningnya, "Kenapa kau tidak mengajarkanku pertarungan di udara saja?. Bukankah itu lebih efektif?."


She Zu menganggukan kepalanya, "Itu memang lebih efektif!. Tapi, saat ini belum saatnya untuk mempelajari hal itu!. Besok pagi, segera minta apa yang sudah dijanjikan oleh tua bangka itu dan pergi mencari Gulungan Atribut Kecepatan!."


Tian Yun menganggukan kepalanya. Rencana sudah ada dan sekarang hanya tinggal menyiapkan apa yang harus dipersiapkannya


Dari kejauhan, She Zu merasakan ada seseorang yang mendekat. Dia segera masuk kedalam tubuh Tian Yun


"Xiao Hei, apa yang kau lakukan disini?." Ucap Hu Yao sambil berjalan menghampiri Xiao Hei


Xiao Hei melirik Hu Yao sebentar dan kembali menatap langit malam yang dipenuhi dengan bintang


"Mengenang masa laluku yang sedikit kelam. Rasanya, baru kemarin aku berlatih sihir?!. Tanpa kusadari, aku sudah berjalan sejauh ini hanya untuk meningkatkan kekuatan!."


Agar tidak terlihat menyedihkan, Xiao Hei tetap menguatkan dirinya untuk tersenyum pahit


Akan tetapi, Hu Yao tetap bisa merasakan kesedihan yang ada didalam hatinya. Dia lalu bersandar di samping Xiao Hei dan ikut memandangi langit malam


"Masa laluku juga tidak seindah yang kau bayangkan!. Tapi, sejak aku mengenal kultivasi, aku bisa sedikit demi sedikit melupakan hal itu!. Sejak saat itulah aku memutuskan untuk memfokuskan diri untuk berlatih!." Ucap Hu Yao


Tian Yun tidak menyangka jika teman wanitanya selain Ah Yu juga memiliki masa lalu yang kelam


"Setelah ini, apa rencanamu?." Tanya Hu Yao


Xiao Hei tersenyum pahit, "Tentu saja mencari Kristal Tujuh Warna!." Dia lalu menatap Hu Yao, "Aku masih membutuhkan bantuanmu!. Kau tidak akan pergi begitu saja setelah ini bukan?."


Ucapan Xiao Hei terdengar seperti sebuah lelucon di telinga Hu Yao. Dia tertawa kecil, "Apa kau sudah lupa perjanjian kita?. Aku sendiri juga baru pertama kali bertemu dengan orang yang penuh dengan kejutan sepertimu!. Aku ingin melihat langsung kejutan apa lagi yang akan kau perlihatkan padaku di masa depan!."


Xiao Hei tertawa, "Baguslah!. Kalau begitu, aku tidak perlu mengkhawatirkanmu!."


Tak terasa mereka sudah semakin akrab. Berkat itu juga, mereka bisa melupakan masa lalu kelam dan menghibur satu sama lain


Pagi setelahnya, Xiao Hei dan Hu Yao tengah duduk diruangan pribadi Zhang Si, menunggu barang yang sudah dijanjikan dibawakan oleh Zhang Si


"Kayu Tulang, Esensi tingkat sepuluh, dan juga peta menuju sarang Singa Pelangi!. Jika masih ada yang kau perlukan, katakan saja!."


Zhang Si sangat senang karena racun yang ada ditubuhnya sudah sepenuhnya hilang. Bahkan jika Xiao Hei meminta jabatannya pun, dia akan tetap memberikannya karena sebelumnya dia sudah benar-benar pasrah dengan keadaan


"Kebetulan sekali?!. Yun'er, jangan lupakan Gulungan Atribut Kecepatan!." She Zu mengingatkan Tian Yun


"Kepala kota, menurut informasi yang ku ketahui, Singa Pelangi termasuk salah satu binatang buas yang handal dalam pertempuran udara?!. Sebenarnya, belati milikku belum memiliki atribut kecepatan sama sekali, apa kau bisa membantuku?."


Tanpa pikir panjang Zhang Si menganggukan kepalanya. Tidak menyangka jika Xiao Hei hanya meminta gulungan atribut sebagai tambahan


"Kebetulan aku masih menyimpan beberapa gulungan sihir yang tidak terpakai!. Aku akan mengantarmu untuk melihat-lihat terlebih dahulu!."


Sesuai dengan apa yang dikatakan oleh Zhang Si, dia langsung memandu mereka berdua menuju ruangan penyimpanan barang-barangnya setelah Xiao Hei menyimpan seluruh barang yang diberikan olehnya


Sebuah ruangan yang cukup besar dan mewah. Xiao Hei bahkan sampai menelan ludahnya karena tempat itu sangat tertata rapi


Zhang Si lalu duduk di meja yang ada didekat pintu masuk sambil membaca laporan keluhan para penduduk yang tinggal di Kota Sanctuary


Sedikit laporan tentang keluhan mereka yang keluarganya mengalami hal duka saat penyerangan iblis beberapa waktu yang lalu


Hal itu membuat Zhang Si menghela nafas dalam-dalam lalu menghembuskannya. Dia lalu bergumam, "Seandainya waktu itu aku tidak terkena racun dan datang sedikit lebih cepat, mereka pasti tidak akan terlalu menderita seperti ini?!."


Dia lalu melirik kearah Xiao Hei dan Hu Yao yang tengah melihat-lihat semua barang yang telah dikumpulkannya


"Xiao Hei, apakah kau sudah menemukan barang yang kau cari?." Tanya Hu Yao


Sedari tadi, dia melihat Xiao Hei sedikit kebingungan. Entah apa yang membuatnya bingung seperti itu dia juga tidak tahu


Hu Yao lalu berjalan menghampirinya, "Apa yang kau lihat?."


Tatapan Xiao Hei masih sangat tajam memperhatikan barang-barang yang ada didepan mereka


Xiao Hei mengkerutkan keningnya sambil memegang dagunya, "Kenapa aku sama sekali tidak melihat debu disini?. Apakah penglihatanku sudah mulai memburuk?."


Hu Yao sama sekali tidak habis pikir dengan tingkah Xiao Hei. Dia mengeryitkan keningnya, "Sia-sia saja niat baikku untuk membantumu!!."


Mereka lalu melanjutkan melihat-lihat barang lagi


Sontak kedua mata Xiao Hei berbinar setelah menemukan Gulungan Atribut Kecepatan tingkat tinggi


"Aku menemukannya!!." Dia lalu tertawa kecil dan langsung mengambil gulungan itu, "Benar-benar tingkat tinggi!."


Xiao Hei teringat akan sesuatu yang masih membuatnya bingung. Dia bertanya kepada She Zu, "Guru, bukankah waktu itu kita hanya memberikan Atribut Kekuatan tingkat menengah kepada Soul Dagger?. Apakah aku bisa meningkatkannya menggunakan atribut tingkat tinggi?."


"Tentu saja bisa!. Akan tetapi, kau membutuhkan batu ajaib untuk melakukan penempaan. Walaupun hanya menambahkan kekuatan, akan tetapi itu bisa memberikan kecacatan kepada pusakamu. Jadi aku sarankan agar tidak melakukannya secara sembarangan!." She Zu menjelaskan


Tian Yun menghela nafas lalu menghembuskannya, "Benar-benar merepotkan!. Hanya meningkatkan atribut saja membutuhkan kerja keras!!."


"Baiklah kalau begitu, kita kesampingkan masalah itu terlebih dahulu!." Dia lalu menghampiri Hu Yao, "Bagaimana, apakah kau sudah selesai?."


Hu Yao kembali mengeryitkan keningnya, "Aku sama sekali tidak tertarik dengan barang-barang ini!. Jika kau sudah selesai, aku harap kita segera keluar dan mencari udara segar!."


Xiao Hei menganggukan kepalanya dan langsung berjalan menghampiri Zhang Si diikuti Hu Yao dibelakangnya


"Kepala kota Zhang, kami sudah selesai!. Terimakasih untuk semuanya, aku harap kami tidak terlalu merepotkan anda?!. Setelah ini, kami akan segera pergi mencari Kristal Tujuh Warna!!."


Zhang Si yang sedang fokus membaca laporan langsung melirik Xiao Hei yang sudah berdiri di depannya


"Kenapa buru-buru sekali?. Padahal aku berharap jika kau akan tinggal beberapa waktu lagi?!."


Xiao Hei sudah membulatkan tekad. Karena itulah Zhang Si tidak ingin memaksanya


Siang itu juga, Xiao Hei dan Hu Yao meninggalkan kediaman Zhang Si setelah Xiao Hei memasangkan atribut kecepatan yang didapatnya


Suasana kota yang kembali ramai seperti sebelumnya. Beberapa waktu yang lalu, Zhang Si mengumumkan sendiri tentang masalah yang dihadapinya


Hal itu membuat para penduduk kota menjadi lebih tenang dan tidak takut lagi jika ada penyerangan iblis karena kepala kota sendiri yang akan turun tangan


Xiao Hei dan Hu Yao memutuskan untuk datang ke Bar Mawar Hitam terlebih dahulu untuk memberitahu Ji Yun


Lantai atas Bar Mawar Hitam, didalam kamar Ji Yun. Mereka bertiga tengah membicarakan hal yang perlu dibicarakan


Ji Yun sedikit terkejut setelah Xiao Hei menceritakan tentang tubuhnya. Bahkan jika Xiao Hei tidak menceritakannya, Ji Yun tidak akan tahu jika tanduknya itu adalah bagian asli dari tubuhnya


Jika seseorang tidak memperhatikannya dengan jelas, tanduk itu terlihat menyatu dengan topeng setengah wajahnya


Xiao Hei tidak ingin membuang-buang waktunya. Tujuan pergi ke bar adalah untuk mengembalikan plat emas milik Xiao Hei yang asli


Dia mengeluarkan plat emas itu dan langsung memberikannya kepada Ji Yun


"Masih ada sesuatu yang harus aku selesaikan!. Mulai sekarang, aku sudah bukan lagi anggota pembunuh bayaran bar ini!. Dengan kekuatanku sekarang, aku juga tidak yakin bisa menjaga plat berharga itu dengan baik?!."


Xiao Hei menjelaskan semuanya kepada Ji Yun. Perihal dia ingin berhenti bekerja sebagai pembunuh bayaran


Walaupun Ji Yun sebenarnya tidak ingin Tian Yun pergi, akan tetapi Tian Yun terlihat serius. Sekeras apapun dia membujuk Tian Yun, pasti tidak akan berhasil


Maka dari itu, dia merelakan Tian Yun begitu saja demi kebaikan mereka


Ji Yun menghela nafas lalu menghembuskannya, "Padahal aku masih ingin melihat kejutan yang akan kau berikan!. Apa boleh buat?!." Dia lalu menyimpan plat emas yang bertuliskan pembunuh bayaran itu


"Apa yang ingin kukatakan sudah aku katakan!. Kalau begitu, kami izin undur diri!."


Tian Yun dan Hu Yao melanjutkan perjalanan mereka. Setelah mendengar pembicaraan Tian Yun dan Ji Yun, Hu Yao sedikit terkejut jika selama ini Tian Yun berbohong tentang identitasnya


Akan tetapi, dia sama sekali tidak memikirkannya karena sekarang dia juga sudah mengetahui yang sebenarnya


"Dilihat dari peta, seharusnya sarang Singa Pelangi cukup jauh dari Kota Sanctuary?!. Sepertinya, kita akan berpetualang kali ini?!." Ucap Tian Yun


Hu Yao menghela nafas lalu menghembuskannya, "Asalkan itu denganmu, aku rasa sejauh apapun perjalanan kita tidak masalah?!."


Didalam hati, Hu Yao masih menantikan kejutan yang akan ditunjukkan oleh Tian Yun dimasa depan


Bersambung ...