S

S
percepat



Kepapat


Jika aku menghindar maka itu akan membuatku semakin dekat


Alisa kim


***_______


"Apaa???RAY PARK???"Rose terkejut reflek dia menatap lekat manik alisa.


"Ihhh...biasa aja kali tante responnya adek kaget nich".alisa melihat temannya yang terkejut lalu berkata dengan dibuat buat.


"Kamu tau gak sih alisa sayangg...dia itu ahli waris keluarga park,dia sangat tampan,berbakat,dan menjadi impian semua wanita untuk menjadi suaminya".Jelas rose panjang lebar kepada sahabatnya alisa.


Alisa yang mendengarnya tidak terkejut bahkan ekspresinya tetap sama datar.


Kenapa begituu??karena alisa tidak suka karena Ray sangat sombong,dan angkuh.


Siapa sih yang tidak suka Ray park??meski alisa membencinya dia masih ada rasa kagum.Bagaimana tidak??dia SEMPURNA!.


"Ihh...aku cerita situ malah ngelamun!!"gertak Rose membuyarkan lamunan alisa.


"Gimana terpesona juga kan??".sahut Rose sambil memandang sahabatnya itu.


"Hmm iyaa".jawab alisa asal.


"Tuhh kan akhirnya kamu terpesona juga!!".Rose tersenyum tipis kepada alisa


"Ehh...aku ta..tadi..bilang apa ya???"jawab alisa setelah sadar respon dari Rose.


"Udah...udah sebel aku liat kamu ngeselin banget sihh!!".Rose berdecak sebal


Grukk....


"Hahahahaha...."tawa mereka meledak bersama setelah mengetahui cacing perutnya sudah demo.


"Makan yuk?".ajak Rose yang sudah menarik tangan alisa


****


Restourant seoul


Nampak dua gadis sejolly berjalan dengan elegannya memasuki restourant di kota seoul.Mereka menuju sebuah meja.


"Aku gamau rose!!".rengek alisa pada rose yang mengajaknya ke meja vvip disana ada seorang laki-laki.


Rose tidak merespon dia mulai buka suara untuk menyapa lelaki itu


"Hay...boleh gabung?".tanya rose lembut dengan senyum merekah diwajahnya.


"Kalian!!!sial penguntit ya??".respon lelaki itu tidak suka.


"Heh...songong banget lu tong!!!".sahut alisa sebal.


"Makasih".sahut rose senang.


Suasana sangat canggung tidak ada yang memulai dan menemukan topik bicara.Akhirnya rose mencoba menghhempas para jangkrik yang dari tadi berbunyi.


"Emm...Ray kamu sendiri saja??.tanya rose memecah hening.


"Iya...".jawabnya singkat.


Ray hanya menghisap dan menghembuskan pelan asap rokoknya ditemani sebuah greentea favoritenya.


******


Hari demi hari telah berlalu kini alisa telah tiga tahun berkuliah di universitas B seoul korea.


Bagaimana dengan Ray??dia masih tetap dengan wajah dingin dan tanpa ekspresi itu.


Bulan depan alisa akan menyelesaikan magangnya di perusahaan papanya sendiri.Yaa karena papanya yang meminta ke pihak kampus.


Setelah itu alisa akan wisuda,rencananya dia akan melanjutkan bisnis papanya yang telah menyebar di korea.


*****


Akhir bulan magang


Setelah setengah semester raisa magang besok adalah yang terakhir.Dia menyiapkan diri untuk acara wisudanya.


Pagi-pagi alisa bangun dan segera bersiap untuk ke kantor papanya.Meski itu kantor papanya alisa bersikap sewajarnya dan tidak melebihkan.Dia tidak lepas dari tanggung jawabnya.


"Haii alisa...pagi banget datengnya??".tanya Arya teman magang alisa.


"Eh iya harus semangat nih hari terakhir".jawab alisa dengan senyuman dan sangat lembut


Arya adalah teman magangnya alisa dia sangat baik kepada alisa.Alisa sangat senang mempunyai teman sepertinya.Meskipun arya laki-laki tetapi dia gampang akrab.


Arya sangat tampan dengan tinggi ideal dan lengkuk tubuh yang sexy.Apalagi dia sangat ramah dan sederhana.Idaman.itulah yang dikatakan alisa saat melihatnya.


"Hay arya...alisa..udah lama??"tanya perempuan yang akrab dengan mereka sejak awal magang.


"Enggak baru aja"sahut arya pada Alya .


"Eh kalian nanti pulang ada acara gak".tanya alya pada dua teman yang ada didepannya.


Alisa tampak berpikir sejenak.


"Gak ada kok al".jawab alisa dan arya.


"Yukk ke cafe udah lama gak kumpul lagian kan ini hari terakhir kita harus pesta dongg"alya mengatakan dengan penuh semangat dan tersenyum


****


Jangan lupa berikan like