
Seperti yang sudah diperkirakan dalam dua hari perjalanan, Tian Yun telah sampai di wilayah Pegunungan Spirit Dragon
Peta yang dipegangnya tidak menunjukkan lokasi pasti letak terdapatnya Kayu Api. Karena sudah tidak berguna lagi, Tian Yun akhirnya membakar peta itu hingga hangus tak tersisa
Tian Yun menghela nafas lalu menghembuskannya, "Guru, kau bilang jika Kayu Api mudah dijumpai di Pegunungan Spirit Dragon?!, Tapi kenapa aku sama sekali tidak melihat satupun pepohonan disini?."
Tidak ada pepohonan sama sekali, yang ada hanyalah beberapa rerumputan dan juga bebatuan yang sedikit besar
She Zu duduk manis di bahu Tian Yun, "Aku merasakan aura Yang yang sangat kuat tidak jauh dari sini!!, Mungkin, dua kilometer dari arah depan!!."
Tian Yun mengkerutkan keningnya, "Jangan-jangan, itu Kera Api yang dibicarakan oleh pembunuh bayaran waktu itu?."
She Zu sedikit menganggukkan kepalanya, "Aku juga berpikir demikian!!, Energi itu sama sekali tidak berpindah tempat!!, Bisa jadi apa yang mereka katakan tentang Kera Api yang masih tidur panjang itu benar?!."
Tian Yun tersenyum puas, "Kalau begitu, apa yang kita tunggu?!." Dia mempercepat langkahnya untuk melihat apa yang dibicarakan oleh mereka
Hutan cemara mulai terlihat dari kejauhan. Tian Yun terus berjalan dan tetap berhati-hati agar kejadian yang tidak diinginkan tidak terjadi
Hutan cemara semakin lebat seiring Tian Yun masuk kedalam. Kini, dua sudah tahu letak pasti sumber aura Yang itu
Sebuah pohon setinggi dua meter dengan kobaran api yang menyala di setiap rantingnya. Di kulit pohon terlihat banyak sekali garis-garis magma kecil yang menghiasinya
"Kayu Api!!, Yun'er, cepat ambil tangkai pohon yang memiliki kandungan energi yang paling kuat!!." Ucap She Zu
Tian Yun menganggukkan kepalanya. Dia berlari mendekati pohon api dan langsung mengambil tangkai pohon menggunakan Rantai Neraka
Tian Yun memandanginya, memperhatikan setiap lekukan dari tangkai yang sudah berada di genggamannya, "Jadi, seperti ini kayu api?, Tapi kenapa aku tidak melihat pohon yang lain?!."
"Yun'er, cepat menghindar!!." She Zu menyadari ada sesuatu yang melesat kearah mereka
Tian Yun menyadarinya setelah She Zu memberitahunya. Dia melompat kesamping menghindari sebuah batu besar yang diselimuti oleh kobaran api yang melesat kearahnya
She Zu masuk kedalam tubuh Tian Yun bersamaan dengan Tian Yun menyimpan kayu api kedalam liontin giok
Seekor Kera raksasa, ujung ekornya diselimuti oleh kobaran api, cakarnya yang keluar sepenuhnya diselimuti oleh aura api kecil
Kera Api, merupakan binatang sihir tingkat empat. Kecepatan dan kelincahannya tidak bisa dibayangkan
Kera Api melompat kearah Tian Yun dengan sangat cepat dengan cakarnya yang hendak digunakan untuk mencabik Tian Yun
Sebelum cakar itu mencabiknya, Tian Yun melempar Daggernya keatas dan langsung berteleportasi. Dia yang sedang melayang di udara langsung mengendalikan Rantai Neraka untuk melilit Kera Api
Empat buah rantai yang menjulur dari dalam lingkaran sihir yang menyala dibelakang tubuh Tian Yun sama sekali tidak bisa menandingi kecepatan sang kera
Sebelum Rantai Neraka mengenainya, Kera Api sudah melompat-lompat, bergelantungan di pohon cemara. Dengan cepat dan sangat lincah, dia mengincar Tian Yun yang baru saja menginjakkan kakinya di tanah
Sang kera mencabik-cabikan cakarnya kepada belati yang melesat kearahnya. Empat Soul Dagger milik Tian Yun terpental ke arah yang berbeda satu sama lain
Kera Api sudah berada satu meter didepannya dengan cakarnya yang hendak dicabikan
Kilatan cahaya berwarna merah terlihat seiring Kera Api mencabik-cabikan cakarnya kepada Tian Yun
Tian Yun melompat-lompat kebelakang, menghindari setiap cabikan cakar Kera Api
Setiap kali Kera Api mencabik tanah kasar, dia akan meninggalkan sebuah bekas cakaran yang dipenuhi oleh magma panas
Dibelakang Tian Yun kini ada sebuah tepian tebing yang sangat tinggi. Artinya, mau tidak mau Tian Yun harus melakukan perlawanan
Kera Api berjalan selangkah demi selangkah menghampiri Tian Yun yang sudah tidak bisa kabur lagi. Dia memusatkan energi di cakar kanannya sehingga, aura api yang menyelimutinya menjadi semakin tebal
Tian Yun berusaha mengendalikan empat Soul Dagger yang masih tergeletak beberapa meter darinya. Dia mengendalikannya untuk melesat kearahnya
Kera Api menyadarinya dan langsung mencabik-cabikan cakarnya. Tanpa sadar dia telah membelakangi lawan yang sebenarnya
Kesempatan emas bagi Tian Yun. Dia langsung menebaskan Dagger yang dipegangnya ke punggung Kera Api sebanyak dua kali hingga membentuk huruf, " X."
Kera Api mengaum kesakitan. Dia menendang Tian Tian dengan kedua kakinya hingga Tian Yun terpental dan terjatuh
Tian Yun mengendalikan kelima Soul Dagger agar mereka menjadi pijakannya saat dia sedang melayang di udara
Walaupun tekanan menurun, akan tetapi jatuh dari ketinggian seperti itu membuat tubuh Tian Yun seperti baru saja dipukuli oleh ribuan orang
Tian Yun memuntahkan seteguk darah. Dia berusaha untuk duduk bersandar di sebuah pohon yang ada didekatnya
She Zu buru-buru melata keluar. Terlihat raut wajah cemas ular mungil She Zu, "Gawat!!, Racunnya mulai menyebar ke organ dalam!!."
She Zu menyadari ada seseorang yang mendekat kearah mereka. Dia buru-buru masuk kedalam tubuh Tian Yun sebelum orang itu melihatnya
Di keadaan darurat seperti ini, She Zu sama sekali tidak bisa membantu Tian Yun sama sekali
Dari balik semak-semak, seorang yang familiar berjalan menghampiri Tian Yun dengan langkah kaki yang sedikit dipercepat, Xie Jinshu
Xie Jinshu mengenali bocah yang ada didepannya itu. Dia menghembuskan nafas lega setelah mengecek detak nadi, jantung, dan pernapasan Tian Yun yang masih normal
Hanya saja, tubuhnya terlihat sangat lemas. Dia lalu menggendongnya dan membawanya kembali ke rumahnya di Kerajaan Tiexie
Mengetahui masalah Tian Yun dengan keluarga kerajaan, tentu saja dia membawanya ke tempat tinggal pribadinya
Bersambung ...