
Hu Yao merasa sangat takut. Tapi dia tidak tega untuk meninggalkan Tian Yun sendirian dengan kondisi yang seperti ini
Setelah beberapa kali mondar-mandir, memikirkan langkah yang diambilnya, akhirnya Hu Yao memutuskan untuk membawa Tian Yun ke tempat yang aman
Walaupun Tian Yun tidak membunuhnya, tidak sampai dua tahun lagi dia juga akan mati karena racun yang ada didalam tubuhnya
Hu Yao membantu Tian Yun untuk berdiri setelah memungut topeng setengah wajah dan jubah hitamnya
Beruntung tubuh Tian Yun yang masih lebih kecil darinya, membuat Hu Yao tidak terlalu kesusahan saat membawanya
Di air terjun tempat dia menunggu Xiao Hei, Hu Yao menyandarkannya di sebuah pohon. Dia juga menutupi sekujur tubuh Xiao Hei dengan jubah hitam agar wujud naganya tidak terlalu mencolok
...
Hampir tiga hari penuh Tian Yun tak sadarkan diri. Kedua matanya yang tertutup perlahan mulai terbuka. Dia memegangi kepalanya yang terasa sedikit berat
Hu Yao masih merasa sedikit takut dengan Xiao Hei. Dia bersembunyi di balik batu yang ada tidak jauh di tepi danau
"Ka, kau sudah bangun?." Ucapnya sedikit gemetaran
Tian Yun teringat dengan tubuhnya yang berubah setelah melihat tingkah aneh dari Hu Yao. Dia memandangi sekujur tubuhnya yang masih terlihat berbeda
Tian Yun benar-benar merasa sangat kesal. Dengan tubuhnya yang seperti itu, bagaimana dia bisa bertemu dengan Ah Yu dimasa depan
Akan tetapi, tidak ada hal yang bisa dilakukannya saat ini
"Kau, apa kau yang menolongku?." Tanya Tian Yun
Hu Yao sedikit menampakkan kepalanya dari balik batu
"A, aku tidak berbuat macam-macam kepadamu!!."
Bahkan dengan Hu Yao yang seorang siluman saja bisa ketakutan melihat wujudnya yang seperti ini. Tian Yun sama sekali tidak bisa memikirkan reaksi Ah Yu setelah melihatnya
"Kau, tidak perlu takut!!. Aku tidak akan membunuhmu!!." Tian Yun mencoba membuat Hu Yao agar tidak ketakutan kepadanya
Dia kembali memakai jubah hitam dan topeng setengah wajahnya untuk menutupi setengah tubuhnya yang berubah menjadi naga
Hu Yao menelan ludahnya. Dia berjalan menghampiri Tian Yun secara hati-hati tanpa menatapnya sedikitpun. Dia lalu duduk di dekat Tian Yun
"A, anu, Xiao ... , Dewa Naga, apakah kau benar-benar akan membantuku?." Ucapnya masih sedikit ketakutan
Xiao Hei sedikit tercengang mendengar Hu Yao yang memanggilnya Dewa Naga. Akan tetapi, demi mengurangi kecurigaan, dia tidak mempedulikannya
"Kau tidak perlu sungkan seperti itu!!. Bukankah aku sudah bilang jika kau bisa memanggilku Xiao Hei?!."
Walaupun Tian Yun sudah berkata seperti itu. Akan tetapi, Hu Yao tetap saja masih merasa sedikit takut
"Apa kau tahu goa yang dekat di sekitar sini?. Aku akan segera membuatkan Pil Ajaib untukmu!!."
Hu Yao sangat terkejut dengan ucapan Xiao Hei. Ternyata dia benar-benar mau membantunya. Rasa takutnya terhadap Dewa Naga kini hampir sepenuhnya menghilang. Bahkan dia sudah bisa tersenyum
Hu Yao menganggukkan kepalanya, "Aku tahu sebuah goa yang ada didekat sini!!. Aku akan menunjukannya kepadamu!!."
Hu Yao memandu Tian Yun menuju ke sebuah goa yang dikatakannya
"Apa kau bisa membantuku menjaga keamanan di luar?." Tanya Tian Yun sambil mengeluarkan Tripodnya
Hu Yao menganggukkan kepalanya. Dia berlari dan menjaga di luar sesuai perintah dari Xiao Hei
"Yun'er, apa kau yakin akan membuatnya sekarang?." She Zu keluar lalu duduk manis di batu yang ada di dekat Tian Yun
Tian Yun menganggukkan kepalanya, "Semakin cepat aku berusaha, semakin cepat guru akan pulih!!."
Dengan penuh percaya diri, Tian Yun mulai memasukkan bahan-bahan kedalam Tripod. Satu persatu bahan dilarutkannya
Sedikit demi sedikit tekanan keluar seiring Tian Yun membuat Pil Ajaib yang membuat para binatang buas yang mencium aroma wangi itu mendekat
Dengan sekuat tenaga Hu Yao menahan para binatang buas yang hendak memaksa masuk
"Sedikit lagi!!."
Tian Yun menggertakan giginya. Setelah puluhan menit kini Tian Yun sudah mencapai fase terakhir yaitu pembentukan pil
Tidak seperti saat membuat Pil Putih, kali ini energi yang digunakan Tian Yun sedikit lebih banyak
Tekanan yang sedikit kuat terjadi. Hu Yao yang masih bertarung di mulut goa sedikit kewalahan karena binatang buas sama sekali tidak berhenti berdatangan
"Menunduklah!!."
Sebuah teriakan yang dilontarkan oleh Tian Yun segera membuat Hu Yao tertunduk
Lima buah bola api melesat dari lorong goa, memporak-porandakan seluruh binatang buas yang masih saja berdatangan
Tian Yun melesat dari dalam goa. Dengan kelima Soul Daggernya, dia membunuh para binatang buas tanpa ampun
Para binatang buas yang berhasil lolos lari menjauh dari tempat itu. Beruntung mereka semua hanya binatang tingkat dua
Jika itu sampai tingkat tiga atau bahkan empat, Hu Yao tidak tahu harus bagaimana lagi
"Kau tidak apa-apa?." Tian Yun menyimpan kembali kekuatannya lalu berjalan menghampiri Hu Yao
Racun yang ada di tubuh Hu Yao mulai menyebar akibat pertarungan barusan. Tian Yun menggertakan giginya, "Cepat, makan ini!!."
Dia memberikan Pil Inti Api kepada Hu Yao dan menyuruhnya untuk menyerap kekuatannya didalam goa. Dan sekarang adalah giliran Tian Yun yang menjaga keamanannya
Di tepi sungai yang berada beberapa meter dari goa, Tian Yun tengah duduk bersila sembari memandangi aliran air sungai yang cukup deras
Raut wajahnya terlihat sangat murung ketika memandangi kedua tangannya yang saling berbeda satu sama lain
She Zu melata lalu duduk di bahu Tian Yun, "Spiritmu hampir memakan kesadaranmu. Sebaiknya kau tidak terlalu banyak mengandalkan Spirit!!."
"Guru, masih banyak yang belum aku mengerti!!. Aku harap kau bisa menjelaskannya kepadaku walaupun hanya sedikit!!."
She Zu menghela nafas lalu menghembuskannya, "Seiring berjalannya waktu, semuanya akan terungkap satu persatu!!. Kau tidak perlu memikirkan sesuatu yang menghambatmu!!. Untuk saat ini, tenangkan dulu pikiranmu!!."
Dalam hati, She Zu juga bisa merasakan apa yang Tian Yun rasakan karena kisahnya di masa lalu hampir sama dengan Tian Yun
"Yun'er, aku ingin bertanya kepadamu!!. Apa yang kau lihat didalam peti yang kerap muncul dalam mimpimu?."
Tian Yun mengkerutkan keningnya, mengingat-ingat kembali saat dia melihat peti mati itu
"Aku tidak yakin, tapi aku seperti melihat seorang manusia!!. Entah itu laki-laki atau perempuan, aku juga tidak bisa melihatnya dengan jelas!!."
"Bukankah kau ingin segera mengetahuinya?. Maka dari itu, mulai sekarang lupakan yang mengganjal di hatimu!!. Percayalah padaku, aku tidak akan mengecewakanmu!!."
Ucapan tulus dari She Zu langsung membuat hati Tian Yun tercerahkan kembali. Seketika, perasaan sedih dan bingung yang tercampur aduk didalam hatinya menghilang. Semangat berlatihnya juga semakin bertambah
Tian Yun berdiri, menatap langit biru yang sangat cerah
"Aku tidak ingin guruku terus-terusan menumpang didalam tubuhku!!. Maka dari itu, aku akan segera menjadi lebih kuat dan mengembalikan kekuatannya!!."
Walaupun niat Tian Yun sangat tulus, akan tetapi She Zu merasa sedikit aneh dengan ucapannya. Dia menghela nafas lalu menghembuskannya, tertawa kecil sebelum bergumam, "Bocah ini, benar-benar anak dari Shen Yuan!!."
Bersambung ...