
Wanita itu tersadar dari pingsannya. Dia lalu berusaha untuk duduk, "Apa yang terjadi padaku?!." Ucapnya sambil memegang kepalanya yang terasa sedikit pusing
"Jangan-jangan, energi Yin yang dikeluarkan oleh Harimau Es terserap oleh tubuhnya?, Pantas saja tidak terlalu banyak energi Yin yang ada didalam sini?!."
Wanita itu menengok ke kanan dan kiri. Suasana yang sangat asing. Dia baru pertama kali menginjakkan kaki didalam goa ini
Wanita itu melihat seorang bocah yang seingatnya adalah bocah yang baru saja bertarung dengannya. Dia mengkerutkan keningnya, "Sialan, apakah dia menyanderaku?!." Dia lalu berusaha untuk berdiri hendak meninggalkan tempat ini
Akan tetapi, tubuhnya masih terasa sangat berat. Dia terjatuh kembali sebelum dirinya berdiri dengan sempurna. Dia menggertakan giginya, "Sialan, tenagaku belum pulih sepenuhnya!!."
Tian Yun yang sedang berkultivasi dikejutkan dengan suara seperti benda jatuh. Dia segera membuka matanya dengan cepat
Mulutnya tercengang melihat wanita yang dikatakan oleh She Zu akan bangun dalam beberapa hari ternyata terbangun secepat ini. Dia segera berdiri dan bersikap waspada jika wanita itu akan menyerangnya
"Guru, kau bilang dia akan pulih dalam beberapa hari lagi?!." Ucapnya lirih
She Zu menghela nafas lalu menghembusmannya, "Energi Yin yang dikeluarkan oleh Harimau Es membuatnya sadar lebih cepat!!, Kau juga harus berterimakasih padanya karena energi Yang yang ada disekitar sini menjadi lebih murni!!."
"Apa yang sudah kau lakukan kepadaku?!." Ucap wanita itu tegas sambil berusaha untuk bangkit lagi
Melihat wanita didepannya sangat lemah dan hendak terjatuh lagi, Tian Yun segera membantunya agar tidak terjatuh ke tanah
"Apa ini ucapan terimakasih kepada seseorang yang menolongmu?!." Tian Yun membantunya untuk duduk
Wanita itu menggertakan giginya. Dia menepis tangan Tian Yun yang menyentuh tubuhnya, "Jangan sentuh aku!!, Apa yang telah kau lakukan kepada tubuhku saat aku pingsan!!."
Tian Yun menghela nafas lalu menghembuskannya, "Lihatlah diriku yang masih anak-anak yang polos!!. Tidak seharusnya kau berpikiran seperti itu!!."
Melihat seorang bocah yang terlihat masih belum genap lema belas tahun, wanita itu juga sedikit mempercayainya. Akan tetapi, dia tetap meminta penjelasan kepada Tian Yun
Tian Yun lalu menjelaskan apa yang telah terjadi kepada mereka sebenarnya
Wanita itu merasa sedikit malu, "Ka, kalau begitu, terimakasih!!."
Tian Yun tersenyum puas, "Kau tunggulah disini!!, Aku akan membuat makanan sebentar!!." Dia lalu keluar untuk menangkap rusa dan memasak sup rusa panggang dengan bantuan She Zu
Didalam hutan Bintang Ungu ...
Tian Yun masih berjalan santai sembari mencari seekor rusa
"Kemana perginya semua rusa itu?, Jangan bilang jika mereka sudah habis karena diburu olehmu, guru?!."
Sudah lebih dari satu jam Tian Yun mencari rusa akan tetapi sama sekali tidak menjumpainya
"Tidak usah banyak bicara dan lanjutkan pencarian. Pergilah ke pedalaman jika di pinggiran sudah tidak ada!!." Ucap She Zu
Tian Yun memutuskan untuk menjelajahi hutan sedikit lebih dalam sesuai apa yang telah dikatakan oleh She Zu
Tidak lama kemudian, seekor rusa terlihat tidak jauh dari arah depan. Tian Yun berjalan mengendap-endap untuk mendekatinya
Rusa itu menyadari keberadaan Tian Yun. Dia lalu berlari menjauhi Tian Yun karena merasakan adanya mara bahaya
Tian Yun menggertakan giginya, "Sialan, rusa itu menyadarinya!!."
"Yun'er, cepat kejar dia!!." Teriak She Zu
Tanpa basa-basi Tian Yun langsung mengejar rusa buruannya yang sudah berlari sedikit jauh
Aksi kejar-kejaran terjadi, rusa itu secara tidak sengaja memandu Tian Yun menuju ke sebuah reruntuhan yang terlihat sudah lama sekali tidak ada orang yang menjaganya
Puing-puing bangunan yang berwarna coklat bahkan sudah tidak ada yang tidak berlumut
Tian Yun sedikit tercengang setelah melihat reruntuhan itu dari dekat, "Guru, apa ini?."
"Sepertinya ini adalah reruntuhan kuno?, Aku belum pernah melihatnya sebelumnya?!." Ucap She Zu
Tian Yun mengkerutkan keningnya, "Belum pernah?, Lalu apa yang kau lakukan selama ini didalam hutan?."
She Zu sedikit bingung menjawab pertanyaan Tian Yun. Jika dia memberitahunya yang sebenarnya, mungkin Tian Yun bisa membulinya
"Tidak usah banyak tanya!!, Lebih baik kau jelajahi reruntuhan ini!!, Siapa tahu ada sesuatu yang bisa berguna!!." Ucap She Zu tegas
...
...
Tian Yun lalu berjalan menyusuri reruntuhan sesuai apa yang telah dikatakan oleh She Zu
Tak sengaja, dia melihat rusa yang dikejarnya tengah memakan rerumputan yang ada di tengah-tengah reruntuhan kuno
Tian Yun tersenyum puas, "Bagus!!, Ini kesempatan bagiku!!." Dia lalu berjalan mengendap-endap kembali. Puing-puing bangunan membantunya bersembunyi lebih baik dari sebelumnya
Hingga pada akhirnya, Tian Yun berhasil menangkap kaki kiri belakang rusa itu
Rusa itu sedikit melawan. Tian Yun segera mengikat perut rusa itu hingga membuatnya mati kehabisan nafas menggunakan Rantai Neraka
Tian Yun menghembuskan nafas lega, "Akhirnya dapat tangkapan juga!!." Dia mulai membelah perut sang rusa dan membersihkan **********
Sejak memasuki wilayah reruntuhan, She Zu merasakan sesuatu yang tidak biasa, seperti ada aura yang sangat kuat berasal dari dalam kuil yang tidak terlalu terlihat dari tempat mereka
Tian Yun yang hendak membawa rusa yang baru saja dibersihkannya itu untuk pergi dibuat heran oleh She Zu yang memandangi suatu bangunan yang berada beberapa meter di sebelah kanan dari tempatnya
"Guru, apa yang membuatmu cemas?." Dia segera meminta penjelasan kepada She Zu
"Yun'er, tinggalkan rusa itu sebentar dan pergilah ke bangunan itu!!." Ucap She Zu sedikit serius
Hanya ada satu bangunan saja yang masih berdiri kokoh didalam reruntuhan. Tian Yun lalu berjalan mendekatinya setelah meletakkan rusa itu secara tergantung di puing-puing bangunan yang sedikit tinggi
Tian Yun kembali dibuat tercengang oleh bangunan yang masih berdiri kokoh sementara bangunan yang lainnya hanya tersisa puing-puingnya saja
"Bangunan ini terlihat masih sangat kokoh!!, Guru, bagaimana jika kita masuk?!." Ucap Tian Yun sambil sedikit membersihkan dinding yang terlihat kotor
"Boleh, tapi ingat tetap waspada dan jangan sentuh apapun yang terlihat mencurigakan!!." Ucap She Zu serius
Sebenarnya dia juga penasaran dengan apa yang ada didalam bangunan yang pastinya merupakan sebuah kuil
Ketika menginjakkan salah satu kakinya di lantai di lorong, tiba-tiba sebuah raungan keras membuatnya terpental menghantam puing-puing reruntuhan hingga memuntahkan seteguk darah
"Disini buka tempatmu, dasar bocah manusia!!." Sepasang mata yang menyala berwarna merah terlihat dari dalam lorong yang sangat gelap
"Pergi!!." Makhluk itu meraung kembali hingga membuat Tian Yun terpental untuk yang kedua kalinya karena puing-puing bangunan yang dihantamnya tidak kuat menopang beratnya tekanan
Tubuh Tian Yun terbaring di tanah didekat dia menggantung rusa tangkapannya. Dia menggertakan giginya, "Ma, makhluk apa itu tadi!!."
"Binatang bias yang bisa berbicara?!, Sepertinya dia binatang buas tingkat delapan!!." She Zu menjelaskan
"Yun'er, apakah kau berniat untuk melihatnya?, Sepertinya ini bukanlah sarangnya, lebih tepatnya, dia menjaga sebuah harta karun!!." Tambahnya
Tian Yun berusaha untuk berdiri kembali, "Tentu saja!!, Kenapa tidak?!." Ucapnya sambil mengambil rusa yang telah digantungnya menggunakan Rantai Neraka
She Zu tersenyum manis, "Sepertinya, muridku sudah sedikit pintar?!." Dia yang sedari tadi duduk manis di tanah lalu melata dan masuk kedalam tubuh Tian Yun kembali karena mereka akan segera pulang untuk memikirkan strategi. Ditambah, mereka masih memiliki satu pasien dan hari sudah senja
...
Didalam kuil reruntuhan kuno, tempat makhluk misterius itu bersemayam
"Manusia itu sedikit menarik?!, Kita lihat apa yang akan kau lakukan besok?!."
...
"Guru, kenapa kau melarangku untuk memasukkan rusa ini kedalam liontin giok?, Bukankah kita bisa lebih cepat?." Ucap Tian Yun sedikit mengeluh sambil terus menyeret rusa yang sudah diolahnya
She Zu menghela nafas lalu menghembusnya, "Apa kau ingin mengotori barang berhargamu?, Jika kau memasukkan rusa itu kedalam liontin giok, bisa saja darahnya mengenai barang-barang yang ada didalamnya!!, Aku tidak ingin Pil YinYang ternodai oleh benda kotor itu!!."
Tian Yun menghela nafas dalam-dalam lalu menghembusnya, "Baiklah-baiklah, guru sangat berisik!!."
Hari sudah mulai larut, dia mempercepat langkahnya karena dia juga mulai merasa lapar
Bersambung ...