
"Suhu udara yang sedikit membakar kulit, panas yang terasa sedikit dingin, tidak salah lagi!!." She Zu yang duduk manis di bahu Tian Yun hampir tidak bisa berkata-kata lagi
Tepat didepan mereka kini adalah sebuah ruangan yang berbentuk persegi dengan ukuran lima meter persegi
Hanya ada dua obor yang menerangi tempat itu, yang diletakkan di dinding yang berada didekat jalan menuju lorong
She Zu menyuruh Tian Yun untuk mengambil salah satu obor, "Cepat, ambil gulungan yang ada di patung itu!!." Ucap She Zu memaksa
Tanpa berbasa-basi, Tian Yun berjalan menghampiri patung naga yang ada beberapa meter didepannya
Sebuah patung naga yang berukuran tubuh orang dewasa. Memiliki panjang sekitar lima meter dengan posisi melingkar-lingkar. Sebuah gulungan berwarna hitam pekat tergigit olehnya
Tian Yun meletakkan obornya dan langsung memukul kepapla patung naga itu hingga kepalanya terjatuh. Dia segera mengambil gulungan yang masih digigit oleh kepala naga itu
Tian Yun tidak hanya menemukan gulungan sihir itu, dia juga menemukan tiga buah batu giok yang berukuran masing-masing dua kepalan tangan
She Zu menyuruh Tian Yun untuk mengambilnya dan segera pergi setelah memasukkan semua rampasannya kedalam liontin giok karena tempat ini akan segera hancur
Griffin Api Hitam yang sedang mengejar Xing Se merasakan sesuatu. Insting binatangnya mengatakan jika harta karun yang selama bertahun-tahun dijaganya telah dicuri oleh seorang yang pastinya adalah, bocah yang mendatanginya kemarin sore
Griffin Api Hitam menggertakan giginya, "Dasar manusia sialan!!, Beraninya kalian membodohiku?!." Dia sama sekali tidak menyangka jika dirinya berhasil dibodohi oleh sekumpulan bocah ingusan
Xing Se sudah tidak kuat lagi. Dia tersenyum puas lalu membiarkan dirinya terjatuh di tengah-tengah hutan. "Kerja bagus, adik!!." Ucapnya dalam hati
Tian Yun buru-buru meninggalkan reruntuhan kuno sebelum Griffin Api Hitam menyadarinya dan kembali
Dengan kekuatannya saat ini, dia sudah pasti tidak akan bisa menang melawannya walaupun dengan bantuan She Zu
Ketika baru saja keluar dari wilayah reruntuhan kuno, tiba-tiba saja sebuah bola api dengan sangat cepat melesat kearahnya dari belakang
Tian Yun menggulingkan tubuhnya ke depan untuk menghindarinya
Walaupun bola api itu tidak mengenainya secara langsung, dia tetap terpental sejauh tiga meter hingga menghantam sebuah pohon
Tian Yun memuntahkan seteguk darah. Dia lalu mengusap bibirnya yang teraliri oleh darah sambil berusaha untuk berdiri. Dia menggertakan giginya, "Tidak ada waktu untuk beristirahat!!."
Tian Yun segera berlari kembali karena Griffin Api Hitam pastinya akan mengejarnya
"Mau lari kemana kau bocah?!." Ucap Griffin Api Hitam sangat marah
Binatang itu menembakkan tiga bola api kearah Tian Yun yang terus berlari. Walaupun jarak mereka hampir satu kilometer, akan tetapi serangannya sangat akurat
Naluri binatang buas yang sudah berada ditingkat tujuh keatas bisa dibilang mendekati sempurna
Saat seekor binatang buas berhasil mencapai tingkat tujuh, mereka mulai diberkahi dengan kecerdasan. Berbeda dengan siluman maupun iblis yang memiliki kecerdasan sejak lahir
Tian Yun sudah mulai lelah berlari. Dia segera menghentikan langkahnya sambil memperlihatkan gulungan sihir yang didapatnya kepada Griffin Api Hitam, "Apa kau mau ini?, Ambillah jika bisa!!."
Tian Yun lalu membuka gulungan itu dan langsung menyerap energi sihir yang tersimpan di dalamnya
Lingkaran sihir berwarna hitam pekat menyala tepat dibawah kakinya. Tubuh ular She Zu yang sangat kecil terpental hingga menghantam ke sebuah pohon
"Tidak, jangan pelajari gulungan itu!!." Griffin Api Hitam menjadi lebih marah kepada Tian Yun. Dia menembakan tiga bola api kepada Tian Yun yang masih menyerap energi sihir yang tersimpan di gulungan
"Yun'er, awas!!." She Zu sangat panik karena saat ini Tian Yun tidak bisa bergerak sama sekali karena energi yang sangat kuat yang masih diserap oleh Tian Yun. Paling banyak, She Zu hanya bisa membantunya dengan doa
Ketika bola api itu berjarak lima meter dari Tian Yun, tiba-tiba sebuah petir yang sangat dahsyat menyambar tiga bola api itu hingga menghancurkannya
Griffin Api Hitam mengkerutkan keningnya, "Jangan-jangan?!, Sialan manusia itu benar-benar brengsek!!." Dia segera mengepakkan sayapnya untuk pergi meninggalkan Tian Yun
Akan tetapi, sebuah petir menyambar salah satu sayapnya hingga membuatnya terluka dan terjatuh menghantam pepohonan yang ada di pinggiran reruntuhan
Serangan petir yang sangat dahsyat membuat Griffin Api Hitam hampir tidak bisa berdiri lagi
Energi sihir yang ada didalam gulungan itu sangatlah kuat. Tian Yun kini sedang mempertaruhkan nyawanya untuk menyerap semua kekuatannya
Semakin lama, petir yang menyambar semakin banyak. She Zu benar-benar tidak bisa berbuat apa-apa kali ini
"Yun'er, semuanya tergantung padamu!!." Dia hanya bisa mendoakan yang terbaik baginya sembari duduk beberapa meter dari tempat Tian Yun
Tubuh Tian Yun kini sudah hampir ditutupi oleh aura api hitam yang keluar dari dalam gulungan
Tian Yun berteriak kesakitan, menahan tekanan yang dihadapi dan perasaan seperti tubuhnya sedang dibakar oleh kobaran api
Xing Se melihat langit yang sangat aneh. Dia berusaha untuk berdiri dan berjalan dengan sekuat tenaga untuk melihat apa yang sedang terjadi
"Tian Yun, aku harap tidak terjadi sesuatu yang buruk terhadapmu!!." Dia sangat khawatir dengan keadaan Tian Yun saat ini
Energi sihir yang ada didalam gulungan telah habis sepenuhnya. Gulungan yang tadinya berwarna hitam pekat, kini kehilangan warna dan semua tulisan yang ada didalamnya
Gulungan itu perlahan terbakar oleh api hitam hingga hangus tak tersisa
Kini, Tian Yun tengah berusaha untuk menyerap energi yang tersisa. Tinggal sedikit lagi maka dia akan berhasil
Tian Yun berteriak keras karena rasa sakit yang tengah dirasakannya itu. Darahnya terasa seperti mendidih, tulang-tulangnya terasa sangat ngilu karena direbus bersamaan dengan darahnya
Tian Yun berusaha sekuat tenaga untuk mengumpulkan energi yang baru saja diserapnya kedalam inti spiritual
Lagi-lagi, rasa sakit seperti tubuhnya sedang disobek dirasakan oleh Tian Yun. Tian Yun semakin berteriak kesakitan
"Yun'er, berjuanglah!!." Raut wajah She Zu terlihat sangat cemas. Kedua matanya sudah mulai berkaca-kaca
She Zu tercengang ketika melihat senyuman diwajah Tian Yun. Tidak menyangka disaat-saat kritis seperti ini, dia masih bisa tersenyum
"Hanya seperti ini, ba, bahkan cambukan dari guruku lebih sakit daripada ini!!." Tian Yun lalu kembali berteriak dengan sangat keras
She Zu mulai melihat secercah harapan dari Tian Yun. Air matanya mulai menetes. Dia tersenyum dingin, "Yun'er, aku tidak akan membiarkanmu merasakannya sendirian!!."
"Aku akan membantumu meskipun aku akan mati!!."
She Zu lalu melata dengan sangat cepat dan masuk kedalam tubuh Tian Yun melalui tanda yang ada di keningnya
She Zu mulai membantu Tian Yun dengan mengalirkan energi Yin miliknya untuk mengurangi rasa sakit seperti dibakar
"Gu, guru, apa yang kau lakukan?!, Kau bisa mati jika menolongku!!."
"Aku sudah berjanji pada ibumu untuk membantumu tumbuh menjadi seorang penyihir yang hebat!!, Maka dari itu, sebagai gurumu, aku akan berusaha sebisaku agar kau bisa tumbuh menjadi penyihir hebat sesuai apa yang diinginkan oleh ibumu!!."
She Zu berteriak sangat keras. Kekuatannya sudah sepenuhnya dia gunakan untuk membantu meringankan rasa sakit Tian Yun. Dia mengorbankan inti spiritual dan Spiritnya kepada Tian Yun
Dengan sekuat tenaga, Tian Yun mengarahkan energi sihir yang sudah meluap-luap didalam tubuhnya kedalam inti spiritualnya yang sudah menjadi lebih besar lalu mencampur kedua energi yang ada didalamnya
Tian Yun berteriak keras. Petir yang menyambar juga semakin banyak dan kuat
Griffin Api Hitam mengkerutkan keningnya, "Bo, bocah manusia ini?, Apakah dia berhasil?!."
Diiringi teriakan, Tian Yun berhasil menyatukan dua energi yang ada didalam inti spiritualnya hingga sepenuhnya sudah menjadi energi api hitam murni
"Yun'er, dikedepannya, aku tidak akan bisa membantumu lagi saat dalam pertarungan!!." Ucap She Zu sangat lemas. Dia lalu tertidur kembali didalam tubuh Tian Yun. Tepatnya, didalam ruang yang ada didalam tanda yang ada dikening Tian Yun
Tian Yun masih terduduk lemas dengan kedua mata yang terpejam
Perlahan, Tian Yun membuka kedua matanya. Kedua matanya terlihat diselimuti oleh api hitam. Yang ada dipikirannya hanyalah kemarahan dan kebencian terhadap Griffin Api Hitam
Api hitam seperti mengendalikannya untuk membunuh Griffin Api Hitam
Dengan tenaganya yang tersisa, Griffin Api Hitam bangkit dan langsung menyerang Tian Yun dengan bola apinya
Tian Yun tidak bergerak sama sekali. Tiba-tiba saja lingkaran sihir berwarna hitam menyala didepannya dan bola api hitam keluar dari dalamnya dengan ukuran yang sama tapi lebih cepat
Tekanan yang sangat besar terjadi setelah kedua bola api itu bersentuhan
Tian Yun melesat dengan sangat cepat kearah Griffin Api Hitam yang masih berdiri dengan sedikit gemetaran karena tenaganya sudah hampir habis
Griffin Api Hitam tidak dapat menghindari serangannya. Binatang itu berhasil dipukul oleh Tian Yun dibagian pelipisnya hingga terpental menumbangkan tujuh pohon yang berdiri kokoh
Jejak yang ditinggalkan oleh Tian Yun terlihat terbakar oleh api hitam. Kesadaran Tian Yun benar-benar sudah dimakan oleh api hitam
Griffin Api Hitam menggertakan giginya, "Benar-benar manusia yang merepotkan, jika saja aku memiliki mode berserk, aku pasti akan mengalahkanmu dengan mudah ... "
Belum selesai binatang itu berbicara, Tian Yun sudah memukulnya kembali dan membuatnya terpental untuk yang kedua kalinya
Griffin Api Hitam sangat marah, dia memusatkan kekuatannya di tengah-tengah mulutnya yang terbuka lebar
Perlahan, energi mulai terkumpul. Kali ini lebih kuat tiga kali lipat dari sebelumnya
Tian Yun dengan tatapan kosongnya langsung membuka lebar telapak tangan kanannya kearah Griffin Api Hitam
Lingkaran sihir berwarna hitam pekat muncul. Secara bersamaan, mereka berdua menembakkan sebuah kilatan cahaya yang sangat kuat
Ketika kedua energi api yang berbeda itu bersentuhan, ledakan yang sangat besar segera terjadi yang membuat pepohonan disekitarnya terbakar hangus. Tanah dan puing-puing bangunan reruntuhan yang berjarak sepuluh meter dari tempatnya hancur lebur tak tersisa
Griffin Api Hitam termakan oleh ledakan dari jurus mereka. Binatang itu menajamkan matanya, "Aku benar-benar tidak menyangka akan mati ditangan bocah yang masih bau kencur!!."
Tubuhnya terbakar dan hanya menyisakan esensi tingkat tujuh yang menggelinding dan langsung memudar menjadi sebuah aura yang pada akhirnya masuk kedalam tubuh Tian Yun
Ditengah-tengah kekacauan itu, tubuh Tian Yun yang sedikit melayang di udara tiba-tiba saja terjatuh karena hilang kesadaran
Tubuhnya menghantam tanah yang sudah menjadi tandus karena ulah mereka berdua
Xing Se yang merasakan tekanan yang sangat kuat dari arah dia pergi mengkerutkan keningnya, "Kekuatan yang sangat kuat ini, jangan-jangan?!." Dia lalu mempercepat langkahnya karena sangat khawatir dengan Tian Yun
Bersambung ...