S

S
Kakak Tian Yun



Kabut asap yang menutupi pandangan mereka mulai memudar. Begitu juga dengan tekanan yang kuat


Tian Yun dengan nafasnya yang terengah-engah masih memaksakan dirinya agar tidak terjatuh pingsan didalam arena


Sebaliknya, Xin Nanxian sudah terbaring tak sadarkan diri di atas arena. Tubuhnya terlihat sangat aneh. Xing Se yang menyadarinya segera berteriak kepada Tetua Xin Nanshi


"Apa maksudnya itu?!. Aku curiga jika Tetua Xin memberikannya Pil Ajaib yang bisa meningkatkan kekuatan yang sedang heboh akhir-akhir ini?!."


Kepala Sekte menatap Xin Nanshi, "Berikan penjelasan!."


Xin Nanshi hanya bisa menggigit lidahnya saja. Tubuhnya sudah gemetaran tanpa adanya kata-kata yang dapat terucap dari dalam mulutnya


Jika dia mengatakan yang sejujurnya, dia khawatir jika masa depannya dan Xin Nanxian akan berakhir disini


"Karena Tetua Xin tidak mau memberitahunya, maka aku sendiri yang akan mengeceknya!." Ucap Xing Se


Sebelum Xing Se bertindak, Tetua Xin Nanshi menghentikannya. Dia langsung bersujud didepan Kepala Sekte


"Benar yang anda katakan!. Saya memberikan pil kepada Xin Nanxian. Aku mohon Kepala Sekte mengampuni saya dan Xin Nanxian!. La, lagipula, Xin Nanxian juga sudah kalah dalam pertandingan ini!."


Xin Nanshi benar-benar takut dan tak bisa berhenti gemetaran. Jika Kepala Sekte hanya menyuruhnya untuk pergi dari sekte, itu masih bisa ditanggungnya


Akan tetapi, Kepala Sekte dikenal dengan sifatnya yang dingin. Walaupun dia bersujud satu tahun pun, kecil kemungkinan jika Kepala Sekte akan mengampuninya


"Karena Xin Nanxian cukup berpotensi, aku akan mengampuni kalian kali ini!. Ingat, ini yang terakhir kalinya!." Ucap Kepala Sekte yang langsung berdiri hendak meninggalkan tempat itu


Semua Tetua yang ada di sana sungguh terkejut. Pasalnya, ini baru pertamakali bagi mereka mendengar Kepala Sekte mengatakan hal itu


Sesuai apa yang dikatakan oleh Kepala Sekte, para tetua termasuk Xin Nanshi mengira jika Kepala Sekte mengakui kemampuan dari Xin Nanxian


Disisi lain, raut wajah Xing Se terlihat tidak percaya, "Tu, tunggu guru!. Apakah anda benar-benar ... ". Xing Se belum selesai berbicara dan Kepala Sekte langsung memenggal perkataannya


"Sepertinya adikmu terluka?!. Lebih baik kau pergi temui dia!." Ucap Kepala Sekte


"Ba, baiklah guru!." Xing Se lalu memberikan salam hormat dan langsung pergi menemui Tian Yun


Sebelum Kepala Sekte meninggalkan tempat itu, dia berpesan dengan semua orang jika pertandingan akan dijeda sementara dan akan dilanjutkan setelah arena pertandingan diperbaiki


Untuk mengobati Xin Nanxian, Xin Nanshi membawanya ke kediamannya. Sedangkan Tian Yun yang hampir pingsan saat meninggalkan arena langsung dibawa kembali ke asramanya


Sebenarnya seorang senior hendak membawanya ke ruang perawatan. Akan tetapi, Tian Yun menolaknya dan berkata jika dirinya hanya kelelahan saja


Li Hua, Fu Sinran dan Xiao Du yang mengantar Tian Yun kembali ke asramanya


Tian Yun tengah memulihkan dirinya didalam kamarnya. Ketiga temannya tengah duduk dimeja makan sembari membicarakan sesuatu


Sebenarnya mereka masih kebingungan karena penampilan Tian Yun berubah menjadi seperti itu. Akan tetapi, mereka sama sekali tidak menanyakannya dan memutuskan untuk bertanya saat Tian Yun sudah pulih nanti


Tak lama kemudian, terdengar suara pintu yang diketuk sebanyak tiga kali dan sebuah suara yang terdengar seperti seorang perempuan, "Apakah ada orang didalam?."


Hal itu sontak menghentikan pembicaraan ketiga orang tersebut. Xiao Du langsung berdiri dan berkata, "Biar aku saja yang membukakan pintu!."


Tak memperdulikan apapun, dia langsung berlari untuk membukakan pintu


Sontak kedua matanya langsung berbinar saat melihat penampilan sesosok wanita yang sangat anggun dan merupakan seorang dewi yang sangat dikaguminya


"Senior Xing Se, apa kau sedang mencari Tian Yun?." Tanya Xiao Du


Xing Se menganggukan kepalanya, "Apakah Tian Yun ada disini?. Aku baru saja mencarinya di ruang perawatan tapi tidak ada sama sekali?!. Mereka mengatakan jika Tian Yun ada di asrama?!."


Xiao Du menganggukkan kepalanya beberapa kali, "Dia sedang memulihkan dirinya!. Dia juga bilang jika jangan mengganggunya sebelum dia selesai?!."


Xing Se menghela nafas lalu menghembuskannya, "Apa aku boleh masuk?."


Apa yang baru saja dikatakan oleh Xing Se membuat Xiao Du terkejut. Tanpa pikir panjang, dia langsung mengijinkan Xing Se untuk masuk


Dia memandu Xing Se untuk pergi ke meja makan karena teman-temannya masih ada disana


Raut wajah Xiao Du yang terlihat sangat gembira membuat kedua wanita yang tengah duduk lesehan itu sedikit penasaran


"Ada apa denganmu?. Apa kau kesurupan?." Tanya Li Hua


"Jangan-jangan, wanita yang tadi itu adalah pacarmu?." Sahut Fu Sinran


"Coba tebak, siapa yang datang kali ini?!." Xiao Du tak menjawab pertanyaan mereka berdua dan malah memberikan mereka sebuah pertanyaan. Hal itu membuat kedua wanita itu semakin penasaran


Tak lama kemudian, sesosok wanita berjalan menghampiri mereka sambil melambaikan tangannya, "Halo semuanya." Ucapnya ramah


Seketika, suasananya menjadi gempar karena Fu Sinran tiba-tiba berteriak. Waktu Xing Se menemuinya di ruang perawatan, Fu Sinran sama sekali tidak mengetahuinya karena Xiao Du tidak menceritakannya. Sedangkan Li Hua masih terbaring lemas di atas ranjang


Xing Se lalu duduk setelah tuan rumah mempersilahkannya untuk duduk. Mereka lalu saling berkenalan dan membicarakan sesuatu


Sebelumnya hanya Xiao Du sajalah yang mengetahui jika Tian Yun adalah adik dari Xing Se


Pasalnya, sesuai apa yang mereka lihat saat di pertandingan, Tian Yun benar-benar sangat hebat. Bahkan jika mereka bertiga bersamaan melawan Tian Yun pun masih sulit bagi mereka untuk menang


Dan sekarang mereka satu asrama dengan Tian Yun yang merupakan adik dari seorang dewi Sekte Bintang Jatuh


Dari sekian banyaknya murid dalam, bahkan hanya sedikit saja yang mengenal Xing Se. Apalagi mereka yang hanya seorang murid luar


Hari sudah senja dan Tian Yun tak kunjung keluar dari dalam kamarnya


"Sebentar lagi makan malam, aku akan menyiapkannya sebentar!." Ucap Li Hua sambil berdiri hendak pergi memasak


Fu Sinran juga ikut membantu Li Hua untuk membuat makanan


"Apa aku boleh membantu kalian?. Kebetulan aku tidak ada kerjaan?!. Mungkin aku masih bisa berlama-lama disini?!." Ucap Xing Se tiba-tiba


Fu Sinran tersenyum manis, "Tentu saja!."


Ketiga wanita itu lalu memasak bersama. Xing Se mengingat jelas jika Tian Yun sangat menyukai sup dan dia ingin membuatkannya


Hanya saja, karena tidak ada daging rusa maka dia menggantinya dengan daging ayam


Fu Sinran dan Li Hua sedikit tercengang karena senior Xing Se ternyata juga pandai memasak


"Aku tidak menyangka senior ternyata juga pandai memasak?!." Ucap Li Hua sambil tersenyum manis


Xing Se tersenyum pahit, "Tidak juga!. Sebenarnya aku hanya bisa memasak sup!."


Saat bertemu dengan Tian Yun di goa, Tian Yun mengajarinya cara membuat sup. Walaupun awalnya dia tidak tertarik sama sekali, namun setelah mencoba sup rusa panggang yang dibuat oleh Tian Yun dia menjadi ketagihan


Setelah itu, setiap kali dia pergi ke hutan, Xing Se selalu memburu rusa dan membuat sup rusa panggang


Kali ini dia sedikit kecewa karena dia tidak memiliki daging rusa dan tidak bisa memasakkan Tian Yun sup rusa panggang


Makanan mereka belum masak. Tiba-tiba saja terdengar suara langkah kaki yang mendekat kearah Xiao Du yang masih duduk lesehan disamping meja makan


"Xiao Du, dimana yang lainnya?." Tanya Tian Yun


Xiao Du segera membalikkan badannya dan tersenyum puas, "Kau sudah selesai?. Duduklah, semuanya sedang menyiapkan makan malam untuk kita!."


Tian Yun lalu duduk bersebelahan dengan Xiao Du. Entah kenapa perasaannya sedikit terasa tidak enak


"Tian Yun, tubuhmu sudah kembali seperti semula?!." Tanya Xiao Du


Tian Yun sedikit terkejut karena tiba-tiba Xiao Du bertanya hal seperti itu, "Se, sepertinya begitu?."


Tak lama kemudian, ketiga wanita itu datang sambil membawakan makanan yang mereka buat masing-masing


"Makanan siap!." Ucap Fu Sinran


"Wahh, kau sudah bangun, Xiao Yun?." Tanya Xing Se


Raut wajah Tian Yun seketika berubah menjadi terkejut setelah menyadari sesuatu. Dia sangat terkejut karena Xing Se datang ke asramanya. Bahkan memasakkan makanan khusus buatnya


"Ka, kakak, kenapa kau ada disini?." Tanya Tian Yun terbata-bata saking terkejutnya


Xing Se meletakkan sup buatannya di meja di depan Tian Yun sambil berkata, "Jadi aku tidak boleh ada disini?."


Sontak Tian Yun langsung menggeleng-gelengkan kepalanya, "Ti, tidak-tidak, buka begitu maksudku!."


Mereka lalu duduk lesehan seperti biasanya. Xing Se duduk disebelah Tian Yun sambil menyuapinya


Rasanya Tian Yun benar-benar sangat malu karena Xing Se memperlakukannya seperti itu


Walaupun dia berusaha untuk makan sendiri, akan tetapi Xing Se tetap memaksanya agar Xing Se menyuapinya dengan alasan, Tian Yun baru saja pulih


Melihat teman-temannya yang sedikit menertawainya, Tian Yun hanya bisa menahan rasa malu itu


"Tian Yun, sebenarnya, aku masih penasaran dengan kekuatanmu itu!. Apakah kau bisa menceritakannya?." Li Hua tiba-tiba saja bertanya kepada Tian Yun


"Ah, itu, sebenarnya itu adalah wujud penggabungan Spirit!. Aku juga belum terlalu mengerti tentang detailnya!." Jawab Tian Yun


Ketiga temannya sedikit menganggukkan kepala mereka bersamaan


Xing Se lalu berbisik kepada Tian Yun, "Xiao Yun, aku memiliki beberapa pertanyaan!. Setelah ini, ikutlah denganku di gunung belakang!."


Tian Yun sedikit mengkerutkan keningnya, "Memangnya, ada hal sepenting apa sampai-sampai kakak mengajakku kesana?. Kenapa tidak mengatakannya disini saja?."


Xing Se menghela nafas lalu menghembuskannya, "Tentu saja ini sangat penting!. Aku tidak bisa membiarkan semuanya tahu!."


Raut wajah Xing Se terlihat sangat serius. Tian Yun sudah tahu jika dia tidak akan bisa mengelak lagi, "Baiklah-baiklah, terserah kakak saja!."


Xing Se lalu tersenyum manis melihat tingkah adiknya itu. Entah kenapa, melihat Tian Yun memasang ekspresi pasrah seperti itu terlihat lucu dimatanya