S

S
Pertarungan Yang Belum Selesai



Sepanjang perjalanan, mereka sama sekali tidak bertemu dengan seekor binatang buas tingkat menengah ke atas


Yang ada hanyalah sekumpulan Serigala Yang dan beberapa ekor binatang buas tingkat rendah lainnya


Kini, mereka berdua sampai di air terjun tempat mereka pertama kali bertemu. Sembari merelaxkan tubuh kembali, mereka berdua duduk di tepian sambil bercanda tawa


Tian Yun menyadari ada sesuatu yang melesat kearah mereka begitu juga dengan Hu Yao


Sebuah kapak yang terselimuti oleh energi petir berputar sangat cepat kearah mereka. Tian Yun dan Hu Yao melompat ke arah yang berlawanan


Kapak itu sama sekali tidak berhenti dan terus berputar hingga memukul aliran air yang tidak terlalu deras


Kapak yang familiar bagi Tian Yun. Suara tawa jahat seorang laki-laki yang terdengar di telinganya juga tidak asing lagi baginya


"Kita bertemu lagi, bocah?!." Sosok Xie Xiao Da muncul dengan sangat angkuhnya didepan Tian Yun dan Hu Yao


Kapak yang tadi menyerang mereka berdua dikendalikan oleh Xiao Da agar kembali di tangannya


Tian Yun menggertakan giginya, "Si brengs*k ini?!."


"Kau mengenalnya?!." Tanya Hu Yao


Melihat reaksi Tian Yun yang terlihat seperti sangat marah itu, Hu Yao berpikir jika Tian Yun masih memiliki dendam dengan laki-laki yang ada di depan mereka


"Yao Yao, masih ada urusan yang belum diselesaikan antara kami!. Kau bantu aku menyelesaikan para prajurit itu saja!."


Raut wajah Tian Yun terlihat sangat serius. Hu Yao langsung pergi menghadapi para prajurit setelah menganggukan kepalanya


Xiao Da hanya tersenyum mengejek sambil menatap Tian Yun. Lingkaran sihir berwarna biru langsung menyala beberapa meter diatas Tian Yun


Sambaran petir yang sangat dahsyat keluar dari dalamnya. Serangan kejutan milik Xiao Da yang sangat familiar bagi Tian Yun


Sejak awal, Tian Yun sudah memperkirakan jurus itu. Oleh karena itu, saat lingkaran sihir berwarna biru menyala, dia sama sekali tidak panik dan langsung melompat kebelakang


Jarak antara mereka berdua semakin jauh. Xiao Da melesat sambil memukulkan kapaknya kepada Tian Yun sedangkan Tian Yun sama sekali tidak melawannya dan terus menggiring Xiao Da menjauh dari pertarungan Hu Yao


"Sejauh ini apa yang kau lakukan bocah?!. Apa kau akan terus menghindar seperti itu sampai tenagamu habis?!." Ucap Xiao Da sambil terus melesat dan memukulkan kapaknya


Tian Yun mengetahui jika Xiao Da meningkatkan kekuatan dengan terus bertarung, hampir sama dengannya. Tidak seperti kebanyakan orang yang memakai jalan pintas seperti Pil Ajaib atau esensi


Oleh karena itu, tingkat kultivasi mereka berdua benar-benar adalah perbandingan kekuatan. Akan tetapi, itu juga tidak menutup kemungkinan jika Tian Yun tidak bisa mengalahkan Xiao Da


Waktu itu, tingkat kultivasi mereka berselisih dua tingkat dan Tian Yun hampir mengalahkan Xiao Da, dan sekarang Xiao Da berhasil membuka bintang ke lima dan Tian Yun berhasil membuka bintang ke empat


"Guru, Xiao Da sudah mengetahui tentang Rantai Neraka milikku!. Apakah aku boleh menggunakannya kali ini?."


Xiao Da mengetahui jika Tian Yun memiliki rantai, tapi sama sekali tidak mengetahui apa itu Rantai Neraka. Oleh karena itu, She Zu mengizinkan Tian Yun untuk menggunakannya


"Waktu itu sepertinya orang ini sudah benar-benar belajar dari kesalahannya?!. Kau harus lebih hati-hati kali ini!!."


Tian Yun sedikit menganggukan kepalanya sambil melompat sedikit jauh dari sebelumnya


Tepat saat Xiao Da menginjakkan kakinya di tanah, Tian Yun langsung mengendalikan Rantai Neraka untuk melilitnya


Xiao Da tersenyum dingin, "Kau pikir aku tidak mempersiapkan diri untuk melawan rantai itu?."


Kali ini Xiao Da tidak melawannya dan terus melompat menjauh seiring Rantai Neraka menjalar hendak melilitnya


Tian Yun hanya bisa mengendalikan Rantai Neraka sejauh lima meter saja. Oleh karena itu, dia segera melempar kelima Soul Dagger kearah Xiao Da


Xiao Da mengetahui belati ajaib ini karena sudah pernah melihatnya di masa lalu. Akan tetapi kali ini belati itu lebih cepat daripada sebelumnya. Dia segera menghafalkan tata letak dari belati itu setelah menghindarinya


Tanpa menunggu lama Tian Yun langsung melayangkan pukulan kuatnya kepada Xiao Da


Xiao Da tidak bisa menghindar karena Tian Yun yang secepat kilat. Dia juga melayangkan pukulan kuat kepada Tian Yun menggunakan kapaknya


Sesuai apa yang direncanakan oleh Tian Yun. Xiao Da menyerang sehingga dia tidak bisa kabur dengan jarak sedekat itu


Lingkaran sihir berwarna merah menyala dibelakang tubuh Tian Yun. Empat rantai menjalar dan langsung melilit Xiao Da


Pukulan Xiao Da langsung terhenti sehingga pukulan kuat Tian Yun langsung mengarah ke perutnya yang terbuka lebar


Xiao Da terpental beberapa meter. Tubuhnya terbaring di tanah. Dia berusaha untuk berdiri seperti semula. Tatapannya tajam menatap Tian Yun begitu juga dengan Tian Yun


Nafas mereka berdua sudah terdengar berat. Tian Yun sedikit terkejut jika pertahanan tubuh Xiao Da cukup kuat


Bahkan dengan pukulan terkuatnya, dia hanya bisa memberikan luka bakar kepada Xiao Da


Beberapa saat setelah mereka berdua saling bertatapan, keduanya langsung melesat dan saling beradu pukulan


Pukulan demi pukulan mereka layangkan satu sama lain yang menyebabkan tekanan yang cukup kuat saat kedua pukulan itu saling bertemu


Kobaran api yang menyelimuti kepalan tangan Tian Yun semakin besar begitu juga dengan energi petir yang menyelimuti lengan kanan Xiao Da


Dengan tatapan mereka yang saling menatap tajam satu sama lain, mereka berdua melayangkan pukulan mereka masing-masing


Ledakan kuat terjadi diikuti dengan sebuah tekanan yang menumbangkan beberapa pohon yang ada di dekat pertarungan mereka


Keduanya saling terpental ke arah yang berlawanan setelah pukulan tersebut. Tian Yun memutar tubuhnya agar tetap bisa berdiri


Lima lingkaran sihir berwarna hitam menyala disekitar Tian Yun. Bola api langsung terbentuk dan ditembakkan oleh Tian Yun kepada Xiao Da


Bersamaan dengan itu, Xiao Da juga mengumpulkan energi petir di kedua tangannya dan langsung menembakkannya kearah bola api itu


Ledakan yang lebih kuat daripada sebelumnya terjadi. Mereka berdua kembali terpental karena tekanan yang sangat kuat


Tian Yun yang semula terlutut berusaha untuk berdiri. Dia menggertakan giginya, menatap tajam Xiao Da yang sudah sepenuhnya berdiri


Xiao Da menatap tajam Tian Yun, "Kau benar-benar hebat!. Aku sudah lama menantikan pertarungan ini!. Dengan kekuatanmu sekarang, aku sangat yakin jika kau sudah bisa mengendalikan Spiritmu?!."


Sebuah Aura berwarna biru muncul disekitar Xiao Da dan langsung menyelimutinya


Sepasang capit kepiting mulai terbentuk dari kumpulan aura itu. Xiao Da tertawa jahat, "Ayo kita lihat, Spirit milik siapa yang paling kuat diantara kita?!."


Tian Yun menggertakan giginya. Jika dia terus menerus menggunakan kekuatan Spirit, dia takut jika seluruh tubuhnya akan berubah secara permanen


Akan tetapi, jika dia menahan diri, kemungkinan untuk bertahan hidup tidaklah tinggi


"Tidak ada pilihan lain!." Aura berwarna hitam pekat muncul disekitar Tian Yun


Tiba-tiba saja seekor binatang buas mengaum sangat keras dan menyerang mereka berdua


"Singa Pelangi?!. Yun'er, cepat pergi dari sini!!." She Zu segera menyuruh Tian Yun untuk pergi sebelum Singa Pelangi menyadari keberadaannya


Tian Yun langsung melesat menghampiri Hu Yao dan segera mengajaknya pergi tanpa penjelasan apapun


Walaupun Hu Yao sangat kebingungan, akan tetapi melihat Singa Pelangi yang tengah menyerang Xiao Da membuatnya sedikit paham akan situasi


Bersambung ...