S

S
Peta



Pagi hari didalam hutan, Tian Yun tengah berjalan dengan malasnya bersama She Zu yang duduk manis di bahunya


Tian Yun menguap, "Kenapa kau menyuruhku berangkat pagi-pagi buta seperti ini?, Aku benar-benar masih sangat lelah!!."


"Tidak usah banyak mengeluh!!, Udara pagi juga bisa membantu menghilangkan racun!!." Jawab She Zu tegas


Tidak jauh dari arah depan, Tian Yun samar-samar melihat sekelompok orang yang terlihat sedang berdebat


Rasa malas Tian Yun seketika hilang, "Guru, apa kau memikirkan hal yang sama?."


She Zu menganggukkan kepalanya, "Cepat pergi!!, Ingat, jangan sampai ketahuan!!."


Tian Yun mulai berjalan sedikit cepat dan hati-hati mendekati mereka agar tidak ketahuan. Tentu saja tujuannya adalah untuk mencari informasi dari perdebatan mereka


Tian Yun akhirnya berhasil bersembunyi dibalik pohon tidak jauh dari kesepuluh laki-laki yang sedang berdebat itu


"Lalu bagaimana?." Tanya seorang laki-laki berbadan kurus


Laki-laki berbadan kekar, rambut pendek dan hanya menggunakan celana coklat panjang saja berteriak, dari nada suaranya dia terdengar sangat marah


"Kau masih bertanya?!, Itulah kenapa bos menyuruh kalian untuk pergi kali ini!!, Kalian benar-benar sangat bodoh!!, Sudah kukatakan jika seorang pembunuh bayaran tidak boleh lemah dan cengeng seperti itu!!."


Laki-laki berbadan tidak terlalu kekar disampingnya segera menenangkannya, "Kakak Bu, sebaiknya kita segera pergi ke pegunungan Spirit Dragon sebelum Kera Api terbangun dari tidur panjangnya!!."


Tian Yun membulatkan matanya, "Pegunungan Spirit Dragon?!, Bukankah itu tempat keberadaan Kayu Api?." Ucapnya lirih


"Kakak, jika dilihat dari peta, sepertinya masih butuh beberapa hari lagi?."


Tian Yun dan She Zu saling bertatap muka, "Peta!!." Ucap mereka berdua bersamaan


Tian Yun tersenyum puas sambil tertawa kecil, "Sepertinya keberuntungan diciptakan hanya untukku?!." Kedua telapak tangannya sudah dikepalkan dan saling di pukulkan satu sama lain dengan semangat


Tian Yun melirik She Zu, "Guru, apakah aku boleh bertarung?."


"Karena mereka adalah kelompok pembunuh bayaran, maka membunuh mereka bukanlah kesalahan!!, Tapi ingat, sekarang kau sudah memiliki Soul Dagger, kau harus menggunakan Rantai Neraka seminimal mungkin!!." She Zu menjelaskan


Tian Yun sedikit menganggukkan kepalanya, "Tentu saja!!, Bahkan tanpa menggunakan Rantai Nerakapun aku yakin bisa mengalahkan mereka dengan mudah!!."


She Zu segera melata masuk kedalam tubuh Tian Yun, "Aku senang memiliki murid yang percaya diri sepertimu!!."


Kesepuluh orang itu tengah memperhatikan peta. Tiba-tiba saja sebuah belati melesat dan menusuk laki-laki berbadan krempeng hingga membuatnya tewas ditempat


Ketua mereka, Bu segera menyimpan peta kedalam cincin penyimpanannya sambil berteriak, "Keluarlah!!."


Tiba-tiba saja empat belati melesat kearah mereka. Salah satu diantaranya mengarah tepat di kening Bu yang membuatnya terpaksa memiringkan badannya lalu melompat ke belakang


Tiga belati sisanya berhasil menusuk tiga orang dari mereka hingga membuatnya tewas ditempat


Dengan cepat Tian Yun berteleportasi ke Dagger yang melesat kearah Bu lalu memberinya sebuah pukulan kuat kepada Bu


Reaksi Bu termasuk cepat. Dia berhasil selamat dari pukulan Tian Yun karena menahannya dengan kedua tangannya yang disilangkan


Akan tetapi, tubuhnya tergeser sedikit ke belakang dan pergelangan lengan kirinya sedikit mendapatkan luka


Dagger yang sudah dipegang oleh Tian Yun dilemparnya kembali kearah laki-laki yang ada dibelakangnya hingga menusuk tenggorokan dan membuatnya tewas ditempat


Tian Yun berteleportasi ke Dagger yang baru saja dilemparnya lalu melemparnya kembali kearah laki-laki yang lain


Tidak ada seorangpun diantara mereka yang berhasil hidup saat Tian Yun mengincar mereka


Kesembilan laki-laki itu berhasil dilumpuhkannya dalam kurun waktu kurang dari tiga menit. Bahkan Bu sama sekali tidak bisa menghentikannya karena pergerakan Tian Yun yang terlalu cepat. Ditambah dirinya yang belum memiliki persiapan sama sekali, membuatnya hanya bisa melihat rekan-rekannya mati ditangan Tian Yun


Bu menggertakan giginya, "Siapa kau?!, Beraninya kau membunuh teman-temanku?!."


"Anak ini masih membuka bintang ke tiga!!, Tapi kecepatan dan kemampuannya dalam bertarung tidak masuk akal!!, Aku harus berhati-hati!!." Ucapnya dalam hati


Tian Yun tersenyum dingin, "Maaf tapi guruku tidak mengijinkanku untuk memberitahukan identitasku!!." Ucapnya meledek


"Yun'er hati-hati!!, Orang ini seharusnya sudah membuka bintang ke empat!!." Ucap She Zu dari dalam tubuh Tian Yun


Raut wajah Bu terlihat sangat marah. Dia terprovokasi oleh ucapan Tian Yun dengan sangat mudahnya, "Benar-benar bocah yang arogan!!, Karena kau berani membuat masalah denganku, maka jangan salahkan aku jika kejam!!."


Seketika tanah disekitarnya berguncang. Bongkahan tanah kecil satu persatu menempel di kedua tangan Bu dengan cepat


Kedua tangannya kini diselimuti oleh bongkahan tanah yang sangat keras dan padat


Tanpa pikir panjang Bu langsung melesat dengan menggunakan tanah sebagai pijakannya hingga tanah sekitar tempat dia berdiri terdapat retakan kecil


Bersamaan saat Bu melesat, Tian Yun juga sudah melempar Dagger yang dipegangnya kearah Bu


Saat Bu tepat berada didepan Tian Yun dan hendak memukulnya, Tian Yun segera berteleportasi ke Dagger yang dilemparnya hingga dirinya berada dibelakang Bu


Alhasil, Bu memukul tanah hingga menimbulkan asap tipis berwarna cokelat. Tanah yang dipukulnya juga berlubang


Sebelum Bu memiliki persiapan kembali, Tian Tian segera berteleportasi ke salah satu Daggernya yang masih menancap di tubuh salah satu rekan Bu


Kini Tian Yun sudah berada tepat didepan Bu dengan tangan kanannya yang sudah diselimuti oleh kobaran api hitam yang membuat Bu sangat terkejut


Tian Yun segera mengerahkan pukulan kuatnya. Bersamaan dengan Tian Yun, Bu juga mengerahkan tangan kirinya untuk beradu pukulan dengan Tian Yun


Kedua orang itu terpental masing-masing sejauh tiga meter. Mereka juga masih berdiri seperti semula


Tanah yang menyelimuti tangan kiri Bu sedikit hancur dan beberapa bongkahan kecil mulai terjatuh


Bu menatap Tian Yun dengan tajam, "Bocah!!, Sepertinya membuatmu tetap hidup adalah suatu kesalahan besar?!."


Tanah yang ada disekitar Bu kembali terguncang. Bongkahan tanah mulai muncul dan menyatu hingga membentuk sebuah Golem setinggi dua meter


"Sepertinya kau akan mengecewakanku kali ini?!." Ucap She Zu meledek


Bu segera naik ke tengah-tengah kepala Golem tanah. Setengah dari tubuhnya terlihat tertelan oleh bongkahan tanah yang menyatu itu


Setiap kali dia menggerakkan bagian tubuhnya, maka Golem tanah akan mengikuti gerakan yang dilakukannya


Tanpa pikir panjang, Bu langsung memukulkan kepalan tangannya kanannya kepada Tian Yun


Tian Yun melompat-lompat kebelakang seiring Golem tanah melayangkan pukulannya diikuti dengan kelima Soul Dagger yang melayang dibelakangnya


Bu tertawa jahat, "Mau sampai kapan kau akan berlari, bocah?!." Dia terus tertawa sambil terus melayangkan tinjunya kepada Tian Yun


Tian Yun menggertakan giginya, "Tidak bisa terus begini!!, Menghindar bukanlah gayaku!!." Dia mengendalikan empat Soul Dagger dan melemparnya secara acak kearah Golem tanah


Dagger pertama dan kedua menancap di lengan kanan dan kiri Golem tanah, Dagger ketiga menancap di perutnya, Dagger keempat melesat kearah Bu


Dengan cepat Bu memukul Dagger yang melesat kearahnya hingga membuat Dagger itu terpental dan menancap di pohon di samping kiri Golem tanah


Kesempatan bagi Tian Yun karena Golem tanah menghentikan pukulan brutalnya


Tian Yun langsung melempar Dagger yang dipegangnya kearah Bu. Dan langsung berteleportasi ke Dagger itu secepat mungkin sebelum Golem tanah memukulnya kembali


Ketika hendak menyasat Bu, tangan kiri Golem tanah yang sangat besar itu berhasil memukulnya hingga Tian Yun terpental dan terbaring di tanah


Tian Yun memuntahkan seteguk darah. Dia tidak menyangka jika pergerakan makhluk raksasa itu cukup cepat


Sebelum pukulan yang baru saja dilayangkan oleh Golem tanah mengenainya, Tian Yun segera berteleportasi ke Dagger yang menancap di pohon. Satu-satunya titik buta dari Golem tanah karena membelakanginya


Tian Yun membuka lebar telapak tangannya kearah punggung Golem tanah. Lingkaran sihir berwarna hitam menyala. Sebuah bola api sebesar tubuh Tian Yun keluar dari dalamnya, melesat dan mengenai punggung Golem tanah hingga membuatnya terjatuh


Tian Yun mengendalikan Soul Dagger lalu melompat tinggi kearah Bu dengan kelima Soul Dagger yang dikerahkannya mengincar titik vital Bu


Bu menyadarinya. Dia mengangkat siku kirinya untuk memukul Tian Yun beserta kelima Soul Dagger


Pukulan siku sang Golem berhasil mengenai Tian Yun hingga membuatnya terpental sejauh lima meter


Sekuat tenaga, Tian Yun berusaha agar tidak terbaring. Dia memutar-mutar tubuhnya, menempelkan telapak tangannya di tanah untuk mengurangi tekanan


Golem tanah sudah sepenuhnya berdiri. Bu mengendalikannya untuk memukul Tian Yun


Pukulan keras diterima langsung oleh Tian Yun yang sedikit lengah. Dia terpental menghantam pohon. Seteguk darah dimuntahkan oleh Tian Yun


Bu tertawa jahat, "Bagaimana bocah?!, Apakah ada kata-kata terakhir yang ingin kau ucapkan?!."


Tian Yun mengusap darah yang tertempel di bibirnya. Dia menatap Bu dengan tatapan membunuhnya


"Seharusnya, aku yang menanyakan itu kepadamu!!." Ucapnya dingin


Bu menganggap Tian Yun hanya membual dihadapan kematiannya, "Sepertinya tidak ada kata-kata yang ingin kau ucapkan?!, Kalau begitu, aku tidak akan sungkan lagi!!."


Bongkahan tanah perlahan melayang dan menyatu dengan tangan kanan Golem tanah hingga membuatnya seperti ujung jarum yang tajam


Bu memusatkan seluruh energinya di tangan kanan sang Golem. Diiringi teriakan, dia melayangkan sebuah pukulan keras kepada Tian Yun


Bersamaan dengan itu, Tian Yun melempar keempat Soul Dagger miliknya secara acak kearah Bu


Ketika ujung tajam tangan kanan Golem tanah berjarak satu centimeter dari wajah Tian Yun dan keempat Soul Dagger juga sudah berada disekitar Bu, Tian Yun berteleportasi ke keempat Daggernya yang membuat pukulan keras sang Golem meleset dan memukul tanah kasar


Setiap kali Tian Yun berteleportasi ke salah satu Dagger, dia menebas Bu menggunakan Dagger yang dipegangnya


Seiring dengan tebasan Tian Yun yang sangat cepat, Bu menyilangkan kedua tangannya untuk menahan tebasan brutal Tian Yun


Lima tebasan secepat kilat yang dilayangkan oleh Tian Yun berhasil dihalau oleh Bu. Dia langsung memukul Tian Yun dengan keras hingga Tian Yun terpental menghantam tanah


Darah mengalir dari lengan Bu yang ternyata berhasil terkena oleh sayatan Soul Dagger


Bu sama sekali tidak menghiraukan lengan kanannya yang terus mengeluarkan darah. Dia memandangi Tian Yun yang sudah berdiri kembali sambil tertawa jahat, "Sudah lama aku tidak merasakan ini!!, Bocah, aku menerima niat baikmu dan akan membiarkan luka ini tetap ada!!."


Tian Yun menatapnya dengan tatapan membunuh, "Sebaiknya kau nikmati pemandangan terakhir yang akan kau lihat dari atas sana!!."


Seketika mulut Bu tercengang. Goresan luka yang didapatnya perlahan mulai membusuk


Rasa sakit yang tidak bisa dibayangkan, dirasakan oleh Bu. Dia benar-benar tidak menyangka jika belati milik Tian Yun mengandung racun


Raut wajah Bu terlihat cemas. Golem tanah perlahan mulai runtuh, meninggalkan bongkahan-bongkahan tanah saja


Bu jatuh dan terduduk di tanah dengan keringat dingin yang sudah memenuhi tubuhnya, "Penawar, berikan aku penawarnya, aku berjanji akan melakukan apapun yang kau inginkan!!."


Tian Yun menatap Bu dengan tajam sambil tersenyum dingin, "Bagaimana jika aku tidak memiliki penawarnya?!."


Raut wajah Bu terlihat semakin cemas. Racun mulai menyebar ke organ dalamnya. Tubuh Bu perlahan mulai membusuk, hanya menyisakan kerangkanya saja


Tian Yun terduduk lemas sambil memegangi lengan kirinya yang masih terselimuti oleh kobaran api kecil, "Sepertinya, racun ini mulai menyebar!!."


Garis hijau yang tadinya hanya sampai siku, sekarang sudah memanjang hingga ke ketiaknya. She Zu buru-buru keluar dari tubuh Tian Yun


"Yun'er, dikedepannya, sebisa mungkin hindari pertempuran jangka panjang!!, Kali ini, kau tidak perlu menahan diri untuk menggunakan Rantai Neraka!!." Ucap She Zu sedikit khawatir


Tian Yun sedikit melirik She Zu. Dia lalu menganggukan kepalanya sambil tersenyum manis


Rasa pegal dilengannya menghilang setelah tiga menit. Tian Yun lalu menggeledah pakaian yang ditinggalkan oleh Bu dan mengambil petanya


Dia mulai melanjutkan perjalanan karena perjalanannya masih sedikit jauh. Jika lukanya tidak kambuh ditengah jalan, mungkin membutuhkan dua atau tiga hari baginya untuk sampai di pegunungan Spirit Dragon


Bersambung ...