
Dua hari penuh Tian Yun berbaring di tempat tidur empuk. Tepatnya dikamar Xie Jinshu
Kedua mata Tian Yun terlihat bergerak-gerak. Kesadarannya perlahan juga mulai pulih
Tian Yun merasa jika sekujur tubuhnya sangat pegal. Dia perlahan mulai mencoba untuk duduk, bersandar dengan dinding yang menempel dengan kasur yang digunakan oleh Tian Yun
"Dimana aku?." Ucapnya diiringi dengan rintihan. Dari nada suaranya, Tian Yun masih sangatlah lemas
"Kau sudah sadar, Yun'er?." She Zu melata lalu duduk manis di bahu Tian Yun
"Guru, berapa lama aku pingsan?." Tanya Tian Yun
"Hampir tiga hari." Jawab She Zu
Tiba-tiba saja pintu masuk kamar terbuka. She Zu buru-buru masuk kedalam tubuh Tian Yun
Xie Jinshu datang untuk memeriksa keadaan Tian Yun, "Kau tidak perlu memaksakan diri!!, Berbaringlah, sebentar lagi bubur buatanku matang!!."
"Terimakasih karena paman sudah menolongku!!." Tian Yun segera berterimakasih kepada Xie Jinshu karena sudah menolongnya
"Namamu Tian Yun bukan?!, Tidak perlu sungkan!!, Aku sangat senang bisa menemui bocah berbakat sepertimu!!." Jawab Xie Jinshu sambil berjalan meninggalkan Tian Yun karena bubur buatannya sudah matang
"Kau tidak perlu mengkhawatirkannya!!, Selama dua hari penuh pak tua itu merawatmu dengan baik!!." She Zu memberitahu Tian Yun
Tian Yun tersenyum pahit sambil sedikit menganggukkan kepalanya
Tak lama kemudian, Xie Jinshu datang dengan semangkuk bubur dan segelas air putih
Tian Yun lalu menyantapnya sampai habis. Dia sangat lapar setelah tak sadarkan diri selama hampir tiga hari
"Untuk sementara ini, tinggallah di rumahku!!, Tunggu saat kau kembali seperti semula baru kau boleh pergi!!." Ucap Xie Jinshu
Tian Yun meletakkan mangkuk yang sudah tak berisi itu di meja yang ada didekat kasur, "Terimakasih paman, tapi aku harus secepatnya pargi karena ada sesuatu yang harus ku selesaikan secepat mungkin!!."
Xie Jinshu menyadari jika Tian Yun terkena racun yang tak diketahuinya. Dia mengangguk-anggukan kepalanya sambil mengusap-usap jenggotnya, "Aku mengerti!!."
Xie Jinshu lalu memberikan Tian Yun sebuah jubah hitam, "Pakailah ini!!, Aku tahu kau membutuhkan beberapa tanaman herbal?!, Mungkin kau bisa mencarinya di toko sihir kerajaan Tiexie?!."
Tian Yun sedikit terkejut mendengar ucapan niat baik dari pak tua itu, "Itu, aku tidak punya apapun untuk membalas kebaikanmu!!." Ucapnya sambil mengusap rambut belakangnya
Xie Jinshu tersenyum pahit, "Kau tidak perlu membalasnya!!, Tapi, kau harus berjanji kepadaku untuk tetap hidup dan mengembangkan bakatmu!!, Bertemu dengan pemuda berbakat sepertimu adalah sebuah keberuntungan besar bagiku!!."
Tian Yun akhirnya menerima niat baik dari Xie Jinshu
Jubah hitam telah dikenakannya. Tian Yun segera meminta izin pamit kepada Xie Jinshu
"Paman Jinshu, kalau begitu, aku pamit dulu!!." Dia lalu berjalan meninggalkan kediaman Xie Jinshu, memasuki kota dan pergi ke toko sihir yang sudah dikatakan oleh Xie Jinshu
Baru saja melewati pintu masuk, She Zu sudah merasakan tanaman herbal yang dicarinya, "Yun'er, Lidah Naga ada di lantai atas!!."
Tian Yun segera menaiki tangga ke lantai atas sesuai apa yang telah dikatakan oleh She Zu
Setelah menyusuri ruangan yang tidak terlalu besar itu, akhirnya Tian Yun menemukan Lidah Naga yang sedang dicarinya dan langsung mengambilnya
"Yun'er, selagi kau masih ada disini, sebaiknya kau cari gulungan atribut kekuatan untuk Soul Daggermu!!."
Tian Yun sedikit menganggukkan kepalanya. Dia langsung pergi ke lantai pertama karena gulungan sihir dijual di sana. Ruang transaksi juga berada di lantai pertama
Setelah cukup lama mencari, akhirnya Tian Yun menemukan Gulungan Sihir Atribut kekuatan tingkat menengah
Sebenarnya She Zu menyuruhnya untuk mencari gulungan tingkat tinggi, karena tidak ada, maka terpaksa Tian Yun harus mengambil gulungan yang ada
Karena sudah tidak ada yang ingin dicari lagi, Tian Yun segera pergi ke ruang transaksi yang letaknya tidak jauh dari pintu masuk
"Semuanya dua ratus koin emas, sisanya telah kami siapkan di kantung ini!!." Ucap wanita pelayan kasir yang melayani Tian Yun dengan ramah
Tian Yun mengambil barang-barang yang telah dibelinya tanpa mengatakan sepatah katapun untuk menutupi identitasnya. Dia lalu meninggalkan toko sihir setelah memasukkan barang-barangnya kedalam liontin giok
Xie Xiao Da yang sedari tadi berada di lantai pertama toko sihir tak sengaja melihat seseorang berjubah hitam. Dia terus memperhatikannya bahkan mengikutinya dari belakang secara diam-diam
"Orang ini, kenapa terasa familiar?!." Batinnya sambil bersembunyi di balik bangunan
"Adik Yun, apakah itu kau?!, Aku mencarimu kemana-mana?!." Tiba-tiba saja Dha Che memanggil nama Tian Yun yang membuat Tian Yun terkejut apalagi Xie Xiao Da
Tian Yun membalikkan badannya, "Paman Dha maaf, aku tidak bisa berlama-lama disini!!." Ucapnya sambil memberikan plat yang sudah diberikan oleh Dha Che
Tiba-tiba saja sebuah sambaran petir datang dari arah samping dengan sangat cepatnya
Tian Yun mendorong Dha Che kuat-kuat agar mereka tidak terkena sambaran petir itu. Tian Yun menggertakan giginya, menatap tajam kearah sambaran petir itu datang
"Paman Dha, cepat pergi dari sini!!." Ucap Tian Yun tegas
Tanpa pikir panjang, Dha Che langsung berlari meninggalkan Tian Yun karena tidak ingin ikut campur urusan mereka
Xiao Da dengan cepat melesat sambil melayangkan pukulan kepada Tian Yun
Beruntung Tian Yun sudah memiliki persiapan. Dia menyilangkan kedua tangannya saat pukulan melayang kearahnya
Walaupun tergeser kebelakang, akan tetapi dia tidak terjatuh dengan posisi berdiri yang masih sama
"Aku tidak menyangka jika kau masih berani datang kesini!!." Ucap Xiao Da
Tian Yun tak menghiraukan ucapan Xiao Da. Dia melempar empat Soul Dagger kearah Xiao Da
"Trik rendahan!!." Ucap Xiao Da angkuh
Reaksi Xiao Da cukup cepat. Dia memiringkan badannya sehingga perutnya tidak terkena oleh tebasan Tian Yun sama sekali
Tian Yun menghentikan serangannya. Dia kembali lalu berdiri, saling bertatapan dengan Xiao Da. Keempat Soul Dagger melayang di belakangnya
Lengan kiri Tian Yun sedikit terasa pegal, "Sialan, disaat seperti ini, kenapa racunnya kambuh!!." Batinnya
Kesadaran Tian Yun hampir memudar karena racun sudah menempel di organ dalamnya
"Yun'er!!." She Zu berteriak didalam tubuh Tian Yun yang membuat Tian Yun kembali tersadar
"Aku tidak punya waktu untuk bermain denganmu!!." Ucap Tian Yun angkuh
Lingkaran sihir berwarna merah menyala dibelakangnya. Empat buah rantai menjalar dengan sangat cepat kearah Xiao Da
Xiao Da tidak menghindarinya sama sekali. Dia terus menebaskan kapaknya seiring Rantai Neraka hendak melilitnya
Kecepatan serang Rantai Neraka semakin lama semakin cepat. Xiao Da kewalahan dan akhirnya empat rantai itu berhasil mengikatnya dengan kuat
"Kau benar-benar sangat bodoh!!, Kau bahkan tidak belajar dari kesalahanmu waktu itu!!." Ucap Tian Yun dingin. Dia mempererat lilitannya sehingga Xiao Da menjerit kesakitan
Tulang-tulangnya terasa hampir remuk sepenuhnya
Penyebaran racun yang ada didalam tubuh Tian Yun semakin cepat seiring dia mengeluarkan energi spiritual
Karena sudah tidak tahan lagi, Tian Yun langsung pergi meninggalkan Xiao Da yang sudah tergeletak lemas di tanah
"Tu, tunggu!!, Aku masih belum selesai!!." Untuk menggerakkan jarinya saja sudah hampir tidak kuat. Akan tetapi, Xiao Da masih terus berusaha
Tian Yun tak menghiraukannya. Kesadarannya perlahan mulai melemah. Dia mempercepat langkahnya, memasuki hutan untuk membuat Pil Penyatu Darah
Entah dengan sisa kekuatannya saat ini dia masih bisa bertahan saat membuat Pil Ajaib atau tidak
Didalam goa tempat dia beristirahat setelah bertarung dengan Piton Giok, Tian Yun berjalan dengan kesadarannya yang hampir menghilang
"Gu, guru, dimana Tripodnya?!." Ucap Tian Yun sangat lemas. Dia lalu duduk bersila, bersandar dengan sebuah batu yang memiliki ukuran dua kali tubuhnya
She Zu melata dan duduk manis di depan Tian Yun, "Tripod?!, Yang benar saja, bisa-bisanya aku lupa dengan Tripodnya?!." Dia benar-benar sangat kesal. Disaat kritis seperti ini dia malah melupakan sesuatu yang sangat penting dalam membuat Pil Ajaib
Tian Yun benar-benar sudah sangat lemas. Dadanya terasa sangat sesak
She Zu menggertakan giginya, "Tidak ada waktu lagi!!, Hanya bisa bertaruh pada keberuntunganmu!!, Yun'er, cepat makan langsung ketiga tanaman herbal itu!!."
Tian Yun mengeluarkan tiga tanaman herbal, Ginseng Merah Darah, Kayu Api, dan Lidah Naga. Dia langsung memakannya tanpa berpikir panjang lagi
"Cepat serap didalam tubuhmu!!." Ucap She Zu tegas
Tian Yun memejamkan kedua matanya. Aura api hitam mulai keluar menyelimuti sekujur tubuhnya
Kening Tian Yun sudah dipenuhi dengan keringat dingin. Dia berusaha mencerna khasiat yang dimiliki oleh ketiga tanaman herbal yang baru saja ditelannya
Ginseng Merah Darah berhasil di cerna oleh Tian Yun. Sel-sel darahnya perlahan terasa seperti mendidih
Tak lama kemudian, Tian Yun berhasil mencerna Kayu Api. Tulang-tulangnya yang terkeropos oleh racun mulai kembali seperti semula
Perlahan, Lidah Api mulai tercerna didalam tubuh Tian Yun. Cairan kental berwarna merah mudah mulai menyebar ke seluruh tubuhnya, terserap oleh organ-organ dalamnya
Tian Yun merasa tubuhnya seperti sedang ditempa. Dia berteriak keras menahan rasa sakit itu
She Zu yang menyaksikannya secara langsung merasa sangat khawatir, "Yun'er, berjuanglah!!." Dia berjanji jika Tian Yun gagal maka dia juga akan mengakhiri hidupnya
Detak jantung Tian Yun menjadi lebih cepat. Peredarannya semakin lancar dari sebelumnya. Tulang-tulangnya terlihat semakin berkilau
Racun yang ada di dalam tubuhnya berkumpul di satu titik, yaitu, inti spiritual. Dia lalu menyebar ke seluruh tubuh Tian Yun dan melapisi seluruh organ dalam dan juga tulang-tulangnya
Kesadaran Tian Yun perlahan mulai kembali. Dia membuka kedua matanya
"Yun'er, syukurlah kau berhasil!!." Kedua mata She Zu sudah berkaca-kaca. Dia sangat lega karena Tian Yun berhasil di saat-saat kritisnya
Tian Yun tersenyum manis, "Guru, aku tidak hanya berhasil."
She Zu mengkerutkan keningnya, "Maksudmu?."
Tian Yun mengeluarkan Soul Dagger lalu sedikit menggores lengannya
She Zu tercengang setelah melihat Tian Yun tidak terpengaruh oleh racun yang ada didalam Soul Dagger
"Jangan-jangan, kau berhasil menyatukannya dengan tubuhmu?!." Ucap She Zu sedikit tidak percaya
Tian Yun tersenyum puas, "Bagaimana guru, aku hebat bukan?!."
She Zu tersenyum pahit, "Sepertinya, aku harus memberi keberuntungan yang kau miliki itu hadiah?!."
Mereka berdua merayakannya dengan sup rusa panggang setelah Tian Yun memasangkan atribut kekuatan kedalam Soul Dagger
Ketika tengah asik menyantap makanan yang baru saja dibuatnya, Tian Yun teringat sesuatu
"Guru, apa yang akan kita lakukan setelah ini?." Dia meminta penjelasan kepada She Zu
She Zu mengkerutkan keningnya, "Aku berpikir untuk pergi ke Sanctuary!!, Seharusnya disana lebih aman untuk beberapa waktu kedepan?!."
Tian Yun menganggukkan kepalanya. Dia lalu melanjutkan menyantap makanannya sampai habis lalu tidur setelah itu
Bersambung ...