
Melihat Tian Yun kewalahan melawan tiga tetua, Ah Yu langsung merapatkan telapak tangannya. Dengan cepat aura es menyelimuti telapak tangannya. Dia langsung memukulkannya kepada Shi Huo
Shi Huo memiringkan badannya. Serangan Ah Yu yang lambat baginya membuatnya tersenyum dingin saat menghindarinya. Dia lalu meraih lengan Ah Yu dan langsung mengunci pergerakannya
Ah Yu menggertakan giginya. Dengan kaki kanannya, dia menendang kedua telur Shi Huo yang membuat Shi Huo kesakitan
Pergerakan Ah Yu tidak lagi terkunci. Dia langsung memukul Shi Huo dengan tapak esnya, sehingga Shi Huo terpental sejauh tiga meter
Tanpa pikir panjang, Ah Yu langsung melesat hendak menyerang salah satu tetua yang ada di paling kanan dengan tapak esnya
Tetua itu menyadarinya. Dia langsung membalikkan badannya. Lingkaran sihir berwarna merah menyala. Wujud beruang raksasa keluar dan langsung melesat kearah Ah Yu
Sebuah ledakan terjadi saat beruang dan Ah Yu bertemu. Tubuh Ah Yu terpental jauh dan terbaring di lantai. Setelah memuntahkan seteguk darah, Ah Yu langsung berusaha berdiri kembali. Akan tetapi, dia sama sekali tidak bisa dan hanya bisa terlutut saja
Tian Yun menggertakan giginya. Lingkaran sihir berwarna merah menyala dibelakang tubuh Tian. Tiga buah rantai menjalar dengan sangat cepat dan langsung melilit ketiga tetua
Lilitan rantai yang sangat kuat membuat pergerakan ketiga tetua itu terkunci
Lima lingkaran sihir berwarna hitam menyala disekitar Tian Yun. Bola api terbentuk dan langsung ditembakkan Tian Yun kepada ketiga tetua itu
Tetua yang berdiri di tengah menggertakan giginya. Lingkaran sihir berwarna biru menyala dibawah mereka bertiga
Sebuah medan penghalang yang terbuat dari energi air terbentuk disekitar mereka bertiga. Alhasil, bola api Tian Yun menabrak medan penghalang itu
Rantai yang melilit ketiga tetua itu terlepas bersamaan dengan medan penghalang yang menghilang
Ketiga tetua itu langsung melesat dan menyerang Tian Yun dari tiga arah dengan sihir mereka masing-masing
Tetua yang ada di samping kiri Tian Yun melontarkan serangan api, tetua yang ada didepan Tian Yun melontarkan serangan air dan yang disamping kirinya melontarkan serangan petir
Tian Yun menggertakan giginya. Dia langsung menempelkan telapak tangannya yang dirapatkan sehingga sebuah kobaran api seperti tornado kecil muncul mengitarinya
Ledakan yang sangat kuat terjadi. Tubuh Tian Yun sedikit tergeser ke belakang
Ketiga tetua tidak ingin memberikan kesempatan untuk Tian Yun. Mereka langsung melompat kembali hendak menyerang Tian Yun secara bersamaan. Wujud beruang api, ular air, dan elang petir bersamaan melesat kearah Tian Yun
Tian Yun menatap mereka dengan tatapan dinginnya. Lingkaran sihir berwarna hitam menyala dibawahnya
Wujud naga raksasa keluar dan langsung menari-nari di udara, menyerang ketiga spirit yang hendak menyerang Tian Yun
Naga hitam lalu kembali melingkar di belakang Tian Yun setelah berhasil mengalahkan ketiga Spirit itu
Semua orang yang ada disana terkejut setelah melihat naga milik Tian Yun. Kepala akademi bahkan dibuat gemetaran olehnya
Shi Yewan menggertakan giginya, "Bocah ini memang tidak bisa dibiarkan untuk hidup!." Gumamnya
"Formasi Singa Langit!." Dia langsung berteriak memberikan isyarat kepada semua tetua
Ketiga tetua langsung melesat mendekati sang raja hendak membantunya membentuk sebuah formasi
Ah Yu membulatkan matanya. Dia teringat catatan kerajaan yang pernah dibacanya. Didalamnya tertulis jika Formasi Singa Langit adalah formasi terkuat Kerajaan Tianshi
Ketika hendak berlari menghampiri Tian Yun, tiba-tiba Shi Huo melesat dan langsung memukulnya dari belakang sehingga membuat Ah Yu terbaring lemas
Ah Yu sedikit melirik Shi Huo dengan tatapan dinginnya. Dia menggertakan giginya, "Dasar iblis!."
Shi Huo tidak menghiraukannya. Yang ada dipikirannya sekarang hanyalah tubuh indah yang dimiliki oleh Ah Yu
Tian Yun menggertakan giginya. Dia hendak menyelamatkan Ah Yu. Akan tetapi, Formasi Singa Langit sudah dalam bentuk sempurna
Shi Yewan menatap Tian Yun dengan tatapan membunuhnya. Diiringi teriakan, dia menembakan sebuah kilatan cahaya berwarna merah kepada Tian Yun
Tian Yun sama sekali tidak bisa menghindarinya karena kilatan cahaya itu sangat cepat
Diiringi dengan teriakan, Tian Yun mengendalikan Naga Hitamnya untuk menahan kilatan cahaya itu
Sebuah ledakan yang sangat kuat terjadi, menghancurkan bangunan yang ada didekat Tian Yun
Tubuh Tian Yun terbaring kehabisan tenaga. Dia berusaha untuk berdiri, akan tetapi Shi Yewan langsung menghampirinya dan menginjak kepala Tian Yun
Tangannya sudah terlihat seperti cakar singa. Dia menatap Tian Yun dengan tatapan mengejeknya, "Bocah!. Ini akibatnya jika berani membuat masalah denganku!."
Tian Yun tidak bisa berbuat apa-apa karena tenaganya benar-benar sudah habis. Dia hanya bisa menggertakan giginya
Shi Yewan mengangkat Tian Yun dengan mencekik lehernya. Dengan kepalan tangannya yang sudah dipenuhi oleh tenaga, dia memukul perut Tian Yun
Tian Yun terhempas dan kembali terbaring di tanah tanpa bisa berbuat apa-apa
"Ka, kakak Yun!." Ah Yu berusaha untuk bergerak. Akan tetapi, Shi Huo langsung menginjaknya
Shi Huo tersenyum dingin, "Jadilah anak penurut dan turuti katak-kataku!. Aku yakin kau akan puas setelah ini!." Ucapnya diikuti tawa jahat
Ah Yu melirik Shi Huo dengan tatapan dinginnya. Tiga lingkaran sihir berwarna biru menyala disekitar Shi Huo yang membuat Shi Huo membulatkan matanya
Dengan cepat bongkahan es keluar dari dalam lingkaran sihir itu. Shi Huo melompat-lompat kebelakang, menghindari bongkahan es yang melesat kearahnya
Ah Yu langsung berdiri dan melesat kearah Tian Yun. Dia langsung memeluk Tian Yun dengan raut wajah cemas dan kedua matanya yang sudah berkaca-kaca
Shi Yewan merasa jijik dengan tingkah mereka berdua. Lingkaran sihir berwarna merah menyala di samping Shi Yewan. Wujud singa berjalan dengan sangat angkuh dari dalamnya
"Karena kau ingin mati bersamanya, maka aku tidak akan segan lagi!."
Singa itu langsung mengaum dan berlari hendak menerkam Tian Yun
Sebuah ledakan kuat terjadi. Asap hitam tebal menutupi pandangan mereka semua
"Benar-benar memalukan!. Mengerahkan kekuatan penuh hanya untuk menangkap seorang penyihir tingkat rendah?!."
Ah Yu yang sudah pasrah dengan keadaannya langsung membulatkan matanya
Suara yang sangat familiar ditelinga Tian Yun. Yang membuat kedua matanya langsung berkaca-kaca
She Zu melirik Tian Yun dan Ah Yu, "Dikedepannya, tidak usah memaksakan diri seperti ini!. Sisanya serahkan saja kepadaku!."
Shi Yewan menggertakan giginya, "Siapa kau?!. Beraninya kau mencampuri urusan kami?!."
She Zu menatapnya dengan tatapan membunuh, "Kau telah melukai muridku!. Sebagai gurunya, aku tidak akan membiarkannya begitu saja!."
Lingkaran sihir berwarna biru menyala dibawah She Zu. Wujud Naga Air yang sangat besar keluar dan menari-nari di udara. She Zu berdiri tepat dikening Naga Airnya
Shi Yewan menggertakan giginya. Diiringi dengan teriakan, dia menambahkan ukuran Singa miliknya menjadi seukuran naga milik She Zu
Diiringi dengan teriakan, kedua orang itu langsung mengendalikan Spirit mereka untuk menyerang satu sama lain
Tekanan yang sangat besar terjadi seiring kedua Spirit itu bertemu dan sebuah ledakan yang sangat kuat terjadi di serangan terakhir mereka
Perlahan, She Zu turun dari udara. Sementara itu, tubuh Shi Yewan terpental dan terbaring di tanah
Seteguk darah keluar dari dalam mulutnya. Shi Yewan berusaha untuk berdiri sambil mengelap darah yang tertinggal di bibirnya
Mereka berdua saling menatap tajam satu sama lain. Bersamaan mereka berdua langsung melesat dan beradu pukulan satu sama lain
Semua orang yang melihat pertarungan mereka dibuat tercengang karena kecepatan yang tidak bisa dibayangkan. Yang mereka lihat hanyalah dua kilatan cahaya yang memiliki warna yang berbeda
Tiba-tiba saja lingkaran sihir berwarna biru yang sangat banyak muncul di langit. Ratusan manusia yang memakai baju zirah keluar dari dalamnya dan langsung melesat kearah Tian Yun dan Ah Yu
She Zu menyadarinya. Dia langsung mengalahkan Shi Yewan secepatnya untuk menyelamatkan Tian Yun dan Ah Yu
Tubuh Shi Yewan terpental jauh karena pukulan She Zu yang sangat kuat. Ketika hendak menyelamatkan Tian Yun dan Ah Yu, ratusan prajurit tiba-tiba menghadangnya
Dua orang prajurit langsung memisahkan Ah Yu dari Tian Yun. Mereka berdua yang sudah tidak memiliki tenaga sama sekali tidak bisa melepaskan tangan yang memegang mereka dengan sangat erat
Ah Yu hanya bisa berteriak memanggil nama Tian Yun sambil meneteskan air matanya. Sedangkan Tian Yun hanya bisa terbaring di lantai karena tubuhnya sudah tidak bertenaga
"Lepaskan aku!." Ah Yu terus memberontak. Lingkaran sihir berwarna biru menyala disekitarnya
Bongkahan es melesat dari dalamnya yang membuat kedua prajurit itu melepaskan Ah Yu
Tian Yun berusaha untuk berdiri. Walaupun kekuatannya sudah habis, dia tetap memaksakan dirinya
Tian Yun mengendalikan kelima Soul Daggernya untuk menyerang para prajurit itu
Para prajurit yang tidak siaga berhasil mati karena tertusuk oleh Soul Dagger. Walaupun ada beberapa dari mereka yang bisa bertahan, akan tetapi racun terus menyebar dan membunuh mereka
Tian Yun langsung berdiri dan berlari menghampiri Ah Yu untuk membantunya. Salah satu prajurit hendak menyerang Ah Yu dari belakang. Dengan cepat Tian Yun langsung memukulnya
Mereka berdua saling bertatapan dan menganggukan kepala mereka secara bersamaan. Pertarungan yang sengit terjadi antara mereka
She Zu menggertakan giginya, "Kalian sekumpulan semut!. Matilah!." Para prajurit yang ada dihadapannya langsung terbakar oleh kobaran api yang dikeluarkan olehnya
Dia hendak melesat untuk membantu Tian Yun yang tengah kewalahan. Akan tetapi, tiba-tiba saja lingkaran sihir berwarna biru menyala di depannya
Sosok wanita yang memakai pakaian layaknya seorang putri menghadangnya, "Lawanmu adalah aku!."
She Zu menggertakan giginya, "Kalau begitu, kita selesaikan dengan cepat!."
Pertarungan yang sengit antara mereka berdua pun terjadi
Sementara itu, Tian Yun dan Ah Yu benar-benar kewalahan menghadapi sekian banyaknya prajurit
Mereka berdua melompat kebelakang, sedikit menjaga jarak dari para prajurit itu. Tian Yun memuntahkan seteguk darah
"Kakak Yun!." Ah Yu segera menopang tubuh Tian Yun agar tidak terjatuh
Para prajurit yang melihatnya tidak ingin menyia-nyiakan kesempatan itu. Bersamaan mereka langsung menyerang Tian Yun dan Ah Yu
Ah Yu membantu Tian Yun untuk duduk. Dia lalu berjalan dan berdiri didepan Tian Yun, "Kakak Yun, aku tidak ingin kehilanganmu!. Biarkan aku yang melawan mereka!."
"Tidak!. Jika kau melawan mereka, kau bisa mati!." Tian Yun hendak membantu Ah Yu, akan tetapi, tubuhnya terasa sangat berat
Ah Yu menatap tajam para prajurit yang berlari ke arahnya. Lingkaran sihir berwarna biru menyala dibawahnya
Wujud bunga Teratai Es dan Naga Es muncul dan langsung menyerang para prajurit itu
Ah Yu memuntahkan seteguk darah. Walaupun tenaganya hampir habis sepenuhnya, akan tetapi dia tetap memaksakan diri
Lingkaran sihir berwarna biru menyala didepan Ah Yu. Sosok wanita yang memakai pakaian layaknya seorang ratu muncul dan berjalan mendekati Ah Yu
Aura yang dipancarkannya sangat kuat. Bahkan lebih kuat dari She Zu sekarang
Ah Yu menatapnya dengan dingin, "Aku tidak akan membiarkanmu menyakiti kakakku!."
Wanita itu tersenyum pahit, "Aku tidak akan menyakitinya jika kau bersedia ikut denganku!."
Ah Yu sedikit terkejut. Perlahan wujud Teratai Es dan Naga Es miliknya memudar
Tian Yun membulatkan matanya "Ah Yu, cepat kembali!. Aku, aku juga tidak ingin kehilanganmu!. Kumohon kembalilah sekarang juga!." Tian Yun hanya bisa berteriak dengan air matanya yang sudah menetes
Ah Yu melirik Tian Yun sambil tersenyum manis, "Kakak Yun, maafkan aku!. Hanya ini satu-satunya cara agar kau bisa selamat!." Dia lalu berjalan menghampiri wanita itu
Wanita itu tersenyum puas. Dia hendak membawa Ah Yu pergi dari tempat itu
Tian Yun menggertakan giginya. Raut wajahnya terlihat sangat kesal, "Kau, aku tidak akan membiarkanmu membawa adikku!."
Aura berwarna hitam muncul disekitar Tian Yun. Perlahan, setengah tubuh Tian Yun berubah menjadi menakutkan kembali
Wanita itu menatap Tian Yun dengan tatapan dinginnya, "Keras kepala!." Dia langsung menyerang Tian Yun dengan bongkahan es yang hampir sama dengan milik Ah Yu
Bersambung ...