
Didalam lorong goa, beberapa meter sebelum sarang Musang Api
"Guru, aku menciumnya, seperti?." Tian Yun mengeryitkan keningnya, "Kenapa aromanya seperti darah?, Apakah Musang Api masih menyisakan beberapa bangkai?."
She Zu menggelengkan kepalanya, "Tidak, ini bukan bangkai, bau ini, tidak salah lagi, Ginseng Darah!!."
Tian Yun mengkerutkan keningnya, "Apakah itu semacam tanaman herbal?." Dia baru pertama kali ini mendengar Ginseng Darah
She Zu menganggukkan kepalanya, "Ginseng Darah akan sangat berguna nantinya, cepat ambil!!."
Tanpa pikir panjang Tian Yun segera berlari untuk mengambil Ginseng Darah sesuai apa yang telah dikatakan oleh She Zu
Tian Yun terus mengikuti arah baunya hingga dia berhasil menemukannya dan langsung memetiknya
Sebuah ginseng yang memiliki kulit seperti pada umumnya. Akan tetapi mengeluarkan aroma darah yang sangat menyengat
Sambil menutupi hidungnya Tian Yun berkata, "Guru, dimana aku harus menyimpan ini?."
"Kau bisa memasukannya kedalam liontin giok itu!!." She Zu menjelaskan
Karena sudah tidak tahan lagi dengan bau darah yang sangat menyengat di hidungnya, Tian Yun segera memasukkan Ginseng Darah kedalam liontin giok. Dia tersenyum puas, "Guru, ternyata liontin giokmu sangat hebat, apakah aku bisa menyimpan apapun didalam sini?."
She Zu menganggukkan kepalanya, "Tentu saja, akan tetapi kau tidak boleh memasukkan binatang buas atau makhluk hidup didalamnya karena mereka bisa saja menghabiskan atau bahkan menghancurkan apa yang ada didalamnya!!."
Tian Yun mengangguk kecil sambil mengusap dagunya
"Guru, lalu bagaimana cara membelah perut Musang Api?, Disini tidak ada sesuatu yang dapat digunakan?!."
She Zu akhirnya teringat akan Rantai Neraka yang berhasil didapatkan oleh Tian Yun, "Yun'er, bukankah kau memiliki Rantai Neraka?, Kenapa kau tidak memakainya saja?."
"Maksudmu rantai karatan ini?." Tian Yun mengambil Rantai Neraka dari sakunya lalu memperlihatkan kepada She Zu, "Apakah rantai berkarat ini bisa berguna?." Dia sama sekali jika itu adalah Rantai Neraka, pusaka yang sangat melegenda
She Zu yang masih duduk manis di bahu Tian Yun segera menepuk pipinya menggunakan ekornya, "Dasar bodoh, jika itu hanyalah rantai karatan biasa, kenapa Medusa sampai mengejarmu?!."
Tian Yun kembali teringat akan kejadian di masa lalu, "Benar juga, kalau begitu, bagaimana caraku melatihnya!!."
"Itu mudah, kau hanya perlu meneteskan sedikit darahmu ke Rantai Neraka saja!!." She Zu menjelaskan
Tanpa pikir panjang Tian Yun segera menggigit jari telunjuknya. Dia menekannya sedikit keras agar darahnya bisa menetes
Setetes darahnya yang mengenai Rantai Neraka membuatnya memancarkan cahaya merah yang sangat terang
Seketika rantai berkarat itu berubah menjadi sangat mulus dengan sela-sela lahar kecil yang menghiasinya
She Zu tersenyum puas, "Lihatlah, bukankah itu sangat indah?."
Mulut Tian Yun tercengang. Dia sama sekali tidak menyangka jika rantai berkarat itu bisa berubah menjadi sangat mulus setelah darahnya diteteskan kepadanya
Rantai Neraka tiba-tiba saja melayang dengan sendirinya. Dia lalu masuk kedalam lengan kiri Tian Yun yang membuatnya meringis kesakitan
Tian Yun menggertakan giginya, "A, ada apa ini?!, Apakah dia menyerangku?!." Rasa sakit seperti tulangnya sedang diremas dirasakan olehnya
Tian Yun hanya bisa menahannya karena tidak tahu dengan apa yang sedang terjadi. Keningnya sudah dipenuhi dengan keringat dingin
"Bertahanlah, Rantai Neraka adalah salah satu Enchantment Weapon suci. Karena kalian berdua sudah terikat, maka Rantai Neraka harus membuat ruang didalam tubuhmu. Mungkin akan berlangsung selama beberapa menit!!." She Zu menjelaskan kepada Tian Yun agar dia tidak terlalu khawatir
Tian Yun berteriak kesakitan, menahan rasa sakit itu. Tubuhnya mendadak merasa sangat panas. Lengan kirinya sama sekali tidak bisa digerakkan. Bahkan dia tidak bisa merasakan jika dia memiliki lengan kiri
Teriakkan yang sangat keras yang menggema didalam lorong. Semua binatang kecil yang mendengarnya berlari ketakutan, menjauhi wilayah goa
Tian Yun membungkuk lemas. Dia memegangi lengan kirinya dengan sangat kuat. Nafasnya sudah sangat terengah-engah
Tian Yun mengatur ulang nafasnya, "Sialan, guru sama sekali tidak memberitahuku terlebih dahulu?!."
She Zu tertawa puas, "Bagus, sekarang Rantai Neraka sudah sepenuhnya milikmu. Akan tetapi, dengan kekuatanmu yang masih sangat lemah ini, kau harus baik-baik menggunakannya!!, Jangan sampai orang-orang seperti Medusa mengetahuinya!!."
Tian Yun mengusap bibirnya, "Baiklah, kalau begitu, kita lihat apa yang dimiliki Enchantment Weapon suci ini?!." Dia lalu memusatkan energinya di tangan kirinya
Lingkaran sihir berwarna merah menyala seukuran telapak tangannya yang terbuka lebar. Dengan cepat, Rantai Neraka menjalar buta arah membuat Tian Yun sangat panik
Rantai Neraka terus menjalar dan secara tidak sengaja melilit tubuh Tian Yun dengan sangat kuat, "Gu, guru, bagaimana cara mengendalikan ini?." Ucapnya panik
She Zu tertawa terbahak-bahak, "Dasar bocah yang arogan!!." Dia lalu menjelaskan kepada Tian Yun
"Tenangkan dirimu!!, Jika kau terus panik seperti itu Rantai Neraka akan terus mengikatmu!!."
Sesuai apa yang telah dikatakan oleh She Zu, Tian Yun menghela nafas dalam-dalam lalu menghembusnya. Dia mencoba merilekskan tubuh dan pikirannya
"Sama seperti saat menggunakan jarum, kendalikan Rantai Neraka seperti kau mengendalikan anggota tubuhmu sendiri!!."
Tanpa pikir panjang, Tian Yun langsung mencoba mempraktekkannya. Dia mengendalikan Rantai Neraka agar tidak melilitnya lagi
Perlahan, lilitan Rantai Neraka mulai melemah dan akhirnya tidak melilit Tian Yun lagi. Dia menghembuskan nafas lega, "Akhirnya!!."
Tian Yun mencoba mengendalikannya untuk yang kedua kalinya. Dia memfokuskan pikirannya, mencoba menggerakkan Rantai Neraka seperti saat dia mengendalikan jarum
Tian Yun tersenyum puas, "Guru, aku berhasil!!, Ternyata sangat mudah!!."
She Zu tersenyum pahit, "Baguslah!!. Karena kau sudah bisa mengendalikannya, lalu gunakanlah untuk membela perut Musang Api!!."
Tian Yun menganggukkan kepalanya. Dia menarik Rantai Neraka kembali dan langsung berlari keluar
...
Setelah memandangi tubuh Musang Api cukup lama, Tian Yun masih belum menemukan cara untuk membelah perutnya karena Rantai Neraka tidak memiliki sisi tajam
She Zu melirik Tian Yun yang terlihat kebingungan, "Apa yang kau tunggu?!."
"Itu, guru, bagaimana caraku membelahnya?." Ucap Tian Yun sambil memperlihatkan Rantai Neraka
She Zu lalu memandangi tubuh Musang Api dan Rantai Neraka, "Kamu coba melilitnya saja!!."
Tian Yun mengkerutkan keningnya sembari memandangi tubuh Musang Api yang ada tepat didepannya. Dia lalu mengendalikan Rantai Neraka untuk mengikat perut Musang Api
Semakin lama lilitannya semakin kuat dan pada akhirnya, Tian Yun berhasil membuat tubuh Musang Api terbelah menjadi dua bagian
Tian Yun tersenyum puas, "Bagus!!."
Sebuah batu kristal yang berukuran kepalan tangan berwarna hitam menggelinding di tanah. Tian Yun segera berlari untuk memungutnya
Saat hendak mengambil, tiba-tiba saja dia dikejutkan dengan tekanan yang sangat kuat yang menghembuskannya hingga menghantam sebuah batu
Tian Yun berusaha untuk berdiri sambil mengusap bibirnya yang mengeluarkan darah
Sosok wanita yang memakai pakaian anggun berwarna biru muda, rambut panjang yang diikat ekor kuda, sepatu hak tinggi berwarna biru muda, tengah berdiri menatap Tian Yun dengan tatapan dingin sambil memegang esensi tingkat empat di tangan kiri dan pedang panjang di tangan kanan
Tian Yun menggertakan giginya, "Siapa kau!!."
"Siapa aku tidak penting!!, Aku sangat membutuhkan esensi tingkat empat ini, jika kau memberikannya, aku akan melepaskanmu!!."
Bersambung ...