RAIN

RAIN
rain 09



Aku sudah berhari hari menangisi kepergian jung dikamar...


Bahkan aku tak mengantar jung ke bandara


Mungkin kak han yang melakukannya


aku Kekantor dengan ekspresi hampir mirip zombie


ekspresi datar lagi tanpa keceriaan sama skali


aku hanya menatap nanar chat chat jung dilayar hpku


"jangan menangis song sayang...


tunggu aku ...aku hanya pergi sebentar


aku mencintaimu...


jung"


waktu itu Kak han juga berkali kali menghubungiku


Tapi kujawab biarkanlah seperti ini kak


jika aku melihat jung nanti aku tak sanggup melepasnya


setelah kejadian itu


kak han tidak membahasnya lagi...


dia hanya mencoba menghiburku dengan mengajakku makan atau sekedar olahraga di taman


seperti sekarang ini aku sedang menikmati makan malam direstaurant mahal kesukaannya


" ma ri hmmm ...


kau berat melepas jung karna kau mencintainya atau karna dia hanya sahabat terbaikmu..


hmmm aku pikir pilihan kedua kak...


kenapa?


dengan begitu banyak wanita mendekatinya


aku tak tau perasaan jung terhadapku..


walaupun dia berkali kali menyatakan cinta padaku...


entah kenapa aku menganggapnya itu tak tulus


aku selalu merasa cemas ...


perasaan cemas itu membuat rasa cintaku tak bisa tumbuh berkembang...


lagipula aku juga masih memikirkan ibu yang membutuhkan uang...


hmm ada masalah apa ibumu di jeju ?


ibuku butuh uang untuk membayar utang tanteku...


aku menunduk mengaduk ngaduk supku...


Aku mencoba mendatangi bank...


Tapi ditolak karna kontrak kerjaku sudah hampir habis


Pihak bank khawatir aku tak sanggup membayarnya..."


(batinku...mungkin karna belakangan ini aku sering bersama kak han


sesuatu hal seperti ini pun dengan mudah kuceritakan padanya


padahal dulu hanya jung yang tau semua masalahku ..)


aku kembali menoleh ke arah kak han


dia ternyata sedang fokus menatapku


kedua tangannya sedang menopang dagunya dan mungkin sambil mencerna kegusaran hatiku


"kak han maafkan aku menceritakan ini


aku menatapnya lekat..


itulah gunanya aku song ma ri


kau dulu sepertinya tak nyaman bercerita denganku...


ada gunanya jung pergi


aku bisa tau segala masalahmu


hahah haha


kak han aku dulu memilih tak cerita padamu


karna kupikir kau menganggapku dan jung sahabat untuk diajak bersenang senang saja dan kau juga punya banyak masalah hidup yang harus kau hadapi ...


aku segan padamu kak...


kak han ...


hmm?


kenapa kau tiba tiba menanyakan rasaku ke jung?


oh ... aku hanya ingin tau sejauh mana perasaanmu bermain terhadapnya .


kakakku sayang aku tak sebodoh yang kau pikir


coba kau pikir bisa mati berdiri aku


kalau mencoba hidup bersama jung..


kenapa kau berpikir itu ma ri


hahah haha jung itu terlalu baik


dia tidak bisa.menolak wanita manapun


yang mencoba mendekat padanya


wanita mana yang tahan kak


jika harus hidup dengan pria yang baik kepada semua wanita


apalagi aku yang juga punya rasa cemburu


hatiku bisa habis mencemburui jung terus menerus


hahah haha kau benar song ma ri...


yang aku butuhkan itu pria yang punya pendirian ...menjaga hatiku dengan baik


menjaga perasaanku sebagai wanita


(apa wajahku benar benar seserius pembicaraan ini?)


hmm kau memang benar benar wanita yang rumit


haha haha


kak han mulai menyendok supnya yang sudah dingin


(saat aku mulai menceritakan perasaanku mengenai jung


kak han tak henti hentinya mengangguk


apa ia paham akan problemaku


secara ia kan punya orientasi seks berbeda denganku


apakah ia benar benar paham??)


.


.


.


beberapa hari kemudian.


Chat notifikasi dilayar hp ku kutatap sekilas..


"Song kau dimana..


"Bisakah kita bertemu sebentar


"Kakak dimana?


"Aku sedang dikantor...


"Datanglah kekantorku


"Berdandanlah sedikit song


Kau terlihat pucat ... aku rindu wajah cantikmu...


"Baiklah kak han ... aku akan segera kesana...


.


.


Aku sudah berada dikantor kak han


perusahaan Ini adalah perusahaan ayahnya yang turun ke kak han...


.


.


"Hi miss aku ingin bertemu dengan pak han young jae..


wanita yang kuajak bicara menatapku dan tersenyum


"Anda pasti nona song ma ri


iyah benar...


"Silahkan nona anda sudah ditunggu didalam...


wanita yang menyapaku pun mengetuk sebuah pintu..


"Pak han..


"Nona song ma ri sudah datang..


aku masuk lalu tersenyum


Aku melihat han dan dua lelaki paruh baya tengah sibuk ngobrol...


Dan aku sudah berada ditengah tengah mereka


Untuk mengusir kecanggunganku


Mataku mengelilingi ruangan kantor kak han yang sangat minimalis


Bisa gila aku bekerja lama lama disini


Tak ada yang menarik *pikirku...


Senyumku tak lepas dari kedua pria paruh baya ini...


Mereka menatapku dari atas kebawah


Dan kak han lagi lagi masih sibuk dengan berkas ditangannya...


Beberapa saat kemudian


Suara kak han memecah keheningan...


"Ayah paman kenalkan ini song ma ri


"Hmmm


"Hmmm


oh ini wanita yang sering kau ceritakan han ?


(aku mengernyit heran .kira kira cerita apa kak han mengenai aku...)


hahaha haha


ayah kak han kembali tertawa yang melihat ekspresi wajahku yang penuh tanya...


"Baik salam kenal nona ma ri...


"Salam kenal tuan


hhahaha kau tak perlu cemas begitu nona


kakak hanmu ini menceritakan hal baik tentang dirimu dan lihat ternyata kau begitu cantik


han lupa memberitahukan hal ini ...


haha hahah


hmmm tuan terima kasih ..aku anggap perkataanmu adalah pujian


Maafkan aku tak tau kalau kalian adalah ayah dan paman kak han..


"Haha haha tidak apa apa nona ma ri..


Tawa ayah han sangat bersahabat


Sepertinya dia hangat menyambutku


Berbeda dengan pamannya yang memasang wajah datar..


" berapa usiamu nona?


"Aku 27 tahun tuan.


"Wah kau lebih muda dari han


"Pantas kau terlihat masih polos hahah haha


"Terima kasih tuan


"Apa hobby mu mengucapkan terima kasih nona


Hahaha hahaha (ayah kak han ini suka tertawa rupanya)


"Ma maaf tuan a-aku...


"Haha haha santai saja nona ma ri


"Baiklah sepertinya kau sangat gugup dengan keberadaan kami disini


kami pergi dulu nona


Haha hahah


"Han ayah pergi dulu yah


jangan diangguri wanita cantik ini


"Baik ayah paman hati hati dijalan


Hmmmm.... *suara ayah kak han yang berdehem pun begitu bersahaja...


ayahnya melirikku sekilas dan tersenyum


pergi meninggalkan kami...


*


*


Aku menghela nafas untuk pertemuan singkat tadi...


Tubuhku dingin menghadapi ayah kak han..


Ini pertama kalinya aku bertemu dengan pemilik perusahaan ini


ternyata itu tuan young


(tuan yang sangat hangat pikirku...


aku pikir sikapnya takkan mudah .aku pikir dia seperti kak han yang dingin)


Young group yang begitu terkenal di korea dan china


Membuat bulu kudukku merinding memikirkan kekayaannya yang tak habis tujuh turunan


menegurku begitu ramah...


.


.


"Ma ri hei


"Apa yang kau pikirkan ...


"Eh he ehhhh hehe aku sangat gugup bertemu ayahmu tadi kak han..


"Haha haha ternyata dia orangnya baik dan sangat hangat


berbeda skali denganmu


darimana kau mendapatkan sikap dingin begitu kak?


haha hahah


ayahku itu baik dan bisa sekaligus keras kepala jika ia ingin...


kau belum saja berlama lama dengannya


aku harus patuh dan menuruti semua perintahnya..


Apa kau merasa tak nyaman?


T-tidak juga hanya gugup saja..


Baiklah tunggu aku rapikan berkasku dulu


Kita segera pergi dari kantor ini untuk menghilangkan kegugupanmu..


.


.


.


Aku sudah berada di lobby berjalan dibelakang kak han yang tinggi tegap dan wajahnya yang dingin menyapu pandangan orang orang dilobby


Hujan luar sangat deras


Tapi tak berhasil membahasi tubuh kami


Karna supir kak han dengan sigap memayungi aku secara bergantian dengan kak han masuk ke mobil mewahnya yang berwarna hitam pekat...


Aku melirik sejenak dengan kak han yang wajahnya sangat dingin


Dia jarang tertawa bahkan jung atau aku yang biasa menghiburnya ditanggapi santai olehnya


Mungkin karna perbedaan usia kami yang begitu mencolok..


Dan otaknya mungkin memikirkan bisnis dan pekerjaannya terus menerus...


Kak han bahkan jarang liburan menikmati hasil kerjanya


Hidupnya diisi dengan menggunakan setelan jas mewah dibelakang meja kerjanya


Apa dia bahagia?


aku bermain dengan pemikiranku sendiri...


"Hmm ma ri kau ingin makan apa?


"Hmm harini cuacanya dingin kak


Aku ingin makan yang hangat mungkin mie kuah...


"Bagaimana kak apa kau mau?


"Baiklah ..


kak han mengambil hpnya dan menghubungi seseorang ditelpon


"Halo pak jo.. kau urus dulu meetingku sore ini


"Sepertinya aku tak kembali lagi kekantor


Begitu isi pembicaraan kak han dengan sekertarisnya pak jo yang lebih tua dari kak han namun sangat di percaya oleh young group..


.


.


Kami sudah tiba di restaurant mie ..


"Kak han apa kau yakin mie disini enak?


"Ada apa?


"Tempat ini sangat mewah aku tidak terbiasa


tujuan kita hanya makan mie


mengapa harus ketempat begini


"Aku pikir hanya kedai kak


"Haha haha aku hanya tau tempat ini


Cobalah dulu makanannya


"Jika kau tak suka


"Kita akan mengunjungi tempat favoritemu


"Bagaimana ma ri ...?


.


.


.


(batinku Walaupun mienya enak dan pasti higienis


Gajiku takkan sanggup mendatangi tempat ini)


"Bagaimana mienya enak?


"Iyah kak han sangat enak ..


"Kau masih ingin tambah?


"Hmmm iyah aku masih lapar


Boleh aku bungkus untuk dibawa pulang kak?


Haha haha baiklah pesanlah sesukamu...


Kami pun melanjutkan pembicaraan dan membahas mengenai masa masa yang sudah kami lalui bersama dan jung


Sambil meminum teh kesukaan kak han


Aku dan jung memang sangat terbuka dengan kak han yang memanjakan kami


Tapi entah kenapa jalan berdua dengannya membuat ada tembok diantara kami


Padahal kami sudah bersahabat lama


Mungkin karna kak han memiliki pribadi yang tertutup dibanding jung...


kak han kenapa belakangan ini kau sering menghubungiku?


hmmm karna aku ...(ia memilih tak melanjutkann perkataannya dan memilih meminum tehnya )


hmm kupikir kau menarik song ma ri


belakangan ini pekerjaanku sangat berat


aku butuh bercerita dengan seseorang yang kuanggap nyaman


hmmm kak ...kenapa kau tak mencari mereka yang dulu selalu membuatmu nyaman?


hmmm aku rasa aku sudah pandai menahan diri...


aku tak ingin lagi kembali ke tabiat buruk itu...


apa wanita sepertiku juga bisa membuatmu nyaman?


tentu saja kita sudah bertahun tahun kenal


dan aku mengagumimu karna kau wanita yang punya pendirian yang kuat


sama seperti aku ...


haha haha


iyah benar kita punya banyak kemiripan...


kau yang berani melupakan perasaanmu terhadap jung


dan aku yang konsisten melawan penyakitku ini...


aku tersenyum bahagia menatap kak han


yang begitu terbuka padaku


.


.


.


Kami sudah tiba dirumah dengan mobil kak han yang terparkir rapi didepan pintu


"Terima kasih ma ri sudah mau ku undang kekantor dan makan mie..


"Sangat menyenangkan buatku


"Ah kak han kau sangat berlebihan


Aku sangat suka kak han masih mencariku walaupun jung sudah pergi..


Aku kira kakak akan meninggalkanku juga


Karna tak nyaman denganku...


Haha haha pikiranmu terlalu berat kepadaku..


Aku orang yang asik walaupun tampilanku sangat kaku


iyah ...(aku tersenyum memandangnya)


dan kau juga berubah hangat kepadaku..


hmm benarkah itu? (guratan bahagia di bibirnya)


aku mengangguk tersenyum


Kau bisa mengandalkanku song ma ri...


Sudah sangat malam kalau begitu aku naik ke kamar ku kak yah..


Hati hati dijalann kak


Dan skali lagi terima kasih banyak jamuan makan malamnya


.


.


.


Saat aku mulai naik ke tangga menuju kamarku


Hujan masih turun gerimis


Membuatku sedikit berlari agar tak basah...


.


.


"Song ma ri...


Ma ri...


Aku kemudian menoleh melihat kak han turun dari mobil memanggilku..


Astaga apa yang kau lakukan kak


Kau bisa basah keluar dari mobil


Aku berteriak dari tangga tapi masih bisa ia dengar.. (aku ingin kembali turun)


sudahlah song ma ri tetaplah disitu...


A-aku ingin membuktikan kalo aku berjuang untuk ini...


Aku ingin menikah song ma ri...