
Aku sudah berhari hari menangisi kepergian jung dikamar...
Bahkan aku tak mengantar jung ke bandara
Mungkin kak han yang melakukannya
aku Kekantor dengan ekspresi hampir mirip zombie
ekspresi datar lagi tanpa keceriaan sama skali
aku hanya menatap nanar chat chat jung dilayar hpku
"jangan menangis song sayang...
tunggu aku ...aku hanya pergi sebentar
aku mencintaimu...
jung"
waktu itu Kak han juga berkali kali menghubungiku
Tapi kujawab biarkanlah seperti ini kak
jika aku melihat jung nanti aku tak sanggup melepasnya
setelah kejadian itu
kak han tidak membahasnya lagi...
dia hanya mencoba menghiburku dengan mengajakku makan atau sekedar olahraga di taman
seperti sekarang ini aku sedang menikmati makan malam direstaurant mahal kesukaannya
" ma ri hmmm ...
kau berat melepas jung karna kau mencintainya atau karna dia hanya sahabat terbaikmu..
hmmm aku pikir pilihan kedua kak...
kenapa?
dengan begitu banyak wanita mendekatinya
aku tak tau perasaan jung terhadapku..
walaupun dia berkali kali menyatakan cinta padaku...
entah kenapa aku menganggapnya itu tak tulus
aku selalu merasa cemas ...
perasaan cemas itu membuat rasa cintaku tak bisa tumbuh berkembang...
lagipula aku juga masih memikirkan ibu yang membutuhkan uang...
hmm ada masalah apa ibumu di jeju ?
ibuku butuh uang untuk membayar utang tanteku...
aku menunduk mengaduk ngaduk supku...
Aku mencoba mendatangi bank...
Tapi ditolak karna kontrak kerjaku sudah hampir habis
Pihak bank khawatir aku tak sanggup membayarnya..."
(batinku...mungkin karna belakangan ini aku sering bersama kak han
sesuatu hal seperti ini pun dengan mudah kuceritakan padanya
padahal dulu hanya jung yang tau semua masalahku ..)
aku kembali menoleh ke arah kak han
dia ternyata sedang fokus menatapku
kedua tangannya sedang menopang dagunya dan mungkin sambil mencerna kegusaran hatiku
"kak han maafkan aku menceritakan ini
aku menatapnya lekat..
itulah gunanya aku song ma ri
kau dulu sepertinya tak nyaman bercerita denganku...
ada gunanya jung pergi
aku bisa tau segala masalahmu
hahah haha
kak han aku dulu memilih tak cerita padamu
karna kupikir kau menganggapku dan jung sahabat untuk diajak bersenang senang saja dan kau juga punya banyak masalah hidup yang harus kau hadapi ...
aku segan padamu kak...
kak han ...
hmm?
kenapa kau tiba tiba menanyakan rasaku ke jung?
oh ... aku hanya ingin tau sejauh mana perasaanmu bermain terhadapnya .
kakakku sayang aku tak sebodoh yang kau pikir
coba kau pikir bisa mati berdiri aku
kalau mencoba hidup bersama jung..
kenapa kau berpikir itu ma ri
hahah haha jung itu terlalu baik
dia tidak bisa.menolak wanita manapun
yang mencoba mendekat padanya
wanita mana yang tahan kak
jika harus hidup dengan pria yang baik kepada semua wanita
apalagi aku yang juga punya rasa cemburu
hatiku bisa habis mencemburui jung terus menerus
hahah haha kau benar song ma ri...
yang aku butuhkan itu pria yang punya pendirian ...menjaga hatiku dengan baik
menjaga perasaanku sebagai wanita
(apa wajahku benar benar seserius pembicaraan ini?)
hmm kau memang benar benar wanita yang rumit
haha haha
kak han mulai menyendok supnya yang sudah dingin
(saat aku mulai menceritakan perasaanku mengenai jung
kak han tak henti hentinya mengangguk
apa ia paham akan problemaku
secara ia kan punya orientasi seks berbeda denganku
apakah ia benar benar paham??)
.
.
.
beberapa hari kemudian.
Chat notifikasi dilayar hp ku kutatap sekilas..
"Song kau dimana..
"Bisakah kita bertemu sebentar
"Kakak dimana?
"Aku sedang dikantor...
"Datanglah kekantorku
"Berdandanlah sedikit song
Kau terlihat pucat ... aku rindu wajah cantikmu...
"Baiklah kak han ... aku akan segera kesana...
.
.
Aku sudah berada dikantor kak han
perusahaan Ini adalah perusahaan ayahnya yang turun ke kak han...
.
.
"Hi miss aku ingin bertemu dengan pak han young jae..
wanita yang kuajak bicara menatapku dan tersenyum
"Anda pasti nona song ma ri
iyah benar...
"Silahkan nona anda sudah ditunggu didalam...
wanita yang menyapaku pun mengetuk sebuah pintu..
"Pak han..
"Nona song ma ri sudah datang..
aku masuk lalu tersenyum
Aku melihat han dan dua lelaki paruh baya tengah sibuk ngobrol...
Dan aku sudah berada ditengah tengah mereka
Untuk mengusir kecanggunganku
Mataku mengelilingi ruangan kantor kak han yang sangat minimalis
Bisa gila aku bekerja lama lama disini
Tak ada yang menarik *pikirku...
Senyumku tak lepas dari kedua pria paruh baya ini...
Mereka menatapku dari atas kebawah
Dan kak han lagi lagi masih sibuk dengan berkas ditangannya...
Beberapa saat kemudian
Suara kak han memecah keheningan...
"Ayah paman kenalkan ini song ma ri
"Hmmm
"Hmmm
oh ini wanita yang sering kau ceritakan han ?
(aku mengernyit heran .kira kira cerita apa kak han mengenai aku...)
hahaha haha
ayah kak han kembali tertawa yang melihat ekspresi wajahku yang penuh tanya...
"Baik salam kenal nona ma ri...
"Salam kenal tuan
hhahaha kau tak perlu cemas begitu nona
kakak hanmu ini menceritakan hal baik tentang dirimu dan lihat ternyata kau begitu cantik
han lupa memberitahukan hal ini ...
haha hahah
hmmm tuan terima kasih ..aku anggap perkataanmu adalah pujian
Maafkan aku tak tau kalau kalian adalah ayah dan paman kak han..
"Haha haha tidak apa apa nona ma ri..
Tawa ayah han sangat bersahabat
Sepertinya dia hangat menyambutku
Berbeda dengan pamannya yang memasang wajah datar..
" berapa usiamu nona?
"Aku 27 tahun tuan.
"Wah kau lebih muda dari han
"Pantas kau terlihat masih polos hahah haha
"Terima kasih tuan
"Apa hobby mu mengucapkan terima kasih nona
Hahaha hahaha (ayah kak han ini suka tertawa rupanya)
"Ma maaf tuan a-aku...
"Haha haha santai saja nona ma ri
"Baiklah sepertinya kau sangat gugup dengan keberadaan kami disini
kami pergi dulu nona
Haha hahah
"Han ayah pergi dulu yah
jangan diangguri wanita cantik ini
"Baik ayah paman hati hati dijalan
Hmmmm.... *suara ayah kak han yang berdehem pun begitu bersahaja...
ayahnya melirikku sekilas dan tersenyum
pergi meninggalkan kami...
*
*
Aku menghela nafas untuk pertemuan singkat tadi...
Tubuhku dingin menghadapi ayah kak han..
Ini pertama kalinya aku bertemu dengan pemilik perusahaan ini
ternyata itu tuan young
(tuan yang sangat hangat pikirku...
aku pikir sikapnya takkan mudah .aku pikir dia seperti kak han yang dingin)
Young group yang begitu terkenal di korea dan china
Membuat bulu kudukku merinding memikirkan kekayaannya yang tak habis tujuh turunan
menegurku begitu ramah...
.
.
"Ma ri hei
"Apa yang kau pikirkan ...
"Eh he ehhhh hehe aku sangat gugup bertemu ayahmu tadi kak han..
"Haha haha ternyata dia orangnya baik dan sangat hangat
berbeda skali denganmu
darimana kau mendapatkan sikap dingin begitu kak?
haha hahah
ayahku itu baik dan bisa sekaligus keras kepala jika ia ingin...
kau belum saja berlama lama dengannya
aku harus patuh dan menuruti semua perintahnya..
Apa kau merasa tak nyaman?
T-tidak juga hanya gugup saja..
Baiklah tunggu aku rapikan berkasku dulu
Kita segera pergi dari kantor ini untuk menghilangkan kegugupanmu..
.
.
.
Aku sudah berada di lobby berjalan dibelakang kak han yang tinggi tegap dan wajahnya yang dingin menyapu pandangan orang orang dilobby
Hujan luar sangat deras
Tapi tak berhasil membahasi tubuh kami
Karna supir kak han dengan sigap memayungi aku secara bergantian dengan kak han masuk ke mobil mewahnya yang berwarna hitam pekat...
Aku melirik sejenak dengan kak han yang wajahnya sangat dingin
Dia jarang tertawa bahkan jung atau aku yang biasa menghiburnya ditanggapi santai olehnya
Mungkin karna perbedaan usia kami yang begitu mencolok..
Dan otaknya mungkin memikirkan bisnis dan pekerjaannya terus menerus...
Kak han bahkan jarang liburan menikmati hasil kerjanya
Hidupnya diisi dengan menggunakan setelan jas mewah dibelakang meja kerjanya
Apa dia bahagia?
aku bermain dengan pemikiranku sendiri...
"Hmm ma ri kau ingin makan apa?
"Hmm harini cuacanya dingin kak
Aku ingin makan yang hangat mungkin mie kuah...
"Bagaimana kak apa kau mau?
"Baiklah ..
kak han mengambil hpnya dan menghubungi seseorang ditelpon
"Halo pak jo.. kau urus dulu meetingku sore ini
"Sepertinya aku tak kembali lagi kekantor
Begitu isi pembicaraan kak han dengan sekertarisnya pak jo yang lebih tua dari kak han namun sangat di percaya oleh young group..
.
.
Kami sudah tiba di restaurant mie ..
"Kak han apa kau yakin mie disini enak?
"Ada apa?
"Tempat ini sangat mewah aku tidak terbiasa
tujuan kita hanya makan mie
mengapa harus ketempat begini
"Aku pikir hanya kedai kak
"Haha haha aku hanya tau tempat ini
Cobalah dulu makanannya
"Jika kau tak suka
"Kita akan mengunjungi tempat favoritemu
"Bagaimana ma ri ...?
.
.
.
(batinku Walaupun mienya enak dan pasti higienis
Gajiku takkan sanggup mendatangi tempat ini)
"Bagaimana mienya enak?
"Iyah kak han sangat enak ..
"Kau masih ingin tambah?
"Hmmm iyah aku masih lapar
Boleh aku bungkus untuk dibawa pulang kak?
Haha haha baiklah pesanlah sesukamu...
Kami pun melanjutkan pembicaraan dan membahas mengenai masa masa yang sudah kami lalui bersama dan jung
Sambil meminum teh kesukaan kak han
Aku dan jung memang sangat terbuka dengan kak han yang memanjakan kami
Tapi entah kenapa jalan berdua dengannya membuat ada tembok diantara kami
Padahal kami sudah bersahabat lama
Mungkin karna kak han memiliki pribadi yang tertutup dibanding jung...
kak han kenapa belakangan ini kau sering menghubungiku?
hmmm karna aku ...(ia memilih tak melanjutkann perkataannya dan memilih meminum tehnya )
hmm kupikir kau menarik song ma ri
belakangan ini pekerjaanku sangat berat
aku butuh bercerita dengan seseorang yang kuanggap nyaman
hmmm kak ...kenapa kau tak mencari mereka yang dulu selalu membuatmu nyaman?
hmmm aku rasa aku sudah pandai menahan diri...
aku tak ingin lagi kembali ke tabiat buruk itu...
apa wanita sepertiku juga bisa membuatmu nyaman?
tentu saja kita sudah bertahun tahun kenal
dan aku mengagumimu karna kau wanita yang punya pendirian yang kuat
sama seperti aku ...
haha haha
iyah benar kita punya banyak kemiripan...
kau yang berani melupakan perasaanmu terhadap jung
dan aku yang konsisten melawan penyakitku ini...
aku tersenyum bahagia menatap kak han
yang begitu terbuka padaku
.
.
.
Kami sudah tiba dirumah dengan mobil kak han yang terparkir rapi didepan pintu
"Terima kasih ma ri sudah mau ku undang kekantor dan makan mie..
"Sangat menyenangkan buatku
"Ah kak han kau sangat berlebihan
Aku sangat suka kak han masih mencariku walaupun jung sudah pergi..
Aku kira kakak akan meninggalkanku juga
Karna tak nyaman denganku...
Haha haha pikiranmu terlalu berat kepadaku..
Aku orang yang asik walaupun tampilanku sangat kaku
iyah ...(aku tersenyum memandangnya)
dan kau juga berubah hangat kepadaku..
hmm benarkah itu? (guratan bahagia di bibirnya)
aku mengangguk tersenyum
Kau bisa mengandalkanku song ma ri...
Sudah sangat malam kalau begitu aku naik ke kamar ku kak yah..
Hati hati dijalann kak
Dan skali lagi terima kasih banyak jamuan makan malamnya
.
.
.
Saat aku mulai naik ke tangga menuju kamarku
Hujan masih turun gerimis
Membuatku sedikit berlari agar tak basah...
.
.
"Song ma ri...
Ma ri...
Aku kemudian menoleh melihat kak han turun dari mobil memanggilku..
Astaga apa yang kau lakukan kak
Kau bisa basah keluar dari mobil
Aku berteriak dari tangga tapi masih bisa ia dengar.. (aku ingin kembali turun)
sudahlah song ma ri tetaplah disitu...
A-aku ingin membuktikan kalo aku berjuang untuk ini...
Aku ingin menikah song ma ri...