
aku sudah berada dirumah sewa
tempatku beberapa harini dan song tinggal
Nak han bagaimana perkembangan kasus istrimu...
belum ada kemajuan bu
Aku turut prihatin nak han
terima kasih bu
Ini sudah takdir ,aku harus menjalaninya..
apa kau mau naik ke kamar loteng ma ri ?
Iyah bu
Naiklah tenangkan dirimu disana..
Mungkin saja kau bisa dapat petunjuk...
Baik terima kasih bu...
Aroma song masih tercium di kamar ini
Mataku tak hentinya mengelilingi kamar ini
Berhari hari aku membongkar semua isi kamar tak satupun jejak yang ditinggalkan istriku
Hanya ada buku buku bacaan travelling yang biasa dia baca...
Tidak ada diary atau semacamnya...
Lemari pakaiannya. juga tampak biasa saja ...
Aku berbaring diranjangnya yang kecil menatap langit langit kamar
Mencari aroma tubuhnya di seprei ini ...
rasanya seperti song sedang memelukku di ranjang ini
Apakah dia tau dirinya akan menghilang?
Aku teringat kata katanya waktu itu
Saat aku mengantuk dan memeluk tubuhnya
"Jika kau tak melihatku dari pandangan matamu
Yakinlah aku tersimpan dihatimu
Rasakanlah setiap detail diriku di hati dan perasaanmu "
Mengapa dia berkata seperti itu...
Apakah itu seperti isyarat bahwa aku harus kuat tanpanya...
Aku mengambil lagi hp ku dan menatap tubuh song yang kotor dan ada goresan luka
Masing masing Tangannya terikat dan dia hanya menggunakan
Bra Dan celana dalam
Air mataku kembali mengalir melihat kiriman foto ini kemarin...
Apa Kau kedinginan song?
Kau pasti sedang tidak baik sayang..
Maafkan aku dengan kekuatanku yang tak bisa menjagamu
Hanya foto ini petunjuk yang dikirimkan pelaku penculikan song...
Mereka juga tak meminta tebusan uang atau posisi di young group
Artinya ini bukan perbuatan dari pemegang saham atau daa hae...
Aku menatap nanar tulisan dilayar hpku...
Hmmm halo pak jo...
A-appa katamu ..
Baik aku akan segera kesana...
Aku melompat dari ranjang berlari menembus jalanan kota seoul menuju lokasi yang pak jo sampaikan padaku di telpon...
Nafasku berburu turun dari mobil
Langkahku gontai melihat supermarket yang sudah di kerumuni banyak orang dan beberapa mobil polisi sudah sampai di tempat ini...
Tuan han ..
Aku memegang tangan pak jo
Rasanya kakiku lemas tubuhku tak kuat berdiri
Tuan han...
Pak jo terus menyadarkanku...
Ayo kita ke tkp tuan..
Aku melewati orang orang dan masuk ke supermarket menuju gudang
semakin dalam aku berjalan melewati ruang ruang kosong dan akhirnya aku tiba disatu ruang kecil seperti kamar mandi yang tak terpakai disana ada tali dan pecahan kaca
Banyak darah yang kulihat menempel dijendela
Aku berlutut di ruangan itu air mataku mengalir lagi melihat ruangan ini kosong...
Tuan han ini tempat nyonya disekap...
Penculiknya sudah diamankan polisi
dan
Dalang dari semua ini adalah
Tuan jung...
Ap apa kau bilang pak jo
Suaraku sangat lemah hampir tak terdengar
Aku menatap kembali pak jo...
Ma maafkan aku tuan harus mengatakan ini
Tapi tuan jung lah yang melakukan semua ini
Ia dan anak buahnya
yang menyekap nyonya berhari hari disini...
Seketika aku tersadar
Song ..
dimana istriku
Song...
Saat penggrebekan ruangan ini
Nyonya tidak ada tuan
Sepertinya ia berhasil kabur dari sini
Karna penculik yang diintrogasipun tak tau keberadaan nyonya
Hmmm bagaimana dengan jung
Tuan jung hanya diam dia tak mengeluarkan sepatah katapun tuan ...
Dia sekarang berada ditahanan kantor polisi...
Hari ini aku tak tau..
Tidur terasa sulit bagiku...
Mengetahui istriku yang menghilang...
Mengetahui daa hae yang tega menjatuhkanku
jung yang menculik dan mencoba memiliki istriku...
Aku rasanya tak bisa berpijak dibumi...
Entah kapan aku terakhir makan
Tubuhku yang lemas seakan menolak semua itu...
Aku hanya ingin bertemu dengan han ma ri istriku...
Aku berjalan gontai diikuti pak jo mendatangi kantor polisi untuk menemui jung...
ia sangat lusuh
Wajah yang dulu tampan sangat disukai song wajah tampan itu sekarang sangat berantakan ...
Pandangannya kosong
Dan hanya sekilas melihatku...
Aku berusaha kuat duduk dihadapannya...
Jung... lihat aku..
Kau tidak kasihan padaku jung?
Jung menatapku kosong ...
Kenapa aku harus kasihan sementara kau merebut segala yang kumiliki...
Aku mencintai song ma ri tanpa pamrih
Dan kau datang menawarkan hartamu yang berlimpah itu...
Haruskah aku kasihan padamu han young jae...
Sahabat macam apa kau ini...
Lihat jung apa kau mendapatkan yang kau inginkan dengan caramu ini?
Eh hehhh setidaknya aku melihat kau juga kehilangan han ...
(jung menatapku dengan tatapan meremehkan)
Kau juga terluka ... aku sudah sangat puas ...
Hahaha hahah...
Song telah terbang bebas meninggalkan sangkarnya
Dia tidak mencintai salah satu dari kita...
Hahaha hahaha
Suara tawa jung menyiratkan luka dalam
Dan aku hanya terdiam mendengar ucapannya
(Batinku... kau benar jung
Istriku tak mencintaiku ataupun dirimu)
.
.
Aku pergi meninggalkan jung dengan langkah gontai...
Jika song ma ri mencintaiku dia akan mencariku dan kembali padaku...
Beberapa harini aku memerintahkan orang orangku menelusuri rumah sakit besar maupun kecil tak ada yang tau keberadaannya...
Sekarang song telah pergi meninggalkanku...
Hari demi hari kujalani tanpanya disisiku
Aku memutuskan mengemasi barang barangnya di kamar loteng itu dan membawanya pulang kerumahku...
Ada bagian kecil yang menguatkan diriku bahwa song tidak benar benar pergi ...
Ia ingin aku mencarinya...
Tapi aku sama skali tak mendapatkan petunjuk...
Bahkan ia tak pernah menghubungi ibunya dijeju...
**
Tuan han..
Apa benar kau ingin meninggalkan perusahaan ?
Iyah pak jo aku sudah mengaturnya dengan ayahku...
Kau harus membantunya dengan lebih giat lagi karna ia sudah tua
Kau akan meninggalkan seoul tuan?
Iyah aku ingin pergi sejenak dari sini...
Kemana tuan?
Aku ingin ke hawai
Kenapa harus hawai tuan han?
Entahlah pak jo
Dari beberapa judul buku yang di miliki song...
Sepertinya ini mengenai hawai
Dan lagipula. Pulau itu adalah tempat bulan madu kami
Sangat besar kemungkinan song ada disana
Hmm tuan sampai kapan kau disana
Sampai aku dan orang orang yang sudah mulai melakukan pencarian
berhasil menemukan song...
Bagaimana jika nyonya tidak ditemukan tuan han..
Aku akan kembali pak jo...
Aku ingin berusaha dulu dengan tanganku sendiri menemukannya ...
Aku ingin mencari pengalaman hidup dengan berpetualang mencarinya
Aku sangat lelah di balik meja kerjaku...
Mungkin inilah yang diinginkan istriku
Menikmati kehidupanku yang bebas...
Baiklah tuan kami menanti kabar baikmu...