
" han ,tangan istriku menarik tanganku sebelum aku masuk ke pintu dia dengan sigap dan cekatan merapikan jasku dan dasiku melap bibirku dengan tisu basah dan memastikan bahwa aku terlihat baik baik saja ,
mmm nanti dikira gila loh senyum senyum begitu han,
manis skali istriku ini
mana bisa aku tak tersenyum di perlakukan begini...
sudah ah jangan menggoda terus
wajahnya sudah memerah merona
aku mencium pipinya sekilas
terima kasih sayang...
iyah ... dan diakhiri dengan senyum cantiknya
ayo masuk han...
tamu udah nungguin tuh...
dia menggaet lagi lenganku
dan kamipun menampakkan seolah olah tak pernah ada kejadian barbar tadi...
Pesta yang sangat meriah tapi hatiku gusar
Betapa banyak pria pria menggiurkan yang menatapku disini
Memandang istriku dan memandang kami berdua ...
Entah ia menyukaiku atau menyukai istriku..
Song ma ri tak hentinya menata kembali raut wajahku dan jasku agar tak terlihat bahwa aku tadi sedang ada masalah dengan jung...
Aku menyapa kembali tamu ,
daa hae dan ayahnya juga sudah terlihat diruangan ini
untung saja dia baru datang
entah apa yang akan terjadi kalau dia ada dalam kondisi menggenaskan tadi...
aku tak sanggup membayangkannya...
kami mulai makan bersama dan hanya ku lalui Tanpa rasa apapun
pikiranku tak lagi disini tempatnya...
.
.
.
kami sedang sarapan dan aku mulai membuka pembicaraan dengan istriku ..
"Istirahatlah dirumah dulu sayang...
Jangan melakukan apa apa
Aku sudah meminta lindae untuk mengatur jadwalmu besok
"Haha han aku sudah terbiasa dengan jadwal itu
Tapi kau memintaku tinggal dirumahpun aku juga tak masalah
Asal aku bisa bermain dengan para pelayan ..
yah?
suaranya meminta dan memelas dan Wajah song yang tersenyum..
"Pantas jung tergila gila padamu kau sangat penurut dan manis
(aku memilih tak melanjutkan ucapanku mengenai jung...)
tapi kau harus ingat tembok rumah inipun berbicara ,asal kau bisa menjaga sikap dan perkataanmu aku pikir tak masalah kau bermain dengan mereka...
benarkah ?
matanya berbinar indah....
"Hmmm apa yang kau inginkan sepulang aku kerja..
"Aku ingin kau cepat pulang saja
Dan menikmati makan malam buatanku..
"Oh haha haha itu tidak masalah buatku sayang..
Aku akan mengusahakannya..
akhirnya sarapan kami berakhir tanpa ada pembahasan mengenai jung
.
.
.
Pagi sampai siang ini pak jo membacakan jadwal baruku dan pekerjaan apa saja yang mesti kutangani
Aku berjalan disampingnya sambil mendengarkannya
Aku menarik lengan pak jo yang terus melangkah menuju ruang meeting
suaraku menggentikan langkahnya
Mmm iyah tuan?
Kau sudah mendapat informasi mengenai jung?
Darimana ia tahu song adalah istriku...
Aku melacak taksi pak jung dibandara jeju
Arahnya mengikuti taksi tuan
Ia mengikuti anda saat dibandara tuan
Mungkin dari situlah ia mengetahuinya...
Mmm baiklah pak jo
Terus awasi dia ... Laporkan padaku setiap detailnya
jika ada yang mencurigakan ,Segera beritahu aku
Baik tuan...
Aku dan pak jo memasuki ruang meeting...
Tepuk riuh tangan para pemegang saham
Terdengar ketika aku masuk dan duduk
Untuk memulai meeting...
.
.
"Hi daa hae apa kau mewakili
Paman untuk meeting kali ini?
Aku menyapa sepupuku ketika meeting sudah selesai
Ia merapihkan berkasnya ingin keluar ruangan
mmm kakak han ku sayang
Apa kau tau ayahku sudah mengalihkan semua sahamnya untukku
Walaupun aku wanita ayahku mengagumi kecerdasanku
Kau lihat saja kakak han ku sayang..
Pekerjaanku tak akan pernah mengecewakan
mmm daa hae baguslah kalau begitu
Setidaknya pekerjaanmu adalah obsesi barumu syukurlah kau sudah rela melepaskan suamimu dan menata hidupmu lagi
Ketika cinta dan perkawinanku kandas kak han
aku akan menjadikan perusahaan ini adalah obsesi...
Aku ingin skali memiliki young group.
Haha haha
Suara tawa yang terdengar dipaksakan dan daa hae terlihat sangat depresi
Walaupun tubuhnya di balut pakaian mahal dan riasan cantik
Terlihat ia sangat depresi...
Apa kau rajin ke doktermu daa hae
Hmmm iyah kakak han
Sepertinya aku akan tinggal dirumah dokter
Kalau begini keadaanya ..
aku hanya bisa mengernyitkan kening mencoba memahami perkataannya
segitu depresinyakah sepupuku ini?
Daa hae ... carilah pria yang betul betul mencintaimu ... dan hiduplah bahagia..
jangan menyimpan dendam dan jalanilah hidup dengan tenang...
Kakak han ku sayang... kau mengatakan itu karna kau menemukan istrimu yang cantik dan perhatian itu
berbeda denganku yang hanya dimanfaatkan saja oleh pria
Lebih tepatnya dimanfaatkan Pria yang mencintai istrimu
Sungguh ironi bukan?
Kau lihat saja kakak han
Bagaimana aku daa hae sepupumu tercinta ini akan mendapatkan segala yang menjadi milikmu kakak han
tunggu saja..."
Apakah daa hae mengancamku?