RAIN

RAIN
rain 33



Pagi pagi skali aku mandi dan rela menahan air yang dingin karna sisa hujan semalam


Aku memakai dress rumahan yang cantik dan membiarkan rambutku tergerai elegan sangat jauh dari kesan ahjumma


Aku ingin keliatan cantik saat han bangun nanti ...


Aku memakai celemek, didapurku yang sangat kecil mulai memasak sup hangat untuk sarapan pagi suamiku...


"Hmmm song sayang ..


Oh han ... apakau sudah mandi?


Iyah sayang


Apa air hangatnya cukup?


Ia sangat cukup...


Maafkan aku kamar loteng ini sangat kecil ..


Pasti kau sangat tidak nyaman


Han memelukku dari belakang


Berhentilah berkata seperti itu karna aku sangat menikmatinya


Kenapa kamar ini memberikanku kehangatan yang sudah lama ingin aku rasakan


(Aku masih mengaduk sup ..)


Perasaan itu mungkin karna ada aku han..


Haha haha *aku tertawa menutupi kegugupanku yang merasakan han semakin erat memelukku


Dia menyingkirkan rambutku dan mencium leherku...


Tangannya turun. Mengelus pahaku..


Kau sangat sexy pagi ini song


Tubuhmu sangat wangi...


Kau sengaja ingin


Menggodaku hah...


Hmmm han a-ku hanya tak ingin terlihat buruk dimatamu...


Aku kan wanitamu


Haha..."


Hmmm wangi tubuh han sehabis mandi juga sangat menggiurkan


Ia tak henti hentinya mencium leherku dan


Tangannya sudah berhasil menurunkan celana dalamku


Jarinya menggeliat di area bawahku dan lagi lagi aku kaget dibuatnya Ia mengocoknya dengan jarinya


Aku mendesah pelan menikmati jarinya yang terus mempermainkan area sensitifku


Dan kami masih sedang di dapur kecil ini...


Aku dengan sigap mematikan kompornya ... dan ia mengangkat dressku sedikit


Batangnya ia hunuskan lagi di area bawahku


Dan kami bercinta lagi di pagi ini


.


.


Setelah kami bercinta tidak lama kemudian ada yang mengetuk pintu kamarku..


Tok..tok


Tok..tok


Siapa?


Ini pak jo nyonya


Oh tunggu sebentar


Aku buru buru memasang celana dalamku dan kuliat han tertawa akan hal itu..


Dasar kamu yah.. aku melirik nya sekilas dan memasang tampang kesal..


Oh pak jo silahkan masuk pak


Maaf mengganggu nyonya


Aku bawakan setelan jas dan dalaman ganti untuk tuan...


Oh iyah silahkan masuk saja pak


Sekalian pak jo ikut sarapan yah..


Aku membuat banyak sup yang hangat..


Trima kasih nyonya...


Wah pak jo kau memang cekatan skali


Gajimu pasti aku naikkan


han menyusul Dibelakangku ...


Hmmm trima kasih tuan..


.


.


Saat selesai sarapan...


suara pak jo terdengar lantang


Apa kau mau menemaniku melihatnya...


Aku melirik sekilas ke han dan ia mengangguk iyah"


Aku dan pak jo melangkah keluar kamar


Dan menikmati udara segar sehabis hujan


"Wah nyonya kau sungguh merawat tanamanmu dengan baik...


benarkah?


Hmmm aku pernah tinggal disini lalu tidak lama aku menikah dengan han


Orang yang menyewa kamar loteng ini membiarkan tanaman ini tumbuh


Dan sekarang aku bisa menikmati keindahannya lagi...


Haha haha nyonya kau sungguh beruntung...


Iyah beruntung ditengah ketidakberuntunganku dengan kehidupan...


Nyonya kau bersabarlah menghadapi cobaan ini..


Kau harus kuat ,


Apa kau tau nyonya..kami sudah mengetahui dalang dibalik surat surat itu..


Orang suruhan nona daa hae yang melakukannya ,


Mereka menemukan foto foto masa lalu tuan dengan beberapa pria dan membuat seolah olah tuan han bermain dibelakangmu


Nona daa hae sudah melakukan pergerakan diam diam untuk melengserkan tuan han dari posisinya...


Dan mengenai foto bersama tuan way di cafe itu ...


Tuan way menghubungiku untuk bertemu dengan tuan han yang ingin membahas bahwa daa hae mengajak groupnya untuk menjAlin koalisi .


Ternyata ada yang mengintai kami dan memotret hal itu


dibuat foto itu seolah olah tuan han berdua saja dan sedang kencan dengan tuan way


padahal aku juga berada disana


Hmmm pak jo terima kasih untuk informasi ini


aku sangat senang mendengarnya


aku berusaha untuk percaya dengan suamiku


Aku pergi bukan karna cemburu


Aku hanya ingin tau siapa yang ingin melukaiku dan ingin tau seberapa besar suamiku mengharapkan aku


aku pikir salah satu pria pria suamikulah yang berbuat seperti ini padaku


ternyata daahae pelakunya


Wah kau sungguh cerdas nyonya..


Hmmm haha apa bisa aku anggap ini pujian pak jo?


Tentu saja nyonya aku tak habis pikir kau kabur dan bersembunyi seperti ini


Ku pikir karna kau sangat dangkal memahami situasi ini


Pak jo... jagalah suamiku


Aku akan melindunginya dari sini


(pak jo mengangguk)


Hmmm nyonya aku ingin memberikanmu ponsel hanya aku yang tau nomor ini jika ada yang lain mengetahuinya itu dariku


Nomor ini aku pastikan tak ada yang bisa melacaknya dan ingat nyonya jangan menonton tv atau melihat informasi dari media


Semua berita akan menyudutkan suamimu


Dan aku tak ingin kau berpikir macam macam tentang dia


Terima kasih pak jo akan kuingat baik baik


Aku ingin menjaga pikiran murniku untuk han agar tak terpengaruh...


Baiklah nyonya senang bisa berbincang denganmu..


Kau jaga dirimu baik baik nyonya dan inilah saat saat kau harus menggunakan ilmu bela dirimu untuk berjaga jaga..


Baik pak jo...


.


.


Wah wah kalian ngobrol apa sampai aku dicuekin 


Bahkan aku memakai pakaianku sendiri tanpa bantuanmu istriku...


Hmmm maa maafkan aku han


Kami asyik ngobrol ..


Hmmm baiklah sayang kau boleh menggantinya dengan menungguku pulang malam ini ..aku akan membuatmu lelah


Haha haha berbicara seperti itu apa kau tak malu dengan pak jo...


Pak jo merawatku sejak kecil dia seperti ayahku


Kenapa aku harus malu dengannya


Apa kau ingin kembali lagi kesini han?


Tentu saja .. kau kan istriku


Dimanapun kau berada


Kaulah rumahku tempat yang nyaman untukku pulang...