
Pagi pagi skali aku mandi dan rela menahan air yang dingin karna sisa hujan semalam
Aku memakai dress rumahan yang cantik dan membiarkan rambutku tergerai elegan sangat jauh dari kesan ahjumma
Aku ingin keliatan cantik saat han bangun nanti ...
Aku memakai celemek, didapurku yang sangat kecil mulai memasak sup hangat untuk sarapan pagi suamiku...
"Hmmm song sayang ..
Oh han ... apakau sudah mandi?
Iyah sayang
Apa air hangatnya cukup?
Ia sangat cukup...
Maafkan aku kamar loteng ini sangat kecil ..
Pasti kau sangat tidak nyaman
Han memelukku dari belakang
Berhentilah berkata seperti itu karna aku sangat menikmatinya
Kenapa kamar ini memberikanku kehangatan yang sudah lama ingin aku rasakan
(Aku masih mengaduk sup ..)
Perasaan itu mungkin karna ada aku han..
Haha haha *aku tertawa menutupi kegugupanku yang merasakan han semakin erat memelukku
Dia menyingkirkan rambutku dan mencium leherku...
Tangannya turun. Mengelus pahaku..
Kau sangat sexy pagi ini song
Tubuhmu sangat wangi...
Kau sengaja ingin
Menggodaku hah...
Hmmm han a-ku hanya tak ingin terlihat buruk dimatamu...
Aku kan wanitamu
Haha..."
Hmmm wangi tubuh han sehabis mandi juga sangat menggiurkan
Ia tak henti hentinya mencium leherku dan
Tangannya sudah berhasil menurunkan celana dalamku
Jarinya menggeliat di area bawahku dan lagi lagi aku kaget dibuatnya Ia mengocoknya dengan jarinya
Aku mendesah pelan menikmati jarinya yang terus mempermainkan area sensitifku
Dan kami masih sedang di dapur kecil ini...
Aku dengan sigap mematikan kompornya ... dan ia mengangkat dressku sedikit
Batangnya ia hunuskan lagi di area bawahku
Dan kami bercinta lagi di pagi ini
.
.
Setelah kami bercinta tidak lama kemudian ada yang mengetuk pintu kamarku..
Tok..tok
Tok..tok
Siapa?
Ini pak jo nyonya
Oh tunggu sebentar
Aku buru buru memasang celana dalamku dan kuliat han tertawa akan hal itu..
Dasar kamu yah.. aku melirik nya sekilas dan memasang tampang kesal..
Oh pak jo silahkan masuk pak
Maaf mengganggu nyonya
Aku bawakan setelan jas dan dalaman ganti untuk tuan...
Oh iyah silahkan masuk saja pak
Sekalian pak jo ikut sarapan yah..
Aku membuat banyak sup yang hangat..
Trima kasih nyonya...
Wah pak jo kau memang cekatan skali
Gajimu pasti aku naikkan
han menyusul Dibelakangku ...
Hmmm trima kasih tuan..
.
.
Saat selesai sarapan...
suara pak jo terdengar lantang
Apa kau mau menemaniku melihatnya...
Aku melirik sekilas ke han dan ia mengangguk iyah"
Aku dan pak jo melangkah keluar kamar
Dan menikmati udara segar sehabis hujan
"Wah nyonya kau sungguh merawat tanamanmu dengan baik...
benarkah?
Hmmm aku pernah tinggal disini lalu tidak lama aku menikah dengan han
Orang yang menyewa kamar loteng ini membiarkan tanaman ini tumbuh
Dan sekarang aku bisa menikmati keindahannya lagi...
Haha haha nyonya kau sungguh beruntung...
Iyah beruntung ditengah ketidakberuntunganku dengan kehidupan...
Nyonya kau bersabarlah menghadapi cobaan ini..
Kau harus kuat ,
Apa kau tau nyonya..kami sudah mengetahui dalang dibalik surat surat itu..
Orang suruhan nona daa hae yang melakukannya ,
Mereka menemukan foto foto masa lalu tuan dengan beberapa pria dan membuat seolah olah tuan han bermain dibelakangmu
Nona daa hae sudah melakukan pergerakan diam diam untuk melengserkan tuan han dari posisinya...
Dan mengenai foto bersama tuan way di cafe itu ...
Tuan way menghubungiku untuk bertemu dengan tuan han yang ingin membahas bahwa daa hae mengajak groupnya untuk menjAlin koalisi .
Ternyata ada yang mengintai kami dan memotret hal itu
dibuat foto itu seolah olah tuan han berdua saja dan sedang kencan dengan tuan way
padahal aku juga berada disana
Hmmm pak jo terima kasih untuk informasi ini
aku sangat senang mendengarnya
aku berusaha untuk percaya dengan suamiku
Aku pergi bukan karna cemburu
Aku hanya ingin tau siapa yang ingin melukaiku dan ingin tau seberapa besar suamiku mengharapkan aku
aku pikir salah satu pria pria suamikulah yang berbuat seperti ini padaku
ternyata daahae pelakunya
Wah kau sungguh cerdas nyonya..
Hmmm haha apa bisa aku anggap ini pujian pak jo?
Tentu saja nyonya aku tak habis pikir kau kabur dan bersembunyi seperti ini
Ku pikir karna kau sangat dangkal memahami situasi ini
Pak jo... jagalah suamiku
Aku akan melindunginya dari sini
(pak jo mengangguk)
Hmmm nyonya aku ingin memberikanmu ponsel hanya aku yang tau nomor ini jika ada yang lain mengetahuinya itu dariku
Nomor ini aku pastikan tak ada yang bisa melacaknya dan ingat nyonya jangan menonton tv atau melihat informasi dari media
Semua berita akan menyudutkan suamimu
Dan aku tak ingin kau berpikir macam macam tentang dia
Terima kasih pak jo akan kuingat baik baik
Aku ingin menjaga pikiran murniku untuk han agar tak terpengaruh...
Baiklah nyonya senang bisa berbincang denganmu..
Kau jaga dirimu baik baik nyonya dan inilah saat saat kau harus menggunakan ilmu bela dirimu untuk berjaga jaga..
Baik pak jo...
.
.
Wah wah kalian ngobrol apa sampai aku dicuekinÂ
Bahkan aku memakai pakaianku sendiri tanpa bantuanmu istriku...
Hmmm maa maafkan aku han
Kami asyik ngobrol ..
Hmmm baiklah sayang kau boleh menggantinya dengan menungguku pulang malam ini ..aku akan membuatmu lelah
Haha haha berbicara seperti itu apa kau tak malu dengan pak jo...
Pak jo merawatku sejak kecil dia seperti ayahku
Kenapa aku harus malu dengannya
Apa kau ingin kembali lagi kesini han?
Tentu saja .. kau kan istriku
Dimanapun kau berada
Kaulah rumahku tempat yang nyaman untukku pulang...