
"Halo suamiku tersayang kamu dimana
Dimana lagi kalo bukan dikantor...
Luangkanlah waktumu malam ini
Aku ingin skali makan malam romantis
Daa hae kita baru saja liburan
Aku harus mengerjakan pekerjaanku yang tertunda aku harus lembur
(Nada bicaraku yang ketus selama pembicaraan ditelpon )
Sopanlah sedikit sayang...
Aku ini istrimu dan kau bisa diposisi itu berkat bantuanku jung sayang
Aku hanya meminta waktumu sedikit
(Hmmm shhhh aku menarik nafas sejenak )
Besok saja atau weekend
Bisakah kau menungguku saja dirumah
Aku lelah harus meladeni telpon dan chatmu terus menerus
Carilah kegiatan dan tunggu aku dirumah...
Jung...
Jung...
Aku belum selesai bicara...."
Aku menutup telpon dengan kasar dan melempar hp ku biar sekalian rusak "
.
.
Tok tok
Tok tok
"Masuk...
Pak jung ada yang mencari bapak
PerSilahkan dia masuk
Selamat sore pak jung ...
Sore pak detektif
Bagaimana perkembangan penyelidikan bapak?
.
.
Kami belum ada titik terang mengenai song ma ri pak
Banyak skali wanita yang memiliki nama itu di jeju...
Bahkan ibunya pun tak bisa kami temukan
Pak detektif aku membayar mahal untuk kerja kalian yang hanya mencari satu orang saja di jeju
Kenapa kerja kalian begini lambat
Ini sudah berbulan bulan pak
Aku lelah menanti kabar
Ma- maafkan kami pak jung...
Kami masih berusaha sangat keras pak mencari nona itu
Apa kalian bisa berinisiatif sedikit mencari dia
Di wilayah lain selain di jeju
Jangan hanya di jeju kalian mencarinya...
Ba-baik pak kami akan lakukan..
Kalau perlu sebarkan fotonya dan berikan mereka hadiah bagi yang melihatnya...
Pahamkan pak ...
Baik pak jung...
Aku mohon pamit
Aku tunggu kabar baiknya...
.
.
Lamunanku sangat dalam memikirkan terus menerus ciuman han waktu itu
Walaupun sudah lewat sebulan namun perasaan bahagia itu masih terasa di bibirku dan di ingatanku
Nyonya ma ri...
Iyah ...
Apa kau baik baik saja ?
Tangkai bunganya sudah hampir habis kamu gunting nyonya...
Oh iyah ma-maaf
Aku dikagetkan oleh wanita yg mengajarkanku merangkai bunga
Sejak kami pulang dari hawai bulan lalu aku sangat senang akhirnya han mengijinkanku ikut kelas merangkai bunga dan bergaul dengan wanita wanita disini
Perasaan dan perlakuan dingin han sudah mulai melemah terhadapku
Dia membebaskanku bergaul dengan syarat aku tidak boleh mengumbar diriku ini istrinya semakin sedikit yang tau semakin aman hidupku *katanya
Mereka tak tau aku menikah dengan han young jae
Anak dari young group
Mereka hanya tau namaku ma ri nyonya kaya yang sudah menikah
"Nyonya ma ri apakah kau tidak merasa terkekang harus di jemput oleh suamimu
"Hmmm tentu tidak
Mereka kira pak jo yang sering menjemputku adalah suamiku
"Pakaianmu sangat bagus dan mahal sepertinya suamimu sangat memanjakanmu
"Hmmm begitulah nyonya ...
Aku tak pernah membeli pakaian
semuanya sudah disiapkan oleh suamiku...
"Nyonya ma ri bagaimana kalo kita pergi minum kopi disekitar sini kami semua senang melakukan itu sehabis kelas ini
"Hanya kau yang tak pernah ikut...
Hmmm
"Aku ijin dulu ke suamiku nyonya
Baiklah....
Wah istri yang berbakti yah...
.
.
"Halo...
Han..
Iyah sayang kamu kenapa
Hmm aku ..aku..
Katakan saja sayang ..
Aku Ingin minta ijin
Ijin Untuk apa?
Aku ingin minum kopi dengan teman teman kelasku...
Oh begitu ...(ada kelegaan dari suaranya disana)
Hmm baiklah
Aku hanya mengijinkanmu dua jam saja
Setelah itu chat aku keberadaanmu
Nanti pak jo yang akan menjemputmu
oh baik han terima kasih ...
.
.
Halo ...
nyonya han aku menunggu di lobby yah
Baik pak jo aku sudah berjalan kesana
Kuperbesar langkahku untuk segera keluar mall waktu yang telah ditentukan han rasanya sangat singkat...
Ngobrol sambil Bercanda dan tertawa dengan nyonya nyonya itu membuatku lupa waktu..
Ketika aku menutup telpon pak jo...
Mataku terkaget melihat sosok pria yang berdiri mematung sedang melihat pajangan toko yang dihiasi bunga bunga indah
Astaga ...jung...
Apa yang dia lakukan disini
Aku menutup mulutku karna kaget...
Langkah kakiku semakin lebar
Aku harus segera pergi dari sini
Agar dia tak melihatku ...
.
.
"Hai sayang ...
Han menyambutku depan pintu mobil
Bukan pak jo yang membukanya
Lagi lagi aku kaget, kenapa dua pria bersahabat ini membuatku kaget dalam sekali waktu....
Hmmm han apa yang kau lakukan disini?
Aku dan pak jo menjemputmu
Apa kau tak senang song?
Wajahmu pucat begitu...
Oh ...hmmm eh ... bukan begitu
Aku berusaha menutupi kegugupanku karna tadi melihat jung
Ta-tapi kau biasanya jam segini belum pulang kantor
Hmmm aku ingin meluangkan waktu untuk istrikuĀ
Kata orang menjemput istri itu perbuatan romantis
Apakah kau terharu aku jemput?
Iyah aku terharu tapi lebih mendekati kaget
Haha haha song perandaianamu sangat lucu
Kau penghibur ulung ...haha haha
Aku hanya tersenyum dibalik tawa han
Hmmm ... han..
Ada apa sayang ...
Hmmm eh hehh tidak ada apa apa
Nanti Dikamar saja aku mengatakannya..
Haha haha kau dengar itu pak jo istriku ingin aku dikamar
Artinya kau sebentar tak boleh mengganggu kami
Siap tuan han
Haha haha ..."
"Ada apa dengan suamiku ini otaknya sudah koslet ... dia sedang memancingku atau dia hanya akting depan pak jo
Seolah olah pembicaraanku tadi mengajak ia bercinta...
Bercinta dari mana ?
Melihat payudaraku saja ia ogah...
*batinku
Dan aku hanya melihat dia sekilas dan tersenyum sinis...