RAIN

RAIN
rain 17



"Halo suamiku tersayang kamu dimana


Dimana lagi kalo bukan dikantor...


Luangkanlah waktumu malam ini


Aku ingin skali makan malam romantis


Daa hae kita baru saja liburan


Aku harus mengerjakan pekerjaanku yang tertunda aku harus lembur


(Nada bicaraku yang ketus selama pembicaraan ditelpon )


Sopanlah sedikit sayang...


Aku ini istrimu dan kau bisa diposisi itu berkat bantuanku jung sayang


Aku hanya meminta waktumu sedikit


(Hmmm shhhh aku menarik nafas sejenak )


Besok saja atau weekend


Bisakah kau menungguku saja dirumah


Aku lelah harus meladeni telpon dan chatmu terus menerus


Carilah kegiatan dan tunggu aku dirumah...


Jung...


Jung...


Aku belum selesai bicara...."


Aku menutup telpon dengan kasar dan melempar hp ku biar sekalian rusak "


.


.


Tok tok


Tok tok


"Masuk...


Pak jung ada yang mencari bapak


PerSilahkan dia masuk


Selamat sore pak jung ...


Sore pak detektif


Bagaimana perkembangan penyelidikan bapak?


.


.


Kami belum ada titik terang mengenai song ma ri pak


Banyak skali wanita yang memiliki nama itu di jeju...


Bahkan ibunya pun tak bisa kami temukan


Pak detektif aku membayar mahal untuk kerja kalian yang hanya mencari satu orang saja di jeju


Kenapa kerja kalian begini lambat


Ini sudah berbulan bulan pak


Aku lelah menanti kabar


Ma- maafkan kami pak jung...


Kami masih berusaha sangat keras pak mencari nona itu


Apa kalian bisa berinisiatif sedikit mencari dia


Di wilayah lain selain di jeju


Jangan hanya di jeju kalian mencarinya...


Ba-baik pak kami akan lakukan..


Kalau perlu sebarkan fotonya dan berikan mereka hadiah bagi yang melihatnya...


Pahamkan pak ...


Baik pak jung...


Aku mohon pamit


Aku tunggu kabar baiknya...


.


.


Lamunanku sangat dalam memikirkan terus menerus ciuman han waktu itu


Walaupun sudah lewat sebulan namun perasaan bahagia itu masih terasa di bibirku dan di ingatanku


Nyonya ma ri...


Iyah ...


Apa kau baik baik saja ?


Tangkai bunganya sudah hampir habis kamu gunting nyonya...


Oh iyah ma-maaf


Aku dikagetkan oleh wanita yg mengajarkanku merangkai bunga


Sejak kami pulang dari hawai bulan lalu aku sangat senang akhirnya han mengijinkanku ikut kelas merangkai bunga dan bergaul dengan wanita wanita disini


Perasaan dan perlakuan dingin han sudah mulai melemah terhadapku


Dia membebaskanku bergaul dengan syarat aku tidak boleh mengumbar diriku ini istrinya semakin sedikit yang tau semakin aman hidupku *katanya


Mereka tak tau aku menikah dengan han young jae


Anak dari young group


Mereka hanya tau namaku ma ri nyonya kaya yang sudah menikah


"Nyonya ma ri apakah kau tidak merasa terkekang harus di jemput oleh suamimu


"Hmmm tentu tidak


Mereka kira pak jo yang sering menjemputku adalah suamiku


"Pakaianmu sangat bagus dan mahal sepertinya suamimu sangat memanjakanmu


"Hmmm begitulah nyonya ...


Aku tak pernah membeli pakaian


semuanya sudah disiapkan oleh suamiku...


"Nyonya ma ri bagaimana kalo kita pergi minum kopi disekitar sini kami semua senang melakukan itu sehabis kelas ini


"Hanya kau yang tak pernah ikut...


Hmmm


"Aku ijin dulu ke suamiku nyonya


Baiklah....


Wah istri yang berbakti yah...


.


.


"Halo...


Han..


Iyah sayang kamu kenapa


Hmm aku ..aku..


Katakan saja sayang ..


Aku Ingin minta ijin


Ijin Untuk apa?


Aku ingin minum kopi dengan teman teman kelasku...


Oh begitu ...(ada kelegaan dari suaranya disana)


Hmm baiklah


Aku hanya mengijinkanmu dua jam saja


Setelah itu chat aku keberadaanmu


Nanti pak jo yang akan menjemputmu


oh baik han terima kasih ...


.


.


Halo ...


nyonya han aku menunggu di lobby yah


Baik pak jo aku sudah berjalan kesana


Kuperbesar langkahku untuk segera keluar mall waktu yang telah ditentukan han rasanya sangat singkat...


Ngobrol sambil Bercanda dan tertawa dengan nyonya nyonya itu membuatku lupa waktu..


Ketika aku menutup telpon pak jo...


Mataku terkaget melihat sosok pria yang berdiri mematung sedang melihat pajangan toko yang dihiasi bunga bunga indah


Astaga ...jung...


Apa yang dia lakukan disini


Aku menutup mulutku karna kaget...


Langkah kakiku semakin lebar


Aku harus segera pergi dari sini


Agar dia tak melihatku ...


.


.


"Hai sayang ...


Han menyambutku depan pintu mobil


Bukan pak jo yang membukanya


Lagi lagi aku kaget, kenapa dua pria bersahabat ini membuatku kaget dalam sekali waktu....


Hmmm han apa yang kau lakukan disini?


Aku dan pak jo menjemputmu


Apa kau tak senang song?


Wajahmu pucat begitu...


Oh ...hmmm eh ... bukan begitu


Aku berusaha menutupi kegugupanku karna tadi melihat jung


Ta-tapi kau biasanya jam segini belum pulang kantor


Hmmm aku ingin meluangkan waktu untuk istrikuĀ 


Kata orang menjemput istri itu perbuatan romantis


Apakah kau terharu aku jemput?


Iyah aku terharu tapi lebih mendekati kaget


Haha haha song perandaianamu sangat lucu


Kau penghibur ulung ...haha haha


Aku hanya tersenyum dibalik tawa han


Hmmm ... han..


Ada apa sayang ...


Hmmm eh hehh tidak ada apa apa


Nanti Dikamar saja aku mengatakannya..


Haha haha kau dengar itu pak jo istriku ingin aku dikamar


Artinya kau sebentar tak boleh mengganggu kami


Siap tuan han


Haha haha ..."


"Ada apa dengan suamiku ini otaknya sudah koslet ... dia sedang memancingku atau dia hanya akting depan pak jo


Seolah olah pembicaraanku tadi mengajak ia bercinta...


Bercinta dari mana ?


Melihat payudaraku saja ia ogah...


*batinku


Dan aku hanya melihat dia sekilas dan tersenyum sinis...