RAIN

RAIN
rain 23



Song ma ri...


Hey song..


Aku menoleh ke orang yang memanggil namaku


hanya han pria yang memanggilku song belakangan ini


Jantungku seketika terhenti melihat pria itu bukan han


Tapi jung ...


Aku terdiam dan badanku bergetar aku *** kedua tanganku ...


Song ma ri ... suara yang mendekat dan jung menatap wajahku sangat dekat


Aku mengernyitkan keningku


Kenapa jung bisa ada di tempat sayur sayuran di supermarket yang isinya sebagian besar kaum wanita..


Hai jung


Hmmm mmmm hehhh


Apa kabar jung ?


Wajahku berekspresi seolah olah bahagia melihatnya * tapi nada suaraku terdengar kaget dan bergetar


Kabarku sangat buruk song...


Wajah memelas yang sangat tampan


aku sudah lama mencarimu


Ternyata ketemu disini...


Haha haha (aku menertawakan ini untuk menghilangkan kecanggungan)


Hmmm bagaimana kabarmu?


Aku baik jung..


Hmmm mmm


Iyah aku bisa melihatmu dan dandananmu sekarang seperti wanita sesungguhnya


Kau sangat cantik song...


Hmmm terima kasih jung...


.


.


.


Sayang... kamu kemana ajah sih kok ngilang


Seorang wanita mendatangi kami di tengah percakapan yang canggung ini


Lengan wanita itu menggaet lengan jung...


Aku memandang mereka berdua bergantian dan tersenyum


Oh hi nona song ma ri ..


Oh hi daa hae


Wah kebetulan skali kita bertemu disini..


I-iyyya


Wah kau cantik skali ma ri...


Apa pekerjaanmu sekarang sangat bagus hah?


Pakaianmu dan barang yang melekat di tubuhmu sangat mahal ...


Hmmm he ehhh seperti inilah aku yang kau lihat daa hae..sambil melemparkan senyum menutupi kegugupanku


Pandangan jung tak lepas memandangku segurat tanya terbesit dari pandangannya


Hmmm apa kau sudah menikah song ma ri


Hmmm i-iya su sudah...


..


..


Hpku tiba tiba bergetar mengagetkan pembicaraan kami...


Halo iyah baik pak


Belanjaku sudah selesai tunggu sebentar yah pak...


Telpon pak jo menyelamatkanku dari pertemuan tak sengaja ini...


Baiklah jung daa hae aku pergi dulu


Aku buru buru...


Sampai jumpa lagi nona song ma ri...


Iyah sampai jumpa lagi...


.


.


"Jung sayang apa kau sudah puas menemukan cinta sejatimu hah


Jangan memancing ku disini daa hae ini adalah tempat umum


Jaga sikapmu..


Kau liat dia jung...


Dia seperti tak mengenalmu atau hmmm apa yah lebih seperti ekspresi takut daripada bahagia melihAtmu


Hahaha hahaha


Berentilah tertawa daa hae


Tawamu itu tak mampu menutupi kecantikanmu yang palsu ..


Apa kau jijik denganku jung?


Haha haha aku menertawai daahae yang tidak lucu...


Aku pulang duluan daa hae (entah kenapa semakin hari aku muak melihatnya)


Pulanglah bersama supir biar aku naik taksi


Saja ...


Jung...


Daa hae menarik lenganku kasar...


Jika kau berani selangkahpun


Kau akan lihat mayatku disini...


kenapa kau suka skali mempermalukan aku hah?


(aku memilih tidak menggubris pernyataannya)


Ajak aku mati sekalian bersamamu daa hae...


Jung...


Jung...


Jangan pergi ...


Yaaaaa.... (Teriakan daahae seperti nenek sihir menggugurkan keanggunannya)


.


.


Aku menatap langit malam ini yang begitu banyak bintang menghiasinya membuat malam ynang sangat terang tak seperti hatiku yang meredup ..


Aku ingin menangis...


Seperti biasa di kolam renang rumah ini adalah penyelamat di tengah kegundahanku


Aku memilih membalikkan tubuhku untuk berusaha melupakannya dan meliuk liuk didalam air


aku ingin berenang sepuasnya merendam otakku yang panas


Lalu Aku melihat han dari balik pintu yang


transparan


Langkahnya semakin mendekati pintu


mau apa dia ke kolam renang ini ?


Biasanya dia hanya duduk diruang kerjanya malam malam begini...


Aku coba tersenyum padanya..


Dia membuka kimononya yang sudah menggunakan celana renang yang berbentuk seperti celana dalam


Lekukan batangnya sangat terlihat dari sini


Ia tersenyum padaku dan turun ke kolam ini


(Mataku membesar ...apakah dia sungguh sungguh ingin berenang?)


Ayo kita lomba renang song ...


Yang kalah akan memenuhi permintaan yang menang


Haha haha baiklah han ...


1,2,3......


Kami sudah meliuk liukkan tubuh kami berenang untuk tau siapa yang paling tangguh


Ternyata han pemenangnya


Dia tersenyum puas ..


Haha haha song buat apa kau hampir tiap hari disini dan aku masih bisa mengalahkanmu..


Aku tersenyum melihat ia senang


Hmm kau pemilik kolam ini dan aku hanya numpang tentu saja kau lebih hebat tuan ...


Aku mencibirnya...


Hahaha ...


baiklah apa yang kau inginkan tuan...


Dia lalu mendekatkan tubuhnya padaku


.


.


Kolam ini dulunya begitu sepi


Rumah ini seperti kuburan


Tapi begitu ada kau ..


Setiap sudutnya.jadi lebih ceria dan penuh warna


Aku sangat berterima kasih dengan kehadiranmu disini sayang ..


Aku lalu tersenyum genit padanya


dia sangat pandai memujiku .


aku mengalungkan tanganku di lehernya


Menunggu ia berbicara lagi...


Aku selalu melihatmu berenang dengan bh dan celana dalammu itu...


Aku sempat mengutuk diriku kenapa batanganku menegang melihatnya ..


Padahal kau seorang wanita...


Sudah lama aku menginginkan momen sperti ini song...


Menikmati setiap detail rumah ini bersamamu..


Apa kau tau aku sedang bernafsu sekarang song ..


Tatapanku tersenyum genit padanya ...


Aku milikmu han lakukan sesukamu


Apa permintaanmu karna kau adalah pemenang malam ini..


(Aku melihat sekeliling terutama pintu transparan itu kenapa pelayan sudah tidak ada yang mondar mandir? Hmmm mungkin mereka sudah kembali kerumah khusus pelayan)


Tangan han mulai meraba dadaku dan perutku yang berada didalam air ...


Dia lalu mendekatkan wajahnya dan menciumku...


Hmmm mmhhh song apakau masih menstruasi?


Aku mempererat pelukanku..


Coba periksa saja sendiri ...


Hahah haha


Mhhhh hmmm kau begitu genit


Kami kembali saling melumat


dia memaksaku membuka mulutku dan bermain lidah


Dan Aku sudah bergairah ..


Padahal tadi aku masih penat memikirkan jung


sungguh berciuman dengan suamiku ini bisa membuatku lupa diri dan melayang...


Mhhhhmhhh ayolah song aku tak tau mengenai wanita


Apa kau masih...


Hahah tentu saja tidak


ini sudah lewat seminggu


Kau boleh menjamahku..


Han begitu bernafsu...


nafasnya memburu...


Aku sampai tak bisa bernafas melayani dia


Bahkan ia berani dengan menggendongku bercinta dipinggir kolam


Seolah olah hanya kami di rumah ini


semua adegan bercinta kami sangat asing bagiku dan aku begitu menyukainya


aku mendesah hebat di ruangan ini tanpa malu memikirkan apakah ada pelayan yang liat atau tidak


han membuatku menungging sambil menatap lantai dan ia dengan santai mempermainkan kejantanannya


oh hannnn sungguh nikmat perlakuanmu ini


aku tak henti hentinya mendesah


ditengah tengah kami bercinta aku mengatakan padanya untuk melakukannya di kamar saja bagaimana kalau pelayan lihat ...


Dia bahkan tak mau mendengarnya dan asik menghujamkan batangnya di area sensitifku...


malam semakin larut


aku dan han menikmatinya dengan bercinta dan saling memuaskan satu sama lain di kolam ini....