
Song ma ri...
Hey song..
Aku menoleh ke orang yang memanggil namaku
hanya han pria yang memanggilku song belakangan ini
Jantungku seketika terhenti melihat pria itu bukan han
Tapi jung ...
Aku terdiam dan badanku bergetar aku *** kedua tanganku ...
Song ma ri ... suara yang mendekat dan jung menatap wajahku sangat dekat
Aku mengernyitkan keningku
Kenapa jung bisa ada di tempat sayur sayuran di supermarket yang isinya sebagian besar kaum wanita..
Hai jung
Hmmm mmmm hehhh
Apa kabar jung ?
Wajahku berekspresi seolah olah bahagia melihatnya * tapi nada suaraku terdengar kaget dan bergetar
Kabarku sangat buruk song...
Wajah memelas yang sangat tampan
aku sudah lama mencarimu
Ternyata ketemu disini...
Haha haha (aku menertawakan ini untuk menghilangkan kecanggungan)
Hmmm bagaimana kabarmu?
Aku baik jung..
Hmmm mmm
Iyah aku bisa melihatmu dan dandananmu sekarang seperti wanita sesungguhnya
Kau sangat cantik song...
Hmmm terima kasih jung...
.
.
.
Sayang... kamu kemana ajah sih kok ngilang
Seorang wanita mendatangi kami di tengah percakapan yang canggung ini
Lengan wanita itu menggaet lengan jung...
Aku memandang mereka berdua bergantian dan tersenyum
Oh hi nona song ma ri ..
Oh hi daa hae
Wah kebetulan skali kita bertemu disini..
I-iyyya
Wah kau cantik skali ma ri...
Apa pekerjaanmu sekarang sangat bagus hah?
Pakaianmu dan barang yang melekat di tubuhmu sangat mahal ...
Hmmm he ehhh seperti inilah aku yang kau lihat daa hae..sambil melemparkan senyum menutupi kegugupanku
Pandangan jung tak lepas memandangku segurat tanya terbesit dari pandangannya
Hmmm apa kau sudah menikah song ma ri
Hmmm i-iya su sudah...
..
..
Hpku tiba tiba bergetar mengagetkan pembicaraan kami...
Halo iyah baik pak
Belanjaku sudah selesai tunggu sebentar yah pak...
Telpon pak jo menyelamatkanku dari pertemuan tak sengaja ini...
Baiklah jung daa hae aku pergi dulu
Aku buru buru...
Sampai jumpa lagi nona song ma ri...
Iyah sampai jumpa lagi...
.
.
"Jung sayang apa kau sudah puas menemukan cinta sejatimu hah
Jangan memancing ku disini daa hae ini adalah tempat umum
Jaga sikapmu..
Kau liat dia jung...
Dia seperti tak mengenalmu atau hmmm apa yah lebih seperti ekspresi takut daripada bahagia melihAtmu
Hahaha hahaha
Berentilah tertawa daa hae
Tawamu itu tak mampu menutupi kecantikanmu yang palsu ..
Apa kau jijik denganku jung?
Haha haha aku menertawai daahae yang tidak lucu...
Aku pulang duluan daa hae (entah kenapa semakin hari aku muak melihatnya)
Pulanglah bersama supir biar aku naik taksi
Saja ...
Jung...
Daa hae menarik lenganku kasar...
Jika kau berani selangkahpun
Kau akan lihat mayatku disini...
kenapa kau suka skali mempermalukan aku hah?
(aku memilih tidak menggubris pernyataannya)
Ajak aku mati sekalian bersamamu daa hae...
Jung...
Jung...
Jangan pergi ...
Yaaaaa.... (Teriakan daahae seperti nenek sihir menggugurkan keanggunannya)
.
.
Aku menatap langit malam ini yang begitu banyak bintang menghiasinya membuat malam ynang sangat terang tak seperti hatiku yang meredup ..
Aku ingin menangis...
Seperti biasa di kolam renang rumah ini adalah penyelamat di tengah kegundahanku
Aku memilih membalikkan tubuhku untuk berusaha melupakannya dan meliuk liuk didalam air
aku ingin berenang sepuasnya merendam otakku yang panas
Lalu Aku melihat han dari balik pintu yang
transparan
Langkahnya semakin mendekati pintu
mau apa dia ke kolam renang ini ?
Biasanya dia hanya duduk diruang kerjanya malam malam begini...
Aku coba tersenyum padanya..
Dia membuka kimononya yang sudah menggunakan celana renang yang berbentuk seperti celana dalam
Lekukan batangnya sangat terlihat dari sini
Ia tersenyum padaku dan turun ke kolam ini
(Mataku membesar ...apakah dia sungguh sungguh ingin berenang?)
Ayo kita lomba renang song ...
Yang kalah akan memenuhi permintaan yang menang
Haha haha baiklah han ...
1,2,3......
Kami sudah meliuk liukkan tubuh kami berenang untuk tau siapa yang paling tangguh
Ternyata han pemenangnya
Dia tersenyum puas ..
Haha haha song buat apa kau hampir tiap hari disini dan aku masih bisa mengalahkanmu..
Aku tersenyum melihat ia senang
Hmm kau pemilik kolam ini dan aku hanya numpang tentu saja kau lebih hebat tuan ...
Aku mencibirnya...
Hahaha ...
baiklah apa yang kau inginkan tuan...
Dia lalu mendekatkan tubuhnya padaku
.
.
Kolam ini dulunya begitu sepi
Rumah ini seperti kuburan
Tapi begitu ada kau ..
Setiap sudutnya.jadi lebih ceria dan penuh warna
Aku sangat berterima kasih dengan kehadiranmu disini sayang ..
Aku lalu tersenyum genit padanya
dia sangat pandai memujiku .
aku mengalungkan tanganku di lehernya
Menunggu ia berbicara lagi...
Aku selalu melihatmu berenang dengan bh dan celana dalammu itu...
Aku sempat mengutuk diriku kenapa batanganku menegang melihatnya ..
Padahal kau seorang wanita...
Sudah lama aku menginginkan momen sperti ini song...
Menikmati setiap detail rumah ini bersamamu..
Apa kau tau aku sedang bernafsu sekarang song ..
Tatapanku tersenyum genit padanya ...
Aku milikmu han lakukan sesukamu
Apa permintaanmu karna kau adalah pemenang malam ini..
(Aku melihat sekeliling terutama pintu transparan itu kenapa pelayan sudah tidak ada yang mondar mandir? Hmmm mungkin mereka sudah kembali kerumah khusus pelayan)
Tangan han mulai meraba dadaku dan perutku yang berada didalam air ...
Dia lalu mendekatkan wajahnya dan menciumku...
Hmmm mmhhh song apakau masih menstruasi?
Aku mempererat pelukanku..
Coba periksa saja sendiri ...
Hahah haha
Mhhhh hmmm kau begitu genit
Kami kembali saling melumat
dia memaksaku membuka mulutku dan bermain lidah
Dan Aku sudah bergairah ..
Padahal tadi aku masih penat memikirkan jung
sungguh berciuman dengan suamiku ini bisa membuatku lupa diri dan melayang...
Mhhhhmhhh ayolah song aku tak tau mengenai wanita
Apa kau masih...
Hahah tentu saja tidak
ini sudah lewat seminggu
Kau boleh menjamahku..
Han begitu bernafsu...
nafasnya memburu...
Aku sampai tak bisa bernafas melayani dia
Bahkan ia berani dengan menggendongku bercinta dipinggir kolam
Seolah olah hanya kami di rumah ini
semua adegan bercinta kami sangat asing bagiku dan aku begitu menyukainya
aku mendesah hebat di ruangan ini tanpa malu memikirkan apakah ada pelayan yang liat atau tidak
han membuatku menungging sambil menatap lantai dan ia dengan santai mempermainkan kejantanannya
oh hannnn sungguh nikmat perlakuanmu ini
aku tak henti hentinya mendesah
ditengah tengah kami bercinta aku mengatakan padanya untuk melakukannya di kamar saja bagaimana kalau pelayan lihat ...
Dia bahkan tak mau mendengarnya dan asik menghujamkan batangnya di area sensitifku...
malam semakin larut
aku dan han menikmatinya dengan bercinta dan saling memuaskan satu sama lain di kolam ini....