RAIN

RAIN
rain 14



Hari demi hari kujalani semua kegiatan yang sudah dibuat keluarga young


Aku seperti bersekolah dibanding memiliki peran sebagai istri...


Aku sudah terbiasa dengan ilmu bela diri ini...


Aku rasa aku tak perlu


toh aku hanya tinggal dirumah...


Menelpon ibu, menonton drama dikamar dan menunggu han pulang dengan diakhiri hanya tertidur tanpa melihatnya..


Aku hanya sarapan bersama dan setelah itu kami sibuk dengan kegiatan masing masing


Ia bahkan tidak pernah memegang tanganku


Apalagi menyentuhku karna ia tidak suka dengan wanita...


pikiranku sangat kacau


Karna uanglah aku seperti ini


Karna aku tak sanggup bertahan di dunia luar ...


Bagaimana aku menangis karna kontrak kerjaku berakhir sedangkan ibu dan tante terlilit hutang


Bagaimana han melamarku diwaktu hujan itu... aku harus mengubur rapat aib dirinya dan ia menawarkanku harta sebagai imbalannya


aku sedang berjalan jalan ditaman dan mendatangi tukang kebun suami lindae


aku dan dia cepat akrab karna aku menyukai bunga ,


pikiranku sedang letih menjalani kegiatanku


"nyonya coba liat bunganya sudah mekar ..


hmmm boleh aku pegang pak?


tentu saja nyonya


kau petik pun boleh


wahhh hahah terima kasih pak..


iyah sama sama nyonya


pak...


hmmm?


apa aku boleh membantumu merawat taman ini?


daripada aku tiap hari kesini.dan berjalan jalan saja..


hmmm nyonya ini adalah tugasku


kau tak boleh kotor


apa kata tuan nanti?


kau boleh mengambil bunganya saja dan merangkainya nyonya ...


hmmm baiklah pak


nyonya,,,, nyonya... (suara bibi memanggilku di kejauhan)


sedang apa kau disitu...


suara bibi min mengalihkan perhatianku dan menoleh kepadanya


ayo kita masuk nyonya han....


(bibi min setengah berlari mendatangiku)


bergegaslah mandi sebentar lagi malam


(hahhh aku tersenyum menatap bibi ,batinku buat apa aku buru buru mandi toh suamiku juga tidak bakal liat)


apa kau tak gerah habis bela diri langsung kesini?


nanti kau kotor nyonya...


(nada bicara bibi min yang sangat cemas dan perhatian berlebihan membuat aku tertawa)


hahah haha bibi aku hanya memegang bunga ini ...aku tidak mungkin kotor...


setiap hari kau kesini nyonya nanti tuan marah melihatmu disini biarkan menantuku saja yang mengerjakannya


haha haha bibi kejar aku


kalau bisa aku akan ikut masuk denganmu kedalam hahaha


(aku berlari membuat bibi min geleng geleng kepala dia tidak bisa mengejarku dan hanya melihatku berlari lari menjahilinya)


...


aku mulai akrab dengan pelayan


mulai dari membuat kue disela sela aktifitasku


atau berlari lari kecil dirumah menjahili mereka yang tengah bekerja


mereka tersenyum dan tertawa bersamaku


tapi mereka membatasi diri untuk ngobrol


mungkin han melarang mereka akrab denganku


Aku sangat jenuh dirumah


"han kau dimana?


aku masih dikantor sayang...


ada apa?


hmmm (aku menarik nafas memikirkan pembicaraan selanjutnya)


"Aku lelah bisakah kau menepati janjimu untuk pergi berbulan madu


"Aku ingin liburan ,aku ingin bersamamu han


Suaraku di telpon terdengar memelas


kau dulu lebih sering kutemui bahkan berjam jam hanya sekedar hang out tapi setelah kita menikah ...kau..hmmmm (aku memilih tak melanjutkannya)


haha haha benarkah aku begitu?


maafkan aku yah....


Sebentar lagi sayangku kita pasti akan berbulan madu...


Tapi ini sudah dua bulan sejak kita menikah


"Seminggu lagi kita berangkat sayangku..


"Bersabarlah hmmm?


"Baiklah aku tak bisa berlama lama di telpon


Aku harus segera meeting


Sampai jumpa dirumah yah song"


(han bahkan tak bisa kuajak ngobrol lama di telpon alasan meeting sudah bosan aku mendengarnya)


shhhh hshhhh aku menarik nafas dalam"


.


.


Setelah menelpon han, Aku memilih duduk didepan kolam renang


Selain taman bunga


Kolam ini adalah hiburanku dirumah dan aku sangat menyukainya


Aku bisa berjam jam disini


Sehabis belajar ilmu bela diri dan ke taman aku selalu disini


Mataku mengelilingi ruangan yang serba kaca dan bahkan pintunya yang terbuat dari kaca


Aku bisa lihat pelayan yang tadinya mondar mandir perlahan menghilang ...


Aku benar benar .sendirian


Dan sekarang hari sudah berganti malam


Aku membuka bajuku dan tinggal bra dan celana dalam saja bertengger di tubuhku


Aku sudah menenggelamkan tubuhku di kolam ini ...


Meliuk liuk tenang setenang air kolam


Menghadapkan kepalaku keatas dan melihat atap yang transparan hingga aku leluasa melihat bulan dan bintang bersama


Aku tersenyum melihat keindahannya


Pikirku mereka diatas sana sedang bersinar bersama menerangi aku yang tengah sendirian


Aku lagi lagi memikirkan suamiku yang semakin jauh dariku kenapa aku begitu memikirkannya entah kenapa dengan perasaanku ini


Setiap hari aku melihatnya semakin terpesona aku padanya


Wajahnya yang tegas dan tampan


Otot tubuhnya yang indah


Oh aku hanya bisa melihatnya tanpa bisa aku nikmati


Perhatiannya yang luar biasa walaupun cuma ditelpon tapi ia tak pernah lupa mengingatkanku makan atau menanyakan apa yang aku butuhkan


Aku sangat ingin mengatakan aku butuh dia meniduriku


Aduhhh pikiran kotor apa yang menghinggapi otakku ini...


Seketika tubuhku didalam kolam sangat bergairah memikirkan suamiku itu


Air mataku mengalir sangat membutuhkan kehangatannya


Aku sudah jatuh hati padanya..


Dia bisa secepat ini membuatku berpaling dari jung...


aku hanya bisa merasakan satu hal darinya


Kesepian....


.


.