
Sudah seminggu aku disini dan aku sudah tidak menerima surat lagi...
Artinya orang yang ingin meracuni pikiranku tak tau aku berada disini...
Aku bisa melihat wajah suamiku di layar kaca tv kecilku yang menyoroti dia
seorang pewaris young group yang masih muda dan tampan...
Aku melihat dari sudut kamera media ia berjalan dengan gagah dan beribawa tak lupa sesekali melemparkan senyumnya ditengah wajahnya yang dingin
Akupun dari sini melihatnya tersenyum dan
tak kurasa air mataku mengalir menatap nanar setiap berita mengenainya di tv
Tak sesekali aku mengganti siaran tv dan mendapati pemberitaan buruk mengenai dirinya
Mengenai pengangkatan issu dirinya yang melakukan pernikahan palsu
Karna media tak pernah melihat batang hidung istrinya
Suamiku yang selalu terlihat sendiri di beberapa event media...
Bahkan ada yang lebih kejam mengangkat issu
Suamiku seorang homoseks...
Padahal aku ingin berteriak dibalik tv ini bahwa akulah istrinya dan aku sangat nyata ada dibalik han yang menyembunyikanku karna semata mata ingin melindungiku...
Bahwa han sudah berkali kali tidur denganku dia tidak lagi memiliki penyakit itu...
Bahwa berita buruk itu hanya masa lalunya yang kelam
Aku memilih mematikan tv
tak ingin melihat lagi berita negatif mengenai suamiku
Rinduku padanya semakin memuncak setelah melihatnya di siaran tv tadi ...
.
.
Malam ini Aku sedang berjalan dibawah payung ditengah hujan membeli kudapan dan kopi di toko langgananku...
Aku sangat menikmati suasana dingin ini terasa menyejukkan hatiku
Aku tak bisa tidur nyenyak belakangan ini yang hanya kuhabiskan membaca buku travelling kesukaanku dan kutandai beberapa yang menarik minatku suatu saat nanti aku akan berada di sana menikmati kebebasanku
Tapi di lubuk hatiku
Aku sangat merindukan senyumnya
yang kusadari dia hanya memberikan senyum itu hanya kepadaku
Bagaimana ia bersikap dingin dan tatapan tajamnya ke orang lain
Tapi tatapannya begitu berbeda berubah menjadi lembut jika ia berhadapan denganku
Dia selalu dingin meski itu kepada pak jo atau bibi min
tapi denganku Pelukan hangatnya dan caranya menciumku begitu nikmat ...
Belakangan ini Aku tak bisa tidur memikirkan han young jae ...
.
.
Aku sudah tiba didepan pagar ..
mataku tertuju pada sosok yang juga menggunakan payung membelakangiku dan hanya menatap kepagar
Ada lampu mobil yang menyala menyilaukan pandanganku
ehemmm...
aku berdehem ingin tau siapa dia...
punggungnya yang lebar seperti aku sangat mengenalinya
Sosok itu kemudian merasakan kehadiranku
"Han ma ri...
Song...
Aku mendengar ia menyebut namaku suaranya yang berat dan pelan
wajahnya seperti memelas
membuat air mataku keluar tanpa permisi
Aku sangat rindu suara itu...
Bibirku bergetar dan wajahku teduh menatapnya
air mataku mengalir ditengah hujan dibawah payungku yang teduh
Air mataku berlinang dipipiku menatapnya
Wajahnya begitu sedih dan kusam
Wajah tampan yang sangat lelah
Dasi yang sudah tak tertata bentuknya dan jas mahal yang membalut tubuhnya
Tak mampu menutupi kesedihan di wajahnya..
Aku lalu menundukkan kepalaku
Mencoba menata hatiku mencoba untuk tidak menangis dihadapannya...
Song ...
Aku rindu padamu ...
suara berat yang memelas dan merdu terdengar ditelingaku
Seketika badanku bergetar aku hanya terdiam
ia sedari tadi menungguku berbicara
Ia menatapku dalam tapi tatapannya melemah dan tubuhnya seperti kekurangan tenaga
Aku membuang payungku membiarkan tubuhku basah
Dan berlari memeluknya....
aku memeluknya
Tubuh hangat yang aku rindukan
Dia membalas pelukanku dengan tangannya
Hmmm han..
Aku menatap wajahnya yang teduh dan ia tersenyum...
Boleh aku masuk ..
pertanyaan yang terkesan memelas
Aku mengangguk dan tersenyum...
Aku menarik tangannya menuntunnya menaiki tangga dan masuk kekamarku yang kecil..
Duduklah han aku ambilkan kau handuk
Dia menarik lenganku keras dan memelukku lagi
Aku suka kita yang basah begini song..
taukah kau aku sangat rindu padamu
Ia kemudian mengangkat wajahku dan menciumku
melumat bibirku dan menyelami perasaan rindu masing masing
Betapa nikmatnya ciuman ini
Ciuman panas dikala hujan...
Bagaimana kau tau aku disini han?
Aku seorang pewaris young group
Apa kau lupa song sayang...
Hmmm han...
Sebaiknya kau pulang nanti kau sakit..
Aku tidak bisa membiarkanmu berlama lama disini...
Dia kemudian mengambil hp disaku jasnya yang sedikit basah..
Pulanglah ..
Tak usah menungguku...
Aku tak ingin pulang malam ini..
Ia menutup telponnya dan tersenyum padaku...
Aku pulang dengan apa?
Pak jo sudah pergi...
Ia kembali tersenyum menggoda kepadaku..
Haha haha baiklah aku mengalah
Aku akan panaskan air dulu untuk kau mandi duduklah didalam dan tunggulah aku menyiapkan perlengkapanmu..
..
.
Beberapa menit kemudian aku sudah kembali
Hmm maafkan aku han bahkan kamar mandi dirumahmu lebih luas dari kamar ini...
Apa aku terlihat keberatan song?
Hmmm sepertinya tidak...
Baiklah han ayo mandi dulu air hangatmu sudah siap..
Aku menarik lengan han
Dia seperti anak kecil penurut kepada ibunya..
Hmmm kamar mandi ini sangat kecil
Apa kau bisa mandi disini...
Itu adalah shower dengan air dingin dan itu adalah ember berisi air hangat
Apa kau bisa mandi dengan itu han?
Hmmm bisa ..
Hmm tapi kau terlihat ragu
(haha aku tertawa kecil melihat raut wajahnya yang tidak terbiasa dengan keadaan ini)
baiklah...
Buka baju dan celanamu
Hmmm song apa secepat itu kau menginginkannya?
Buruk skali pikiranmu han tentu saja aku ingin membantumu mandi ..
aku akan menggosok punggungmu
Duduklah di bangku kecil itu
(aku teringat waktu bulan madu dulu saat ia mati matian menolakku dengan menawarkan menggosok punggungnya .
,sekarang justru berbanding terbalik
ia rela mengejarku demi ini)
dan sungguh aku sangat senang dengan keadaan ini,ternyata kesabaranku menghadapi dirinya ada hasilnya,,,,
Aku tertawa melihat tubuh kekar han duduk dibangku kecil dan dia hanya menggunakan boxer menutupi area bawahnya
Hmmm han disini tak ada bathtub
Maafkan aku kau harus seperti itu...
Hmmm aku suka song rasanya sangat nyaman begini denganmu
.
.
Han tak henti hentinya tersenyum saat aku mulai menggosok punggung dan badannya
Aku pasti tidak cantik saat ini lengan bajuku yang kugulung dan celana panjangku yang lebar dan mulai basah karna sabun
Rambutku kuikat seadanya membuat tampilanku seperti ahjumma
Han tak henti hentinya tersenyum ...
Bisa bisanya ia tersenyum dengan keadaan berat begini ...
Seharusnya dia kesal harus mandi ditempat seperti ini
Apa otakmu kurang waras hah?
Berhentilah tersenyum seperti itu...
Wajahku kesal berbicara dengannya dan ia tertawa karna aku dengan kesal menggosok tanganya dengan sabun yang mungkin sudah ada dikeningku..
Ia lalu dengan mudah mencium bibirku yang manyun karna kesal ...
aku tersenyum manis dengan kelakuannya itu
Kenapa kau menggunakan boxer itu han
Aku tidak bisa menggosok tubuhmu dibagian itu
Hmmm aku dingin song...
Batangku pasti mengkerut kedinginan jika aku biarkan tanpa sehelaipun
Haha haha han bukalah
Kau tak akan kedinginan
Airnya sangat hangat ..
Cepat jangan memperlambat gerakanku ...
Hmm baiklah song...
Aku melihat batangan han tidak mengkerut justru sangat tegang
Aku memandangnya lama
Sudah lama aku tidak menikmatinya
Kuputuskan untuk mengabaikannya dan mulai menggosok selangkangan dan kakinya..
Sungguh tubuh yang sempurna tanpa cacat
Aku berkali kali menelan ludahku
Dan ia masih saja tersenyum entah apa yang dipikirkannya...
Ritual mandi han sudah selesai
Aku sangat lega penderitaanku menahan nafsuku akhirnya usai
Han pakailah pakaian ini
Mungkin ini bukan seleramu tapi hanya itu yang bisa aku dapatkan dari ibu pemilik kamar ini
badan Anaknya kecil
Kau pasti akan kesusahan menggunakannya
Baiklah song...
satu persatu dengan telaten ia memakai pakaian pemberianku
Haha haha
Haha haha
Aku tertawa melihat han kekecilan menggunakan bajunya dan celana panjangnya hanya sampai diatas mata kakinya saja
Aku tak henti menertawakannya..
Diamlah song... kau akan membangunkan orang dengan tawamu itu...
hmmm baiklah han
aku menutup mulut tapi tatapanku padanya seperti tertawa
Aku kemudian memberikan han kopi hangat yang sudah berada ditangannya
Ia asyik menonton tv dan
Aku memilih sibuk menatap jendela kamar duduk diatas tempat tidur dan menatap malam serta hujan yang sudah mulai reda...