RAIN

RAIN
rain 31



Sudah seminggu aku disini dan aku sudah tidak menerima surat lagi...


Artinya orang yang ingin meracuni pikiranku tak tau aku berada disini...


Aku bisa melihat wajah suamiku di layar kaca tv kecilku yang menyoroti dia


seorang pewaris young group yang masih muda dan tampan...


Aku melihat dari sudut kamera media ia berjalan dengan gagah dan beribawa tak lupa sesekali melemparkan senyumnya ditengah wajahnya yang dingin


Akupun dari sini melihatnya tersenyum dan


tak kurasa air mataku mengalir menatap nanar setiap berita mengenainya di tv


Tak sesekali aku mengganti siaran tv dan mendapati pemberitaan buruk mengenai dirinya


Mengenai pengangkatan issu dirinya yang melakukan pernikahan palsu


Karna media tak pernah melihat batang hidung istrinya


Suamiku yang selalu terlihat sendiri di beberapa event media...


Bahkan ada yang lebih kejam mengangkat issu


Suamiku seorang homoseks...


Padahal aku ingin berteriak dibalik tv ini bahwa akulah istrinya dan aku sangat nyata ada dibalik han yang menyembunyikanku karna semata mata ingin melindungiku...


Bahwa han sudah berkali kali tidur denganku dia tidak lagi memiliki penyakit itu...


Bahwa berita buruk itu hanya masa lalunya yang kelam


Aku memilih mematikan tv


tak ingin melihat lagi berita negatif mengenai suamiku


Rinduku padanya semakin memuncak setelah melihatnya di siaran tv tadi ...


.


.


Malam ini Aku sedang berjalan dibawah payung ditengah hujan membeli kudapan dan kopi di toko langgananku...


Aku sangat menikmati suasana dingin ini terasa menyejukkan hatiku


Aku tak bisa tidur nyenyak belakangan ini yang hanya kuhabiskan membaca buku travelling kesukaanku dan kutandai beberapa yang menarik minatku suatu saat nanti aku akan berada di sana menikmati kebebasanku


Tapi di lubuk hatiku


Aku sangat merindukan senyumnya


yang kusadari dia hanya memberikan senyum itu hanya kepadaku


Bagaimana ia bersikap dingin dan tatapan tajamnya ke orang lain


Tapi tatapannya begitu berbeda berubah menjadi lembut jika ia berhadapan denganku


Dia selalu dingin meski itu kepada pak jo atau bibi min


tapi denganku Pelukan hangatnya dan caranya menciumku begitu nikmat ...


Belakangan ini Aku tak bisa tidur memikirkan han young jae ...


.


.


Aku sudah tiba didepan pagar ..


mataku tertuju pada sosok yang juga menggunakan payung membelakangiku dan hanya menatap kepagar


Ada lampu mobil yang menyala menyilaukan pandanganku


ehemmm...


aku berdehem ingin tau siapa dia...


punggungnya yang lebar seperti aku sangat mengenalinya


Sosok itu kemudian merasakan kehadiranku


"Han ma ri...


Song...


Aku mendengar ia menyebut namaku suaranya yang berat dan pelan


wajahnya seperti memelas


membuat air mataku keluar tanpa permisi


Aku sangat rindu suara itu...


Bibirku bergetar dan wajahku teduh menatapnya


air mataku mengalir ditengah hujan dibawah payungku yang teduh


Air mataku berlinang dipipiku menatapnya


Wajahnya begitu sedih dan kusam


Wajah tampan yang sangat lelah


Dasi yang sudah tak tertata bentuknya dan jas mahal yang membalut tubuhnya


Tak mampu menutupi kesedihan di wajahnya..


Aku lalu menundukkan kepalaku


Mencoba menata hatiku mencoba untuk tidak menangis dihadapannya...


Song ...


Aku rindu padamu ...


suara berat yang memelas dan merdu terdengar ditelingaku


Seketika badanku bergetar aku hanya terdiam


ia sedari tadi menungguku berbicara


Ia menatapku dalam tapi tatapannya melemah dan tubuhnya seperti kekurangan tenaga


Aku membuang payungku membiarkan tubuhku basah


Dan berlari memeluknya....


aku memeluknya


Tubuh hangat yang aku rindukan


Dia membalas pelukanku dengan tangannya


Hmmm han..


Aku menatap wajahnya yang teduh dan ia tersenyum...


Boleh aku masuk ..


pertanyaan yang terkesan memelas


Aku mengangguk dan tersenyum...


Aku menarik tangannya menuntunnya menaiki tangga dan masuk kekamarku yang kecil..


Duduklah han aku ambilkan kau handuk


Dia menarik lenganku keras dan memelukku lagi


Aku suka kita yang basah begini song..


taukah kau aku sangat rindu padamu


Ia kemudian mengangkat wajahku dan menciumku


melumat bibirku dan menyelami perasaan rindu masing masing


Betapa nikmatnya ciuman ini


Ciuman panas dikala hujan...


Bagaimana kau tau aku disini han?


Aku seorang pewaris young group


Apa kau lupa song sayang...


Hmmm han...


Sebaiknya kau pulang nanti kau sakit..


Aku tidak bisa membiarkanmu berlama lama disini...


Dia kemudian mengambil hp disaku jasnya yang sedikit basah..


Pulanglah ..


Tak usah menungguku...


Aku tak ingin pulang malam ini..


Ia menutup telponnya dan tersenyum padaku...


Aku pulang dengan apa?


Pak jo sudah pergi...


Ia kembali tersenyum menggoda kepadaku..


Haha haha baiklah aku mengalah


Aku akan panaskan air dulu untuk kau mandi duduklah didalam dan tunggulah aku menyiapkan perlengkapanmu..


..


.


Beberapa menit kemudian aku sudah kembali


Hmm maafkan aku han bahkan kamar mandi dirumahmu lebih luas dari kamar ini...


Apa aku terlihat keberatan song?


Hmmm sepertinya tidak...


Baiklah han ayo mandi dulu air hangatmu sudah siap..


Aku menarik lengan han


Dia seperti anak kecil penurut kepada ibunya..


Hmmm kamar mandi ini sangat kecil


Apa kau bisa mandi disini...


Itu adalah shower dengan air dingin dan itu adalah ember berisi air hangat


Apa kau bisa mandi dengan itu han?


Hmmm bisa ..


Hmm tapi kau terlihat ragu


(haha aku tertawa kecil melihat raut wajahnya yang tidak terbiasa dengan keadaan ini)


baiklah...


Buka baju dan celanamu


Hmmm song apa secepat itu kau menginginkannya?


Buruk skali pikiranmu han tentu saja aku ingin membantumu mandi ..


aku akan menggosok punggungmu


Duduklah di bangku kecil itu


(aku teringat waktu bulan madu dulu saat ia mati matian menolakku dengan menawarkan menggosok punggungnya .


,sekarang justru berbanding terbalik


ia rela mengejarku demi ini)


dan sungguh aku sangat senang dengan keadaan ini,ternyata kesabaranku menghadapi dirinya ada hasilnya,,,,


Aku tertawa melihat tubuh kekar han duduk dibangku kecil dan dia hanya menggunakan boxer menutupi area bawahnya


Hmmm han disini tak ada bathtub


Maafkan aku kau harus seperti itu...


Hmmm aku suka song rasanya sangat nyaman begini denganmu


.


.


Han tak henti hentinya tersenyum saat aku mulai menggosok punggung dan badannya


Aku pasti tidak cantik saat ini lengan bajuku yang kugulung dan celana panjangku yang lebar dan mulai basah karna sabun


Rambutku kuikat seadanya membuat tampilanku seperti ahjumma


Han tak henti hentinya tersenyum ...


Bisa bisanya ia tersenyum dengan keadaan berat begini ...


Seharusnya dia kesal harus mandi ditempat seperti ini


Apa otakmu kurang waras hah?


Berhentilah tersenyum seperti itu...


Wajahku kesal berbicara dengannya dan ia tertawa karna aku dengan kesal menggosok tanganya dengan sabun yang mungkin sudah ada dikeningku..


Ia lalu dengan mudah mencium bibirku yang manyun karna kesal ...


aku tersenyum manis dengan kelakuannya itu


Kenapa kau menggunakan boxer itu han


Aku tidak bisa menggosok tubuhmu dibagian itu


Hmmm aku dingin song...


Batangku pasti mengkerut kedinginan jika aku biarkan tanpa sehelaipun


Haha haha han bukalah


Kau tak akan kedinginan


Airnya sangat hangat ..


Cepat jangan memperlambat gerakanku ...


Hmm baiklah song...


Aku melihat batangan han tidak mengkerut justru sangat tegang


Aku memandangnya lama


Sudah lama aku tidak menikmatinya


Kuputuskan untuk mengabaikannya dan mulai menggosok selangkangan dan kakinya..


Sungguh tubuh yang sempurna tanpa cacat


Aku berkali kali menelan ludahku


Dan ia masih saja tersenyum entah apa yang dipikirkannya...


Ritual mandi han sudah selesai


Aku sangat lega penderitaanku menahan nafsuku akhirnya usai


Han pakailah pakaian ini


Mungkin ini bukan seleramu tapi hanya itu yang bisa aku dapatkan dari ibu pemilik kamar ini


badan Anaknya kecil


Kau pasti akan kesusahan menggunakannya


Baiklah song...


satu persatu dengan telaten ia memakai pakaian pemberianku


Haha haha


Haha haha


Aku tertawa melihat han kekecilan menggunakan bajunya dan celana panjangnya hanya sampai diatas mata kakinya saja


Aku tak henti menertawakannya..


Diamlah song... kau akan membangunkan orang dengan tawamu itu...


hmmm baiklah han


aku menutup mulut tapi tatapanku padanya seperti tertawa


Aku kemudian memberikan han kopi hangat yang sudah berada ditangannya


Ia asyik menonton tv dan


Aku memilih sibuk menatap jendela kamar duduk diatas tempat tidur dan menatap malam serta hujan yang sudah mulai reda...