RAIN

RAIN
rain 29



Nyonya...anda mendapatkan surat


Surat!!!


Darimana bibi min?


Tidak ada pengirimnya nyonya


Terima kasih bibi min...


(aku tersenyum dengannya yang segera berlalu melanjutkan pekerjaannya)


aku masuk kamar dan duduk disofa..


aku buka surat itu berisikan secarik kertas dan beberapa lembaran lainnya


aku sangat Penasaran ingin kuketahui isinya


"Lihatlah apa yang suamimu lakukan dibelakangmu"


Kertas itu hanya bertuliskan itu saja dibelakangnya terdapat lembaran foto...


Han yang sedang ngobrol


Han yang sedang berpegangan tangan


Han yang sedang berpelukan..


Foto foto han dengan pria yang berbeda beda


Dan aku tidak bisa melanjutkan melihat foto foto lainnya....


Seketika mataku berair...


Dan menutup mulutku dengan tanganku


Tak percaya dengan foto itu yang sudah jatuh berhamburan dilantai....


Aku kemudian memungutnya dan merapikannya menyimpan didalam laci kamarku


Dan membuang diriku menangis diranjang ku


Kebahagiaan yang kurasakan dengan han hanya sesaat


Aku pasti akan dihadapkan dengan masalah yang berat dari ini...


Aku menangis dan menangis lalu tak kurasakan diriku lagi...


Aku tertidur ..


"Song...


Song sayang...


Suara han dari luar pintu mengagetkanku


aku perlahan membuka mataku


(Astaga aku ketiduran ...


dan aku belum memasakannya makan malam...)


Hmmm han ... kau sudah pulang


Ia mencium keningku seperti biasanya..


Wajahnya yang lelah sedang tersenyum padaku...


Mandilah dulu han


Maafkan aku ketiduran dan belum membuatkanmu makan malam...


Ehmm song kita makan malam diluar saja


Aku tak ingin kau lelah...


Oh terima kasih han..


Baiklah aku siapkan dulu perlengkapan mandimu"


Kami tengah asyik berdua menikmati makan malam dimana han menceritakan pertemuannya dan daa hae tadi serta keadaan daa hae yang begitu menahan depresinya..


"Hi tuan han..Kau makan malam disini juga..


Ohh hi ... tuan way ..iyah begitulah tuan


Kenalkan ini istriku han ma ri ..


Wah senang skali bertemu dengan wanita cantik ini


hi nyonya han...


aku balas dengan senyum terindahku


Oh yah nyonya han kenalkan dia istriku


sambil aku menyalami istrinya yang juga cantik...


Kami juga ingin makan malam disini...


Oh begitukah tuan way..


Apa kau ingin bergabung dengan kami?


Kami sudah reservasi tempat..


Baiklah tuan han kami permisi dulu...


Sepasang suami istri itupun berlalu dari meja kami


Hmm han aku ke toilet sebentar yah..


Iyah sayang.."


.


Didalam toilet ini aku mencuci tanganku yang tidak kotor


Aku hanya ingin menata hatiku dan ekspresiku


Dia adalah salah satu pria yang ada di foto itu..


Dan dia sudah beristri?


Haha haha lucu skali hidupku..


Sainganku adalah pria


Bukan wanita ..


Haha haha entah apa yang kutertawakan


Aku tak tau lagi perasaanku kini...


Han membodohiku...


Dan kenapa aku percaya?


Dengan cerita dokter dan kesembuhannya


Song...song


penyakit tetaplah penyakit


Ingatlah tujuan utamamu yag memang hanya diberikan harta olehnya


Bukan cinta.....


Kenapa kau bodoh skali mudah terlena dengan suami gaymu itu...


Aku mencibir diriku sendiri dan merapikan dandananku dicermin


..


Kepulangan kami dari makan malam itu


Han mengajakku bercinta di bathtub sambil menikmati wine


Apakah suamiku ini bernafsu melihat pria itu kemudian dia melampiaskan padaku?


Atau ini murni keinginan sexnya padaku aku tak tau lagi...


aku menelusuri gerak geriknya sepanjang malam ini..


apakah suamiku yang melakukannya atau orang lain yang ingin membuatku meninggalkan suamiku ini?


apakah suamiku ini sudah bosan bercinta denganku atau karna dia sudah mencapai keinginannya menjadi pewaris young group


lalu dia ingin membuangku dengan cara seperti itu


apa motif dibalik surat dan foto foto itu


ekspresi wajahku datar tak ada guratan senyum dan pikiranku sibuk dengan itu ...


aku sangat kalut dengan perasaanku sendiri...


Aku meminum wineku dihadapannya dan dia juga sedang menikmati itu...


Dia menatapku tajam dan aku berpura pura tersenyum padanya...


Sayang..


Hmmm?


Apa kau sedang banyak pikiran ?


Hmmm tidak ..kenapa?


(aku berbohong padanya )


Aku rasa kau mengalami hal yang berat


Kau banyak diam dan melamun..


Eh haha haha tentu saja tidak


Apa yang mesti kupikir jika aku dirumah


Dan menikmati malam ini dengan suamiku...


Haha kau menikmatinya song...


Tentu saja ... *kulemparkan senyum palsuku padanya...


(aku harus pandai menutupi ini sampai aku benar benar tau jawabannya)