RAIN

RAIN
rain 30



Hari demi hari aku terus menerima surat..


Dan surat kali ini berbeda


Isinya hanya foto han dengan pria bernama way itu


Mereka berdua tengah asyik ngobrol sepertinya sedang di cafe


Dan oh yah aku ingat ini adalah jas han dua hari lalu ia kenakan ...


Artinya ini adalah foto terbaru mereka


Betapa teganya mereka melakukan ini dibelakangku dan istri nya


Aku harus pergi dari sini bukan karna aku cemburu dengan han dan pria pria itu


Tapi teror foto surat tiap harinya adalah tujuan mereka untuk mengusik pikiran dan ketenangan jiwaku


Sepertinya orang dibalik ini ingin hidupku tidak tenang..


Dan aku ingin skali mengetahui dalang dibalik foto ini...


Jika aku pergi dari sini


Surat surat itu tak kulihat lagi


Dan aku tidak ingin perasaanku terhadap han berubah.. dan berpikiran buruk terhadapnya.


Dan sepertinya han mulai Menyadari perubahanku


dia selalu menanyakan keadaanku


yang selalu kujawab baik baik saja


.


.


han mungkin sudah berkutat dengan pekerjaannya dikantor


Aku mengambil uang tunai yang banyak memenuhi tas tangan kecilku...


jika tunjangan han masuk kerekeningku...


Aku selalu melakukan tarik tunai dan menyimpan dilemariku


aku sengaja tak bawa tas besar agar pelayan tak curiga


Emas emasku kupakai sangat banyak dan kugunakan lengan panjang untuk menutupinya...


.


.


Hmmm bibi min jika pak jo atau suamiku mencariku


katakan aku pergi ke supermarket yah...


Kapan nyonya pulang ...


hmm sore bibi min


Supir sudah menunggu


aku pergi dulu bi'


Aku diantar supir han ke supermarket


Han tidak mengijinkanku pergi naik taksi


Apalagi menyetir sendiri...


mobilku merasa diawasi oleh mobil lain


mobil itu terus mengikuti mobilku


tapi tidak melakukan pergerakan apapun


hanya terlihat mengikuti saja


pak apakau rasa mobil itu terus mengikut dibelakang kita?


iyah nyonya aku melihatnya..


apa kau sering lihat pak?


dirumah atau dikantor suamiku mungkin


tidak nyonya ini pertama kalinya...


saat aku mengantar tuan mobil itu tak terlihat


oh baiklah


terima kasih pak yah...


tunggu disini


dia patuh dengan instruksiku...


Aku meminta supir menungguku...


Aku sudah masuk ke supermarket dan memantau bagian gudang mereka


Aku ingin keluar di bagian gudang mereka dan kabur dari sini...


Hahhhhh hah hah shhhhh shhhh


Nafasku memburu ketika aku sudah berhasil kabur jauh dari supermarket ...


aku mengintip dibalik tembok melihat supirku dan mobil yang mengikutiku tadi juga sepertinya menungguku keluar supermarket


siapa mereka yah?


pak supir juga baru kali ini melihatnya


mmmmhhh aku pergi saja dulu dari sini


Aku membuang heels ku dan merogoh kantongan yang aku beli disupermarket tadi aku mengganti dgn flat shoes yang kubeli agar memudahkan aku untuk berjalan


Aku sudah naik ke bus yang membawaku ke kamar kosku yang dulu


Kamar loteng diatas atap...


"Permisi ibu


Apa ada orang...


Ibu kosku keluar mengintip dan berteriak


song ma ri... apa kabar...


Haha haha baik ibu...


Dia memelukku hangat... dan matanya berbinar binar menyambutku..


Ada apa nak...


Ibu aku butuh bantuanmu...


wajah ibu mengernyitkan keningnya penuh tanya...


Apakah kamarku diloteng masih kosong...


Hmmm song kamar itu sudah ada yang isi


Aku kemudian menangis dihadapan ibu kosku...


Tolonglah aku ibu....


Aku ingin tinggal disini...


Hmm anakku song aku sangat menyukaimu apapun masalahmu ..kau pasti sedang dalam tekanan berat sekarang...aku ingin skali membantumu


Tapi aku tidak enak dengan yang menyewa kamar itu...


Berikan uang ini padanya bu minta dia mencari kamar lain...


Hmmm?


tolonglah aku bu...


wajahku memelas sedih kali ini


Baiklah song beri aku waktu 3 hari yah nak..


Hmmm ibu boleh aku meminjam tanda pengenalmu...


Aku ingin menggunakannya untuk menyewa kamar wisma sambil menunggu kabar baik ibu...


Hmmm tunggu sebentar nak aku ambilkan dulu...


ini nak


aku mengambilnya senang


baik bu aku tak punya ponsel untuk menghubungi ibu


jadi aku akan datang kesini lagi yah bu


dengan senang hati nak


akupun pergi dengan sejuta rencana diotakku..


.


.


Hari terasa lambat berlalu dan pasti han sudah tau aku tak ada dirumah...


aku membuang ponselku yang biasa ia hubungi


Aku benar benar ingin menghilang dulu


Dan ingin tau siapa dalang dari semua ini...


Aku mondar mandir didalam kamar wisma yang aku sewa ini


dan memikirkan langkah selanjutnya..


.


Sudah tiga hari berlalu aku harus kerumah itu untuk memastikan lagi dengan ibu kos..


.


.


Ting ...tong..


Permisi


Ibu.... apa kau didalam?


Ibu membukakan pintu dan tersenyum


Song ... apa kau baik baik saja?


Tentu ibu...


Hmm nak orang yang menyewa kamar diatas mengambil uangnya dan bersedia pindah kemarin


Kau bisa menempati kamarmu nak...


Wahhh terima kasih banyak bu..


Hmmm nak apa kau ada masalah?


Orang suruhan suamimu datang kesini...


Dia mencarimu song...


Untung orang yang menyewa kamar itu masih ada jadi ibu tidak bohong karna kau memang tak tinggal disini..


Tapi bagaimana jika kau sudah tinggal disini song?


Hmmm ibu aku tidak menghindar dari suamiku


Biarkan ia menemukanku disini


tujuanku bukan untuk bersembunyi darinya


cepat atau lambat dia akan tau keberadaanku


dia memiliki banyak informan...


Jadi tenanglah semuanya akan baik baik saja...


Hmmm?


Baiklah song aku mengerti ...


Baik bu aku mengambil barangku di hotel lalu aku akan ada diatas ...


Iyah song semoga kau betah yah nak


Terima kasih ibu.....


ada kelegaan pada diriku mengetahui suamiku mencariku artinya bukan dia pelakunya yang sengaja ingin menyingkirkanku...


kalau dia ingin aku enyah dari hidupnya


pastilah dia tidak akan mencariku begini...


lalu siapa yang tega seperti ini padaku...


aku kan hanya wanita rumah tangga biasa...


han begitu banyak yang memusuhimu...


bertahanlah disana han...