RAIN

RAIN
rain 16



Dasar pria pria sialan...


satunya meninggalkanku


Yang satunya tak menyukai wanita


Hahah haha Aku benci


Sebahagia apa sih kehidupanku yang dulu


Hingga aku bereinkarnasi hidup seperti ini?


Aku menggerutu sendiri berjalan keluar hotel


.


.


Beberapa menit kemudian


Aku sudah berada di carnaval sendirian menikmati suasana keramaian makan makanan enak, entah kenapa aku suka makanan disini walaupun aku banyak pikiran aku tetap nikmat menyantap makanan disini


apalagi disuguhi dengan tarian...


.


.


untuk menghilangkan rasa sakit hatiku


Aku memilih bir daripada jus


Aku ikut berbaur menari nari dengan orang orang asing ini...


Sangat menyenangkan rasanya ...


Baru saja pikiranku tentang jung dan han pergi melayang entah kemana...


Aku merasakan Ada yang menarik kasar lenganku hingga aku


Hampir terjatuh


Auchhh sa sakit...


A- apa yang kau lakukan bodoh ...


Aku mengumpat orang yang menarik lenganku...


Aku melihat kearahnya ,


Seketika aku tersadar


H-han...


Aku tak sadar mulutku menganga dan mataku membesar


Ma -maafkan aku


Aku tak tau itu kau ..


Han hanya menatapku dingin tak ada guratan atau ekspresi lain di wajahnya


Hanya wajah dingin itu yang selalu aku lihat


Dia bahkan *** lenganku sangat keras


Dan menarikku meninggalkan keramaian itu


Song apa kau senang disini...


han lalu menarikku duduk dimeja ..


Ma maafkan aku han karna pergi diam diam


Pikiranku sedang kacau


Dan perkataanku tadi kamu lupakan saja


Aku tidak benar benar mengatakan itu


Aku memelas memohon maaf kepadanya..


Han lalu menarik nafas


Apa kau tau tempat macam ini berbahaya


Han mengalihkan pembicaraan


bagaimana jika ada yang menculikmu atau menggodamu...


Kau bukaan song ma ri yang dulu


Kau sekarang sangat berharga bagi pengintai keluarga young


Sadarlah song..."


Air mataku mengalir lagi...


(Dia hanya Memikirkan itu


Bukan karna mencemaskanku sebagai wanita yang ia sayang atau ingin membahas masalah dalam kamar tadi ..


Dia hanya takut dengan orang orang yang memusuhinya dia hanya takut dengan young group sialan itu)


.


.


Lagi lagi aku meneriakinya...


"Aku lebih baik mati diculik atau digoda habis habisan daripada aku harus mati kesepian bersamamu..."


Aku menangis dan memilih berlari


berlari meninggalkan han sendirian di meja...


Song ma ri


Song...


Akhirnya suara han yang sedari tadi memanggilku perlahan tak kudengar lagi


Sejauh mana yah aku berlari sampai tak kusadari aku sudah berada dipinggiran pantai


Nafasku ngos ngosan dan mataku berair yang kulap dengan kasar oleh tanganku


Aku memutuskan menyendiri menyusuri tepi pantai dengan deru ombak yang tenang..


Beberapa jam kemudian...


Aku memutuskan kembali ke kamar hotel


Setelah berjalan sendirian menyusuri pantai


Di malam hari begini..


Sepertinya aku sudah lelah


Baiklah kuputuskan memilih mati kesepian ditangan han


Lebih baik ia menyiksaku daripada aku harus sendiri juga disini


Akan lebih tampak menggenaskan * pikirku


Mataku mengelilingi kamar tidur kami yang sepi


Tidak ada han di kamar ini


Mungkin ia memilih bersenang senang dengan yang lain daripada pulang dikamar bersama istrinya..


Kuputuskan untuk mandi


Dan tertidur di tempat tidur dengan balutan kimono di tubuhku...


.


.


.


"Selamat pagi sayang...


Apa tidurmu nyenyak?


Suara berat han dan tatapan dinginnya adalah sambutan awal mataku yang perlahan terbuka di pagi ini...


Aku diam dan juga menatapnya dingin...


Ayo sarapan dulu ...


Kau pasti lapar setelah berteriak teriak dan menghilang malam kemarin ..


Aku hanya diam menuruti perintahnya untuk makan..


Aku melihat kimonoku semalam terganti dengan pakaian tidurku


Aku tak peduli apakah pelayan atau suamiku yang dingin itu yang menggantinya


Aku sungguh tak peduli lagi dengan hidupku


Kuputuskan untuk menjadi zombie hidup tak berhati saja kalau begini


.


.


Suara berat han jadi penghantar sarapanku


Apa selama ini ajaran dari guru kepribadianmu tak bisa kau terima dengan baik?


Haruskah kita memperpanjang lagi belajar tata kepribadianmu sayang?


Tak usah repot repot begitu suamiku tersayang


(Aku bernada mencibir mengeluarkan suara )


Aku sudah pandai menempatkan diriku dan paham semua ajaran guruku


Aku takkan begini kalau kau bersikap manis padaku...


Aku hanya minta sedikit waktu bersamamu...


Setelah aku mengatakan itu


Aku memilih fokus dengan makananku daripada harus menatap wajahnya ...


Terdengar lagi suaranya yang berat...


Hmmm baiklah Setelah ini kita kepasar song pasar disini sangat ramai dan bagus


Pasti kau suka..." Nada yang kembali merendah dan tersenyum


Aku hanya melihatnya sekilas dan memilih diam lagi


Ada apa dengan pria ini dia tadi mati matian menyinggungku dengan adab kesopananku semalam dan sekarang ia dengan manisnya mengajakku jalan...


"Setelah makan mandilah lalu kita akan kesana"


Saat kami berjalan jalan dipasar


Wajah dingin han berubah hangat menyapa orang orang pasar dan sifat zombieku yang baru kuputuskan untuk kulakukan hari ini perlahan gugur digantikan keceriaan saat melihat barang barang pasar yang lucu


Lucu dan berniat untuk kubawa pulang menjadi hiasan kamar atau kamar mandi dirumah mewahku itu...


"Belilah yang kau suka song..


Sepertinya han paham dengan gerak gerikku..


"Benarkah han


Mataku berbinar mendapat ijinnya..


Dia mengangguk senyum


Suamiku ini sangat tampan


Aku mencium pipinya dan mengucapkan terima kasih...


Padahal barusan tadi aku dan dia beradu argument di meja makan


Kami berjalan sepanjang siang ini dan dia sangat menuruti kemauanku bahkan aku memutuskan makan siang ditempat yang mungkin enak


Karna banyak orang yang antri


Walaupun letak tempat makan ini didalam pasar tapi tempatnya bersih dan ramai


Menambah selera makan


"Makanlah yang banyak song


Sepertinya kau suka tempat ini...


Iyah tempat ini mengingatkanku dengan ibu...


Di jeju suasananya kurang lebih sama


Hanya saja makanan disini kebarat baratan


Hahah hahah


Han hanya senyum melihat keceriaanku sudah kembali..


Aku menelusuri wajahnya untuk mencari wajah dinginnya


(Makannya juga tak senikmat aku makan


Maklumlah di anak orang kaya mana pernah makan di tempat beginian)


Tapi lagi lagi dia tersenyum


Oh ... wajah itu


Tubuh indah itu


Terlihat sangat santai dengan baju putih polo berkerahnya


Aku bergetar membayangkan suamiku meniduriku dengan tampilannya yang seperti ini...


Apa apaan otakku ini


Kenapa aku selalu berpikiran itu belakangan ini


Bisakah kau berpikir jernih song... (batinku)


.


.


"Hmm song .. rekan bisnisku disini


Mengajakku ke pesta makan malam


Apakah kau bersedia ikut ?


Tanpa berpikir panjang aku menjawab


Hmm tentu saja ...


aku mau han...


Aku kan memang gunanya untuk itu..


Agar rekan mu tau kau sudah memiliki istri...


Haha haha baiklah song aku paham maksudmu...


.


.


Di pesta makan malam kaum konglomerat ini sungguh membuatku tak henti hentinya berdecak kagum gaun merahku yang dipilih han membuat tampilanku berubah menjadi bangsawan seperti mereka ...


Aku duduk menikmati makan malam melihat lampu dan kota hawai secara menyeluruh dari balik kaca gedung tinggi ini...


Sungguh tidak ada jiwa miskin disini..


Jiwaku yang miskin dibalut gaun yang mahal sekarang mampu membuatku jadi sosok yang baru nan mewah.


Han berkali kali menatapku dan memegang tanganku atau kadang merangkul pinggangku dan berbicara dengan kolega bisnisnya..


.ini pasti akting han


Hanya untuk menutupi jati dirinya


Sesungguhnya aku juga harus akting yang sama


Karna inilah tujuan han menikahiku...


Membuat hidupnya terlihat sempurna dengan istri cantiknya dan penampilan mewahnya


Padahal aku sudah berharap nyata dengannya...


Betapa aku bisa melupakan jung oleh pesona han yang tampan dan beribawa


Aku menatapnya terus saat ia berbicara dengan senyum kepada koleganya


Sesekali aku membalas genggaman tangannya dan mengelusnya lembut...


Dan berakhir dengan dansa diiringi lagu slow ...


Aku berakhir dalam pelukan han malam ini dilantai dansa ...


Sangat nyaman di pelukan ini...


Aku tak ingin melepasnya han


Aku ingin berdansa terus hanya bersamamu ... (batinku)


Saat lampu sudah mulai meremang ...


Menambah suasana romantis ruangan ini


Aku mencium bibirnya yang dingin


Dia sepertinya kaget dan terdiam sejenak


Lalu ia membalas ciumanku... dengan hangat


Akupun kaget dia melakukan itu..


aku bisa merasakan bibirmu han


Sangat lembut dan menenggelamkanku


Aku terhanyut ..


Dan tiba tiba aku sadari han hanya akting didepan koleganya ini...


Aku melepaskan ciuman kami...


Dan merenggangkan sedikit tubuhku...


Lalu han menarik lagi pinggangku dengan erat


Dan memaksaku berciuman lagi


Dia melumat bibir bawahku dan aku membalasnya


Bibir han menarik bibirku lagi


Aku menurutinya ...


sungguh pandai han berciuman pikirku..


hingga nafasku tak kurasakan lagi...


Hingga kami sama sama tak bernafas


Dia akhirnya melepaskan bibirnya dan


Menatapku dalam...


Maafkan aku song....