NIRMALA

NIRMALA
04 Habis Gelap Terbitlah Terang



Pagi sekali bahkan ketika matahari belum keluar, Nirmala terbangun. Lebih tepatnya dia sudah bersiap setelah semalam penuh dia tidak tidur. Setelah memakai pakaiannya, dia bersiap untuk keluar dari kamar hotel itu. Dia keluar terburu-buru, jangan sampai Prasetya sudah terbangun dan dia masih ada di kamar itu. Setelah mengambil tas di atas meja kecil yang ada di samping pintu keluar, dia membuka pintu dan menutupnya kembali. Dia berjalan cepat menuju lobby hotel dan segera menaiki taksi yang memang menunggu penumpang di depan hotel.


Sementara di kamar hotel, Prasetya sebenarnya menyadari kepergian Nirmala. Hanya saja ia tidak ingin mereka berdua dalam situasi yang canggung, dia memilih berpura-pura tidur. Padahal sebenarnya ia pun tidak tidur semalam penuh seperti Nirmala. Setelah yakin Nirmala sudah keluar dari kamar, Prasetya segera keluar dari balkon kamar. Ia melihat Nirmala membawa uang di dalam tas yang sudah ia siapkan dan menaiki taksi. Entah bagaimana perasaan Prasetya saat ini. Dia masuk kembali kedalam kamar dan segera membersihkan diri. Didalam kamar mandi, dibawah kucuran air shower dia teringat kembali kejadian semalam. Entah apa yang membuatnya benar-benar menginginkan Nirmala sampai ia melakukan itu dengan sangat bergairah tanpa ragu. Setelah melakukannya, Prasetya tidak bisa tidur, ia hanya melihat Nirmala yang ada disampingnya memunggunginya, ia juga tau Nirmala tidak tidur karena ingin cepat pagi. Sampai akhirnya menjelang pagi Nirmala bersiap untuk cepat-cepat keluar meninggalkannya.


Didalam taksi, Nirmala hanya terdiam. Entang bagaimana besok dia akan menghadapi Prasetya di kantor. Yang jelas saat ini ia sudah mendapatkan uang yang ia inginkan. Sesampainya di apartemen dia masuk kamar membersihkan diri. Melihat baju kotor yang ia kenakan semalam ia merasa hancur, ia mengambil baju itu dan merobeknya sambil menangis kencang, dia merasa malu, merasa rendah, merasa jijik kepada dirinya sendiri. Setelah puas menangis, ia merasa lega. Dia merasa harus kuat, anggap tidak terjadi apa-apa. Dia harus bisa menjadi Nirmala yang sebelumnya. Nirmala yang bisa diandalkan dan bisa menyelesaikan semuanya. Sambil menatap sinar matahari yang mulai nampak dari balkon apartemennya dia berharap tidak ada lagi malam gelap yang akan dia lalui. Semoga hanya ada cahaya terang yang menyinari kehidupannya.


***


Hari Senin di Adhikarisma Group sebuah perusahaan yang bergerak dalam bidang jasa konstruksi milik Prasetya Hermawan terlihat sangat sibuk. Nirmala segera masuk ke ruangan tempat ia bekerja. Nirmala bekerja dia Adhikarisma Group di bagian desain, Dia baru bekerja di perusahaan ini selama 2 bulan. Hari ini dia terasa sangat berat bagi Nirmala, dia berusaha keras untuk tidak mengingat apa yang sudah ia lewati bersama Prasetya, bekerja dengan baik dan profesional seolah-olah tidak terjadi apa-apa.


Prasetya tiba di lobby perusahaannya, semua karyawan menunduk memberikan salam. Pagi ini ia merasa sangat antusias untuk pergi ke kantor. Bukan semangat untuk bekerja, tetapi dia ingin sekali bertemu dengan Nirmala. Dia ingin tau bagaimana sikap Nirmala setelah apa yang sudah mereka lewati.


"Siapkan pertemuan dengan bagian desain, perencanaan dan projek manajer, saya ingin membahas proyek kita yang ada di Bali." Prasetya mengintruksikan kepada Bu Hasna, sekertaris nya yang berusia lebih tua dari dirinya. Bu Hasna adalah sekertaris almarhum ayahnya yang cekatan dan loyal. Oleh karena itulah dia tidak ingin mengganti Bu Hasna dengan orang lain karena dia sudah tau kinerja Bu Hasna.


"Baik Pak, akan saya siapkan." Jawab Bu Hasna dengan hormat.


Tok tok...


"Permisi, pertemuan sudah siap pak, semua sudah menunggu di ruang rapat." Bu Hasna menginformasikan kepada Prasetya.


"Oke, saya segera kesana."


Bu Hasna menutup pintu ruangan bosnya kemuadian menuju meja kerjanya mengambil buku catatan untuk mengikuti rapat. Tak lama kemudian Prasetya keluar dari ruangannya menuju ruang rapat yang diikuti oleh Bu Hasna.


"Selamat Pagi...." Prasetya membuka pintu ruang rapat.


🌷🌷Bersambung....🌷🌷