
BAB 78.
Mareka Semua Duduk Diruang Keluarga Wijaya,,Tiada Henti nya Devan Memeluk Tubuh Sang Istri,Begitu Juga Dengan Rian Yang Selalu Mengengam Jemari Yuli..
"Ohh Iya Sayang,Bagaimana Dengan Keadaanmu?" Tanya Ranti Pada Kinara..
"Membaik Mom!" Jawab Kinara Dengan Senyum Diwajah nya..
"Naraku Sangat Baik Bahkan Dia Sedang Mengandung Cucu Momy" Sahut Devan Yang Mengelus Perut Rata Kinara..
"Apa Kau Bercanda Devan?" Tanya Ranti..
"Tentu Saja Tidak,Naraku Sedang Mengandung Anakku Dan Cicit Momy" Jawab Devan..
Ranti Yang Mendeengar nya Tentu Saja Dia Merasakan Bahagiaa,Sebentar Lagi Dia Menjadi Calon Nenek,Ranti Menghampiri Kinara Dan Memeluk Menantu Kesayangnya Itu..
"Mommy Sangat Bahagiaa Hari Ini Sayang!" Sahut Ranti Yang Melepas Pelukan nya Dan Memompa Wajah Kinara..
"Kinara Juga Begitu Mom,Kinara Sangat Beruntung Bisa Memiliki Mertua Sebaik Mommy Ranti!" Jawab Kinara Dengan mata Yang Berkaca Kaca..
"Mommy Juga Bersyukur Memiliki Menntu Sebaik Dan Secantik Dirimu!"Ucap Ranti Yang Mencium Kening Kinara...
Kinara Langsung Memeluk Tubuh Ranti Dengan Eratt,,Dia Sangat Merasa Bahagiaa Bisa Merasakan Hangat nya Pelukan Seorang Ibu..
Kinara Melepaskan Pelukan nya..
"Kamu Calon Seorang Ibu,Jadi Kamu Jangan Sampai Kelelahan,Mommy Akan Tinggal disini Bersama Kamu Untuk Menjaga Cicit Mommy!" Seru Ranti..
Sedangkkan Kinara Dan Devan Hanya Mengangguk Tanda Setuju..
Sedangkan Rian dan Yuli Ikut merasa Bahagiaa,Namun Yuli Ingin Juga Dipeluk Seorang Ibu,,Sudah Lama Dia Tidak Merasakan Hangat nya Pelukan Seorang Ibu..
Rian Melihat Raut Wajah Yuli Yang Nampak Sedih,,Dia Membalikan Wajah Yuli Untuk Menatap nya,Rian tersenyum Lalu Mengecup Kening Sang Calon Istri..
"Apa Kamu Merindukan Pelukan Hangat Dari Seorang Ibu?" Tebak Rian Yang Sangat Benar,Yuli Hanya Mengangguk Saja..
"Aku Merindukan Nya.."Lirih Yuli Yang Berusaha Menahan Tangis nya Namun Rian Tau Jika Yuli Berusaha Tegas,,Rian Langsung Memenamkan Wajah Yuli Dalam Dekapannya,Dia Sangat Merasa Kasihan Pada Yuli Yang Hidup Sebatang Kara,Begitu Juga Dengan Diri nya,,Namun Rian Masih Beruntung Disayangi Oleh Keluarga Wiajaya Sejak Dia Berumur Lima Tahun...
Yuli Langsung Menumpahkan Tangis Tampa Bersuara.Devan Kinara Dan Juga Ranti Langsung Menoleh Kepada Pasangan Kekasih Yang Sangat Dekat..
"Kapan Kalian Menentukan Tanggal Pernikahan Kalian?" Tanya Ranti Yang Duduk Seperti Semula..
Yuli Langssung Melepaskan Pelukan nya Dan Menghapus Air Mata nyaa,Ranti Yang Melihat Yuli Menangis Langsung Bertanya..
"Apa Kamu Menangis?" Tanya Ranti Yang mengelus Pingang Yulii..
Yuli Hanya Mengeleng Saja,,Namun Ranti Tidak Bisa DiBohongkan,Ranti Mencoba Bertanya Lagi..
"Apa Rian Jahat Padamu?" Tanya Ranti..
""Tidak tan.Aku Hanya...Merindukan Ibuku1" Jawab Yuli Yang Tersenyum Samar..
"Dimaana Ibumu?"Tanya Ranti..
"Orang Tuaku Sudah Meninggal Saat Aku Kecil Tan!" Jawab Yuli..
"Ohh Begitu Maaafkan Tante Yang Buat Kamu Sedih!" Seru Ranti..
"Tidaak.Ini Bukan Salah Tante!" Jawab Yuli,Ranti Yang Merasa kasihan Pada Gadis Itu Langsung memeluk Tubuh Yuli sama Yang Dia Lakukan Pada Kinara...
Yuli yang Dipeluk Langsung Membalas Pelukan Tersebut Dengan Berderai Air Mataa,Ranti Melepaskan Pelukan nya Dan Menghapus Air Mata Yuli..
"Mulai Sekarang Kau Anak Terahkirku,Panggil Aku Dengan Sebutan Mommy.Mengerti?"Ucap Ranti..
"Aapakah Tante Tidak Bercanda?" Tanya Yuli Yang Tidak Percaya Dengan Ucapan Ranti..
"Tentu Kau Akan Menikah Dengan Rian Bukan,Berarti Kau Menjadi Anakku Juga,Pula Juga Devan Sudah Lama Ingin Mempuyai Adik Perempuan.Betulkan Devan!" Ucap Ranti Yang Menoleh KeDevan Sedangkan Devan Hanya Mengangguk..
Yuli Yang Tidaak Tau Harus Menjawab Apa Langsung Memeluk Ranti,Dia Sangat Bahgiaa Begitu Juga Dengan Kinara Dan Devan..
Devvan Yang Melihat Kinara Menangis Bahagia Langsung Memeluk Sang Istri,Daan Memberikan Ketenangan...
"Aku Sangat Merasa Bahagia Mas!" Seru Kinara Yang Menatap Devan..
"Mas Juga Sayang!"Jawab Devan Yang Mencium Kening Sang Istri Dengan Sangat Lembut....
Terjadilah Kebahagiaan Didalam Keluarga Wijaya....
......................
8 Bulan Berlalu..
Kini Kandungan Kinara Sudah Berjalan Sembilan,,Hari Hari Ini Kinara Selalu Merasakan Keram Dibagian Perut nyaa..
Devan Yang Rela Berkerja Dirumah Demi Menjaga Sang Istri,,Devan Selalu Bersiap Lembut Pada Kinara Bahkan Kinara sangat Iya Manjakan,Kinara Sudah Berucap Berapa Kali Dengan Devan Jika Dia Baik Baik Saja,Namun Devan Tetap Kekeh untuj Menjaga Dan Merawat Diri nya,,Kinara Tidak Bisa Berbuat Apa Apa Dia Juga Ingin Selalu Berada Disisi Sang suami...
Devaan Sudah Menyiapkan Kamar Untuk Kedua Buah Hati nya,Bahkan Mareka Sudah SiapKan Nama Yang Sangat Bagus Untuk Anak Kembar mareka,Yaa Mareka Sudah mengetahui Jika Kinara Mengandung Anak Kembar,,Ranti Devan dan juga Yang Lain nya tentu Saja Dia Sangat Merasakan Kebahagiaan..
Sedangkaan Yuli Dan Juga Rian Sudah Menikah Tiga Bulan Yang lalu Dan Sekarang Yuli Sedang Mengandung,Mareka Tinggal Satu Rumah.Sedangkan Job Dia dekat Dengan Bella,,Bahkan Mareka Sudah Merencanakan Pernikahan..
Saat Hari itu Devan Memberi Tau Pada Kinara Jika Bella Dia Sekap Bahkan Kinara Juga Mengetahui Jika Devan Seorang King Mafia Delf,Awalnya Kinara Tidak Menyangka Namun Devan Menjelaskan Semua Tentang Kisah Hidup nya,Kinara Yang Tadi nya Takut Pada Devan Sekarang Merasa Ibah Pada Sang Suami,Kinara Menyuruh Untuk Melepaskan Bella Dan Disaat Itu Bella Sedang Keadaan Komaa,Devan Menyuruh job Untuk Merawat Bella Hinggah Pulih Kembali Karna Itu Perintah Dari Sang Istri,,Awalnya Job Hanya Merawatnya Tampa Ada Rasa Cinta,,Namun Berjalannya Waktu Job Dan bella Saling Menyinpan Rasa masing Masing,Job Memberanikan Diri Mengatakan Cinta Pada Bella,Namun Bella Menolak nya,,Bella Merasa Jika dirinya Tidak Pantas Untuk Menjadi Istri..
Bella Jugaa menceritakan Tentang Kisah Hidup nya Yang Bukan Lagi Wanita Sucii,,Bahkan dirinya Bekas Lelaki Hidung Belang Disana,Bella Juga Bilang Pada job Jika Dia Sudah Pernah Tidur Dengan Salah Satu Anak Buah Delf,Namun Job Tidak Memperdulikan Itu semua..
Flecbeck on
"Dengarkan aku..Aku Tulus Mencintaimu, Aku Tidak Perduli Dengan Semua Masa Lalumu,Masa Lalu Biarlah Berlalu Sekarang Kita Berada Dimasa Depan,,Jadi Kau Jangan Pernah Merasa Jika Tidak Pantas Dengan Siapapun,Aku Mengetahui Jika Kau Wanita Baik Baik Sayang!" Ucap Lembut Job Yang Menyentuh Tangan Bella..
Bella yang Mendengar Ucapan Job Tentu Saja Dia Merasa Teharu Bisa Bertemu Lelaki Sebaik Job,,Bella Tertunduk Menangis,Job Langsung Memeluk Tubuh Wanita Yang Dia Sayangi..
"Sudah Jangan Menangis!" Bujuk Job Yang Mengusap Usap Punggung Bella..
"Apa Kau Mau Menikah Denganku?" Sahut Job..
Bella Tidak Ada Pilihan Lain,Dia Juga Mencintai Job,,Dia akan Berjanji Akan menjadi Istri Yang Baik Untung Job,Bella Mengangguk Anggukan Kepala nya Tanda Setuju,Job Yang Mengetahui Jika Bella Ingin Menikah Denganya Langsung Memeluk Tubuh Bella Dengan Sangat Eratt...
"Terimaksih.Aku Akan Berjanji Menjadi Suami Yang Baik Untukmu!"Seru Job..
"Terimaksih Job." Jawab Bella..
"Kitaa Akan Kerumah nya Nyonya Wijaya Untuk Meminta Restu Pada nya Setelah Itu Kita Akan Pergi Keparis Untuk Meminta Restu Pada Kakek,Setelah Itu Kita Akan Mengatur Tanggal Pernikahan Kita!"Ucap Job Dan Dimenganggukan Saja Oleh Bella.
Mareka Berdiri Dari Duduk nya Untukk Menuju Kediaman Wijaya..
Flecbeck Off
Keluarga Wijaya Tentu Saja Merestukan Pernikhan Job Dan Juga Bella,Mareka Sudah Melihat Jika Bella Sudah Berubah 100%,,Sedangkan Yuli Dan Rian Tentu Saja Dia Sudah merasakan Kebahagiaann...
Kinara Dan Yang Lain nya Lagi Berkumpul DiRuang Keluarga Wijaya..
Mareka Menceritakan Tentang Pernikahan Bella Dan Juga Job..
"Apa Kau Sudah Meminta Restu Pada Kakekmu Job?" Sahut Ranti..
"Sudaah Nyonya,Namun Kakek Menyuruhku Untuk Menikah Dipariss,Nyonya Sudah Taukan Aku Cicit Satu Satu nya Kakek,Jadi Wajar Jika Kakek Ingin Melihat Pernikahan Cucu Tertampan nya!" Jelas Job Yang Membanggakan diri nya Sendiri..
Devan Yaang Mendengar Ucapan Job Langsung Melemparkan Batal Kearah nya..
"Setampan Apapun Dirimu,Tidak Ada Apa Apanya Denganku.Bahkan Seujung Kukuku Saja Tidak,Jadi Jangan Sok Ketampanan!"Ucap Devann..
"Devan Jaga Ucapanmu Pada Yang Lebih Tua,,Kau Lupa Sejelek Apapun Kau Harus Sopan Padaku Karna Diantara Kalian Akulah Yang Paling Tua!" Jawab Job..
"Aaku Tidak Perduli!"Ucap Devan Yang Memeluk Pingang Sang Istri..
Job Yang Ingin Membalas Ucapan Devan Namun Bella Menahan nya,Job Yang Merasa Kesal Langsung Meyerutkan Wajah nyaa..
Bella,Kinara Dan Juga Yang Lain nya Hanya Tertawa Melihat Keributan Antara Devan Dan Juga job Yang Sejak Dulu Selalu Seperti Itu Tidak Pernah Akur...
Tiba Tiba Perut Kinara Sangat Merasakan Sakitt,Kinara Menyentuh Lengan Devan Dan Meremas Bajunya Dengan Kuatt...
"Ahhh...Sakitt Mas..Perutkuu...Sakit..!" Lirih Kinara Yang Sudah Berkeringat Dingin Karna Merasakan Sakit..
Devan Yang Lainnya Langsung Menghampiri Kinara,Ranti yang Melihat Cairan Bening Menetes Dikaki Mulus kinara Langsung Menyuruh Rian Menyiapkan Mobill,Dengan Cepat Rian Berlali Keluar Untuk Menyiapkan mobil..
"Sayang Kamu Yang Kuat Yaa.RIAN CEPATT!" Teriak Devan Dia Sungguh Cemas Dengan Keadaan Sang Istri Dan Juga Kedua Buah Hati nyaa..
Rian Memberi Tau Mareka jika Sudah Siap,Devan Langsung Mengendong Tubuh Kinara Yang Terus Menangis Karna Merasakn Sakit,,Ranti Mengikuti Langkah Devan Masuk Kemobil..
"Mommy Dimobil Job!" Pintah Devan sedangkan Ranti Langsung Menganggukan Kepalanya..
Rian Membukakan Pintu Untuk Devan Dan juga Sang Istri,Setelah Itu Dia Langsung Menjalankan Mobilnya Menuju Rumah Sakit XXX Milik job...
Mareka Sudah Berada Dirumah Sakit,Job Langsung Menyuruh Perawat Untuk Menyiapkan Ruang Melahiran Kinara,Sampainya Disana Yang Mobil Masuk Hanya Suami...
Tiada Henti Hentinya Devan Berdua Demi Keselamatan Istrinya Dan Juga Kedua Anaknya...
"Kau Harus Kuat Demi Aku Dan Juga Anak Kita Sayang!" Bisik Devan Ditelinga Kinara,Sedangkan Kinara Dia Hanya Tersenyum Pada Devan Agar Devan Tidak Merasa Cemas Dengan Keadaannya..
"Sudah,Kau Jangan Menangis.Jika Suamiku Menangis,Aku Tidak Akan Semangat!" Lirih Kinara Yang Berusaha Berucap Lembut Namun Dia Berusaha Menahan Sakit Yang Teramat Sakit...
Job Datang Memberikan Suntikan Perangsan Pada Kinara Agar Kinara Sedikit Mudah Untuk Melahirkan..
.........
Diluar Ruangan Yuli Dan Bella Tiada Hentinya Berdoa untuk Keselamatan Kinara Dan Juga Bayi Kembarnya..
"Sayang,Aku Mencemaskan Keadaan Kinara!" Lirih Yuli Dalam Pelukan Rian..
"Sudah Sayang,Nyonya Pasti Baik Baik Saja,Kau Jangan Terlalu Bayak Berfikir Ingat Jenior Kitaa,Jika Kau Sedih Dia Akan Merasakan Sedih Juga!"Jawab Riann Sedangkan Yuli Hanya Mengangguk Gangguk Saja..
Sedangkan Bella Yang Tiada Henti nya Berjalan bolak Balik Didepan Ruangan Persalinan Kinara,,Dia Sangat Mencemaskan Kondisi Kinara,Dia Berharap Kinara Baik Baik Saja Dan Juga Kedua Keponakannya...
Berappa Menit Kemudia...
UWEKK..UWEKK..
Terdengar Tangisan Bayi Dari Dalam Sana,Semua Yang Berada diluar Langsung Mengucapkan Syukur,Tidak Lama Susulan Tangisan Bayi Yang Kedua..
Kinaraa Langsung Pingsan Saat Mendengar Tangisan BayiNya,,Devan Yang Tadinya Sangat Bahagiaa Kini Terkejud Melihat Sang Istri Memejamkan Mata nyaa..
"Sayang..Sayang!" Sahut Devan Yang Menepuk Nepuk Pipi Kinara...
"Job Ada Apa Dengan Istriku?"Tanya Devan Yang Tidak Memalingkan Pandanganya Dari Kinara..
"Diia Baik Baik Saja,Sebentar Dia Akan Bangun Ketika Obat Bius nya Habis!" Jelas Job,Devan Yang Mendengarnya Langsung Menghelang Nafas Legah,,Dia Tidak Akan Rela Jika Harus Kehilangan Istri Teramat Dia Sayang Melebihi Diri nya..
Job Mengambil Bayi Dari Gendongan Devan Untuk dibersihkan terlebih Dahulu,Job juga Menyuruh Perawat Untuk Memindahkan Ruang Rawat Kinara...
Mareka Semua Berkumpul Diruangan Rawat Kinara,,Devan Yang Mengendong Anak Perempuan nya Sedangkan Kinara Dia Megendong Anak Lelaki nyaa..
"Terimaksih Sayang.Kau Sudah Melahirkan Anak Anakku!" Seru Devan yang Mencium Kening Kinara Dengan Lembut,Sedangkan Kinara Hanya Tersenyum..
"Selammat Sayang,Terimaksih Kau Sudah Melahirkan Citit Momy!" Sahut Ranti Yang Mengelus Rambut Panjang Kinara..
"Sama Sama Mom.Kinara Juga Berterimaksih Sudah Merawat Kinara Seperti Anak Momy sendiri" Jawab kinara Ranti Langsung Mengucup Kening Kinara Dengan Penuh Kasih Sayang..
Bella Menghampiri Kinara Dengan Mata Yang Berkaca Kaca...
"Selamat Rin!" lirih Bella,Sedangkan Kinara Dia Langsung Memeluk Bella Dengan Tangan Kiri nya.bella adalah Keluarga satu Satu nya Kedua Orang Tua nya Telah Meninggalkan nya Ketika Kinara Mengandung Lima Bulan..
"Terimaksih Kak!" Jawab Kinara Yang Melepaskan Pelukan nyaa.
"Sama Sama Sayang!" Ucap Bella Yang Tersenyum Tulus Pada Kinara..
Tidak Lama Yuli Berlari Memeluk Kinara Dan Menangis,Sedangkan rian Setengah Mati Menahan Tangan Yuli Yang Begitu lihai Berlari,Padahal Dia Sedang Mengandung..
"Hkis..Hkis Rin Aku Bahagiaa Sekarang Melihat Keluarga kecilmu!" Isak Tangis Yuli..
"Terimakasih,Kau Juga Akan Mempuyai Keluarga Kecil!" Jawab Kinara Yang Melepaskan Pelukan Mareka..
"Iya Tentu,Apa Kau Lupa Aku Kan Calon Seorang Ibu..Hkis..!" Ucap Yulii Sedangkan Yang Lain Tertawa Kecil Melihat Tingkah Gemes Istri Rian...
"Ohh Iya Devan,Siapaa Kau Berikan Nama Pada Kedua Anakmu?" Sahut Job Yang Datang Dari Luar Dan Langsung Menarik Tangan Bella Dalam Pelukannya..
"Jikka Anak Pertamaku Kuberikan Nama ALEXDER DENI WIJAYA,yang Kerap Dipanggil Alex!" Jawab Devan Yang Mengelus Pipi Alex Yang Dalam Gendongan Kinara..
"Nama Yang Bagus Mas!" Jawab Kinara Yang Mencium Pipi Alex..
"Jika Anak Perempuan Kita?" Tanya Kinara Yang Menatap Anak Perempuan nya..
"Aku Memberikkan Nama LAURA HAFIAH WIJAYA!" jawab Devan..
"Hafiah nya Nama Belakanh Dari Momy Nya Dan Nama Wijaya Nama Belakang Kakeknya!" Jelas Devan Sedangkan Kinara Dia Merasakan Bahagiaa sekarang...
Memiliki Suami Yang Sayang Padanya Dan Juga Dikelilingi Orang Orang yang Sayang Pada nya,Dan Sekarang Dia Memiliki Alex Dan Juga Laura...
Kinara Tidaak Menyangka Jika Hidupnya Akan Sebahagiaa Ini...
"Ayah Ibu,Lihatlah Cucu Kalian Sudah Lahir Keduniaaa Dengan Selamat,Kalian Bahagia Yaa Disana!" Bantin Kinara Yang Berkaca Kaca Menahan tangis nya Kebahagiaanya..
Kinara Melihat Senyum Kebahagiaan Keluarga nyaa,Baginya Ini Adalah Hadiah Terindah Yang Telah Tuhan Berikan Padanya...
...**TAMAT**...