
BAB 39
kini mobil mewah berwarna merah berhenti pas didepan gerbang kediaman wijaya,Yaa mobil itu milik raja dia mengantar kinara pulang sampai tujuaan.
Raja yang melihatt rumah bak istana itu membuat nya heran,Apa kinara tinggal disini, apakah dia adik dari perusahaan yang sangat terpandang dinegara ini,Tapi Devano tidak memiliki adik bahkan dia anak pertama dan terahkir dari Wijaya dan ranti,Lalu kinara?,Apakah istri nya tapi tidak ada berita jika dia menikah dengan seorang gadis, ahhhh lebih baik dia tanyakan saja langsung dari pda memikirkan nya.
"Haii,,apa benar ini alamat nya??,"tanya raja.
kinara melirik raja yang dampak heran, dia hanya berkata IYA saja.
"Emm,Ohhh Iyaa aku belum mengenal namamu,siapa namamuu??," Tanya raja.
"Kinara!!," jawab nya.
"Ohhh aku rajaa, kita teman sekarang!,"ucap raja dan di EM kan kinara.
tidak ingin membuang waktu dia langsung turun dari mobil tidak lupa dia mengucapkan terimaksih pada Raja.
"Sama Sama sayang," jawab raja dengan mengedipkan sebelah mata.
"Periaa Gilaa!!," ucap kinara yang lansung melangkah masuk kedalam,dan raja langsung meninggalkan kediaman wijaya disaat dia melihat kinara telah masuk kedalam.
penjaga yang dari tadi disana menunggu kedatangan kinara ahkirnya kinara datang juga,dia langsung menghapiri nyonya muda nya itu.
"Maaf nyonyaa,Ini sudah jam 8.45 malam,," ucap penjaga itu.
kinara yang tau diri nya salah hanya bisa diam saja."Maaf pak,saya tidak tepat janji," jawab kinara.
"Anda tau Kan taun muda tidak suka jika perkataan nya dibantah?,Dan pasti anda akan menerima resiko nya," ucap penjaga disana.
"Emm,apa Tuan devan sudah pulang?," tanya nya dan dia IYA kan oleh penjaga disana.
Ada rasa takut dihati kinara Saat melihat mobil devan terparkir dengan tempat disana,dengan sikap tenang nya dia melangkahkan kaki nya masuk kedalam rumah itu dengan perasaan Takut.
dia masuk kedalam rumah itu,hanya sunyii tidak ada suara disana,dia melirik setiap sujud dirumah itu dan saat dia melirik kearah ruagan tamu dia melihat lelaki yang sangat dia takuti duduk tenang dan tersenyum kearah nya,saat dia melihat tatapan dan senyuman lelaki itu perasaan nya tambah menjadi takut.
Devan yang dari tadi menunggu kinara ahkir nya datang juga,dia melangkahkan kaki nya mendekati kinara,dengan perasaan sangat Marah yang meluap luap tapi dia menutup nya dengan senyum mengerikan diwajah nya.
kinara yang melihat devan mendekati nya diri nya langsung merasakan gemetar dan berkeringat dingin,jika bisa dia akan menghilang sekarang juga.
devan yang melihat kinara ingin melangkah mundur langsung mencekram tangan kinara dengan kuat sehinggah kinara meringis kesakitan,dia menatap wajah wanita yang sangat dia benci itu,dengan emosi yang dari tadi dia tahan tidak bisa lagi dia tahan.
"Dari mana kau jam segini baru pulang!!,apa masih bayak lelaki yang harus kau layanin sehingah kau pulang jam segini!!?," tanya devan yang berbisik penuh penekanan ditelinga kinara.
sedangkan kinara yang mendegar tuduhan devan cuman bisa diam saja,soo percumaa dia membatah devan tidak akan pernah percaya pada nya.
devan yang melihat kinara hanya diam emosi nya menaik dan dia selalu membayangkan saat kinara bermain dengan lelaki hidung belang diluar sana.
PLAKKK
devan yang emosi langsung menampar pipi mulus kinara dengan kuat sehinggah kinara jatuh dengan tampar yang kuat.
"DASARRR KAU WAANITAA BERENGSEK JALAN* L**T*!!!,," Teriakk devan mengemaa diseluruh ruagan.
"KAUU HARUSS INGATT,KAU HANYAA WANITAA YANG DIJUAL UNTUK MELAYANIKU BUKAN MELAYANI BAJINGA* BAJINGA* DILUAR SAJA!!!,APA KAU LUPAA DENGAN PERJANJI ITU AHHH!!!," Bentak devan yang sudah menarik Rambut panjang kinara.
Padahal kinara masih merasakan sakit dibagian pipi tangan dan kepala nya,dan sekarang dia merasakan hal itu lagi.
Kinara yang mendegar ucpan devan langsung mengeleng dengan lemah.
"Saya mohonn tuann jangan lakukan hal itu,, siksaa siksaa saja diriku sesukaamu tuhan tapi jangan melakukan hal itu pada keluargaku," mohonn kinara dengan berderai air mata.
devan yang melihat kinara memohon dengan berderai air mata langsung tersenyum licik." kau nyakin dengan ucapanmu," ucap devan dan di IYA kan kinara.
dengan kesempatan ini dia bisa menyiksa kinara dengan sepuas nya,, dia menyeret kinara dengan langkah kaki yang besar,sedangakan kinara dia hanya bisa diam saaja saaat devan menyeretnya dengan menarik rambut panjang nya.
sampai nya didepan gudang yang terilihat gelap tidak ada cahaya sedikitpun disana langsung tersenyum mengerikan,,sedangkan kinara sudah tentu dia merasakan gemetar didalam diri nya keringat dingin bercucuran ditubuh nya, dengan sekuat tenaga nya dia berdiri dihadapan devan.
devan yang melihat raut wajah kinara ketakutan ditambah lagi keringat bercucuran diwajah nya."HAHAHAHAHAH!,Kenapa apa kau merasakan takut saat melihat gudang ini?,"tanya devan.
"Emm,, tu_tuan saya mohonn jangan masukan saya didalam gudang yang gelap itu tuan, saya mohonn,," gemis kinara.
"Mengapa apa kau takutt didalam gudang yang nampak gelapp gurita itu?," tanya devan yang menaruh wajah nya pas didepan wajah kinara.
"Saya mo_mohonn tuann, jangan bi_biarkan saya berada didalam S_Sana,," mohon kinara.
Yaa devan tau jika kinara tidak bisa dengan kegelapan,jadi itu dia membawa kinara kegudang itu dan mengucikan nya didalam agar diaa tauu jika bermain main dengan nya tidaklah mudah.
tidak bayak bicara devan langsung menyeret kinara masuk kedalam sana, tapi kinara menahan diri nya, devan yang melihat pelawanan kinara tersenyum sinis "ternyata kau cukup kuat jugaa wanita sialan,"gumamnya.
tapi bukan devan nama nya jika menyiksa seseorang separuh paruh,dia langsung menyeret kinara dengan kuat sehinggah kinara tidak bisa menahan diri nya,saat kinara sudah berada didalam gudang itu devan langsung berucap."NIKMATILAH MALAMMU HARI INI WANITA MENJIJIKKAN!!," ucap devan dengan peyekanan disetiap kalimat nya.
setelah itu dia langsung melangkah keluar dari dalam sana dan langsung mengguncikan kinara didalam sana,sedangkan kinaraa dia saat devan menutupakn pintu diri nya dengan sekuat tenaga yang sedikit didalam diri nya langsung mengedor ngedorr pintu itu harap devan kasihan pada nya dan membukan pintu dirinya.
"TUAANNN MUKAA PINTU NYAA!!!,TUAANN TOLONGG KEKUARKAN SAYAA DARI SINI!!!," teriakk kinara dari dalam sambil mengedor gedor pintu itu,tapi sayang tidak ada sahutan dari luar karena devan sudah melangkah pergi dari ruangan itu.
"TUAANNN LOLONGG BUKKAAA PINTUUU NYAA TUANN!!!," teriakk kinara yang terus mengedor pintu itu harap ada yang membukan nya.
"TUANNN TOLONGG BUKAA pintuunya!!," teriak nya daan langsung menjatuhkan diri nya dilantai penuh debu itu.
gelap disanaa sangat gelapp tidak ada cahayaa walaupun sedikit saja disana,tiba tiba dia merasakan sesak nafas nya sangat susah dia tarikk, dia sekuat tenaga nya dia mencobaa mengatur nafas nya tapi hasil nya nihill dia tambah merasakan sesak didada nya,kinara memukul mukul dada nya singgah dia merasakan perih dibagian dadanya akibat pukul tangan nya,,, sesak pada diri nya tidak bisa dia tahann keringat selalu bercucuran disetiap tubuh nyaa pandang nya mulaiii kabarrr dia memejam kan mata nya berulang kali agar perlihatan nya sempurnaa tapi malah bertambah kaburr,, dia sudah meraskan pusing dan sakit dibagian kepala belakang nyaa.
keringat dan air mata bercampurr aduk,,, dengan tenaga nya yang sedikit dia mengedor gedor pintu itu agar ada yang membukakan diri nya pintuu.
kinara tidak bisaa menahann sesak didada nya dan pandangan semakin mengaburr dan dia tubuh yang sangat lemah dia ambrukk dilantai itu dengan keadaan pingsann.
Dari dulu kinara tidak bisa dengan gegelapan, gelap ada cahaya dia masih merasakan sesak dibagian dada nya apa lagi gelap guritaa sudah tentu dia merasakan sakit dibagiaan belakang nyaa.
sedangkan devan yang baru selesai mandi langsung menjatuhkan diri nya dikasur empuk itu dengan perasaan yang tenang, seperti tidak merasa bersalah sedikitpun.
"jika kau inginn bermain main denganku maka bersikaplah untuk menderitaa gadis murahan,ini masih diawall pernderitaanmu masih bayak penderitaa yang harus kau laluii bersamakuu," gumam nya dengan senyum diwajah nya.
setelah itu dia memejamkan mata nya untuk istrhat badan nya sangat merasakan lelah.
dilain sisi penjaga yang dari tadi melihat majikan nya bersikap kasar terhadapa nyonya muda nya langsung memberi tahu pada seketris riann, dia sangat meraskan kasihan pada gadiss yang selalu jadi bahan amukan devan.
sedangkan rian yang mendapatkan informasi dari penjaga disana tersenyum siniss.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
JANGAN LUPAA TINGGALKAN JEJAK DAN BERI DUKUNGAN AUTHORR YAA BIAR SEMANGAT UPP NYAA CANTIK 😉😉