NARAKU

NARAKU
BAB 16



BAB 16


Kinara yang melihat keluarga nya pergi langsung menyamperi ayah nya, dia ingin memeluk ayah nya mungkin saja setelah ini dia tidak bertemu lagi dengan ayah nya dan keluarga nya karena dia harus melayani suami nya.


Dia meminta ijin kepada devan itu mendekatin keluarga nya sebelum benar benar pergi dan devan mengijinkan nya.


" ayah tunggu ." Teriak kinara,ditto yang hendek menaiki mobil nya gerakan nya terhenti karena teriakan kinara


" ada apa .?" Tanya ditto


" emm apa boleh aku memelukmu untuk mengucapakn terimaksih dan mungkin saja aku tidak akan bisa ketemu ayah setiap hari karena aku hrs melayani tuan devan." Ucap kinara


" bagus jika seperti itu kau harus melayani tuan devan dengan baik jangan sampai kau mengecewakan nya." Jawab ditto


Kinara hanya tersenyum kepada ayah nya, ditto langsung memeluk putri bungsu nya itu, sebenar nya didalam lubuk hati nya yang paling dalam dia merasakan sedih berpisah dengan gadis kecil nya tapi dia tidak bisa berbuat apa apa jalan satu satu hanyalah ini.


Kinara yang mendapatkan pelukan dari sang ayah tentu saja dia langsung memeluk ayah nya dengan sangat erat baru kali ini dia merasakan hangat nya pelukan sang ayah, dari dulu diri nya tidak pernah dipeluk oleh ayah dan ibu nya.


Tidak terasa kinara menngis didalam pelukan ditto, ditto yang merasa ada yang basah dia tau jika kinara menangis dia juga tau jika dia baru pertama kali memeluk putri nya itu, perasaan nya merasa sedih tampa dia sadar mata hitam nya berkaca kaca saat memeluk putrinya dia mempererat pelukan nya.


" ayahhh cepattt bella sudah kelelahan menunggu ayahhh." Teriak bella dari dalam mobil, tentu saja ditto dan kinara merasa terkejud mendengar teriakan bella yang seperti terompet.


Kinara langsung melepaskan pelukan ayah nya, sebenar nya dia tidak ingin melepas kan nya, dia ingin berlama lama berada didalam pelukan ayah nya tapi itu tidak akan mungkin.


" baiklah yah maksih dan hati hati dijalan." Ucap kinara


" baiklah, ingat kau harus bisa melayani tuan devan yang sudah menjadi suamimu dengan baik kau mengerti.?" Jawab ditto dan di iyakan oleh kinara


Setelah itu ditto masuk dalam mobil nya lalu menjalan kn mobil tersebut meninggalkan halaman gedung itu.


Kinara yang melihat mobil keluarga nya menjauh dari halam itu langsung melangkahkan kaki kedalam gedung.



" dari mana saja kenapa baru masuk ." Tanya sinta didalam mobil



" tidak ada, kinara hanya mengatakan hati hati dijalan." Jawab ditto sambil serius melihat kedepan.



" aku tau jika kau berbohong yah, aku melihat kau memeluk anak sialan itu dengan erat." Gumam bella yang berada dibelakang.



" ibu mengapa kau tidak memberi tahuku jika suami kinara sangat tampan kenapa tidak aku saja yang menikah dengan tuan devano." Sahut bella.



Ditto dan sinta menoleh melihat bella, dia heran dihari itu dia kekeh ingin menolak jika diri nya menjadi jaminan dan sekarang dia ingin berada diposisi kinara sangat aneh.



" maksudmu sayang?." Tanya sinta yang emang dia tidak mengerti maksud anak nya itu.



" maksud bella mengapa ayah dan ibu tidak memberi tau bella jika tuan devano itu masih mudah dan tampan." Jawab bella



" itu salah mu sendiri dari awal ayah ingin kau yang menjadi jaminan tapi kau malah tekat untuk mengejar cita citamu." Sahut ditto



" bella pikir tuan devano itu seorang aki aki yah." Jawab bella



" bagaimana bisa kau tidak mengenal tuan devano yang sangat terpandang dinegara ini." Ucap ditto



" ayah mau kan membantu bella merebut devan dari kinara." Jawab bella tentu saja membuat kedua orang tua nya terkejud mendengar nya.



" apa kau tidak bercanda sayang ?, kau ingin merebut suami dari adekmu sendiri, yang berapa lalu kau menyaksikan pernikahan nya." Sahut sinta



" iyaa bella ingin memiliki devan bu tolong bantu bella." Ucap bella memohon pada ibu nya.



" kau apa apaan sih bella!,kau sudah tidak waras ingin berebut suami dari adek mu sendiri!." Bentak ditto dan membuat bella langsung diam membisu



Baru kali ini ditto membentak bella dia selalu berucap lembut pada nya Dan sekrang dia membentak nya, sinta yang mendegar bentakan suami nya kepada bella langsung berucap.



"Yah kau kenapa langsung membentak bella, bisa bicara baik baik tampa harus membentak nya." Sahut sinta, bella yang mendapatkan pembelan dari sang ibu dia merasa sedikit lega. Tapi dia harus ekting menangis agar sang ibu tambah membela nya dan ayah nya merasa bersalah pada nya.



" kau terlalu memanjakan nya hinggah kau bersikap biasa saja saat mendengar ucapan nya." Jawab ditto




" kenapa kau jadi marah seperti itu kau bisa bicara baik baik dengan nya tampa harus membentak nya kau sudah tau kan dia tidak pernah dibentak kau malah membentak nya." Sahut ranti yang tidak ingin kalah dengan ditto.



Sedangkan ditto dia langsung terdiam saat mendegar ucapan sang istri nya dia lebih baik diam dari pada harus meladenin ucapan nya, dia sudah tau pasti dia akan kalah jika berhadap dengan sang istri.



Bella yang melihat ibu nya marah dengan ayah nya langsung menunjukan sandiwaranya.



" sudah bu, ibu tidak perluh memarahi ayah, benar kata ayah ini salah bella." Ucap bella dengan nangis bohongan nya.



" seharus nya bella sadar diri dengan sikap bella pada kalian, bella minta maaf jika membuat kalian kesusahan." Lanjut bella.



Tentu saja sinta dan ditto mendegar ucapan bella langsung terjebak dalam sandiwara nya.



" haii, sayang mengapa kau berucap seperti itu, tidak kau putri ibu bagaimana bisa kau membuat kami susah, kau sama sekali tidak membuat ibu dan ayah kesusahan, iyaa kan sayang." Ucap ranti menoleh keditto.



Ditto langsung menghentikan mobilnya dipinggir jalan.



"Sayang maaf ayah jika membuat mu terluka, ayah tidak bermaksud membuatmu terluka." Sahut ditto yang sambil mengelus rambut bella yang betulan bella duduk dibelakang sang istri jadi muda untuk menyentuh nya.



" iya sayang kau jangan berfikir yang tidak tidak, kau putri kami putri kesayangan kami kau tidak bolah bilang seperti itu oke." Ucap ranti yang memegang tangan bella



Sedangakn bella dia tersenyum puass karena sandiwaranya tidak sia siaa." Ternyata kalian sangat gampang dibohongin." Gumam bella



"Baiklah, bella juga meminta maaf kepada kalian karena sudah berbicara yang tidak tidak, bella hanya ingin memiliki devan saja, apakah bella salah Yah Bu ?." Tanya bella dengan nada sedih.



" kau tidak salah nak cuman saja yang kau inginkan itu tidak akan mungkin terjadi, apa kata org jika kau merebut suami adek mu sendiri ?, kau tau kan tuan devan sangkatlah licik jadi kita mungkin beurusan dengan nya." Jawab ditto dengan jelas kepada bella.



" tidak sayang, apapun yang kau inginkan lalukan lah yang pentinh putriku selalu bahagiaa lakukanlah yang membuatmu benar nak." Sahut sinta sambil mencium tangan anak kesayang nya itu



Sedangkan bella dia sangt puass karena ibu nya mendukungnua sudah jelas pasti ibu nya akan membantunya untuk merebuat devan dari kinara, tapi berbeda dengan ditto dia terkejud mendegar ucapan istri nya itu yang memberi contah yang salah pada ank nya, padahal dia tidak sadar diri dengan dirinya sendiri.



" sinta apa yang kau katakan, tidak bella kau jangan mengikutin ucapan ibu mu ayah tidak ingin jika kau menjadi pelakor dirumah tangga adek mu sendiri." Bantah ditto dengan dana sedikit menaik



" baiklah Yah maafkan bella." Ucap bella, sedangakn ranti dia ingin membantah ucapan suami nya tapi dia langsung mendapatkan kode dari bella jika jangan membantah ucapan ditto distulah diam demi anak nya.



" baguss, jika kau mencoba coba memikirkan hal seperti itu ayah akan marah padamu." Ucap ditto dan di iya kan oleh bella sedangkan sinta dia hanya memasang muka marah pada suaminya itu.



Dilain sisi kinara yang masih didalam gedung itu seorang diri, mengapa dia seorang diri dimana devan rian dan yang lain ?


Mareka meninggalkan kinara seorang diri disana,devan menyuruh nya untuk tunggu disitu karena dia mampuyai perkerjaan yang penting, pada itu tidak ada sama sekali dia sengaja meninggalakn kinara seorang diri.


Meninggalakn kinara disana, dia ingin melihat reaksi gadis yang berapa jam yang lalu dia jadikan istri.


" devan apakah ini tidak keterlaluan kau meninggalakn gadis itu sendiri disana, kau sudah tau kan disana sepih semut lewat saja tidak ada lalu kau dengan tega nya meninggalakn nya seorang diri disana, apa lagi gadis itu seperti nya kelelahan." Sahut job yang duduk didepan devan, sekarang mareka ada diclub malam


" itulah yang aku inginkan, kau tau kan aku menikahinya hanya untuk menyiksanya saja, jika dia diculik aku sangat merasa senang, aku tidak perdulii yang pting ak merasa senang sekarang, aku nyakin pasti dia seperti orang bodoh disana hahaha." Jawab devan yang duduk tenang ditempat nya.


" apa kau tidak kasihn devan, dia istri mu istri Sah mu didepan hukum dan agama apa kau tidak memikirkan hal itu.?" Tanya job lagi


Devan yang mendegar ucapan job langsung merasa marah dengan sahabat kecil nya itu


" Haii apa urusan nya denganmu, kau siapa nya?,ayahnya?,ibu nya?, bukan kan jadi kau diam saja disitu dia istriku sekaliguss istri yang sangat kubenci, jika kau bicara lagi tentag dirinya akan kucabut setatus mu sebagai dokter." jawab devan dengan sedikit kesal.


*Mengapa devan begitu membenci kinara, pada dia belum tau jalan ceritanya dia malah benci diluan jika kau tau jalan cerita kinara pasti kau akan merasa bersalahh*


*Soo lanjut* " kau pasti akan menyesal devan sudah menyia yiakan gadis sebaik itu." Gumam job


entah mengapa job merasa kinara wanita baik baik jadi itu dia merasaa jika devan keterlaluan pada istrinya sendiri,sedangakn rian dia hanya diam saja dia tidak ingin mencampuri urusan sahabt nya itu.


*jangan lupa tinggalkan jejak dan selalu dukung authorr yaa, dan authorr mau ucapain terimaksih bangt karena kalian sudah membantu karena authorr hinggah seribuan* 😄😉