NARAKU

NARAKU
BAB 20



BAB 20.


Bella yang baru saja sampai ditempat tujuan nya, diperusahaan devan, yaa dia baru saja sampai diperusahan devann.


Dia mendatangin untuk bisa menjalankan rencana awal nya, dia langsung masuk dengan percaya diri nya kedalam kantor itu.


Dia sudah didepan pintu devano, tampa mengetuk atau memberi kode dia langsung merobos masuk kedalam ruangan devan, sedangkan devan dia merasa marah ada yang masuk ruangan nya tampa mengetuk nya, dia tambah marah saat dia melihay wanitaa muncul dibalik pintu nya.


Bella langsung menyaperin devan dengan tingkah centil nya." selamaat pagi tuan devan." Sapa bella dengan sedikit menundukkan badan nya, terlihat jelas belahan dada nya.


Devan yang melihat itu langsung merasa jijik dengan wanita dihadapnya." Ada apa tujuan mu kemari." Too the poin devan.


Bella yang mendapatkan jawab dingin dari devan merasa kesel dengan lelaki dihadapan nya, tapi dia harus berusaha tetap bersikap baik demi mendapatkan hati lelaki didepan nya.


" hamm, tidak ada tuan, saya kemarin hanya ingin bertemu dengan adik iparku." Jawab bella yang berdiri didepan meja devan.


" cihh, adik ipar?, bahkan aku tidak pernah mengangap dirimu sebagi kakak dari istriku." Seru devan berdiri dari kursi nya.


" sialll, ternyata dia lebih angkuh dari pada yang aku bayangkan." Gumam nya


"Emmm, tidak masalh jika anda tidak mengangap saya sebagai kakak dari istrimu yang murahan itu." Jawab nya dengan lembut berjalan mendekatin devan.


Devan yang melihat wanita didepan nya ini langsung tersenyum sinis." Apa anda tidak merasakan tersingung dengan ucapan anda sendiri?." Tanya devan yang mengikutin alur permainan bella.


Bella merasa kesal tapi dia tetap tersenyum kepada suami dari adik nya sendiri.


"Haha, anda sangat pintar tuan, apa kau tau istrimu telah tidur bersama lelaki berapa kali?." Ucap bella dengan lembut sambil melangkah mendekatin devan.


Devan yang mendegar ucpan bella tiba tiba dia merasa panas dengan ucapan bella, tampa devan tau bella yang sudah berapa kali ditidurin lelaki hidung belang.


" apa maksud anda?." Tanya devan, dengan nada dingin.


Bella yang melihat reaksi devan berubah langsung tersenyum rencana nya berhasil.


" emm saya mengatakan, apa anda ingin tau berapa lelaki yang sudah meniduri istri anda." Jawab bella dengan sangat lembut.


Devan terdiam dia terpancing dengan permainan bella,dia merasa sangat marah terhadap kinara ternyata yang ada didalam pikiran nya benar jika kinara sudah berapa kali ditidurin dengan lelaki hidung belang.


Bella yang melihat devan terdiam langsung membuka pembicraan." Bagai mana tuan ?, apa anda ingin tau?." Tanya bella dengan memainkan tangan nya didada bidang devan.


Devan yang melihat tangan mendarat didada bidang nya langsung mengengam tangan itu dengan kuat, sedangkan bella dia merasakan sakit dipengelangan tangan nya.


" kau bilang adik mu murahan?, lalu apakah tingkah lakumu lebih murahan?." Seru devan dengan mencegram tangan itu semakin kuat, bella yang sangat merasakan kesakitan langsung memerontak agar dilepaskan oleh devan.


Devan yang terpancing emosi langsung menghampaskan tangan itu dengan kuat sehinggah bella terjatuh dilantai.


" cepat pergi dari sini sebelum aku melakukan hal yang lebih padamu." Teriak devan dengan rahang yang menegas.


Rian yang mendegar teriakan devan langsung bergegas pergi keruangan atasan nya itu. " masalah apa lagi yang dibuat." Gumam nya yang sambil berjalan keluar ruangan nya.


Rian berfikir kariawan nya berbuat kesalahan sehingga devan bertiak seperti itu, ketika dia masuk kedalam ruangan itu dia terkejud melihat wanita terduduk dilantai.


" permisi tuan ada apa ini?." Tanya rian yang berdiri didepan pintu.


Devan yang melihat sektris nya langsung menyuruh nya untuk seret bella keluar.


" serett wanita ular ini keluar dari ruanganku." Seru dengan dengan nada dingin, rian yang mendapatkan perintah dari atasan segaligus sahabt nya langsung menuruti ucapan devan.


" maaf nona, mari saya antar keluar." Sahut rian dengan nada lebih dingin dari pada devan.


Bella yang mendengar ucapan lelaki yang berdiri tegang didepan nya merasah kesal." Sialll sktris nya lebih mengerikan dari pada bos nya." Gumam nya.


" anda ingin keluar sendiri atau saya yang langsung menyertmu keluar dari ruangan tuan devan." Sahut rian, dia merasa kesal dengan wanita dihadapan nya ini, pagi pagi sudah membuat masalah.


Dia keluar dengan muka yang merah karena menahan rasa kesal karena perilaku devan dan rian yang kasar padanya, bayak mata tertuju kepada bella, mareka memandang seperti tidak suka dengan wanita yang berjalan didepan nya ini,tapi bella tidak memperdulikn itu semua.


Sampai nya dia diperkiran bella langsung menyalakan mobil nya untuk meninggalkan tempat itu dengan kecepan lumayan tinggi.


Sedangkan devan dia masih merasa marah dengan ucapan bella barusan." dasar wanita murahan siaalll." Gumam nya sambil mengambil jas.


Rian yang melihat tuan nya begitu marah dia hanya bisa diam, apa yang menyebab kan tuan nya marah seperti ini." Apa yang dikatakan wanita itu hingah tuan sangat mersakan marah." Gumam nya.


Devan mendekatin rian, dia meminta kunci mobil kepada sektris nya itu tapi rian hanya diam, dia tidak ingin memberikan kunci itu ketika tuan nya itu marah.


" apa kau ingin mati Haaa!,berikan kunci itu padaku!." Ucap devan.


" maaf tuan biar saya saja yang mengantar anda." Jawab riann, devan yang sudh merasa marah langsung memukul perut rian hingah rian terjatuh, lalu dia langsung menambil kunci mobil itu dikantong celana nya.


Setelah itu dia langsung meninggalkan ruangan nya, semua kariawan hanya bisa tunduk saja saat melihat pemilik perusahaan itu lewat depan nya dengan muka yang terlihat merah menahan kesal, setelh itu dia langsung masuk kedalam mobil nya menuju kediam rumah wijaya, dengan kecepatan yang tinggi.




Kinara yang baru saja selesai mandi karena tadi dia tidak sempat mandi jadi itu dia baru melakukan nya.



Dia mencari cari baju ahkinya dia nemu baju yang pas dengan tubuh ramping nya, teselh dia memakai nya dia langsung menuju dapur untuk membuat makan pagi untuk diri nya, karena dia sudah brapa hari tidak makan, dia tidak ingin diri nya sakit.



Berapa menit makanan nya selesai juga dia langsung pergi kemeja makan yang terletak didapur itu.



Sedangakan devan dia bru saja sampai langsung masuk kedalam rumah nya dengan nafas yang tidak bisa diatur, semua pelayan yang melihat tuan nya pulang langsung meyebut nya dengan hormat.



" dimana gadis murahan itu." Ucap nya dengan dingin.



Semua pelayan merasa bingung wanita murahan ? Siapa yang dimaksud majikan nya itu.



Devan yang melihat tidak ada yang berbicara langsung membuka mulut." Dimana gadis murahann itu!." Teriak nya dan membuat semua pelayan yang ada distu ketakutan melihat majiakan nya marah.



Sedangakn kinara yang baru saja ingin memasukan makan dalam mulut nya langsung terhenti dia mendegar teriakan seperti orang marah marah, dia menaruh makan itu dan langsung menujuu ruang tamu, dia ingin melihat siapa yang marah marah sepagi ini.



Devan yang melihat orang yang dia cari cari keluar juga dia tersenyum mengerikan kepada wanita itu, sedangkan kinara dia langsung diam mematung saat melihat laki laki tersenyum mengerikan pada nya, cemas dan takut melimuti hati nya.



Devan mendekatin kinara, langkah nya semakin dekat dan kinara semakin berjalan mundur, devan yang melihat wanita itu tiba tiba hati nya merasa sangat benci dia langsung menaraik pengelangan tangan kinara dengan kasar, sedangkan kinara yang mendapatkan perlilaku kasar dari suami nya hanya bisa diam saja.



\*jangan lupa tinggalkan jejak dan selalu dukung authorr\* 😄😉