NARAKU

NARAKU
BAB 60



BAB 60.


"Lepaskan Aku bere*gs*k!!" Teriak bella saat melihat Rian masuk Dengan angkuh nya.


"Melepaskanmu??,Sama saja aku merelakan nyawaku Sia Sia!!" Jawab Rian yang berjalan kearah Kursih yang berada didepan Bella dan menyilangkan Kaki panjang nya.


"Kauu Dann Lelaki sialann itu dan wanitaa L*ja*g Itu akan menyesall telahh Meyekapku!!" Teriakk Bella.


"Menyesal??,Aku Rasa Tidak!" Jawab Rian yang tertawa kecil mendegar ocehan Bella.


"Kau Pasti Telah Tidur Bersama Wanita Lajang itu Bukan,Sehinggah Kau Sangat Tunduk Dengan nya!!" ucap Bella.


"Sayangnyaa,Tebakanmu Sangatlah Salah" Jawab Rian yang Memaikan Pisau Kecil Ditangan nya.


Bella yang melihat Pisau Kecil dijari telujuk Rian langsung berfikir kemana mana, Dia takut Jika Rian Berbuat Yang Aneh Aneh Pada nya,Dia langsung meronta Ronta Dari ikatan Tangan Kaki dan jugaa Pingang Ramping nya.


"Ehhh,Kau jangan bayak Bergerak,Aku pusing melihat nyaa!" Seru Rian.


"Lepaskann Aku Berengsek!!" Teriakk Bella.


"....." Tidak ada sahut Dari Rian, Dia tetap memaikan Pisau Ditangan nya.


"lepaskan a...." Belum sempat Bella menyeselaikan Ucapan nya rian sdh Membentak nya.


"DIAMM!!!" Bentak Rian.


"Jika kauu ingin masih melihat penderitaanmu,Tetaplah Diam dan jangan banyak Berbicara,Jika Tidak Pisau Ini akan melancip Dikepalamu!!" Ucap Rian Sangat Dingin Sambil memaikan Pisau Itu diHadapan Bella.


Bella yang melihat nya langsung Terdiam Dengan seribuu kata,Dia Tidak ingin mati diTangan Lelaki yang sangat dia benci, Dia ingin Melihat Orang orang yang telah membuat nya seperti ini Harus mati Ditangan nya Terutama Kinara,Baginya Kinaralah Yang membuat Hidupnyaa menderitaa Dan membuat Dia Haruss Merasakan Penderitaan,Padahal Kinara Tidak mengetahui Hal apapun, Bahkan Kinara Tidak mengetahui Jika bella lah yang membuat Devan sangat Membenci nyaa.


Rian yang melihat Keringat Bercucuran dikening Bella langsung Tertawaa sangatlah Besarr.


"HAHAHAHAHAHAHA,APA KAUU TAUU HIDUP NYONYA MUDAA MENDERITAA KARNAA ULAHMUU WANITAA LAJANG!!" Teriakk Rian Pas dihadapan Bella.


"TIDAKK!!!,SEHARUS NYAA YANG SAAT INI KAUU SEKAP ADALAHH WANITAA SIALANN ITUU BUKANN DIRIKU!!!,DIA YANG SUDAHH MEMBUAT DIRIKU MENDERITAAA!!!" Teriakk Bella yang teriakk pas didepan wajah Rian.


BRAKK!!..


Pisauu Mendarat Pass diatas kepala Bella,Rian yang merasa Sangat Muak Dengan Ucapan Bella langsung Melempar pisau Itu pas diatas kepala Bella dengan sempurnaa,Sedangakn Bella sangat terkejud Hampirr saja Dia Tewass Jikaa saja Rian megenai Kepala nyaa,Dia melihat Rian yang menatap nya Dengan tatapan Tajam.


"KAUU WANITAA MENJIJIKAN YANG PERNAHH SAYA TEMUII!!" Sahut Riian Dengan penuh menekanan.


"APPA KAUU MENGETAHUII NYAA,JIKAA NYONYA MUDAA SEDANG TERBARING LEMAH DENGAN KEADAAAN KOMAA!!,ITU SEMUAA KARNAA ULAHH KAUU DAN JUGA KELUARGAA B*J*NG*NMU ITU!!!" ucap nya Dengan penuh Penekanan dan nafas yang memburuh.


Bella yang mendegar Ucapan Rian, Bukan nya Merasa bersalah melaikan Dia sangat Bahagiaa Bahkan sangat bahagiaa,Seketikaa Bella tertawa Dengan nyaring diruangan Itu.


"HAHAHAHA,APA KAU BILANG KOMAA??,BAGUSSLAHH DAN AKU BERDOAA DIA TIDAK SELAMAT DAN AKAN MATII UNTUK SELAMA LA...."


Dua tamparan Berdarat Dipipi Kanan Dan dipipi Kiri nya Bella Dengan sangat Kuat.


"DASARR KAUU WANITAA IBLISS DAN AKAN TETAP SEPERTI ITU!!" Bentak Rian yang Sudah menarik rambut Bella dengan kuat,Seketikaa Jiwaa Mafia nyaa Rian muncul.


"Awww.." Ringiis Bella Yang merasa sakit dibagian Kepala nya dan Jugaa Pipi nya.


"Apa kau merasa Sakit??" Tanya Rian yang masih menarik rambut Bella,,Sedangkan Bella yang Mengangguk Gangguk saja,Karnaa Dia benar Benar Merasakan Sakit.


"Tapi Rasa sakit ini Tidak sebanding Dengan Rasa Sakit Yang Kau perbuat Pada Nonya Muda!!!"Tegas Rian Penuh penekanan.


"Jika Terjadi Apa apa Pada Nyonya Mudaa,Kau dan Keluargamu akan meraskan Pedih nyaa Penderitaan,Kau akan merasakan Siksaana seperti Kau Beradaa Dinerakaa!!" Seru Nyaa Yang semakin Kuat menarik rambut Bella.


.


.


.


.


Sedangkaan DiLain Sisi Ditto Dan Sinta merasa Cemas Dengan Keadaan Bella Yang Sudah Tiga minggu Tidak Kunjung Pulang, Dito Teruss memberikan pelukan Hangat Pada sang istri agar Sang istri Sedikit Tenang, Tapi Sinta Tetap Saja Menangiss.


"Kemana Bella Mas,Aku Takut terjadi Apa apa Pada nyaa!" tangis sinta dalam Dekapan Ditto.


"Tidakk,Bella aakan baik baik saja,Kau Jangan Berfikir Yang Tidak Tidak tentang Nya!" Jawab Ditto.


"Bagaimana Aku Tidakk Berfikir macam macam,Anakku Sudah Tiga Minggu Tidak Pulangg,Aku Seorang Ibu akan sangat Terluka Jika Putriku Kenapa napa!" seru nyaa.


Terlukaa??Lantass selama ini Dia menyiksa Kinara apakah Dia juga merasakan Apa yang Kinara rasakan??,Bahkan Kinara Sedang keadaan Komaa Dia tIkda perduli sedikitpunn,Bhkan Mareka Tidak mengetahui nya.


"Aku mengerti sayang,Aku juga seorang Ayah tentu aku merasakan apa yang kau rasakan Saat ini" Ucap Ditto Dengan sangat Lembut.


"Sudah Berhentilah Menangis,Bella akan Baik Baik saja,Dan sekarang polisi Jugaa Sedang mencari Keberadaan nyaa" Lanjut Ditto Pada Sinta yang kembali memeluk nyaa,Sedangakn Sinta Hanya menangis didalam Dekapan sang suami.


.


.


.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


JANGAN LUPA TINGGALKAN JEJAK+HADIAH+VOTE+DUKUGAN.