NARAKU

NARAKU
BAB 47



BAB 47


Job yang melihat amarah sahabat nya itu hanya bisa mehelah nafas pelan dan memberi ketenangan pada rian.


"Kau ingin kemana?" tanya Job yang melihat Rian berdiri dari duduknya.


"Aku ingin memberi tahu pada bawahanku untuk mengawasi gerak gerik Tuan devan dan Nyonya muda Kinara" seru Rian yang meninggalkan tempat tersebut untuk menelpon bawahannya sedangakn Rian hanya menganguk nganguk tanda mengerti.


"Apaa!!,mengapa kau begitu bodoh, membiarkan nyonya muda pergi dari kediamaan wijaya!!" Bentak Rian yang merasa marah saat mendengar ucapan bawahannya.


"Maaf tuan,ketika saya bangun gerbang terbuka lebar" jawab penjaga disana.


"BODOH!!,kau mencari tahu dimana nyonya muda dan kabari aku!!" ucap Rian yang langsung memutuskan hubungan.


"Siall!!" gumamnya.


rian beranjak pergi meninggalkan taman belakang tersebut,menuju Didalam untuk menemui Job.


...----------------...


Dilain sisi kinara yang sudah berada didepan pintu rumahnya,Dirinya merasa takut Jika keluargaanya akan membencinya, Tapi demi egoiss sedikit saja untuk dirinya haruss menghapus rasa takut itu,Dia menarik nafas nya dan menghebuskan nafas nya dengan pelan.


"Huhhh kau harus bisa kinara" batin nya.


TOK,TOK,TOK,


Tidak lama seorang wanita cantik muncul dibalik pintu tersebut,dia melirik kinara dengan tatapan tidak suka.


"Mengapa dia kemari,Apa tidak jeraa dengan peristiwa kemarin" batin bella.


Kinara Menatap wanita yang saat ini tidak ingin dia lihat, Jujur saja dia masih menaruh benci pada Bella Saat kejadian kemarin.


Bella melihat Kinara yaang diam saja dengan tatapan dingin padanya,Diri nya terasa sedikit risih dengan tatapan kinara pada nya.


"Ada apa kau kemari?" Tanya bella.


"......." tidak ada sahutan dari kinara.


"Hee,Apa kau tulii, Buat apa kau kemarii wanitaa bodoh!" Sahut bella dengan tawa sinis nya.


"Minggir,Aku Tidak Ada urusan denganmu!" ucap Kinara.


"Apa kau lupaa,Tuan rumah disini adalah diriku jadi apapun yang beurusan dengan Ayah dan Ibu itu Juga urusanku,Apa kau mengerti?,Emm atau perluh aku menjelaskan nya lebih detail lagi anak buangan??" seru bella dengan penuh hinaan pada kinara.


Bukan nya merasa kesal melaikan Kinara tertawaa mendegar ocehan Bella yang bagi nya lolucon yang sangat menusuk Hatinya.


Sinta Yang melihat Bella Tak kunjung kembali langsung bergegas untuk menghapir bella,Ditto yang melihat Sinta berajak dari duduk nya langsung bertanya.


"Kau ingin kemana sayang" Tanya ditto.


"Aku ingin Menghapiri bella diluar mengapa dia sangat lama sekali membukakan Pintu" Jawab Sinta dan melangkah pergi keluar sedangakn Ditto hanya berdehem saja tanda mengerti.


"Mingir,Aku tidak ada urusan padamu kak" Jawab kinara dengan santai.


"......." Tidaak ada sahutan dari Kinara, diri nya tidak ingin menambah masalah lagi.


Bella yaang merasa kesal karna Kinara tidak merasakan kesal atau terpancing dengan nya langsung menjorong Kinara dengan kuat,Hampir saja kinara terjatuh jika tidak menahan tangan bella,Dia menatapa bella dengan sangat tajam seolah olah ingin rasa nya diri nya menamparr kuat bella karnaa sudah kelewatan batas.


"Apa masalahmu denganku Kak!!" sahut kinara.


"Kau ingin tau??,Masalahku padamu adalah karna aku sangat merasah iri padaamu yang mempuyai suami yang sangat kaya dan terpandang,Sedangakn diriku TIDAK!!"jawab bella dengan penuh menekanan.


Yaa bella sangat merasa iri pada kinara yang menikah dengan lelaki terpandang dinegaranya,,tampaa diri nya tahuu Menikah dengan lelaki biadap sangatlah menyakitkan.


"Bella siapa yang datang sayang" sahut sinta dari arah dalam.


Bellaa yang mendegarkan sahutan sinta langsung berfikir untk mengambil kesempatan dalam kesempitan dengan posisi diri nya dengan Kinara saat ini.


"AWWWW!!!" teriak bella yang sengaja menjatuhkan diri nya sendiri seolah olah kinaralah yang menjorong nya,Dan bertepatan sintaa yang berdiri pas dibelakang Bella.


"Sayang,Apa kau tidak apa apa?" tanya sinta yang melihat Kinara terjatuh dilantai akibat jorongan Kinara.


Sintaa menatapa kinara dengan tetapan murkah dan marah,Dirinya sangat heran mengapa Kinara selalu bersikap kasar pada bella,Padahal bella sangat baik padanya bahkan memohon mohon agar Kinara tidak dicoret dikartu keluarga mareka.


Sedangakn kinara yang mendapatkan fitnahan lagi langsung gugup cemas gemetar bercampur aduk semua,Ditambau lagi sinta yang menatapanya dengan tajam seperti ingin melahapnya sekang juga.


PLAKKK!!


"DASARR KAU ANAK SIALAN,MENGAPA KAMU DATANG SELALU BAWA MSALAH,APAKAH TIDAK ADAA KERJAAN LAIN HAAA!!" teriakk Sintaa didepan wajah kinara.


Yaa sinta seperti kesetanan jika bersangkutan dengan keadaan Anak yang sangat dia sayang,Tidak perdulii Siapa yang salah siapa yang benar yang penting diri nyaa tidak terimaa jika bella diperlakukan dengan kasar,Lebih baik diri nya yang merasakannya dari pada Bella.


"Ak-aku"jawab gugup kinara.


"APAAA!!!,KAU MEMANG ANAK PEMBAWA MASALAHH, MENGAPA KAU DATANG KEMARII LAGI JIKAA KAU MEMBAWA MSALAHH,AKU SANGAT MERASA JIJIK MEMPUYAI ANAK SEPERTI DIRIMU!!" bentak Sinta dengan suara yang sangat kerass,sehinggah ditto yang mendegarkan teriakan sinta langsung pergi keluar untuk menemui sintaa.


"Ibuu percayalah padaku,aku aku tidak melakukan apapun pada kak bella aku berani sumpah Bu"ucap kinara dengan suara bergetar menahan tangis nya.


"APA KAU FIKIR DIRIKU BUTAA HAA!!,AKU MEKIHAT DENGAN MATA KEPALAKU SENDIRI JIKAA KAUU MENJORONG BELLA DENGAN KUATT!!" teriak bella dengan emosi yang sangat besar.


"Buu percayalah padaku bukan diriky yang menjorong Kak bella,dirinya lah yang sendiri menjatuhkan diri nya,Bukan diriku Bu, Tolonglah percaya padaku"Ucap kinara dengan sedikit memohon agar Sinta mempercayi nya


Bukan nya percaya dengan ucapan Kinara,Sinta tambah merasa murkaa dengan Kinara yang menuduh Bella jelas jelas dialah yang menjorong kinara dengan kaut.


Dengan emosi Sinta menarik rambut panjang kinara dengan kuat sehinggah kinara meringis kesakitan karnaa jembakan Sinta.


"Sakit,Sakit Bu" jerit kinara yang mengengam jemari Sinta.


"Kau pantas mendapatkan ini seharus nya sudah dari dulu kau mendapatkan nya!!" jawab Sinta yang semakin kuat menarik rambut kinara.


"Ibu,aku mohon maafkan aku,Aku berani sumpah jika bukan aku yang menjorong kak bella percayalah padaku Bu aku mohon"Ringis kinara dengan suara serak nyaa.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


JANGAN LUPA TINGGALKAN JEJAK DAN BERI DUKUNGAN AUTHORR CANTIK 😉