NARAKU

NARAKU
BAB 58.



BAB 58.


"Haii,Jika kau ingin Ribut Jangan didepan Ruangan Istriku," Sahut Devan Dengan sedikit tertawa, sontak Saja Rian dan Yuli diam terpaku dan bersamaan melihat Devan Dengan wajah merah menahan Malu.


"Sejak kapan kau berada disana??."Tanya mareka bersamaan.


"Tidak perluh kalian tau,Kalian Menganggu Naraku!"Seru Devan.


"........"Tidak ada Sahutan Dari Mareka berdua.


"Rian,Apa kau sudah membawa apa yang ku minta??" Tanya Devan.


"Sudah Tuan," Jawab Rian dan memberikan Pada Sang Tuan.


"Bagus,"Jawab Devan yang langsung masuk kembali.


Tinggalah mareka berdua,Yuli menatap Devan Dengan Tatapan Tajam,Sedangakn yang diTatap Hanya memasang wajah Biasa saja.


"Dasar Lelaki Mesum cih,"Sahut Yuli.


"Tidak Masalah," Jawab Rian.


Sedangkan Didalam ruangan,Devan yang membersihkan tubuh sang istri Dengan Kain Basah (Sekaa Seka),Setiap Inti Tubuh Kinara dia bersihkan,Setelah itu Dia beres kan Lalu pergi kembali duduk disamping sang istri,Tidak Lama Pintu terbukaa Munculah Sektris Rian Yang berada disana.


"Ada apa,?" sahut Devan.


"Maaf Tuan,Anda sejak kemarin Belum makan," Jawab Rian.


"Aku Tidak lapar!"Ucap Devan.


"Maaf Tuan,Anda Haruss makan untuk jaga kesehatan Anda," jawab Rian.


"Aku Tidak ingin Makan Jikaa Naraku Tidak makan!" Seru Devan yang menatap Kinara Sangat dalam.


"NYonya akan Sedih Jika anda Tidak Makan Juga tuan!" Sahut Rian.


"Lebih baik kau keluar!" ucap Devan Yang masih menatap Kinara.


Tidak Ada sahutan Dari Rian, Dia langsung melangkah Pergi dari ruangan Tersebut,Menuju ruangan Job.


Sampi nya disana Rian langsung menjatuhkan Diri nya Disofa yang berada diruangan tersebut,Sedangkan Job yang baru selesai meriksaa salah satu pasien nya langsung melangkah Masuk dalam Ruangan nya,Dia berjalan Dan melihat Rian seperti Sedang kesal,Dia membuka Jas Dokter nya lalu Duduk dikursih Dokter nya.


"Ada apa,Kau seperti kesal!" sahut Job yang menyilangkan kaki nya.


"Tidak,Tuan Devan sangat Susah Disuruh Makan,Saya Takut Jika Tuan Devan akan sakit juga!" Ucap rian.


"Yaa,Kau sudah Tau Bukan,Jika Devan sangatlah Keras kepala,Apa lagi dia sangat merasa bersalah pada Nyonya Muda" Sahut Job.


"Sudahlah Saya ingin kemarkas Mafia!" Sahut Rian yang berdiri dari duduk nya.


"Ohh Iyaa,Bagaimana Dengan wanita itu??" Tanya Job.


"Dia akan selalu merasakan penderitaan!"Jawab Rian.


"Emm,Baiklah saya akan pergi!" Sahut Rian Yang langsung keluar dari ruangan Tersebut.


Sedangkan Devan yang Terus menatap Wajah Kinara penuh Dengan cinta,Dia berharap Kinara cepat sadar,Karnaa Sudah empat Hari ini Kinara Tidak juga membuka mata nyaa,tanda tanda dia akan sadar saja Tidak,Bahkan kondisi nya sekian Hari Semakin Buruk,Itu alasan Devan Tidak ingin memejam kan mata nya,Dia takut ketika dia bangun dari tidur nyaa Kinara Meninggalkan nyaa.


Flasbeck on


Devan Yang tertidur nyeyak Disisi ranjang Rawat kinara Dengan mengengam Tangan wanita yang sangat dia rindukan.


"Bahagialah Kau Tuan Devan,Aku akan selalu disisi mu Bersama Cintaku,Tapi Tidak Ragaku,Aku akan selalu mencintaimu Sampai kapanpun itu!".


Terdengar Suara wanita yang sangat lembut membisiki Telinga nya Dengan usapan tangan lembut Dirambut nya,Devan Bangun Dari tidur nyaa Dia melihat Seorang wanita cantik Melihat nya dengan penuh Cintaa.


"Nyakinlah,Diriku sangat mencintaimu Dari Hal apapun! Terimaksih Kau sudah Mengucapkan Kata kata Yang sejak dulu aku nantikan!!,Teruslah Tersenyum Dan berbahagialah,Agarr Aku tenang Dialam Sana.." Seru wanita itu Dengan tersenyum dan menintikan Air mata nya.


Devan Yang mendegarkan Ucapan wanita itu dan memperhatikan Wajah Nya,Dia melihat Jelas Jika wanita Berbicara pada nya adalah Kinara Wanita Yang Kini dia Cintai.


"Apa yang kau Katakan??,Kau Akan tetap bersamaku Sampai kapanpun!!" Ucap Devan yang menyetuh Pipi Kinara Dengan kedua Tangan nya.


"Kita sudah Berbeda Tempan Tapi Cintaku padamu akan selalu sama,Maafkan Aku Yang sudah menyerah.."Seru Kinara.


"Tidak,Tidak,Kau haruss kuat,Bagaimanapun Caranya Ingat Kau istri dari Seorang Devano Wiliem Wijayaa,Yang Tidak nerimaa Kata menyerahh,Kau Haruss Kuat sayang,Aku Mohonn,,Demi Cinta kitaa" Sahut Devan Yang menangis sambil mencium Tangan Kinara.


"Yaa Kau benar Aku adalah istrimu Dan akkan selalu seperti itu..Tapii Aku sudah lelah Dengan Ini semua,Izinkan Aku pergii.." seru Wanita itu.


"Tidakk,Sampai kapanpun aku tidak mengizinkanmu pergi dariku,Tidakk,Tidakk akannn!!!" Tegas Devan Yang melangkah mundur dari Wanita dihadapan nya.


"Maafkan aku,Maafkan aku..sebelum aku pergi,Apa boleh aku meminta sesuatu padamu untuk yang terhakir kali nya??" Tanya Kinara yang mendekatkan diri nya pada Devan.


"Apa.." Jawab Devan.


"Aku ingin memelukmu.." Gumam Kinara.


Devan yang mendegarnya langsung memeluk Tubuh wanita yang sangat dia cintai Dengan erat Degan tangis nya,Dia merahii Wajah Kinara dan mencium Bibir sang istri Dengan sangat lebut Devan menciun kinara Dengan tangiss Begitu juga Dengan Kinara,Kinara melepaskan Ciuman Nya dan tersenyum Tulus Pada Sang Suami Yang sangat dia Cintai.


"Aku Akan pergii,Teruslah tersenyum Dan Terimaksih Sudah membalas Cintaku,Sayang.." Seru Kinara yang mulaii Menghilang Bersamaan Dengan Cahayaa Putih.


Devan yang melihat nya ingin mengengam Tangan Sang istri tapi selalu tembuss,Bayangan Kinara mulai Pudar dan Menghilang,Devan langsung menjatuhkan tubuh nya dan menyentuh Bibir nya yang berapa saat dia Berciuman Dengan Sang istri.


"TIDAKK!!!,TIDAKKK!!!"teriakk devan yang terbangun Dari tidur nya Dengan berkeringat Dikening nyaa.


Dia melihat Kinara Yang tetap terpejam dan terbaring diranjang nya,Devan Tersadar Jikaa Dia Sedang Mimpi,Diri nya mengelap Keringat nya dan meraih Jemari Kinara Dan mengengam nya.


"Aku takut sayang,Aku takut kehilanganmuu!!" seru Devan yang Mencium tangan sang istri.


Flasbeck Off


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


JANGAN LUPA TINGGALKAN JEJAK+DUKUGAN+KOMENTAR+BUNGA DAN JUGA VOTE SAYANG.