NARAKU

NARAKU
BAB 6



Bab 6


Dilain sisi seorang lelaki sedang kencan bersama wanita seksi yaa siapa lagi kalo bukan job, hari ini dia tidak memiliki jadwal jadi dihari libur nya ini dia manfaat kn untuk berkiliaran dengan wanita wanita yang bohaii


" kau tampak sangat cantik sekali beby " ucap job terhadap wanita cantik itu


" haa benarkah job ? Ah aku merasa malu jika kau berucap seperti itu padaku " jawab wanita itu


" malu ? Tidak perluh kau merasa malu beby , aku bicara apa adanya kau memang sangat cantik , lelaki mana kah yang akan beruntung memiliki wanita secantik ini " puji job


" haha sudahlah job kau tidak perluh mengobalku " sahut wanita itu


" gombal ? Tidak beby aku sama sekali mengombalmu , aku bicara keyataannya jika kau memang sangat cantik." Puji job lgi ( geli kali aku sm km job dih mulut buaya gini dah ).. ( diam kau torr bilang saja kau ingin digombal juga kn )...( diam kau kuhapus namamu disni baru tau rasa ) ... ( jangan lah torr yaa sudah maaf tor yang cantik ).. ( emm ) *soo lanjut*


" benarkah ? Jika begitu apa kau bahagiaa bisa jalan denganku ?." Tanya wanita itu


" tentu aku sangkat bahagiaa bisa jalan bersamamu apa lagi jika kau menjadi kekasihku beby " ucap job sambil mencium tangan wanita itu


Tentu saja wanita itu merasa malu sekaligus merasa bahagiaa karena job melakukannya dengan sangat istimewah ,, ( cih kau yang seribu kalinya diperlakukan seperti ituu gadiss bodoh , ihh ko tekanan aku )


Mareka asik melakukan kemersaan ditempat itu ,, disaat job ingin mencium bibir gadis itu tiba tiba hp nya berbunyi , tentu saja membuat job merasa kesel ritualnya untuk mencium gadis itu tertunda karena hp nya berdering ,


Job mengambil hp nya lalu melihat siapa yang telah menganggu ritualnya tertuli DEVANO GK ADA OTAK ,, job mengabaikan panggilan itu dan melanjukan ritualnya yang sempat tertunda


" siapa yang menelponmu .?" Tanya wanita itu


" biasa orang yang tidak suka melihat orang bahagia." Jawab job


" apa maksud mu .?" Tanya wanita itu lagi


" dia temanku sudah lupakan saja , kita melanjutkan ritual kita yang sempat tertunda." Jawab job sambil menatapnya penuh dengan nafsu


Baru saja job ingin mecium bibir wanita itu hp nya berdering lagi , tentu saja job merasa tekana batin


" job hp mu selalu berdering bagai mana bisa kita melakukan nya jika ada yang menganggu " ucap wanita itu


" sialan kau " ucap job kepada devan dengan pelan ,, tapi wanita cantik itu mendegar apa yang job kata kan dan terjadilah kesalah pahamn diantra job dan wanita cantik itu


" siapa yang kau bilang sialan .?" Tanya wanita itu dengan kesel


" hee aku bicara apa .?" Tanya job ,, tentu saja dia merasa gugup saat wanita yang duduk manis didepannya menatapnya dengan arwah membunuh


" kau tidak usah pura pura pinkun job " sahut wanita itu lagi


" hee emm anu itu " jawab job dengan gugup dia bingung ingin bilang apa terhadap wanita cantik itu


" heee emm anu itu apa job kata yang jelas " sahut wanita itu sedikit keras


" bukan kau yang aku bilang sialan beby mana mungkin wanita secantik kamu aku bilang sialan terhadapmu " gombal lagi job 😒


" eleh kau tidak usah membohong job lalu jika kau tidak bicara seperti itu pada ku lalu untuk siapa ? Cuman kita saja berdua disini " ucap wanita itu


" tentu saja diriku beby percayalah aku tidak akan bisa jika bicara kasar terhadap wanita " sahut job dengan nada sedih


Job meraih tanga wanita itu untul duduk kembali disampingnya dan wanita itu nurut saja ,, tapi bukan berarti wanita itu tidak marah dia masih marah dengan job


" baiklah jika kali ini batal lagi aku akan meninggalkanmu " ucap wanita itu dan di iya kn oleh job


Disaat bibir mareka ingin bersatu mungkin tinggal 4 centi saja tiba tiba hp nya job berdering lagi tentu saja membuat mareka gagal lagi ..( klian ciuman saja ko bayak kali rintangan 😂),,, *soo lanjut*


Wanita cantik itu berdiri dan langsung meninggalkan job sendiri disitu ,,, dia benar benar merasa kesel dengan job


Sedangkn job ? Dia sudah setangh mati menahan wanita itu agar tidak pergi


Tapi sayang semua hasilnya sia sia karena wanita itu sudah terlanjur marah pada job


Job benar benar tekanan batin dibuat oleh devan bukan baru kali ini devan menganggu ritualnya tapi sering kali itu lah job memberi nama devan dikontaknya DEVANO TAK ADA OTAK ,,


Job meraih hp nya yang selalu berdering dia betul betul ingin melahap kepalanya devan disaat itu juga


" haii bodoh kau kemana saja haa dari tadi aku menelponmu kenapa kau tidak menerimanya." Terdengar suara dari serbang sana yaa dia devan baru saja job mengakat panggilan itu devan lansung memarahi job ,,, tapi bukan job namanya kalo kalah berdebat dengan devan


" haii sialan seharus nya gue yang marah bukan lu pea " ucap job dengan nada sedikit kesel


" haii seharus nya gue yang marah bukan lu , kau dokter tapi pasien menelpon tapi kau tidak mengakatnya dokter macam apa kau ini ." Ucap devan yang lebih kesal dari pda job


" haiiii kau lupaa kau menganggu ritualku bodoh sampai aku ditinggal oleh gadis itu karenamu ." Ucap job dengan sedikit ngegas


" ditinggal ? BUAHAHAHA kasihan sekali kau job ditinggal wanita begitu saja hahaha ." Ejek devan pada job , tentu saja job tambah merasa marah pada devan


" ini juga semua ulahmu sialan jika kau tidak mengangguku mungkin aku sudah melakukan lebih dengan wanita itu ." Jawab job dengan nada sedikit tinggi tentu saja disebrang sana devan dan rian mengetawain job yang ditinggal begitu saja oleh wanita kebutulan rian ada disamping devan jadi itulah job tambah merasa kesel dengan kedua sahabtnya itu tertawain dirinya


" ada apaa kau menelponku seperti pengemis yang ingin sekali aku angkat panggilanmu ." Ucap job


" cih kau terlalu percaya diri bodoh maknya itu kau ditinggal begitu saja dengan wanita itu " ejek devan lagi


" terus saja kau mengejek ku ,, kusumpahin kau ketika mendapatkn wanita kau akan bucin tingkat dewaa biar mampus kau " jawab job dengan kesel


" sudahlah tak penting aku dengan sumpahmu ,, cepatlah kemari kau harus meriksa momy " ucap devan yang sudah berhenti tertaw


" ada apa dengannya .?" Tanya job


" makanya gue suruh lu kesini untuk meriksa keadaan momy." jawab devan


" kau kan ada disana kenapa tidak langsung saja kau tanyakn pada nyonya ." Ucap job


" dia belum datang , jadi aku harus tanya pada siapa rian ? Atau rayap ? " jawab devan


" baiklah aku kesana 10 menit " ucap job


" 5 menit kau sudah disini " sahut devan dan langsung dimatikan olehnya


" Haii kau kiraa ak terbang, 5 menit sudah disana , devan hallo devan bodoh ahhhh mengapa aku punya teman yang sesuka jidatnya mengatur ." Sahut job sambil memasukan kembali hp nya didalam saku celananya lalu bergegas secapat kilat pun untuk pergi mendatagin perusahannya devan


Jika devan kata kan itu berarti itu dia tidak ingin kurang atau lebih ,, tapi korbannya ini lah yang harus secepat kilat agar tidak terlambat sampai tujuan .


*jangan lupa tinggalkan jejak yaa dan selalu kasih dukungan*😄😉