
BAB 28
Devan yang melihat mata kinara berkaca kaca membuat diri nya tambah semangat menyiksa wanita didepan nya ini.
Devan tidak menghirau kan ucapan kinara dia tetap menyeret kinara masuk kedalam gudang itu, kinara yang sudah berada digudang itu langsung mengengam tangan devan dengan erat dan air mata yang telah berjatuhan.
Devan yang merasa tangan nya basah langsung melihat kinara yang memegang erat tangan nya, devan langsung tertawa dengan kerass.
"HAHAHAHAHAHA!." Tertawa nya sangat mengema digudang itu.
" ada apa kau takut ditinggal sendiri didalam gudang ini?." Tanya devan yang sudah berjongkok didepan kinara.
Kinara menganguk dengan cepat dia benar benar merasakan takut,devan yang melihat itu langsung melanjutakan tertawa nyaa dia sangat puas menyiksa kinara.
" bersujudlah dikaki ku, baru aku tidak akan menguncikan mu didalam.
Tidak bayak pikir kinara langsung bersujud dikaki devan, devan yang melihat itu tentu sangat merasakan puass didalam diri nya.
Setelah itu dia meninggalkan kinara seorang diri tampa mengucapkan satu katapun, sedangakn kinara dia langsung menangis sejadi jadi nya dengan posisi yang tidak diubah dia menangis hati nya sangat merasakan sakitt bukan cuman perasaan nya tapi juga batin nya.
Isak tangis kinara mulai terdengar didalam gudang itu, dia harus berbuat apa, arus kan dia menyerah dengan pernikahan ini atau dia akan bertahan demi keluarga nya yang jelas jelas tidak perduli pada nya.
.DIKEDIAMAN RUMAH DITTO.
Keluarga bahagiaa itu sangat menikmati kebersamaan mareka, tampa memikirkan hidup anak kandung mareka sendiri.
Ditto sinta dan bella berada diruang keluarga yang berada disebelahan ruang tamu mareka.
Mareka bercanda tawa dengan sangat kembiiraa diatas penderitaan kinaraa,sedikitpun mareka tidak pernah memkirikan keadaan kinara, yang mareka mikirkan adalah hartaa dan anak kesayangan mareka siapa lagi kalo bukan bella wanita yang sangat terkenal murahan itu.
Ditto dan sinta tidak mengetauhi sifat sebenar nya bella, mareka cuman mikir bella anak yang baik dan sopan,tampa mareka sadari bella sering kali bermain dengan lelaki hidung belang dan melakukan hal apapun demi mendapatkan uang.
Padahal semua apa yang dia inginkan sudah diberi oleh ditto dan sinta tapi itu bagi bella belum cukup, tapu bella sangat mencintai ayah dan ibu angkat nya itu.
Sinta yang terus mengelus rambut pendek bella, sedangakn bella tidur dipaha sinta.
Ditto yang sedang asik menonton tv, tiba tiba hp nya berdering dia meraih hp nya yang terletak diatas mejaa.
" hallo ada apa." Ucap ditto kepada tangan kiri nya.
" maaf tuan hari ini ada rapat mendadak dengan perusahaan XXX." Jawab lelaki itu.
" baiklah aku segerah kesana." Ucap ditto yang langsung mematikan panggilan itu.
Bella dan sinta yang melirik ditto yang tiba tiba berdiri dari tempat duduk nya. " kau ingin kemana sayang?." Tanya sinta.
" aku ada rapat mendadak dengan perusahaan XXX, jadi aku harus kekantor." Ucap ditto yang sambil melangkah keatas untuk bersiap siap.
Tidak butuh kama ditto sudah siap dengan setelan jas nya dia langsung menhampiri istri dan juga anak asuh nya.
" aku berangkat sayang." Sahut ditto yang mencium kening sang istri lalu memeluk bella dan mencium kening sang anak setelh itu dia berangkat pergi kekantor nya.
Tinggalah bella dan juga sinta didalam rumah itu." Bagai mana sayang usahamu mendapatkan hati tuan devan." Tanya sinta yang terus mengusap rambut bella.
" biarkan saja sayang nanti dia akan mengemis cinta padamu, apa kau mau ibu membantumu." Ucap sinta.
" tidak perluh Bu, jika suatu saat ak minta bantuan baru aku akan meminta bantuan padamu." Jawab bella dengan senyuman nya.
" apakah semua rencanamu gagal karena anak itu?." Tanya sinta.
" maksud ibu." Tanya balik bella.
" kinara, apa dia yang mengagalin semua rencanamu." Jelas sinta.
"Mungkin saat ini tidak Bu, tapi suatau saat dia akan mengetaui nya." Jawab bella.
"sudahlah bu bella mau istrhat cape." Sambung bella yang mencium pipi sinta lalu pergi kekamar nya.
Sedangakn sinta hanya tersenyum melihat tingkah anak kesayangan nya itu.
" apapun ibu lakukan demi kau bahagiaa sayang." Gumam sinta.
Kinara yang merasa lelah menangis, berdiri dari sujud nya dan melangkah keluar dari gudang itu menuju dapur untuk membersihkan pecahan kaca.
Tapi sebelum itu dia kekamar mandi untuk mencuci muka nya, dia melihat pantulan diri nya dicermin itu, tidak terasa dia menjatuhkan air mata nya." Kau tidak perluh nangis kinara kau pasti bisa demi keluargamu." Seruh nya dengan menghapus air mata nya.
" tapi apakah aku bisa melalui ini tuhan,tolong kuatkan bahuku." Lirih nya sampai menundukakn kepala nya.
Setelah itu dia keluar dari kamar mandi langsung membersihkan semua pecahan kaca itu, setalah itu dia mengambil segelas air putih lalu dia teguk sampai habis setelah itu dia melangkah masuk kedalam kamar nya.
Sampai nya dikamar nya dia langsung membaringkan badan nya diranjang keras nya itu, kepala nya terasa sakit bekas tarikan devan, bukan cuman kepala nya saja pengelagan tangan nya dan kaki nya yang terkilir ditangga saat devan menyeret nya.
Tapi kinara menghiraukan rasa sakit itu, yang dia pikirkan adalah nasip kedepaan nya seperti apa, akan kah devan selalu bersikap seperti ini pada nya tau tidak, dia sungguh merasakan pusing dengan takdir nya.
Ketika dia ingin memejam kan mata hp nya berdering dia langsung meraih hp nya yang terletak diatas mejaa samping ranjang nya.
Dia mengerut kan dahi nya, siapa yang menelpon nya dengan nomor baru, dia mengabai kan penggilan itu tapi hp nya selalu berdering membuat nya tidak bisa tidur.
Dia duduk dari baring nya langsung mengambil hp itu lalu mengeser tanda terima." hallo ini siapa?." Tanya kinara.
" apa kau melupakan ku gadis galak." Ucap lelaki dari serbang sana yaa.... dia adalah rajaa yang menelpon kinara.
"Jika tidak ada yang penting tidak perluh menelponku." Jawab kinara yang langsung mematikan penggil itu,, soo dia juga tidak mengenal lelaki itu bagi nya hanya membuang waktu istraht nya saja.
Ketika dia ingin tidur hp nya berdering kembalii dia menghiraukan panggilan itu tapi raja selalu menghubungi nya, kinara yang merasa lelah terus raja menganggu nya membuat nya merasaa marah dengan lelaki yang menlpon nya itu.
" ada apa lagi aku ingin istrahat!." Sahut kinara dengan nada bentak.
" hai tidak perluh marah beby, aku menelpon mu hanya untuk mengenal mu lebih jauh, dan kau sama sekali tidak mengenal ku?." Tanya raja.
" tidak." Jawab kinara.
" aku orang yang didanau itu kau masih ingat kan?." Ucap raja.
" yaa aku mengingat nya." Jawab kinara.
" baguslah, emm apa bisa besok keta bertemu." Tanya raja.
" tidak bisa." Jawab kinara
Belum sempat raja berbicara kinara sudah mematikan panggilan telpon itu lalu mematikan hp nya agar dia istrhat dengan damai.
Sedangakn raja dia langsung tersenyum saat mendegar suara kinara. " aku akan terus mengejar mu hinggah kau jadi milik ku apapun itu aku akan berusaha agar mendapatkan dirimu." Gumam nya.
Tampa raja tau kinara telah menikah dengan lelaki yang sangat terpandang dinegara ini.
*jangan lupa tinggalkan jejak dan beri dukungan authorr*😄😄😉